Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

RANCANG BANGUN APLIKASI E-AGRIBISNIS UNTUK MENINGKATKAN PENJUALAN HASIL TANAMAN HORTIKULTURA Parjito Jito Parjito; Oktavia Rahmawati; Faruq Ulum
Jurnal Informatika dan Rekayasa Perangkat Lunak Vol 3, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33365/jatika.v3i3.2362

Abstract

Gudang Hortikultura Ladomudo merupakan usaha bidang jual beli hasil tanaman hortikultura berupa sayur-sayuran dan buah-buahan di desa gisting, kabupaten Tangggamus. Dalam proses bisnis yang dijalankan masih dilakukan secara konvensional mulai dari konsumen harus datang Gudang, kegiatan transaksi sampai pembuatan laporan sehingga kegiatan tersebut belum berjalan secara maksimal. Untuk mengatasi kendala dan menghadapi persaingan bisnis, maka akan dibangun sebuah aplikasi yang dapat mengelola data produk, data penjualan, laporan penjualan yang sehingga dapat menghadapi tantangan industri 4.0. Aplikasi dibangun berbasis web yaitu E-agribisnis dengan menggunakan metode pengembangan sistem menggunakan extreme programming (XP) yang mencakup 4 (empat) tahapan yaitu planning, design, coding dan testing. Pada aplikasi ini akan memberikan kemudahan dalam pengelolaan produk, transaksi, laporan penjualan sampai pada kemudahan akses informasi bagi konsumen gudang hortikultura ladomudo. Selain itu aplikasi ini sudah dilakukan pengujian Black box testing dan mendapat hasil 100% dengan predikat sangat layak sehingga dengan menggunakan aplikasi E-Agribisnis ini mampu meningkatkan penjualan hasil tanaman hortikultura pada Gudang Hortikultura Ladomudo. Setelah melakukan penelitian, maka dapat disimpulkan bawah website Eagribisnis yang telah dikembangkan tersebut layak digunakan, hal ini dapat dilihat dari hasil pengujian yang telah dilakukan, dengan hasil 100% pada admin dan 100% pada konsumen. Sehingga diharapkan mampu meningkatkan penjualan hasil tanaman hortikultura pada Gudang Hortikultura Ladomudo.Kata Kunci: E-Agribisnis, Tanaman Hortikultura dan Extreme Programming.
Sistem Informasi Koperasi Simpan Pinjam Berbasis Website pada PRIMKOPPABRI Bandar Lampung Muhammad Hari Wibowo; Faruq Ulum
Jurnal Teknologi dan Sistem Informasi Vol 4, No 1 (2023): Volume 4 Nomor 1 Maret 2023
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33365/jtsi.v4i1.2434

Abstract

Koperasi Primkoppabri memiliki jumlah anggota 700 orang, selama koperasi ini dikelola selama 25 tahun, Koperasi Primkoppabri belum menerapkan sistem secara online untuk memfokuskan bagi para anggota dalam pencarian informasi mengenai simpan, pinjam dan pendaftaran anggota. Dalam hal ini para anggota koperasi masih mencari tentang informasi simpan, pinjaman dengan mendatangi kantor koperasi, serta jika ada yang ingin mendaftar menjadi anggota baru pada koperasi primkoppabri, pendaftaran anggota harus mendatangi kantor koperasi. Oleh karena itu Koperasi Primkoppabri perlu menerapkan sistem informasi yang berbasis website agar dapat memudahkan para anggota dalam melihat informasi transaksi simpan pinjam, pendaftaran anggota koperasi. KopErasi Primkoppabri Bandar Lampung maka akan dibuatkan sistem berbasis website untuk mengelola data-data simpan pinjam anggota. Dengan adanya sistem ini bertujuan memfasilitasi prosesnya transaksi simpan pinjam agar lebih mudah, menyediakan informasi yang lengkap mengenai informasi simpan, pinjam dan angsuran yang dilakukan. Serta mempermudah dalam  mencetak laporan sesuai dengan kebutuhan Primkoppabri  Bandar Lampung, sehingga kinerja koperasi menjadi lebih baik dan anggota dapat memperoleh informasi dengan mudah tanpa harus datang ke koperasi. Dengan menerapkan Sistem Informasi Koperasi Simpan Pinjam Berbasis Website maka penulis melakukaan penyebaran kuesioner yang ditujukan kepada anggota koperasi sebagai pemakai sistem. Hasil dari kuesioner yang sudah disebar kepada anggota koperasi akan dihitung menggunakan metode Skala Likert untuk mengetahui nilai kelayakan megenai Sistem Koperasi Simpan Pinjam Berbasis Website.
Sistem Informasi Manajemen Monitoring Kemajuan Pekerjaan Konstruksi pada PT PLN UP3 Kota Metro Zahara Yunita; Erliyan Redy Susanto; Faruk Ulum
Jurnal Teknologi dan Sistem Informasi Vol 4, No 2 (2023): Volume 4 Nomor 2 Juni 2023
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33365/jtsi.v4i2.2569

