Articles
Desain Activity Book dalam Pembelajaran Menulis Kalimat Sederhana pada Siswa Tunarungu SLB Beringin Bhakti
Kurnia, Maya Dewi;
Arfiyanti, Riskha;
Mudopar, Mudopar
Jurnal Pendidikan Kebutuhan Khusus Vol 5 No 2 (2021): In Press
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Biasa Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/jpkk.v5i2.589
Berdasarkan wawancara dengan guru dan observasi terhadap siswa tunarungu kelas VII SLB Beringin Bhakti Cirebon diketahui siswa mengalami kendala dalam menulis kalimat sederhana. Beberapa faktor yang menjadi penyebabnya antara lain keterbatasan media pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan siswa tunarungu. Untuk itu, penelitian dilakukan dengan tujuan merancang media pembelajaran activity book dalam pembelajaran menulis kalimat sederhana; mengetahui hasil uji validasi media pembelajaran activity book; serta mendeskripsikan kemampuan menulis sederhana siswa tunarungu kelas VII SLB Beringin Bhakti dengan menggunakan media pembelajaran activity book. Adapun metode penelitian yang dilakukan penelitian pengembangan. Pada penelitian ini tahap yang dilakukan meliputi studi pendahuluan, pengembangan model, serta uji coba model pada siklus terbatas. Berdasarkan hasil penilaian dari ahli terhadap media pembelajaran activity book diperoleh rata-rata sebesar 91 % serta hasil penilaian ahli terhadap pengguna media pembelajaran activity book diperoleh rata-rata sebesar 88 %. Hasil ini menunjukkan bahwa media pembelajaran activity book yang telah dirancang layak digunakan dalam pembelajaran menulis kalimat sederhana. Selain itu juga keberadaan media pembelajaran activity book membantu siswa memahami tentang unsur kalimat serta menulis kalimat.
Desain Activity Book dalam Pembelajaran Menulis Kalimat Sederhana pada Siswa Tunarungu SLB Beringin Bhakti
Maya Dewi Kurnia;
Riskha Arfiyanti;
Mudopar Mudopar
Jurnal Pendidikan Kebutuhan Khusus Vol. 5 No. 2 (2021): November 2021
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Biasa Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/jpkk.v5i2.589
Berdasarkan wawancara dengan guru dan observasi terhadap siswa tunarungu kelas VII SLB Beringin Bhakti Cirebon diketahui siswa mengalami kendala dalam menulis kalimat sederhana. Beberapa faktor yang menjadi penyebabnya antara lain keterbatasan media pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan siswa tunarungu. Untuk itu, penelitian dilakukan dengan tujuan merancang media pembelajaran activity book dalam pembelajaran menulis kalimat sederhana; mengetahui hasil uji validasi media pembelajaran activity book; serta mendeskripsikan kemampuan menulis sederhana siswa tunarungu kelas VII SLB Beringin Bhakti dengan menggunakan media pembelajaran activity book. Adapun metode penelitian yang dilakukan penelitian pengembangan. Pada penelitian ini tahap yang dilakukan meliputi studi pendahuluan, pengembangan model, serta uji coba model pada siklus terbatas. Berdasarkan hasil penilaian dari ahli terhadap media pembelajaran activity book diperoleh rata-rata sebesar 91 % serta hasil penilaian ahli terhadap pengguna media pembelajaran activity book diperoleh rata-rata sebesar 88 %. Hasil ini menunjukkan bahwa media pembelajaran activity book yang telah dirancang layak digunakan dalam pembelajaran menulis kalimat sederhana. Selain itu juga keberadaan media pembelajaran activity book membantu siswa memahami tentang unsur kalimat serta menulis kalimat.
