Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Development of E-Commerce Boarding House Integrated with Spatial Visualization of Leaflets and GeoAI Recommendation Algorithm Gunawan Tari; Ariani Amri; Deril Alfiance Kaligis; Andi Jumardi; Iin Karmila Putri
Poltanesa Vol 27 No 1 (2026): June 2026
Publisher : P3KM Politeknik Pertanian Negeri Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51967/tanesa.v27i1.3808

Abstract

The difficulty of finding efficient boarding houses, especially for students and lower-income workers in Palopo City, remains a major problem due to limited centralized information. The weakness of existing property e-commerce platforms is the lack of integration between spatial location precision and personalized recommendations. This study aims to develop a web-desktop-based boarding house e-commerce system that addresses this weakness by integrating Leaflet Spatial Visualization technology and the GeoAI Recommendation Algorithm. The system development method used is Agile Development with the Scrum model. The Leaflet.js library is used to interactively present boarding house distribution data on a map of Palopo City, complete with dynamic room availability markers. Meanwhile, the GeoAI recommendation feature is implemented using Content-Based Filtering and Collaborative Filtering algorithms to present a personalized list of accommodations based on the user's search history and location preferences. The result of this study is an integrated boarding house e-commerce platform that can improve the user experience in finding accommodations that meet spatial criteria and facilities. The implementation of this system is expected to accelerate the digitalization of boarding house services in Palopo City and become a model for the development of similar applications in the local property sector.
Penerapan Teknologi Produksi dan Diversifikasi Olahan Ikan Berbasis Frozen Food Untuk Penguatan Ekonomi Keluarga Nelayan Pesisir Desa Mario Fitri Jusmi; Sukarti Sukarti; Ichwan Muis; Andi Jumardi; Masluddin Masluddin; Iin Karmila Putri
Abdimas Langkanae Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jpm.v5i2.482

Abstract

Tujuan PKM ini adalah untuk meningkatkan kapasitas nelayan melalui peenrapan teknologi produksi dan diversifikasi olahan ikan berbasis frozen food, sehingga dapat  membantu ekonomi keluarga pesisir. Metode pelaksanaan PKM ini menggunakan pendekatan Rational Unifed Process (RUP) yang terdiri dari empat tahapan yaitu: 1) Fase Insception (Indetifikasi) dimulai dengan pembuatan solusi teknologi seperti fisher finder, portable cool box, dan diversification fish processin. 2) Fase Elaboration, tim menyusun strategi implemntasi teknologi tepat guna dan perencanaan modul pelatihan untuk peningkatan produksi, manajemen usaha, dan pemasaran digital. 3) Fase Contruction, pelatihan dan uji coba alat bersama mitra. 4) Fase Transition, pendampingan mandiri untuk penguatan pemasaran dan kemandirian uasaha. Satu kelompok nelayan dengan sepuluh pengurus inti terlibat dalam kegiatan tersebut. Hasil kegiatan menunjukan bahwa setiap peserta dapat mengoperasikan teknologi Fish Finder dan Cool Box Portbale secara mandiri, serta menghasilkan empat jenis makanan frozen food (nugget, sosis, somay, dan bakso ikan) yang siap konsumsi. Strategi digital berbasis media sosial di gunakan untuk pemasaran produk. Program ini menunjukan bahwa teknologi tepat guna meningkatkan kualitas tangkapan, efisiensi produksi, dan nilai ekonomi dari hasil olahan ikan. Progarm ini juga menyimpulkan sebagai langkah baru yang signifikan dalam memperkuat kemandirian ekonomi keluarga pesisir secara berkelanjutan.
Pemberdayaan Masyarakat Untuk Meningkatkan Produktivitas dan Pemasaran Rumput Laut di Desa Pesisir Tirowali Kecamatan Ponrang Kabupaten Luwu Hardiana Hardiana; Ruhama Ruhama; Reski Yusrini Islamiah Yunus; Dianradika Prasti; Iin Karmila Putri; Andi Jumardi
Abdimas Langkanae Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jpm.v5i2.483

Abstract

Tujuan kegiatan PKM ini adalah meningkatkan produktivitas dan nilai jual rumput laut melalui penerapan teknologi tepat guna. Kegiatan PKM ini dilaksanakan melalui tiga tahapan: persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pelaksanaan kegiatan meliputi, sosialisasi budidaya, penanganan hama rumput laut dan diversifikasi produk olahan serta pelatihan pemasaran berbasis digital. Sebanyak 11 anggota kelompok tani rumput laut terlibat aktif dalam setiap rangkaian kegiatan. Hasil kegiatan meliputi peningkatan kualitas rumput laut kering sesuai standar, terciptanya produk olahan seperti krupuk, nugget, dan agar-agar serta meningkatnya kemampuan memasarkan produk secara digital. Kegiatan ini menunjukkan bahwa kolaborasi antara teknologi dan masyarakat mampu meningkatkan kualitas hasil produksi dan memperluas akses pasar secara nyata.
Penerapan Teknologi Pengering Ikan Untuk Mendukung Produktifitas dan Pemasaran Ikan Kering di Desa Rantebelu Kecamatan Larompong Kabupaten Luwu Reski Yusrini IslamiahYunus; Akram Hamzah; Jumarniati Jumarniati; Andi Jumardi; Iin Karmila Putri; Rahma Hi Manrulu
Abdimas Langkanae Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jpm.v5i2.487