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk membuat sebuah Sistem Informasi Manajemen Monitoring Kemajuan Pekerjaan Konstruksi pada PT PLN UP3 Kota Metro. Masalah yang terjadi selama ini yaitu proses kinerja pada PT PLN UP3 Metro masih menggunakan alat pengolahan data yang sederhana seperti Microsoft Excel dan pengiriman laporan kemajuan pekerjaan (LKP) masih melalui aplikasi pesan singkat. Permasalahan yang muncul selama ini adalah proses kinerja di PT PLN UP3 Metro masih menggunakan alat pengolah data sederhana seperti Microsoft Excel, dan pengiriman Laporan Kemajuan Pekerjaan (LKP) masih dilakukan melalui aplikasi pesan singkat. selesai. Selain itu beberapa permasalahan juga dialami oleh PT PLN UP3 Metro seperti permasalahan waktu dalam pengerjaan proyek yang segera diketahui dengan cepat dan secara real time. Dari permasalahan diatas maka penelitian ini akan membuat Sistem Informasi Manajemen Monitoring Kemajuan Pekerjaan Konstruksi dengan menggunakan framework Laravel dan metode Extreme Programming. Untuk mengetahui kelayakan sistem yang dibuat akan melakukan uji kelayakan terhadap dua user yaitu pengawas dan pelaksana. Berdasarkan hasil pengujian yang dilakukan dengan menggunakan metode pengujian Black Box Testing pada faktor Usability produk yang user-friendly dan menggunakan 7 responden terdiri dari 6 pengawas dan 1 pelaksana. Berdasarkan hasil pengujian kelayakan faktor Usability produk yaitu pada user pengawas yang mencapai nilai 100% dan pengujian terhadap pelaksana yang mencapai nilai 100% sehingga pembagian kategori Usability menurut skala likert termasuk kategori Sangat Layak sistem ini akan dipergunakan di PT PLN UP3 Kota Metro.
Implementasi Metode Case Based Reasoning Untuk Mengetahui Penyakit Umum Pada Kucing Berbasis Android Rohima Julyana; Parjito Parjito; Faruk Ulum
Jurnal Teknologi dan Sistem Informasi Vol 4, No 3 (2023): Volume 4 Nomer 3 September 2023
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33365/jtsi.v4i3.2566