Desain Buku Cerita Anak Berbasis Nilai Kearifan Lokal Untuk Pembelajaran Teks Fiksi Siswa Kelas IV Sekolah Dasar
Qonita Putri;
Mudopar Mudopar;
Ira Rahayu
Caruban: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Dasar Vol 4, No 1 (2021): Edisi Januari
Publisher : UNIVERSITAS SWADAYA GUNUNG JATI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (537.866 KB)
|
DOI: 10.33603/cjiipd.v4i1.4812
Abstrak. Penelitian ini bertujuan mendesain buku cerita anak berbasis nilai kearifan lokal untuk siswa kelas IV sekolah dasar. Penyusunan buku cerita ini dilatarbelakangi adanya permasalahan bahwa penyediaan buku cerita anak berbasis nilai kearifan lokal sebagai penunjang pembelajaran teks fiksi di sekolah dasar masih minim. Jenis penelitian yang digunakan untuk mengembangkan buku cerita anak ini yakni penelitian kualitatif dengan metode penelitian desain (design based research). Buku cerita anak berbasis kearifan lokal yang disusun terdiri dari empat cerita. Keempat cerita tersebut berjudul Hutan Mangroveku yang Malang, Menjaga dengan Hati, Pasar Muludan serta Dewi dan Topeng Merahnya. Buku cerita anak yang disusun kemudian divalidasi oleh tim ahli dan praktisi. Adapun tim ahli yang dijadikan sebagai validator yakni dosen bahasa dan sastra Indonesia, sedangkan praktisi yang dijadikan validator yakni beberapa orang guru sekolah dasar yang ada di daerah Cirebon. Berdasarkan hasil validasi membuktikan bahwa buku cerita anak berbasis nilai kearifan lokal yang dikembangkan memenuhi kriteria valid, dalam arti buku cerita tersebut dapat digunakan sebagai bahan ajar pembelajaran teks fiksi. Kata Kunci. Buku cerita anak, kearifan lokal, teks fiksi
Desain Komik Digital Berbasis Nilai Karakter Sebagai Media Pembelajaran Teks Eksplanasi Siswa Sekolah Dasar
Mudopar Mudopar;
Ira Rahayu;
Tri Marwati
Caruban: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Dasar Vol 5, No 1 (2022): Januari
Publisher : UNIVERSITAS SWADAYA GUNUNG JATI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (807.222 KB)
|
DOI: 10.33603/caruban.v5i1.6478
Abstrak. Penelitian ini bertujuan mendesain media pembelajaran komik digital bermuatan nilai karakter sebagai media pembelajaran teks eksplanasi. Desain media komik digital ini disusun berdasarkan hasil analisis kebutuhan dari beberapa sumber yang membuktikan bahwa penggunaan media dalam proses pembelajaran, khususnya pembelajaran teks eskplanasi masih sangat minim. Jenis penelitian yang digunakan yakni penelitian pengembangan dengan tujuan untuk menghasilkan produk tertentu dan menguji produk tersebut. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara dan angket. Observasi dan wawancara dilakukan untuk menganalisis kebutuhan awal, sedangkan angket digunakan untuk menilai kelayakan media komik digital bermuatan nilai karakter yang telah didesain. Berdasarkan hasil validasi dari beberapa ahli disimpulkan bahwa komik digital bermuatan nilai karakter yang dikembangkan dapat dijadikan sebagai media pendukung dalam pembelajaran teks eskplanasi bagi siswa sekolah dasar.Kata Kunci. komik digital, nilai karakter, media, teks eksplanasi
Sparkol Videoscribe: Interesting Learning Video Media for Thematic Learning of Kalijaga Permai Elementary School Teachers
Siska Firmasari;
Tarmidzi Tarmidzi;
Mudopar Mudopar;
Nurul Ikhsan Karimah
Engagement: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 2 (2022): November 2022
Publisher : Asosiasi Dosen Pengembang Masyarajat (ADPEMAS) Forum Komunikasi Dosen Peneliti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29062/engagement.v6i2.504
Sparkol Videoscribe is a software for creating exciting learning videos by inserting images and sound, as one of the media uses technology. The lack of teacher knowledge in making technology-based learning media requires solutions, especially online learning modes that require teacher creativity in delivering subject matter. For this reason, the implementation of a workshop in the form of training and mentoring in the use of Sparkol Videoscribe software to make thematic learning videos. The activity results showed that the teachers enthusiastically accepted all the activities so that they could produce various thematic learning videos. The learning videos are made by themselves according to the creativity of the teachers. The quality and quantity of learning videos made from the training and mentoring activities are very encouraging. The teachers' enthusiasm for learning from the results of the post-activity evaluation shows indicators of success and a positive response from the training participants of 97.86%.
