Claim Missing Document
Check
Articles

Identifikasi Dampak Pasar Modern terhadap Masyarakat Sekitar Kelurahan Kebonjeruk di Kota Bandung (Studi Kasus 23 Paskal Shopping Center) Mariyam Nur Rahayu; Ade Yunita Mafruhat
Bandung Conference Series: Economics Studies Vol. 3 No. 2 (2023): Bandung Conference Series: Economics Studies
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcses.v3i2.8382

Abstract

Abstract. Bandung City plays a strategic role not only as one of the major cities in the West Java Province, but also as a “economic locomotive”. In terms of economic capacity, economic growth in Bandung is largely supported by the industrial and trade sectors. In this concept, Bandung will be developed as a center of trade industry activities with emphasis on the development of infrastructure, facilities and facilities that support facilities in industry and trade activities. The existence of mal is often the pros and cons among many groups. Some believe that the presence of mal is very important for the economy and some also think that mal presence is detrimental. Based on the phenomenon, this research aims to know what the impact of the construction of the Modern Market 23 Paskal Shopping Center on the community around Kelurahan Kebonjeruk in Bandung. The method used is to use qualitative methods using descriptive approaches. This research was carried out to show related picture of how the impact of the construction of the Modern Market 23 Paskal Shopping Center on the community around Kelurahan Kebonjeruk in Bandung City. The results of this study are with the presence of Modern Market 23 Pascal Shopping Center this negative impact on environmental aspects including land function, congestion, air pollution, reduction of green open land, and potential diseases. In addition, with the presence of the Modern Market, this shopping center has a positive impact of economic and social aspects such as creating new jobs, increasing public income, and increasing PAD, reducing unemployment, improving public facilities, and improving the image and profile of the area. Abstrak. Kota Bandung memainkan peran strategis bukan hanya sebagai salah satu kota besar di Provinsi Jawa Barat, tetapi juga menjadi “Lokomotif Ekonomi”. Dalam kapasitas ekonomi, pertumbuhan ekonomi di Kota Bandung banyak ditunjang oleh sector industri dan perdagangan. Dalam konsep ini, Kota Bandung akan dikembangkan sebagai pusat kegiatan industry perdagangan dengan menekankan pada pengembangan infrastruktur, sarana dan prasarana yang mendukung kemudahan dalam kegiatan industry dan perdagangan. Keberadaan mal sering kali menjadi pro dan kontra di antara banyak kalangan. Ada yang menganggap kehadiran mal sangat penting bagi perekonomian dan ada juga yang menganggap bahwa kehadiran mal justru merugikan. Bedasarkan fenomena tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa saja dampak pembangunan Pasar Modern 23 Paskal Shopping Center terhadap masyarakat sekitar Kelurahan Kebonjeruk di Kota Bandung. Metode yang digunakan adalah menggunakan metode kulitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif. Penelitian ini dilakukan untuk memaparkan terkait gambaran bagaimana dampak pembangunan Pasar Modern 23 Paskal Shopping Center terhadap masyarakat sekitar Kelurahan Kebonjeruk di Kota Bandung. Hasil dari penelitian ini adalah dengan adanya Pasar Modern 23 Paskal Shopping Center ini memberikan dampak negatif terhadap aspek lingkungan diantaranya meliputi alih fungsi lahan, kemacetan, polusi udara, penurunan lahan terbuka hijau, dan potensi penyakit. Selain itu dengan adanya Pasar Modern 23 Paskal Shopping Center ini memberikan dampak positif dari aspek ekonomi dan social seperti menciptakan lapangan pekerjaan baru, meningkatkan pendapatan masyarakat, dan meningkatkan PAD, penurunan angka pengangguran, peningkatan fasilitas public, dan meningkatkan citra dan profil daerah.
Pengaruh Financial Technology terhadap Pendapatan Asli Daerah Pada 34 Provinsi di Indonesia Periode 2020-2022 Amalia Risti Rahayu; Ade Yunita Mafruhat
Bandung Conference Series: Economics Studies Vol. 3 No. 2 (2023): Bandung Conference Series: Economics Studies
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcses.v3i2.9383