Abstract

Kucing merupakan salah satu hewan yang popular dikalangan masyarakat, meskipun masyarakat sangat senang memelihara kucing tetapi masyakat masih banyak yang belum mengetahui apakah kucing peliharaannya atau yang ada disekitarnya sedang mengalami sakit tertentu. Masyarakat juga masih kurang dalam pengetahuan penyakit pada kucing, pengobatan seperti pertolongan pertama yang harus diterapkan kepada kucing yang sedang mengalami penyakit sehingga meningkatkan kematian pada kucing. Dalam mengatasi permasalahan tersebut peneliti mengembangkan sistem dengan menerapkan metode Case Based Reasoning untuk mempermudah masyarakat dalam mengetahui penyakit pada kucing dengan gejala yang ketahui, tidak hanya itu dengan system yang akan dibuat nantinya dapat memberikan informasi terkait penyakit umum pada kucing. Berdasarkan  penelitian  yang  telah  dilakukan,  penulis  mendapatkan  hasil dengan metode Case Based Reasoning menunjukkan bahwa perhitungan Similarity  pada kasus lama 1 menghasilkan kemiripan sebesar 85,7% dan pada kasus lama 2 sebesar 67%, sehingga dari gejala yang di inputkan lebih mengarah kepada gejala penyakit kasus lama yaitu Scabiosis atau parasite, tidak hanya itu, dari pengujian yang dilakukan dengan menggunakan black-box testing diperoleh hasil pengujian sebesar 100% sehingga dapat dikatakan system yang di bangun baik dan layak digunakan.
Implementation of the Geometric Mean Multi-Attribute Utility Theory (G-MAUT) in Determining the Best Honorary Employees Setiawansyah, Setiawansyah; Rahmanto, Yuri; Ulum, Faruk; Triyanto, Dedi
Jurnal Ilmiah Computer Science Vol. 3 No. 2 (2025): Volume 3 Number 2 January 2025
Publisher : PT. SNN MEDIA TECH PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58602/jics.v3i2.50

Abstract

Determining the best honorary employees is a strategic step to appreciate performance, increase motivation, and encourage productivity in the work environment. This process is carried out by evaluating employees based on certain criteria. The main problem in determining the best honorary employees is the lack of objectivity and transparency in the assessment process, which often leads to dissatisfaction among employees. Judgments that rely solely on subjective perceptions without considering measurable quantitative data can result in unfair decisions. The purpose of applying the Geometric Mean Multi-Attribute Utility Theory (G-MAUT) method in determining the best honorary employees is to provide a more objective, transparent, and accurate evaluation framework in decision-making. This method not only supports a fairer selection process, but also encourages increased motivation and performance among honorary employees. The results of the calculation of the final utility value carried out using the G-MAUT method, the results of the evaluation of eight honorary employees showed their performance ratings comprehensively. Honorary Employee F has the highest utility value of 0.6399, making it the best honorarium employee among all available alternatives. Followed by Honorary Employee A who was ranked second with a utility value of 0.4685, and Honorary Employee D in third place with a value of 0.3947. These results provide a clear picture of the order of employees based on their performance in various criteria that have been assessed.
Pemilihan Platform E-Commerce Menggunakan Ahp Pada Apotek Djapuri Farma2 Irawan, Made; Susanto, Erliyan Redy; Puspaningrum, Ajeng Savitri; Neneng, N; Ulum, Faruk
Jurasik (Jurnal Riset Sistem Informasi dan Teknik Informatika) Vol 10, No 1 (2025): Edisi Februari
Publisher : STIKOM Tunas Bangsa Pematangsiantar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30645/jurasik.v10i1.847

Abstract

This study explores the selection of the optimal e-commerce platform for Djapuri Farma2 Pharmacy using the Analytic Hierarchy Process (AHP) method. In this context, the five main criteria considered are Cost, Security, Completeness of Features, Ease of Use, and Community Support. The AHP method is used to carry out pairwise comparisons between available alternative e-commerce platforms. After going through an evaluation process, WooCommerce was chosen as the platform that best suited the pharmacy's needs. The novelty of this research lies in the application of the AHP method in the specific context of the pharmaceutical industry, which has not been widely discussed in previous literature. By focusing on criteria relevant to pharmacies, this study provides a new contribution to the e-commerce platform selection literature with an approach that can be directly applied in the healthcare industry. Opportunities for future research development include expanding evaluation criteria, such as including sustainability factors, as well as combining AHP with other methods such as TOPSIS or ANP to obtain more comprehensive and robust results. This study is expected to become an important reference for other pharmacies who want to carry out digital transformation through choosing the right e-commerce platform.
Combination of Response to Criteria Weighting Method and Multi-Attribute Utility Theory in the Decision Support System for the Best Supplier Selection Ulum, Faruk; Wang, Junhai; Megawaty, Dyah Ayu; Sulistiyawati, Ari; Aryanti, Riska; Sumanto, Sumanto; Setiawansyah, Setiawansyah
J-INTECH ( Journal of Information and Technology) Vol 13 No 01 (2025): J-Intech : Journal of Information and Technology
Publisher : LPPM STIKI MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32664/j-intech.v13i01.1810

