Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Sosialisasi Rencana Aksi Nasional Pangan dan Gizi (RAN PG) melalui Pemanfaatan Udang Rebon sebagai Upaya Peningkatan Kesehatan Ibu Hamil, Balita dan Anak-Anak Darmawan; Yulizar Kasma; Siti Maisyaroh Fitri Siregar; Marniati; Ernawati; Meutia Paradhiba; Rubi Rimonda; Lily Eky Nursia; Safrizal; Zakiyuddin; TM Rafsanjani; Wardah Iskandar; Rinawati; Sri Wahyuni Muhsin; Ihsan Murdani
Jurnal Pengabdian Mitra Indonesia Vol 2 No 2: Mei 2026
Publisher : Mitra Akademia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67380/jpmina.v2i2.38

Abstract

Permasalahan gizi pada ibu hamil, balita, dan anak-anak masih menjadi tantangan dalam pembangunan kesehatan masyarakat, khususnya terkait kurang optimalnya pemanfaatan pangan lokal sebagai sumber gizi keluarga. Desa Suak Indra Puri, Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat memiliki potensi pangan lokal berupa udang rebon/sabu yang mudah diperoleh dan memiliki kandungan gizi yang baik, namun pemanfaatannya masih belum optimal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai pemanfaatan udang rebon/sabu sebagai sumber pangan bergizi dalam mendukung kesehatan ibu hamil, balita, dan anak-anak melalui pelaksanaan sosialisasi Rencana Aksi Nasional Pangan dan Gizi (RAN-PG). Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui pendekatan edukatif berupa penyampaian materi, diskusi, dan tanya jawab kepada masyarakat. Sasaran kegiatan meliputi ibu hamil, ibu balita, ibu yang memiliki anak usia sekolah, kader posyandu, kader kesehatan desa, serta aparatur desa. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mengikuti kegiatan dengan antusias dan aktif dalam sesi diskusi serta tanya jawab. Kegiatan sosialisasi ini memberikan informasi dan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pemanfaatan pangan lokal sebagai sumber gizi keluarga. Pelaksanaan kegiatan diharapkan dapat meningkatkan pemahaman masyarakat dalam memanfaatkan udang rebon/sabu sebagai alternatif pangan bergizi untuk mendukung kesehatan ibu dan anak serta mendukung implementasi RAN-PG di tingkat desa.
Pemberdayaan Ibu Balita Melalui Edukasi  dan Pelatihan PMT Pangan Lokal  di Gunung Ketek, Aceh Selatan Nabila Dwi Alliyah; Intan Ma'rufiati; Raskita Karina Putri Manik; TM Rafsanjani
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 5 (2026): SEPTEMBER-OKTOBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/6rzm1m17

Abstract

Masalah gizi pada balita masih menjadi salah satu tantangan kesehatan masyarakat, termasuk Gampong Gunung Ketek, Kecamatan Samadua, Kabupaten Aceh Selatan, yang berdasarkan data Puskesmas Samadua masih ditemukan balita dengan masalah gizi berupa stunting, wasting, dan underweight. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah peningkatan pengetahuan dan keterampilan ibu dalam menyediakan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berbasis pangan lokal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu balita dalam memilih, mengolah, dan menyediakan PMT berbasis pangan lokal. Pelatihan dilakukan melalui praktik pepes ikan kelapa yang melibatkan ibu balita dan kader posyandu. Kegiatan diikuti 18 peserta, terdiri atas 15 ibu balita dan 3 kader posyandu. Hasil kegiatan menunjukkan seluruh peserta mengikuti praktik pembuatan PMT dan terlibat langsung dalam persiapan bahan hingga pengolahan makanan. Balita yang mencicipi produk juga memberikan respons awal positif. Kegiatan ini memberikan pengalaman praktik dalam mengolah pangan lokal menjadi PMT yang dapat diterapkan di rumah.
Relationship Between the Nurse’s Role as an Educator and Healthy Latrine Ownership Yulizar Yulizar; Muhammad Iqbal Fahlevi; Meutia Faradhiba; Ihsan Murdani; Maiza Duana; TM Rafsanjani; Perry Boy Chandra Siahaan
Jurnal IPTEK Bagi Masyarakat Vol 6 No 2 (2026)
Publisher : Ali Institute of Research and Publication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55537/j-ibm.v6i2.1900

Abstract

Healthy latrine ownership is an important component of basic sanitation. In Aceh Barat Daya District, access to healthy latrines remains a challenge. This study aimed to analyze the relationship between the nurse’s role as an educator and healthy latrine ownership. A cross-sectional design was used with 81 household respondents. Bivariate analysis employed the chi-square test with continuity correction. Healthy latrine ownership was found among 18 of 56 respondents (32.1%) who rated the nurse’s educator role as good and among 2 of 25 respondents (8.0%) who rated it as poor. A statistically significant association was found between the nurse’s role as an educator and healthy latrine ownership (p = 0.040). Based on the 2 × 2 table, the odds ratio was 5.45 (95% CI: 1.16–25.66). These findings indicate an association rather than a causal relationship. Strengthening the capacity of community nurses as educators and collaboration with environmental health workers within the Community-Based Total Sanitation (STBM) program may be considered for evaluation in future intervention or longitudinal studies.