Abstract

Abstract. This study aims to find out how the development of financial technology and local own-source revenue, and to find out how financial technology affects regionally-generated income in provinces in Indonesia for the 2020-2022 period. The factors tested in this study are financial technology as the independent variable, while local revenue is the dependent variable. The research method used in this research is descriptive and verification method. The population in this study are provinces in Indonesia for the 2020-2022 period, totaling 34 companies. The sampling technique used in this study is non-probability sampling with saturated sampling technique. The data analysis used was panel data regression analysis using Eviews 10. The results showed that financial technology had a positive and significant effect on regional original income. In addition, the magnitude of the influence of financial technology on local revenue is 91.1%. Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana perkembangan financial technology dan pendapatan asli daerah, serta untuk mengetahui bagaimana pengaruh financial technology terhadap pendapatan asli daerah pada Provinsi di Indonesia periode 2020-2022. Faktor-faktor yang diuji dalam penelitian ini adalah financial technology sebagai variabel independen, sedangkan pendapatan asli daerah sebagai variabel dependen. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dan verifikatif. Populasi dalam penelitian ini adalah Provinsi di Indonesia periode 2020-2022 yang berjumlah 34 perusahaan. Teknik penentuan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah non probability sampling dengan teknik sampling jenuh. Analisis data yang digunakan adalah analisis regresi data panel menggunakan Eviews 10. Hasil penelitian menunjukkan bahwa financial technology berpengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan asli daerah. Selain itu besarnya pengaruh financial technology terhadap pendapatan asli daerah sebesar 91,1%.
Dampak Industri Pengolahan Nanas PT Great Giant Pineapple Terhadap Kondisi Sosial Ekonomi Masyarakat Desa Lempuyang Bandar Kabupaten Lampung Tengah Mutiara Intan Permata; Ade Yunita Mafruhat
Bandung Conference Series: Economics Studies Vol. 3 No. 2 (2023): Bandung Conference Series: Economics Studies
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcses.v3i2.9515

Abstract

Abstrak. The purpose of this study is to identify the impact of the existence of the Pineapple Processing Industry, analyze the impact that is formed, and the magnitude of the value of the existing impact. The research method used in this study uses primary and secondary data. The analysis tools used are income analysis, replacement cost, and cost of illness. The results showed that the pineapple processing industry had a positive impact on its economic and social aspects. The impact from the economic side is in the form of increasing people's income, helping to increase Central Lampung's GRDP, employment, opening new business opportunities in the community. The impact from the social side is in the form of improving the quality of human resources, many public facilities are built such as health clinics, educational facilities, and places of worship. Abstrak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dampak dari adanya Industri Pengolahan Nanas, menganalisis dampak yang terbentuk, serta besaran nilai dari dampak yang ada. Metode Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan data primer dan sekunder. Alat analisis yang digunakan yaitu analisis pendapatan, replacement cost, dan cost of illness. Hasil penelitian menunjukkan bahwa industri pengolahan nanas memberikan dampak positif terhadap aspek ekonomi dan sosialnya. Dampak dari sisi ekonomi berupa peningkatan pendapatan masyarakat, membantu dalam peningkatan PDRB Lampung Tengah, penyerapan tenaga kerja, membuka peluang usaha baru di tengah masyarakat. Dampak dari sisi sosialnya berupa meningkatkan kualitas sumber daya manusia, banyak dibangun fasilitas umum seperti klinik kesehatan, sarana pendidikan, dan tempat ibadah
Pengaruh Cryptocurrency terhadap Aktivitas Ekonomi: Sebuah Tinjauan Pustaka Sistematis Billi Anidiatama Rahmawan; Ade Yunita Mafruhat
Jurnal Riset Ilmu Ekonomi dan Bisnis Volume 3, No. 1, Juli 2023, Jurnal Riset Ilmu Ekonomi dan Bisnis (JRIEB)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrieb.v3i1.1974