Abstract

Choosing the right supplier is a strategic factor in supporting operational efficiency and a company's competitive advantage. This process requires a decision support system that is able to assess various alternatives objectively and in a structured manner. This study aims to develop a decision support system in the selection of the best supplier by combining the Response to Criteria Weighting (RECA) and Multi-Attribute Utility Theory (MAUT) methods. The RECA method is used to objectively determine the weight of each criterion based on the variation of data between alternatives, so as to reduce subjectivity in the weighting process. Meanwhile, the MAUT method functions to calculate the total utility value of each supplier based on the normalization value and weight that has been obtained. The results of the RECA method show the objective weight of each criterion, which is then used in the MAUT calculation process. The results of the analysis, obtained in the best supplier selection based on the total score of each candidate, it can be seen that PT Global Niaga Mandiri ranks first with the highest score of 0.6512, this shows that this company is the best choice in the supplier selection process. In second place is UD Anugrah Bersama with a score of 0.399, followed by PT Indo Logistik Prima in third place with a score of 0.3451. The combination of the RECA and MAUT methods has been proven to be able to produce accurate, rational, and accountable decisions. This system provides a measurable approach in filtering supplier alternatives efficiently and is relevant to be applied to various other multi-criteria decision-making contexts.
Substantive Test pada Dinas Peternakan Lampung Selatan menggunakan Framework Cobit 5 DSS03 (Inseminasi Buatan) Pratiwi, Tia Nanda; Ulum, Faruk
Jurnal Tekno Kompak Vol 18, No 2 (2024): AGUSTUS
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33365/jtk.v18i2.4119

Abstract

Dalam era digital saat ini, penerapan teknologi informasi (TI) telah menjadi esensial dalam hampir semua sektor, termasuk pertanian dan peternakan. Dinas Peternakan Lampung Selatan memiliki tanggung jawab besar dalam meningkatkan efisiensi operasionalnya, salah satunya dengan memberikan akses informasi yang memadai kepada dokter hewan dan paramedik di Indonesia. Konsep kepuasan pengguna (customer satisfaction) menjadi krusial dalam konteks layanan e-service, seperti yang diimplementasikan melalui aplikasi iSIKHNAS. Ekspektasi akan kepuasan pengguna tercermin dalam Standar Operasional Prosedur (SOP) penerapan iSIKHNAS yang disahkan melalui SK Menteri Pertanian No. 559 Tahun 2022. Fokus khusus pada Dinas Peternakan Lampung Selatan merupakan penting mengingat perannya dalam pengelolaan sektor peternakan di Lampung, pusat produksi ternak yang signifikan. Penelitian ini mengeksplorasi penerapan substantive testing dengan menggunakan framework COBIT 5, terutama dalam domain DSS03 (Manage Problems), untuk memastikan keamanan dan kehandalan sistem informasi yang digunakan dalam proses inseminasi buatan (IB). COBIT 5 memberikan panduan sistematis dalam pengelolaan dan pengendalian TI untuk mencapai tujuan strategis organisasi. Substantive testing menjadi metodologi audit yang penting untuk memverifikasi keakuratan informasi terkait proses IB di Dinas Peternakan Lampung Selatan. Dengan pendekatan ini, auditor dapat memastikan bahwa proses IB berjalan sesuai standar yang ditetapkan, serta mengidentifikasi potensi risiko dan kelemahan yang perlu diperbaiki. Pendidikan petugas IB juga menjadi faktor kritis dalam keterbacaan dokumen manual, dengan Pendidikan seseorang dapat memengaruhi keterbacaan data manual pada penulisan hasil pemeriksaan IB, di mana pendidikan yang lebih tinggi seringkali mengajarkan pentingnya memperhatikan detail dan akurasi dalam pekerjaan. Substantive testing menjadi penting dalam memastikan bahwa proses IB berjalan sesuai dengan standar yang ditetapkan dan data yang dilaporkan akurat. Penelitian ini menggunakan Skala Likert sebagai metode pengukuran dalam instrumen penelitian untuk mengevaluasi sikap dan persepsi individu terhadap proses IB. Dengan pemahaman yang mendalam tentang penerapan substantive testing dan penggunaan Skala Likert, diharapkan penelitian ini memberikan wawasan yang berharga bagi Dinas Peternakan Lampung Selatan dalam mengelola risiko, memastikan keamanan sistem, serta meningkatkan efektivitas operasional proses IB.
Optimization of Production Operator Performance Assessment with Grey Geometric Mean Weighting and Combinative Distance-based Assessment Wang, Junhai; Setiawansyah, Setiawansyah; Ulum, Faruk; Yudhistira, Aditia; Wahyudi, Agung Deni
Komputika : Jurnal Sistem Komputer Vol. 14 No. 2 (2025): Komputika: Jurnal Sistem Komputer
Publisher : Computer Engineering Departement, Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/komputika.v14i2.15977

