Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Pertumbuhan Ekonomi, Indeks Pembangunan Manusia, Jumlah Penduduk Terhadap Tingkat Kemiskinan di Provinsi Papua Tahun 2010-2021 Mansur Hany; Ade Yunita Mafruhat
Bandung Conference Series: Economics Studies Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series: Economics Studies
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcses.v3i1.6629

Abstract

Abstract. Papua Province is listed as the poorest province in Indonesia. While the factors that have poverty rate data in a region vary. Based on this, this study identifies the factors that influence poverty rates in Papua Province. Based on these factors, this study aims to determine the effect of economic growth, the human development index and population on the poverty rate in the Regency/City of Papua 2010-2021. This type of research is quantitative descriptive, using panel data of twenty-nine district/city sectors in Papua Province in 2010-2021. The method used is regression with panel data. The estimated model used is the Fixed Effect Model (FEM) by looking at the effects of each sector. The results of the study partially show that economic growth has a negative effect on the poverty rate, the human development index has a negative effect on the poverty level and population size has a negative effect on the poverty level. However, simultaneously all independent variables affect the level of poverty in the Regency/City of Papua. Abstrak. Provinsi Papua tercatat sebagai provinsi termiskin di Indonesia. Sementara faktor yang mempunyai data tingkat kemiskinan disuatu wilayah bervariasi. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat kemiskinan di Provinsi Papua. Berdasarkan faktor tersebut, maka penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pertumbuhan ekonomi, indeks pembangunan manusia dan jumlah penduduk terhadap tingkat kemiskinan di Kabupaten/Kota Papua 2010-2021. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif, dengan menggunakan data panel dua puluh sembilan sektor Kabupaten/Kota di Provinsi Papua pada tahun 2010-2021. Metode yang digunakan adalah regresi dengan panel data. Estimasi model yang digunakan adalah Fixed Effect Model (FEM) dengan melihat efek dari tiap sektor (sector). Hasil dari penelitian menunjukkan secara parsial bahwa pertumbuhan ekonomi berpengaruh negatif terhadap tingkat kemiskinan, indeks pembangunan manusia berpengaruh negatif terhadap tingkat kemiskinan dan jumlah penduduk berpengaruh negatif terhadap tingkat kemiskinan. Namun, secara simultan seluruh variabel independen mempengaruhi tingkat kemiskinan di Kabupaten/Kota Papua.
Identifikasi Nilai Tambah Pelaku Rantai Pasok Komoditas Kentang di Kecamatan Pangalengan Kabupaten Bandung Dandi Taryadi; Ade Yunita Mafruhat
Bandung Conference Series: Economics Studies Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series: Economics Studies
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcses.v3i1.6902

Abstract

Abstract. Pangalengan sub-district is a production center for potato commodities in Bandung regency. The land is fertile and superior in the production of potato commodities as a superior commodity. One of the problems faced is the supply chain process which is too long which causes the selling price of potatoes to be low. The purpose of this study was to find out the parties involved in the potato commodity supply chain, and to find out the added value received by each chain actor for the potato commodity in Pangalengan District. The method used in this study is a qualitative method and the Hayami method to calculate added value, the data used is primary data. The results of the study show that the supply chain for potato commodities is relatively effective because all parties get added value. The suggestion of this research is the need to increase the role of institutions, government and cooperation between chain actors so that added value can be maximized. Keywords: Supply Chain, Value Added, Potato. Abstrak. Kecamatan Pangalengan adalah sentra produksi komoditas kentang di Kabupaten Bandung. Tanahnya yang subur dan unggul dalam produksi komoditas kentang sebagai komoditas unggulan, Salah satu masalah yang dihadapi yaitu proses rantai pasok yang terlalu panjang sehingga membuat harga jual kentang rendah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pihak yang terlibat dalam rantai pasok komoditas kentang, dan untuk mengetahui nilai tambah yang diterima masing-masing pelaku rantai pada komoditas kentang Kecamatan Pangalengan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dan metode Hayami untuk menghitung nilai tambah, data yang digunakan data primer. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa rantai pasok pada komoditas kentang relatif efektif karena semua pihak memperoleh nilai tambah. Saran penelitian ini adalah perlunya peningkatkan peran kelembagaan, pemerintah dan kerjasama antar pelaku rantai supaya nilai tambah dapat dimaksimalkan. .
Strategi Ketahanan Keluarga Petani Kopi Disaat Pandemi Covid-19 di Indonesia Thiora Pragustia Akhdani; Ade Yunita Mafruhat
Bandung Conference Series: Economics Studies Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series: Economics Studies
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcses.v3i1.7016