Metode Penjarian Hanon Untuk Meningkatkan Kemampuan Afektif, Kognitif dan Psikomotorik Siswa Kelas II dalam Pembelajaran Alat Musik Pianika
Mudopar;
Harla Herawati;
Dilla Nabila Putri Laksana;
Ismayati;
Faisal Rahmat Permana
JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN DAN ILMU SOSIAL Vol. 5 No. 5 (2024): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Agustus - September 2024)
Publisher : Dinasti Review
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.38035/jmpis.v5i5.2453
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui secara signifikan implementasi metode penjarian hanon untuk meningkatkan kemampuan afektif, kogniitif dan psikomotorik siswa kelas II dalam pembelajaran alat musik pianika. Penelitian ini didasarkan pada hasil pengumpulan data awal yang menunjukkan bahwa 60% siswa SDN Leuwimunding aktif dan menonjol dalam pelajaran seni musik, namun ada beberapa juga siswa yang belum terampil memainkan alat musik dengan teknik penjarian yang tepat, khususnya pianika. Permasalahan ini muncul disebabkan dari beberapa aspek: 1) siswa belum mampu memainkan alat musik dengan teknik penjarian yang baik sehingga hasilnya tidak maksimal; 2) metode pembelajaran yang digunakan oleh guru masih belum bervariasi; 3) penyampaian materi hanya sebatas teori dasar musik dengan metode mencatat dan melatih dengan cara menghapal lagu tanpa mengajarkan teknik penjarian. Jenis penelitian yang diguanakan yaitu kuantitaif dengan menggunakan metode eskperimen. Teknik pengumpulan data dengan cara observasi dan tes. Tes dilakukan dua kali yaitu pretest dan postest yang bertujuan untuk mengetahuai kemampuan awal dan kemampuan akhir setelah adanya perlakuan. Objek yang dijadikan sampel dalam penelitian ini yaitu semua siswa kelas II yang berjumlah 35 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan afektif, kognitif, dan psikomotorik siswa kelas II setelah diterapkan model penjarian hanon meningkat secara signifikan sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan metode penjarian hanon dalam pembelajaran alat musik pianika pada siswa kelas II SDN Leuwimunding efektif
Digital Comics Based on Numeracy Literacy to Increase Reading Interest in Primary School High Grades
Bella, Bella Emilia Putri;
Siti Nur Hazizah;
Kavita Febian;
Dede Endang Mascita;
Mudopar
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol 13 No 3 (2024): September
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jpiundiksha.v13i3.77013
This research was motivated by the low reading interest of high-class students. This research aims to develop learning media in the form of digital comics based on numeracy literacy that can increase students' interest in reading. The type of research used is Research and Development (R&D) with the ADDIE development model, which includes the stages of Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. The subjects of the study were high-class students, while the data was collected through questionnaires before and after the implementation of digital comics and through validation by technology experts. The data were analyzed using quantitative descriptive techniques. The results of the study showed an increase in students' interest in reading after using digital comics. The validation of technology experts showed that 95% stated that the comic material was in accordance with the students' comprehension ability, 90% assessed the language used as appropriate, and 98% stated that digital comics were effective in increasing reading interest. In conclusion, digital comics based on numeracy literacy can be an effective solution to increase students' interest in reading. This research has implications for the development of interactive learning media to improve literacy among elementary school students.