Abstract

Abstract. Cryptocurrenciesis one of the digital currencies of innovation in the development of digital financial system infrastructure in the modern era. There are views aboutcryptocurrencies, there is a profitable opportunity by involving cryptocurrenciesinto the economy and monetary system. This study aims to examine the impact that can be caused by cryptocurrencies. This study uses a qualitative method with systematic literature review (SLRs). Based on the findings and results of the study it can be concluded that there is a positive impact cryptocurrencies regarding the function of the monetary system, namely ease of access, security and stability of the financial system which can influence economic growth, the central authority needs to make strict regulations involving innovation infrastructure cryptocurrenciesand building system infrastructurevirtual currencywith rules that focus on building infrastructure on stablecoinsto be involvedcryptocurrenciesinto systems and policies to strengthen the financial ecosystem. Abstrak. Cryptocurrency merupakan salah satu mata uang digital dari inovasi pengembangan infrastruktur sistem keuangan digital di era modern. Terdapat pandangan mengenai cryptocurrency, ada kesempatan menguntungkan dengan melibatkan cryptocurrency kedalam ekonomi dan sistem moneter. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dampak yang dapat ditimbulkan oleh cryptocurrency. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan systematic literature review (SLR). Berdasarkan temuan dan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat dampak positif cryptocurrency terhadap fungsi sistem moneter yaitu kemudahan akses, keamanan dan stabilitas sistem keuangan yang dapat berpengaruh mendorong pertumbuhan ekonomi, Otoritas pusat perlu membuat regulasi dengan ketat yang melibatkan infrastruktur inovasi cryptocurrency dan membangun infrastruktur sistem virtual currency dengan aturan yang berfokus membangunan infrastruktur pada stablecoin untuk dapat melibatkan cryptocurrency ke dalam sistem dan kebijakan untuk memperkuat ekosistem keuangan.
Pengaruh Pertumbuhan Ekonomi, Investasi dan Inflasi terhadap Pengangguran Terdidik di Provinsi Jawa Barat Sherty Veronika; Ade Yunita Mafruhat
Jurnal Riset Ilmu Ekonomi dan Bisnis Volume 2, No. 2, Desember 2022, Jurnal Riset Ilmu Ekonomi dan Bisnis (JRIEB)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrieb.vi.1290

Abstract

Abstract. The purpose of this study was to determine the effect of economic growth, investment and inflation on educated unemployment. The method used in the study was a quantitative method with time series data for fifteen years between 2006-2020. The data used in this study are secondary data obtained from the Pusan Statistics Agency (BPS) and the condition of the Indonesian Labor Force. The analysis method used is the Ordinary Least Square (OLS) method using the EViews 9 program. The results showed that simultaneously (test-F), economic growth variables, investment and inflation significantly influenced educated unemployment with F-Statistics prob amounting to 0.003357. Based on the results of partial research (T -test) shows that economic growth variables have a negative and significant effect on educated unemployment with a coefficient of -0.407414 while investment and inflation variables significantly have no effect on educated unemployment in West Java Province. Abstract. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Pertumbuhan Ekonomi, Investasi Dan Inflasi Terhadap Pengangguran Terdidik. Metode yang digunakan dalam penelitian yaitu metode kuantitatif dengan data time series selama lima belas tahun antara tahun 2006-2020. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusan Statistik (BPS) dan Keadaan Angkatan Kerja Indonesia. Metode analisis yang digunakan adalah metode Ordinary Least Square (OLS) dengan menggunakan alat bantu program Eviews 9. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan (uji-f), variabel pertumbuhan ekonomi, investasi dan inflasi berpengaruh secara signifikan terhadap pengangguran terdidik dengan prob f-statistik sebesar 0.003357. Berdasarkan hasil penelitian secara parsial (uji-t) menunjukkan bahwa variabel pertumbuhan ekonomi berpengaruh negatif dan signifikan terhadap pengangguran terdidik dengan koefisien sebesar -0.407414 sedangkan variabel investasi dan inflasi secara signifikan tidak berpengaruh terhadap pengangguran terdidik di Provinsi Jawa Barat.
Peluang Transformasi Pekerja Informal Menuju Pekerja Formal Di Kota Bandung Anita Yuliani Andini; Ade Yunita Mafruhat
Bandung Conference Series: Economics Studies Vol. 4 No. 1 (2024): Bandung Conference Series: Economics Studies
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcses.v4i1.9710

