Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Ibu Dengan Pemberian Imunisasi Polio Pada Balita Di Wilayah Puskesmas Pauh Dikota Padang Rizky Ananda Putra; Sufyan Anwar; Meutia Faradhiba; Yarmaliza; Kiswanto
Public Health and Safety International Journal Vol. 6 No. 01 (2026): Public Health and Safety International Journal (PHASIJ)
Publisher : YCMM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55642/phasij.v6i01.1343

Abstract

Imunisasi polio merupakan upaya preventif yang bertujuan melindungi anak dari infeksi poliomyelitis, suatu penyakit yang dapat memicu kelumpuhan permanen. Pemberian vaksin polio primer dilakukan sebaanyak empat kali, ialah saat bayi berusia 0-4 bulan . Program imunisasi ini menjadi strategi utama dalam pencegahan polio, di mana keberhasilannya sangat dipengaruhi oleh tingkat pengetahuan dan sikap ibu dalam membawa anak untuk memperoleh imunisasi sesuai jadwal. Data awal di Puskesmas Pauh Kota Padang menunjukkan masih adanya balita yang belum memperoleh imunisasi polio secara lengkap. Berdasarkan kondisi tersebut, riset ini mempunyai tujuan mengkaji ikatan antara tingkat wawasan dan sikap ibu dengan pelaksanaan imunisasi polio pada balita di wilayah kerja Puskesmas Pauh Kota Padang. Riset ini memakai desain kuantitatif pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian meliputi semua ibu yang mempunyai balita, dengan jumlah sampel sejumlah 79 responden yang dipilih melalui teknik purposive sampling sesuai perhitungan Rumus Slovin.Pengumpulan data dilaksanakan melalui penyebaran kuesioner dan pemeriksaan buku KIA. Variabel independen dalam riset ini ialah pengetahuan dan sikap ibu, sementara variabel dependen yaitu status kelengkapan imunisasi polio anak balita. Data dikaji secara bivariat dan univariat memakai uji Chi-Square. Hasil riset memperlihatkan bahwa mayoritas responden mempunyai tingkat pengetahuan rendah (77,2%), menunjukkan sikap negatif terhadap imunisasi (83,5%), serta lebih dari setengah balita belum mendapatkan imunisasi polio secara lengkap (55,7%).
Relationship Between the Nurse’s Role as an Educator and Healthy Latrine Ownership Yulizar Yulizar; Muhammad Iqbal Fahlevi; Meutia Faradhiba; Ihsan Murdani; Maiza Duana; TM Rafsanjani; Perry Boy Chandra Siahaan
Jurnal IPTEK Bagi Masyarakat Vol 6 No 2 (2026)
Publisher : Ali Institute of Research and Publication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55537/j-ibm.v6i2.1900

Abstract

Healthy latrine ownership is an important component of basic sanitation. In Aceh Barat Daya District, access to healthy latrines remains a challenge. This study aimed to analyze the relationship between the nurse’s role as an educator and healthy latrine ownership. A cross-sectional design was used with 81 household respondents. Bivariate analysis employed the chi-square test with continuity correction. Healthy latrine ownership was found among 18 of 56 respondents (32.1%) who rated the nurse’s educator role as good and among 2 of 25 respondents (8.0%) who rated it as poor. A statistically significant association was found between the nurse’s role as an educator and healthy latrine ownership (p = 0.040). Based on the 2 × 2 table, the odds ratio was 5.45 (95% CI: 1.16–25.66). These findings indicate an association rather than a causal relationship. Strengthening the capacity of community nurses as educators and collaboration with environmental health workers within the Community-Based Total Sanitation (STBM) program may be considered for evaluation in future intervention or longitudinal studies.