Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peningkatan Literasi Digital dan Akses Pengadaan Pemerintah Melalui Pemanfaatan E-Katalog Versi 6 pada UMKM: Studi Kasus Bakso Patih: Pengabdian Tina Rosa; Titus Indrajaya; Antyo Pracoyo; Prihandono; Nurminingsih; Serapion Tito Tricahyono; Sri Damayanti; Ravel Anwar; Sri Mega; Alya Ariana Sunardi; Ating Supriyadi; Fg Jamborette Lumban Gaol; Fairuzziah Anggraini; Wahyu Hastanto; Iwan Setiawan
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 5 Nomor 1 (Juli 2026 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v5i1.7332

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia menghadapi berbagai tantangan dalam menghadapi transformasi digital, terutama terkait rendahnya literasi pemasaran digital, literasi keuangan, serta keterbatasan akses terhadap pasar pengadaan pemerintah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan melalui workshop bertema “Building Future-Ready Communities: Harmonisasi Literasi Keuangan serta Penguatan Kesehatan dan Bisnis UMKM” yang bertujuan meningkatkan kapasitas usaha UMKM agar lebih adaptif, berkelanjutan, dan kompetitif di era ekonomi digital. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain pre-test dan post-test untuk mengukur tingkat pemahaman peserta sebelum dan sesudah pelatihan. Jumlah peserta pre-test sebanyak 36 orang dan post-test sebanyak 38 orang. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan rata-rata pemahaman peserta dari 3,64 menjadi 4,13 pada skala Likert 1–5 atau meningkat sebesar 13,4%. Peningkatan tertinggi terjadi pada pemahaman Katalog Elektronik Versi 6 sebesar 24,1%, diikuti pemahaman pengadaan pemerintah dan e-purchasing sebesar 17,2%. Kegiatan ini juga menghadirkan studi kasus Bakso Patih sebagai contoh UMKM yang telah menerapkan legalitas usaha, sertifikasi halal, dan perlindungan hak paten produk.
TRANSFORMASI UMKM BERBASIS INOVASI YANG ADAPTIF DI ERA REVOLUSI INDUSTRI 5.0 FG Jamborette Lumban Gaol; Teti Umiyarti; Dian Kusumawardani; Titus Indrajaya
Journal of Social and Economics Research Vol 8 No 1 (2026): JSER, June 2026
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v8i1.1328

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan fondasi vital bagi perekonomian nasional. Dengan adanya percepatan disrupsi teknologi dan pergeseran menuju Industri 5.0, UMKM dituntut untuk memiliki daya inovasi dan kemampuan adaptif yang tinggi. Studi literatur ini bertujuan menganalisis secara sistematis bagaimana peran transformasi digital, inovasi, dan kapasitas adaptif UMKM saling bersinergi dalam menghadapi era Industri 5.0, yang menekankan kolaborasi erat antara manusia dan teknologi. Menggunakan tinjauan komprehensif dari publikasi ilmiah dan jurnal terkini (periode 2024–2025), hasil kajian menunjukkan adanya pergeseran fokus. Jika Industri 4.0 menitikberatkan pada otomatisasi, Industri 5.0 mengedepankan sentrisitas manusia-robot (human-robot centricity). Perubahan ini menuntut UMKM untuk tidak hanya mengadopsi perangkat digital, tetapi juga memprioritaskan keberlanjutan, personalisasi, dan kolaborasi. UMKM yang berhasil beradaptasi memanfaatkan teknologi Kecerdasan Buatan (AI) dapat mempercepat inovasi produk dan meningkatkan efisiensi operasional usahanya sambil mempertahankan keunggulan human-centric (sentrisitas manusia) sebagai pembeda utama dalam pasar global. Disimpulkan bahwa transformasi digital yang sukses, didukung oleh penguatan sumber daya manusia dan kebijakan yang suportif, merupakan prasyarat mutlak untuk menciptakan daya saing UMKM yang tangguh dan berkelanjutan di masa depan.