Abstract

Indonesia is still undergoing stages or processes to build a better economy so that it becomes a developed country. Labor has an important role in the economic development process. Government policies in infrastructure and governance, labor are key factors that can encourage and accelerate the rise and fall of an economy's competitiveness. In Indonesia, workers are divided into 2, namely formal workers and informal workers. The method in this research is quantitative descriptive with primary and secondary data sources. This research explains that welfare based on consumption patterns has a negative and significant effect on the transformation of informal workers into formal workers in the city of Bandung. This value shows that when welfare is based on high consumption patterns, it will reduce the opportunity for the transformation of informal workers into formal workers in the city of Bandung. Indonesia masih mengalami tahap atau proses untuk membangun perekonomian yang lebih baik agar menjadi sebuah negara yang maju. Tenaga kerja memiliki peran penting dalam proses pembangunan ekonomi. Kebijakan pemerintah dalam infrastruktur dan governance, tenaga kerja menjadi faktor kunci yang dapat mendorong dan mempercepat naik-turunnya daya saing suatu perekonomian. Di Indonesia, pekerja di bagi menjadi 2 yaitu pekerja formal dan pekerja informal. Metode dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan sumber data primer dan sekunder. Dalam penelitian ini menjelaskan bahwa kesejahteraan berdasarkan pola konsumsi berpengaruh negatif dan signifikan terhadap transformasi pekerja informal menuju pekerja formal di Kota Bandung. Nilai tersebut menunjukkan ketika kesejahteraan berdasarkan pola konsumsi tinggi, maka akan menurunkan peluang transformasi pekerja informal menuju pekerja formal di Kota Bandung.
Pemberdayaan ZISWAF pada Sarana Kesehatan Publik untuk Penanganan COVID-19 di Indonesia Ahyan Nurpalah; Ade Yunita Mafruhat
Bandung Conference Series: Economics Studies Vol. 4 No. 1 (2024): Bandung Conference Series: Economics Studies
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcses.v4i1.10273

Abstract

Abstract. Corona virus disease (COVID-19) is an infectious disease caused by the recently discovered coronavirus. With the rapid spread of the virus from human to human. So this virus is very dangerous for health and community economy, so fast and appropriate steps are needed in Handling this virus is one of the efforts that the government can and needs to make is by building public health facilities that are capable of handling and control the spread of COVID-19, before it claims more victims. One thing that can be utilized in this case is ZISWAF (Zakat, Infaq, Shodaqoh and Waqf) as one of the instruments for distributing Muslim finances which is the majority in Indonesia, so that it can be used in provision public health facilities. With a potential of up to IDR 217 trillion in 2011, you can Judging by the size of the ZISWAF number, it can be very helpful in handling corona virus so that the economy and public health can return to normal. Abstrak. Penyakit virus corona (COVID-19) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus corona yang baru-baru ini ditemukan. Dengan penyebaran virus yang cepat dari manusia ke manusia. Maka virus ini begitu berbahaya bagi Kesehatan dan ekonomi masyarakat, sehingga diperlukan langkah cepat dan tepat dalam penangan virus ini, salah satu upaya yang dapat dan perlu dilakukan pemerintah adalah dengan membangun sarana Kesehatan public yang mampu menangani dan mengendalikan persebaran COVID-19, sebelum memakan korban lebih banyak. Salah satu yang bisa dimanfaatkan dalam hal ini adalah ZISWAF (Zakat, Infaq, Shodaqoh dan Wakaf) sebagai salah satu instrumen distribusi keunagan muslim yang merupakan mayoritas di Indonesia, agar dapat digunakan dalam penyediaan sarana kesahatan publik. Dengan potensi hingga Rp 217 Triliun pada 2011, dapat dilihat besaran angka ZISWAF bisa sangat membantu dalam penangan corona virus agar ekonomi dan kesehatan masyarakat dapat kembali seperti sedia kala.
Faktor-Faktor Dominan Penentu Kepatuhan Pajak Pelaku UMKM Studi Kasus KPP Bandung Cicadas Rida Rahmawati Hidayat; Ade Yunita Mafruhat
Bandung Conference Series: Economics Studies Vol. 4 No. 1 (2024): Bandung Conference Series: Economics Studies
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcses.v4i1.11374