Abstract

The performance of production operators plays a crucial role in determining the level of efficiency and effectiveness of the manufacturing process in a company that has a long-term impact on the company's competitiveness. Production operator performance appraisals often face a number of problems that can reduce the accuracy and fairness of evaluations. One of the main problems is the subjectivity of assessment, where evaluation is based more on the personal perception of the supervisor or assessor without a consistently measurable standard. The purpose of this study is to apply a more objective, structured, and accurate production operator performance evaluation model by integrating the grey geometric mean weighting (G2M Weighting) method as an uncertainty-based criterion weighting approach and combinative distance-based assessment (CODAS) as an alternative ranking method. The results of the production operator's performance ranking are that CR Operator ranks first with the highest performance score of 0.7737, GM Operator is ranked second with a score of 0.6187, followed by AN Operator in third place with a score of 0.5895. This research makes a significant contribution to the development of a performance evaluation system in the manufacturing industry environment by integrating the G2M Weighting and CODAS methods as an objective and systematic approach.
Decision Support System for Determining Strategic Warehouse Locations Using a Combination of the WENSLO Weighting and RAWEC Method Junhai Wang; Setiawansyah Setiawansyah; Temi Ardiansah; Faruk Ulum; Sumanto Sumanto
JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Vol. 24, No. 1, January 2026
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j24068535.v24i1.a1456

Abstract

Determining the location of a strategic warehouse is a crucial decision in supply chain management as it directly affects distribution efficiency, logistics costs, and service levels. This problem is multi-criteria and complex, requiring an approach that can accommodate differences in the importance of criteria as well as variations in performance among alternatives objectively. This study aims to develop a Decision Support System to determine a strategic warehouse location by combining the Weights by Envelope and Slope (WENSLO) weighting method and the Ranking of Alternatives with Weights of Criterion (RAWEC) ranking method. The WENSLO method is used to generate criteria weights based on the nonlinear strength of each criterion, while the RAWEC method is applied to calculate the final values and determine the ranking of warehouse location alternatives. A case study was conducted on eleven alternative locations with the main criteria including location cost, accessibility, safety, distribution travel time, and proximity to suppliers. The study results showed that Location TR obtained the highest final score of 0.9673 and was designated as the top priority warehouse location, followed by Location RD with a score of 0.6235 and Location HO with a score of 0.338, while Location QC had the lowest score of −0.975. These findings demonstrate that the combination of the WENSLO and RAWEC methods can produce rankings that are objective, consistent, and easy to interpret, making them a reliable decision-support tool for determining strategic warehouse locations and potentially applicable to other logistics and distribution problems.