Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

STRATEGI PENCEGAHAN DIABETES MELITUS MELALUI EDUKASI DAN PARTISIPASI MASYARAKAT DI GAMPONG BLANG DALAM, KABUPATEN ACEH BARAT Ihsan Murdani; Yolanda Oktaria; Muhammad Iqbal Fahlevi; Redha Rahmi; Siti Nurmala Dewi; Rahman Rahman; Fikri Faidul Jihad; Jun Musnadi Is; Fakhrurradhi Luthfi; Ishalyadi Rahman; Muhibbul Subhi; Susy Sriwahyuni; Dian Fera; Tri Quari Handayani
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 7, No 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes melitus (DM) merupakan salah satu penyakit kronis yang menjadi masalah kesehatan global, termasuk di Indonesia. Tingkat prevalensi DM yang terus meningkat mendorong berbagai inisiatif untuk mengendalikan penyebaran penyakit ini, khususnya di daerah-daerah dengan tingkat kesadaran masyarakat yang masih rendah. Salah satu upaya pencegahan dilakukan di Gampong Blang Dalam, Aceh Barat, melalui program Praktik Belajar Lapangan (PBL) oleh mahasiswa Universitas Teuku Umar. Program ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang diabetes serta memotivasi mereka untukmengadopsi gaya hidup sehat. Adapun program PBL yang dilakukan di Gampong Blang Dalam mencakup beberapa intervensi kunci yaitu: Edukasi dan penyuluhan, Pembagian makanan sehat, dan Implementasi gotong royong. Program ini berhasil meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya DM dan pentingnya pencegahan sejak dini. Edukasi yang dilakukan mampu memotivasi masyarakat untuk mulai mengubah kebiasaan makan mereka serta meningkatkan aktivitas fisik. Kegiatan gotong royong juga berhasil menciptakan lingkungan yang lebih sehat di desa tersebut.
STRATEGI PENCEGAHAN DAN PENANGANAN STUNTING MELALUI PELATIHAN KADER POSYANDU DESA PUCUK LEMBANG Ihsan Murdani; Fikri Faidul Jihad; Muhammad Iqbal Fahlevi; Fakhrurradhi Luthfi; Dian Fera; Yolanda Oktaria; Jun Musnadi Is; Firman Husada; Muttaqin HM; Siti Nurmala Dewi; Redha Rahmi
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 7, No 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gampong Pucuk Lembang berawal dari satu kelompok pendatang yang berasal dari Pasie Lembang, Kecamatan Kluet Selatan sekarang. Mereka semuanya suku Aceh dan yang disebut sebagai pemimpin kelompok tersebut adalah Raja Ali. Penduduk desa pucuk lembang adalah petani, dengan jumlah KK sebanyak 312 KK dan 4 dusun. Jumlah penduduk desa desa pucuk lembang sebanyak 1.198jiwa, dengan jumlah laki-laki sebanyak 644 orang dan perempuan sebanyak 554 orang. Pemerintahan desa pucuk lembang saat ini dipimpin oleh Bapak Kridami sebagai kepala desa (Keuchik) yang dilantik pada tahun 2019.metode pengabdian adalah menggunakan metode deskriptif kualitatif untuk mengidentifikasi masalah, mengevaluasi penyebab, dan merancang strategi penanganan stunting di Desa Pucuk Lembang. Hasil Pengabdian sosialisasi dan pelatihan kader Posyandu di Desa Pucuk Lembang telah mencapai hasil yang signifikan. Sebanyak 80% kader Posyandu yang mengikuti pelatihan menunjukkan peningkatan kemampuan dalam mengidentifikasi dan mengatasi stunting. Mereka juga berhasil meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya gizi seimbang dan pola hidup sehat.
A STUDY OF WASTEWATER MANAGEMENT AT COT SEUMEUREUNG AND PEUREUMEU COMMUNITY HEALTH CENTERS WEST ACEH REGENCY Siti Yasrah; Lili Eky Nursia N.; Ihsan Murdani; Wintah Wintah; Fikri Faidul Jihad
HEARTY Vol 14 No 2 (2026): APRIL
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/hearty.v14i2.22096

Abstract

As healthcare facilities, community health centers (puskesmas) generate wastewater that contains pathogenic microorganisms, hazardous chemicals, and toxic substances, which have the potential to pollute the environment and pose risks to public health if not managed according to standards. Although the Ministry of Health Regulation No. 7 of 2019 mandates that every puskesmas should have a functioning Wastewater Treatment Plant (IPAL), many puskesmas in West Aceh District, including Puskesmas Cot Seumeureung and Peureumeu, have not yet operated their IPAL optimally. This study aims to assess the wastewater management at these two puskesmas and the role of the West Aceh Health Office in supervision and guidance. The research employs a descriptive qualitative approach, using data collection techniques such as interviews, observations, and documentation from seven informants at both puskesmas and the Health Office. The data were analyzed through reduction, presentation, and conclusion drawing. The findings indicate that at Puskesmas Cot Seumeureung, only some rooms are connected to the IPAL due to limited pipeline infrastructure, while at Puskesmas Peureumeu, pipe leaks that have remained unrepaired for two years were found. Additionally, the monitoring of water quality and maintenance of the IPAL at both puskesmas are still minimal, with pH test results frequently exceeding the standard limits. The management of wastewater at these puskesmas remains suboptimal, requiring improvements in infrastructure, regular monitoring, and capacity-building for human resources.