Abstract

Abstract. Indonesia is a country with an open economic system that consists of four sectors: the government sector, household sector, corporate sector, and foreign sector. Each sector maintains a close relationship with taxation, which is a mandatory contribution for all sectors. These four sectors are closely related to taxation. Taxpayer compliance is necessary to enhance the country's economy. Cicadas Bandung Primary Tax Office (KPP Pratama Bandung Cicadas) stands out as the tax branch with the highest compliance rate compared to other branches in the city of Bandung. The purpose of this research is to identify and analyze the determining factors of compliance among MSME actors in paying taxes and to analyze the dominant factor in determining tax compliance among MSME taxpayers at KPP Pratama Bandung Cicadas. The method used in this research is quantitative descriptive, and the model utilized is Principal Components Analysis. The data source involves the distribution of 100 questionnaires containing a total of 62 statements. The sampling technique used is non-probability sampling with purposive sampling. The results of this study indicate that the factors determining taxpayer compliance at KPP Pratama Bandung Cicadas consist of 15 factors, with the most dominant factor being tax service quality. The eigenvalue value of 22.777 is the highest compared to other factors. This means that the most dominant taxpayer decisions are influenced by indicators of responsive, transparent, and fair tax service quality. The findings of this research are expected to provide insights for other tax service offices to enhance taxpayer compliance in paying taxes. Abstrak. Indonesia menganut system ekonomi terbuka yang melibatkan sektor pemerintah, rumah tangga, perusahaan, dan luar negeri. Setiap sektor mempunyai hubungan yang erat terkait perpajakan yang merupakan kontribusi wajib bagi semua sektor. Keempat sektor tersebut berkaitan erat dengan pajak. Kepatuhan wajib pajak dibutuhkan guna untuk meningkatkan perekonomian negara. Kepatuhan KPP Pratama Bandung Cicadas merupakan kantor cabang pajak dengan kepatuhan terbanyak dibandingkan kantor cabang yang lainya di Kota Bandung. Penelitian ini bertujuan yaitu untuk mengidentifikasi dan menganalisis faktor – faktor yang menentukan kepatuhan pelaku UMKM untuk membayar pajak dan menganalisis faktor dominan dalam menentukan kepatuhan pelaku Wajib Pajak UMKM di KPP Pratama Bandung Cicadas. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan deskriptif kuantitatif dan menerapkan model Principal Components Analysis. umber Sumber data yang digunakan yaitu penyebaran 100 kuesioner dengan total pernyataan 62 pernyataan. Teknik yang digunakan dalam pengambilan sample yaitu teknik non-probability sampling khususnya purposive sampling. Hasil penelitian ini mengindikasi bahwa terdapat 15 faktor yang menentukan kepatuhan Wajib Pajak di KPP Pratama Bandung Cicadas dengan faktor yang paling dominan yaitu faktor kualitas pelayanan pajak. nilai eigenvalues sebesar 22.777, yang merupakan nilai tertinggi dibanding faktor – faktor yang lainya. Artinya keputusan Wajib Pajak yang paling dominan terdiri atas indikator kualitas pelayanan pajak yang responsiv, transparansi dan adil. Temuan peneliatian ini diharapkan dapat memberikan masukan bagi kantor pelayanan pajak lainnya untuk dapat meningkatkan kepatuhan Wajib Pajak dalam membayar pajak.
Pengaruh Dana Desa, Upah Minimum, dan Pengangguran terhadap Pengentasan Kemiskinan Ekonomi di 18 Kabupaten Provinsi Jawa Barat Muhammad Ilham; Ade Yunita Mafruhat
Bandung Conference Series: Economics Studies Vol. 4 No. 1 (2024): Bandung Conference Series: Economics Studies
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcses.v4i1.11826

