Ahmad Syarif
Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Kualitas Pembelajaran dan Hasil Belajar IPA : Presfektif Guru dan Siswa Ahmad Syarif; Rian Vebrianto; Rohani Rohani; Adisti Yuliastrin
Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 7 No. 2 (2025): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
Publisher : PT. Pusmedia Group Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61227/arji.v7i2.357

Abstract

Salah satu tantangan utama dalam pembelajaran di sekolah dasar adalah bagaimana mengajarkan konsep secara menarik dan mudah dipahami oleh siswa. Pembelajaran yang hanya berfokus pada hafalan cenderung kurang efektif dalam meningkatkan pemahaman dan keterlibatan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penggunaan kartu klasifikasi hewan berdasarkan jenis makanannya serta media digital seperti Wordwall dalam meningkatkan hasil belajar siswa melalui pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL). Metodologi penelitian ini menggunakan pendekatan mixed method, di mana data kuantitatif diperkuat dengan data kualitatif.  Penelitian ini melibatkan 2 Guru IPA dan 30 siswa SD sebagai subjek penelitian. Instrumen yang digunakan meliputi tes hasil belajar, observasi, dan wawancara.  Data dikumpulkan melalui pengamatan langsung serta penggunaan alat evaluasi berbasis digital, kemudian dianalisis menggunakan analisis deskriptif kuantitatif serta analisis wawancara untuk data kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum penggunaan kartu klasifikasi dan media Wordwall , hanya 42% siswa yang mampu mengidentifikasi jenis makanan hewan dengan benar. Setelah penerapan metode pembelajaran berbasis CTL, pemahaman siswa meningkat secara signifikan. Siswa yang mampu membedakan herbivora, karnivora, dan omnivora meningkat dari 32% menjadi 74%, kemampuan menghubungkan hewan dengan makanannya meningkat dari 48% menjadi 83%, serta pemahaman siswa dalam menjelaskan alasan di balik kebiasaan makan hewan meningkat dari 41% menjadi 76%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa penggunaan kartu klasifikasi hewan dan media interaktif seperti Wordwall dalam pembelajaran berbasis Contextual Teaching and Learning (CTL) dapat meningkatkan pemahaman, keterlibatan, dan hasil belajar siswa SD dalam mengenal jenis-jenis hewan berdasarkan makanannya. Dampak penelitian ini tidak hanya terlihat dari peningkatan pemahaman konseptual siswa, tetapi juga transformasi pengalaman belajar menjadi lebih menyenangkan dan memotivasi melalui pendekatan gamifikasi.
Peran Pendidikan Agama Islam dalam Mewujudkan Keadilan Gender di Era Modern Ahmad Syarif; Muhammad Yusuf Rambe; Herlini Puspika Sari
Tarqiyatuna: Jurnal Pendidikan Agama Islam dan Madrasah Ibtidaiyah Vol. 5 No. 1 (2026): Tarqiyatuna: Jurnal Pendidikan Agama Islam dan Madrasah Ibtidaiyah
Publisher : STAI Asy-Syukriyyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36769/tarqiyatuna.v5i1.1738

Abstract

Keadilan gender menjadi salah satu isu strategis dalam dunia pendidikan modern yang menuntut adanya sistem pembelajaran yang inklusif, adil, dan menghargai martabat manusia tanpa diskriminasi berdasarkan jenis kelamin. Dalam konteks tersebut, Pendidikan Agama Islam memiliki peran penting sebagai sarana internalisasi nilai-nilai keislaman yang menekankan prinsip keadilan, kesetaraan, dan tanggung jawab sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Pendidikan Agama Islam dalam mewujudkan keadilan gender di era modern. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian library research atau studi kepustakaan. Data diperoleh dari berbagai sumber sekunder berupa buku, artikel jurnal ilmiah, hasil penelitian terdahulu, serta dokumen akademik yang relevan dan dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif dengan pendekatan content analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pendidikan Agama Islam memiliki peran strategis dalam mewujudkan keadilan gender melalui internalisasi nilai-nilai keislaman, penguatan pembelajaran yang responsif gender, pengembangan kurikulum yang inklusif, serta pembentukan budaya sekolah yang humanis dan partisipatif. Penelitian ini menegaskan bahwa penguatan paradigma Pendidikan Agama Islam yang kontekstual dan adaptif menjadi langkah penting dalam membangun sistem pendidikan yang berkeadilan gender dan relevan dengan tantangan masyarakat modern.
Upaya Guru PAI dalam Meningkatkan Keaktifan Belajar Siswa Melalui Metode Diskusi di SD Al Furqon Islamic School Rimbo Panjang Kabupaten Kampar Ahmad Syarif; Muhammad Syari Arif; Nur Azizah
Al-Anshor: Jurnal Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2026): EDISI JANUARI-JUNI 2026 (DALAM TERBITAN)
Publisher : STIT Hamzah Al Fansuri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63911/rzh6c612

Abstract

Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) idealnya berorientasi pada keaktifan siswa melalui pendekatan student centered learning, namun di SD Al Furqan Islamic School ditemukan fenomena sekitar 30% siswa masih pasif akibat dominasi metode ceramah. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji upaya guru PAI dalam mengoptimalkan metode diskusi guna meningkatkan keaktifan belajar siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Pemilihan informan dilakukan secara purposive sampling dan analisis data menggunakan model interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi keaktifan belajar siswa sebelum diterapkannya metode diskusi masih tergolong rendah yang ditandai dengan sikap pasif dan kurangnya keberanian berpendapat , upaya guru PAI dalam meningkatkan keaktifan dilakukan dengan membagi siswa ke dalam kelompok kecil, memberikan kesempatan berpendapat, serta membimbing jalannya diskusi agar tetap terarah , faktor pendukung dalam penerapan metode ini meliputi kesiapan guru dalam mengelola pembelajaran, antusiasme siswa, serta dukungan fasilitas dan lingkungan kelas yang kondusif , faktor penghambat yang ditemukan adalah adanya perbedaan kemampuan siswa, kurangnya rasa percaya diri sebagian siswa, serta keterbatasan waktu dalam pelaksanaan pembelajaran. Secara menyeluruh, penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan metode diskusi oleh guru PAI memiliki peran strategis dalam meningkatkan partisipasi serta keberanian siswa sehingga perlu didukung dengan strategi pengelolaan kelas yang optimal agar tujuan pembelajaran tercapai secara maksimal.