Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Substantive Test pada Dinas Peternakan Lampung Selatan menggunakan Framework Cobit 5 DSS03 (Inseminasi Buatan) Pratiwi, Tia Nanda; Ulum, Faruk
Jurnal Tekno Kompak Vol 18, No 2 (2024): AGUSTUS
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33365/jtk.v18i2.4119

Abstract

Dalam era digital saat ini, penerapan teknologi informasi (TI) telah menjadi esensial dalam hampir semua sektor, termasuk pertanian dan peternakan. Dinas Peternakan Lampung Selatan memiliki tanggung jawab besar dalam meningkatkan efisiensi operasionalnya, salah satunya dengan memberikan akses informasi yang memadai kepada dokter hewan dan paramedik di Indonesia. Konsep kepuasan pengguna (customer satisfaction) menjadi krusial dalam konteks layanan e-service, seperti yang diimplementasikan melalui aplikasi iSIKHNAS. Ekspektasi akan kepuasan pengguna tercermin dalam Standar Operasional Prosedur (SOP) penerapan iSIKHNAS yang disahkan melalui SK Menteri Pertanian No. 559 Tahun 2022. Fokus khusus pada Dinas Peternakan Lampung Selatan merupakan penting mengingat perannya dalam pengelolaan sektor peternakan di Lampung, pusat produksi ternak yang signifikan. Penelitian ini mengeksplorasi penerapan substantive testing dengan menggunakan framework COBIT 5, terutama dalam domain DSS03 (Manage Problems), untuk memastikan keamanan dan kehandalan sistem informasi yang digunakan dalam proses inseminasi buatan (IB). COBIT 5 memberikan panduan sistematis dalam pengelolaan dan pengendalian TI untuk mencapai tujuan strategis organisasi. Substantive testing menjadi metodologi audit yang penting untuk memverifikasi keakuratan informasi terkait proses IB di Dinas Peternakan Lampung Selatan. Dengan pendekatan ini, auditor dapat memastikan bahwa proses IB berjalan sesuai standar yang ditetapkan, serta mengidentifikasi potensi risiko dan kelemahan yang perlu diperbaiki. Pendidikan petugas IB juga menjadi faktor kritis dalam keterbacaan dokumen manual, dengan Pendidikan seseorang dapat memengaruhi keterbacaan data manual pada penulisan hasil pemeriksaan IB, di mana pendidikan yang lebih tinggi seringkali mengajarkan pentingnya memperhatikan detail dan akurasi dalam pekerjaan. Substantive testing menjadi penting dalam memastikan bahwa proses IB berjalan sesuai dengan standar yang ditetapkan dan data yang dilaporkan akurat. Penelitian ini menggunakan Skala Likert sebagai metode pengukuran dalam instrumen penelitian untuk mengevaluasi sikap dan persepsi individu terhadap proses IB. Dengan pemahaman yang mendalam tentang penerapan substantive testing dan penggunaan Skala Likert, diharapkan penelitian ini memberikan wawasan yang berharga bagi Dinas Peternakan Lampung Selatan dalam mengelola risiko, memastikan keamanan sistem, serta meningkatkan efektivitas operasional proses IB.
Optimization of Production Operator Performance Assessment with Grey Geometric Mean Weighting and Combinative Distance-based Assessment Wang, Junhai; Setiawansyah, Setiawansyah; Ulum, Faruk; Yudhistira, Aditia; Wahyudi, Agung Deni
Komputika : Jurnal Sistem Komputer Vol. 14 No. 2 (2025): Komputika: Jurnal Sistem Komputer
Publisher : Computer Engineering Departement, Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/komputika.v14i2.15977

Abstract

The performance of production operators plays a crucial role in determining the level of efficiency and effectiveness of the manufacturing process in a company that has a long-term impact on the company's competitiveness. Production operator performance appraisals often face a number of problems that can reduce the accuracy and fairness of evaluations. One of the main problems is the subjectivity of assessment, where evaluation is based more on the personal perception of the supervisor or assessor without a consistently measurable standard. The purpose of this study is to apply a more objective, structured, and accurate production operator performance evaluation model by integrating the grey geometric mean weighting (G2M Weighting) method as an uncertainty-based criterion weighting approach and combinative distance-based assessment (CODAS) as an alternative ranking method. The results of the production operator's performance ranking are that CR Operator ranks first with the highest performance score of 0.7737, GM Operator is ranked second with a score of 0.6187, followed by AN Operator in third place with a score of 0.5895. This research makes a significant contribution to the development of a performance evaluation system in the manufacturing industry environment by integrating the G2M Weighting and CODAS methods as an objective and systematic approach.