Abstract

Abstract. Poverty is a problem in various regions, be it villages, cities, and even countries. Policy after policy has been launched in order to eliminate poverty in the region, be it the village fund programme, the increase in minimum wage, and the reduction of unemployment. Therefore, this study aims to analyse how the influence of village funds, minimum wages and unemployment on poverty alleviation in 18 districts in West Java Province. This research uses descriptive quantitative methods using secondary data in the form of panel data. The secondary data has been processed and published by relevant institutions related to this research, Panel data, which is characterised by cross-sectional and time-series dimensions, is used to improve data quality and quantity. This study found that the village fund variable has no significant effect on poverty with a significance value of (0.113 > 0.05), the drinking wage variable shows that it has a significant effect on poverty with a value of (0.000 < 0.05), the unemployment variable shows that it has no significant effect on poverty with a significance value of (0.692 > 0.05), Based on the results of the F (simultaneous) test in the study using the panel data regression test, it can be concluded that simultaneously or together the variables of village funds, minimum wages, and unemployment have a significant effect on the poverty variable in 18 districts of West Java Province in 2015-2022. Abstrak. Kemiskinan menjadi permasalahan diberbagai daerah baik itu desa, kota, bahkan negara sekalipun. Kebijakan demi kebijakan telah diluncurkan demi menghilangkan kemiskinan di daerah, baik itu dengan ada program dana desa, Kenaikan Upah Minimum, dan Pengurangan Pengangguran. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana pengaruh dana desa, upah minimum dan Pengangguran terhadap pengentasan kemiskinan di 18 Kabupaten di Provinsi Jawa Barat. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan menggunakan data sekunder berupa data panel. Data sekunder tersebut telah diolah dan dipublikasikan oleh lembaga-lembaga terkait yang berhubungan dengan penelitian ini, Data panel, yang dicirikan oleh dimensi cross-sectional dan time-series, digunakan untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas data. Penelitian ini menemukan bahwa variable dana desa tidak berpengaruh signifikan terhadap kemiskinan dengan nilai signifikansi (0,113 > 0,05), variable upah minum menunjukkan bahwa berpengaruh signifikan terhadap kemiskinan dengan nilai (0,000 < 0,05), variable pengangguran menunjukkan bahwa tidak berpengaruh signifikan terhadap kemiskinan dengan nilai signifikansi (0,692 > 0,05), dan Berdasarkan hasil uji F (simultan) pada penelitian dengan menggunakan uji regresi data panel, dapat disimpulkan bahwa secara simultan atau bersama-sama variabel dana desa, upah minimum, dan pengangguran berpengaruh signifikan terhadap variabel kemisinan di 18 Kabupaten Provinsi Jawa barat tahun 2015-2022.
Pengaruh Pertumbuhan Ekonomi, Pengangguran Terbuka dan Upah Minimum terhadap Indeks Pembangunan Manusia di 5 Provinsi Tertinggi Indonesia (2018-2022) Ady Fajar Sutardy; Ade Yunita Mafruhat
Bandung Conference Series: Economics Studies Vol. 4 No. 3 (2024): Bandung Conference Series: Economics Studies
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcses.v4i3.13158