The Effectiveness of Wordwall Media in Improving Elementary School Students’ Reading Skills
Susilo, Jimat;
AshShoffat, Qoulan Sadida;
Haryati, Efry;
Kristiayuniar, Tami;
Mudopar, Mudopar
Journal of Languages and Language Teaching Vol 13, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33394/jollt.v13i1.11584
Reading skills are one of the language skills that are closely related to other language skills. In fact, reading skills have a strong influence on writing skills. The problem that arises is that there are still many elementary school students who cannot read fluently due to a lack of reading ability. This study aims to pilot wordwall media in order to improve the reading ability of elementary school students. Wardwall media is a type of game that is allegedly able to improve the reading ability of elementary school students. This research is a type of classroom action research that is carried out in two learning cycles. The research was carried out on grade VI students of SD Negeri Tunas Karya. An instrument used to measure students' reading ability through a reading test. Some aspects used as guidelines for assessing the reading ability of elementary school students include (1) reading ability, (2) understanding of reading content, and (3) fluency in reading. Based on the results of the study obtained through two cycles, it shows that students' reading ability has improved This can be seen from the observation and work of the student group that has improved, where in the first cycle, the average observation score is 59%. The average test score was 81, while in the second cycle, the average observation score was 89%, and the average test result was 96. Based on these results, it can be said that wordwaal media is effective in improving the reading skills of elementary school students.
Effectiveness of Read-Answer-Discuss-Explain-Create Learning Model in Improving Creative Problem Solving Ability of Elementary School Students
Nurhalimah, Siti;
Mudopar, Mudopar;
Setiawan, Dadan;
Panehafo, Elina Amadhila
EduHumaniora | Jurnal Pendidikan Dasar Kampus Cibiru Vol 17, No 1: January 2025
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/eh.v17i1.73109
This study investigated the alignment of the RADEC model with psychological principles and cognitive processes to strengthen creative thinking skills. The method used in this study was quasi-experiment with non-equivalent pretest posttest control group design. A total of 48 students as samples of this study were grouped into experimental groups and control groups. The data were collected through test instruments in the form of case study questions to assess students' creative thinking skills. The data were analyzed through descriptive statistical test and independent-sample t test with the help of SPSS version 29 for windows. The findings of this study reveal that the RADEC learning model effectively strengthens students' creative thinking skills. The steps of this model help foster innovative creative thinking in students' problem-solving. The implications of this study highlight the RADEC model as an effective framework for fostering creativity in education. It supports curriculum developers and educators in designing learning processes that nurture students' innovative and critical thinking skills, essential for 21st-century challenges. The model's adaptability to diverse learning styles ensures broader applicability across educational contexts, contributing to the development of problem-solving abilities needed in real-world scenarios.
Pemerolehan Bahasa Pertama pada Anak Usia Dini (Kajian Psikolinguistik: Pemerolehan Fonologi pada Anak Usia 2 Tahun)
Mudopar Mudopar
Deiksis : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 5 No 1 (2018): DEIKSIS JURNAL PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Jati
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33603/deiksis.v5i1.996
Salah satu fungsi bahasa adalah sebagai alat interaksi sosial. Melalui bahasa mereka dapat mengekspresikan diri, menginformasikan suatu hal serta mengeksplorasi atau menjelaskan suatu hal kepada orang lain. Berbicara fungsi bahasa sebagai alat interaksi sosial, maka berbicara pula bagaimana proses seseorang memperoleh atau mempelajari kemampuan berbahasanya. Ada dua proses yang terjadi ketika seseorang kanak-kanak memperoleh bahasa pertamanya, yaitu proses kompetensi dan proses performansi. Hal ini dialami juga oleh anak perempuan yang bernama Zahra Febyanne Maulidah dan Karin Tanisha Nakhla. Zahra Febyanne Maulidah berumur tiga tahun sedangkan Karin Tanisha Nakhla berumur dua tahun lima bulan. Dalam berinteraksi dengan kedua orangtuanya maupun saudara-saudaranya, mereka berdua sudah mampu melafalkan berbagai macam bentuk kata, frase ataupun kalimat-kalimat pendek dari bahasa daerahnya ataupun bahasa nasional, meskipun pelafalan bunyi-bunyi bahasa yang mereka ucapkan masih belum sempurna. Misalnya dalam pelafalan kata “mangan/ makan†menjadi “mangang†kata “cokelat†menjadi “oatâ€. Melihat kondisi tersebut peneliti tertarik untuk melakukan penelitian dengan menggunakan pendekatan deskriptif melalui teknik simak, libat cakap.Kata kunci: Pemerolehan bahasa pertama, proses kompetensi, proses performansi