Abstract

Kegiatan PKM ini bertujuan untuk meningkatkan mutu ikan kering dan kapasitas mitra dalam produksi dan pemasaran. Metode pelaksanaan PKM dilakukan dalam tiga tahap: persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Metode Rational Unified Process (RUP) digunakan untuk memecahkan masalah produksi melalui pelatihan penggunaan alat pengering 24 jam berbasis multi pembakaran dengan menggunakan gas elpiji dan arang. Dari sisi pemasaran, kegiatan meliputi pelatihan pemanfaatan teknologi pemasaran digital, teknik fotografi produk dan sosialisasi pentingnya mendaftarkan merek dagang serta sertifikasi halal pada produk ikan kering. Kegiatan ini melibatkan 18 pelaku UMKM ikan kering. Hasil dari kegiatan ini adalah bahwa penerapan teknologi  pengering 24 jam berbasis multi pembakaran dengan menggunakan gas elpiji dan arang dapat meningkatkan kualitas, produktivitas, dan daya saing produk ikan kering lokal. Selain itu, melalui penggabungan pemasaran digital yang melibatkan partisipasi masyarakat yang aktif, jangkauan pasar dapat diperluas
Penerapan dan Sosialisasi Teknologi Pengering Efek Rumah Kaca dan Fermentasi Bertingkat Biji Kakao Sunarti Cambaba; Jumarniati Jumarniati; Muhammad Akram Hamzah; Andi Jumardi; Dianradika Prasti; Akaramunisa Akaramunisa; Muhammad Naim; Iin Karmila Putri
Abdimas Langkanae Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jpm.v6i2.820

Abstract

Kelompok Tani Mitra Tani Bassiang di Desa Bassiang, Kecamatan Ponrang Selatan, Kabupaten Luwu, menghadapi persoalan rendahnya nilai jual biji kakao akibat praktik pascapanen yang masih konvensional. Sebanyak 95% anggota menjual biji kakao dalam bentuk asalan (non-fermentasi) dan proses pengeringan masih dilakukan dengan menjemur di pinggir jalan atau beralaskan terpal tipis selama 5-7 hari sehingga rentan terkontaminasi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan menerapkan dan mensosialisasikan teknologi pengering berbasis Efek Rumah Kaca (ERK) dan teknologi kotak fermentasi bertingkat kepada mitra. Metode pelaksanaan meliputi survei dan koordinasi awal, sosialisasi dan penyuluhan, serta pengenalan langsung (demonstrasi) kedua teknologi kepada anggota kelompok tani. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman mitra terhadap standar mutu biji kakao fermentasi sesuai SNI 2323:2008 serta manfaat teknologi pengeringan higienis yang mempersingkat waktu pengeringan dan menekan risiko kontaminasi. Peserta menyambut positif kedua teknologi ini sebagai solusi atas rendahnya harga jual biji kakao asalan. Kegiatan ini menjadi langkah awal bagi penerapan teknologi secara penuh pada tahap pengabdian berikutnya, guna meningkatkan nilai tambah kakao dan kesejahteraan petani di Desa Bassiang.
Diversifikasi Produk Jelly dan Kripik Rumput Laut serta Penguatan Manajemen Promosi Pemasaran untuk Mendukung Pembagunan Berkelanjutan Akramunisa Akramunisa; Sunarti Cambaba; Reski Yusrini Islamiah Yunus; Andi Jumardi; Suhaeni Suhaeni; Masluki Masluki; Iriansa Iriansa; Jumarniati Jumarniati; Rahma Hi Manrulu; Iin Karmila Putri
Abdimas Langkanae Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jpm.v6i2.823

Abstract

Kelompok Pokdakan Sipakamase di Desa Lamasi Pantai, Kecamatan Walenrang Timur, Kabupaten Luwu merupakan kelompok petani rumput laut jenis Eucheuma cottonii yang selama ini hanya menjual hasil panen dalam bentuk rumput laut kering kepada pengepul dengan harga jual rendah, tanpa pengolahan lanjutan dan tanpa akses pemasaran yang luas. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mitra dalam mengolah rumput laut menjadi produk jelly drink dan kripik bernilai jual, serta memperkuat manajemen promosi dan pemasaran berbasis digital. Kegiatan dilaksanakan melalui empat tahap yaitu inception, elaboration, construction, dan transition, mencakup sosialisasi dan pendampingan pembuatan jelly dan kripik rumput laut serta pelatihan strategi pemasaran memanfaatkan e-commerce dan media sosial. Evaluasi pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan pemahaman mitra pada kedua aspek tersebut. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan mitra dalam memproduksi jelly dan kripik rumput laut yang siap dipasarkan, serta kemampuan mitra memasarkan produk secara daring sehingga jangkauan pasar tidak lagi terbatas pada pengepul setempat. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal tumbuhnya unit usaha kecil berbasis olahan jelly dan kripik rumput laut yang berkelanjutan di Desa Lamasi Pantai.