Abstract

Abstract. The Human Development Index (HDI) was introduced and developed by the United Nations Development Program (UNDP). HDI or HDI is a measurement of life expectancy, literacy, education and living standards for all countries. The Human Development Index is used to classify whether a country is developed, developing or underdeveloped and also to measure the influence of economic policies on the quality of life. In Indonesia there are 5 provinces with the highest HDI in the year 2018-2022. This research aims to determine the influence of economic growth, open poverty and minimum wages on the human development index in the 5 highest Indonesian provinces using panel data over the period (2018-2022). This research uses quantitative data processing methods with panel data regression analysis techniques using fixed effect models. The results of this research partially show that economic growth and minimum wages have a significant effect. Meanwhile, open poverty does not have a significant effect. The simultaneous results show that economic growth, open poverty and minimum wages together can influence the human development index by 98.36%. Abstrak. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) atau Human Development Index (HDI) mulai diperkenalkan dan dikembangkan oleh United Nations Development Programe (UNDP). IPM atau HDI adalah pengukuran perbandingan dari harapan hidup, melek huruf, pendidikan dan standar hidup untuk semua negara. Human Development Index digunakan untuk mengklasifikasikan apakah sebuah negara maju, negara berkembang atau negara terbelakang dan juga untuk mengukur pengaruh dari kebijaksanaan ekonomi terhadap kualitas hidup. Di Indonesia terdapat 5 provinsi dengan IPM tertinggi pada tahun 2018-2022. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari pertumbuhan ekonomi, pengangguran terbuka dan upah minimum terhadap indeks pembangunan manusia di 5 provinsi Indonesia tertinggi dengan menggunakan data panel dalam kurun waktu (2018-2022). Penelitian ini menggunakan metode olah data kuantitatif dengan teknik analisis regresi data panel model fixed effect. Hasil penelitian ini secara parsial menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi dan upah minimum berpengaruh secara signifikan. Sedangkan pengangguran terbuka tidak berpengaruh secara signifikan. Untuk hasil secara simultan menujukkan bahwa pertumbuhan ekonomi, pengangguran terbuka dan upah minimum secara bersama-sama dapat mempengaruhi indeks pembangunan manusia sebesar 98,36%.
Co-Authors A. Harits Nu'man Aan Julia Ady Fajar Sutardy Adzani, Dara Ayu Ahmad Arif Nurrahman Ahyan Nurpalah Alfadhillah, Farah Hanieva Amalia Risti Rahayu Andini Gumanti Anita Yuliani Andini Annajm Pratiwi Arina Az Zahra Billi Andiatama Rahmawan billi anidiatama rahmawan Dandi Taryadi Denisa Syarifa Renaldi Didan Akbar Zaelani Didan Akbar Zaelani Dinda Revtiani Divo Sangrila Yusuf Divo Sangrila Yusuf Fadhillah, Nida Awwali Zahratul Fanni Novianti Fie Sabilillah, Ghirah Jihad Fitri Nur Fajri Ghirah Jihad Fie Sabilillah Hafitasari, Itha Afifah hariyatna syaeful umam Hariyatna Syaeful Umam Haryatiningsih, Ria Ima Amaliah Khofifah Alya Prameswari Kiransyah, Muhammad Rafky Razif Laila Asfari Lesmana, Lovie Dwifany Lita Widiawati Lovie Dwifany Lesmana Mansur Hany Mariyam Nur Rahayu Maulana, Moch Rais Meidy Haviz Moch Rais Maulana Muhamad Azis Maulana Muhammad Fauzi Arif Muhammad Ilham Muhammad Yusron Mushodiq Mutiara Intan Permata Nabila Putri Meilinna Nazmi Aulia Robbani Nazmi Aulia Robbani Noviani Noviani Noviani, Noviani Nur Kusmiati Taufan Nurhafizah Nurpalah, Ahyan Prameswari, Khofifah Alya Putri Yuni Astuti Rafly Alimudin Syaban rafly syaban Ramdan Fauzi Ranti Farihatunisa Ranti Farihatunisa Reni Safitri Ria Haryatiningsih Rida Rahmawati Hidayat Rika Nurpatimah Rinanda Marwiyah Lukmanulhakim Risda Ridwanayati Salma Azzahra Setiadi, Ade Dwi Sherty Veronika Stella Clarissa Nurjaman Tasya Aspiranti Tatty Aryani Ramli Thiora Pragustia Akhdani Thiora Pragustia Akhdani Westi Riani Westi Riani Wiedy Yang Essa Wildani, Widya Nissa Wulandari Nur Utami Yudha Dwi Nugraha Yuri Fitriyani Tamala