Abstract

Abstract. This research was conducted to find out what strategies to do to deal with the Covid-19 pandemic. The object of this research is coffee farmers in Indonesia. The method used is literature study and secondary data obtained from the Central Bureau of Statistics (BPS). Family resilience reflects the adequacy and continuity of a family's access to income and resources in order to be able to meet their basic needs, such as food, clean water, health services, education, housing, participation in society, and social integration. The concept of family economic resilience relates to income to meet various needs such as: (1) Food (2) Clean water (3) Health Services (4) Educational Opportunities (5) Houses/Dwellings (Family Resilience Development Indicators 2016) With this article, it is hoped that it will be able to help farmers in dealing with current problems by being able to survive and be able to increase their income in the midst of the Covid-19 pandemic as it is now. Abstrak Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui strategi apa yang harus dilakukan untuk menghadapi pandemi covid-19. Objek penelitian ini adalah petani kopi di Indonesia Metode yang digunakan yaitu studi literatur dan data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS). Ketahanan keluarga mencerminkan kecukupan dan kesinambungan akses suatu keluarga terhadap pendapatan dan sumber daya agar mampu memenuhi kebutuhan dasarnya, seperti pangan, air bersih, pelayanan kesehatan, pendidikan, perumahan, partisipasi di dalam masyarakat, dan integrasi sosial. Konsep Ketahanan ekonomi keluarga, berhubungan satu sama lain terhadap pendapatan untuk mencukupi beragam kebutuhan seperti : (1) Pangan (2) Air bersih (3) Pelayanan Kesehatan (4) Kesempatan Pendidikan (5) Rumah/ Tempat tinggal (Indikator Pembangunan Ketahanan Keluarga 2016) Dengan adanya tulisan ini diharapkan mampu membantu para petani dalam menghadapi permasalahan saat ini dengan mampu bertahan dan mampu meningkatkan penghasilan ditengah masa pandemi covid-19 seperti sekarang.
Dampak Pemanfaatan Limbah Kotoran Sapi Terhadap Peningkatan Kesejahteraan Peternak Sapi di Desa Suntenjaya, Kabupaten Bandung Barat Laila Asfari; Ade Yunita Mafruhat, S.E., M.SOC. SC
Bandung Conference Series: Economics Studies Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series: Economics Studies
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcses.v3i1.7025

Abstract

Abstract Livestock waste is the by-product of a livestock business which contains potential for the agricultural industry if managed properly. The problem that exists in the livestock industry is the accumulation of waste so that it will have a negative impact on the surrounding environment. Utilization of cow manure can affect socio-economic welfare. The purpose of this study is to analyze the impact of using cow manure on the socio-economic welfare of farmers in Suntenjaya Village. The method used in this research is quantitative descriptive and the Wilcoxon Signed rank test analysis model. The data collection technique uses a questionnaire and the population is farmers in Suntenjaya Village. The results of this study indicate that the use of cow manure has 8 positive impacts which include on social welfare and 4 positive impacts on economic welfare. Utilization of cow dung waste from economic perspective, that its, breeders use it to become a product of economic value so as to be able to increase income, reduce fuelenergi expenditure, and open up new jobs, when viewed from a social perspekctive, namely increasing the culture of mutual cooperation among residents, reducing environmental pollution and increase farmer’s insight regarding the use of waste through counselling and outreach. Abstrak Limbah ternak merupakan hasil sisa dari suatu usaha peternakan yang memiliki kandungan yang potensial untuk industri pertanian apabila dikelola dengan baik.Permasalahan yang ada dalam industri peternakan yakni penumpukan limbah sehingga akan berdampak negatif terhadap lingkungan sekitar. Pemanfaatan limbah kotoran sapi mampu mempengaruhi kesejahteraan sosial ekonomi. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisis dampak dari pemanfaatan limbah kotoran sapi terhadap kesejahteraan sosial ekonomi peternak di Desa Suntenjaya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskirptif kuantitatif dan model analisis Wilcoxon Signed rank test. Teknik pengumpulan data menggunakna kuesioner dan populasi yaitu peternak di Desa Suntenjaya. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pemanfaatan limbah kotoran sapi memberikan 8 dampak positif yang meliputi 4 dampak positif bagi kesejahteraan sosial dan 4 dampak positif bagi kesejahteraan ekonomi. Pemanfaatan limbah kotoran sapi dilihat dari segi ekonomi yaitu peternak memanfaatkan menjadi suatu produk bernilai ekonomis sehingga mampu meningkatkan pendapatan, mengurangi pengeluaran energi bahan bakar serta membuka lahan pekerjaan baru, apabila dilihat dari segi sosial yaitu meningkatkan budaya gotong royongantar warga, mengurangi pencemaran lingkungan serta meningkatkan wawasan peternak mengenai pemanfaatan limbah melalui penyuluhan dan sosialisasi.
Pembiayaan Jual Beli dalam Menggunakan Uang Elektronik Pay Later Perspektif Ushul Fiqih (Studi Kasus Shopee Pay Later) rafly syaban; Ade Yunita Mafruhat
Bandung Conference Series: Economics Studies Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series: Economics Studies
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcses.v3i1.7045

Abstract

Abstract Technological developments are currently experiencing rapid progress in buying and sellingonline or transactions using electronic money orecommerce. Transactiononline this is usually done inmarketplace or place of saleonline. Shopee isplatform e-commerce popular among Indonesian users. One method of transaction payment is contractqardh namely the Shopee methodPay Later which provides instant loans to Shopee users and must be paid before the due date. The purpose of this study is to discuss buying and selling transactions usingPay Later in the perspective of ushul fiqh and is there any indication of usury in the transaction. The method in this study uses a qualitative descriptive method by conducting a literature review and analysis of ushul fiqh. The results of the discussion concluded that buying and selling financing usesecommerce There are 2 laws, namely permissible (mubah) and forbidden, but an additional price on credit practicesPay Later considered as a delay price, then prohibited if there is an additional price in the credit practice that contains riba. Abstrak Perkembangan teknologi saat ini mengalami kemajuan pesat dalam jual beli online atau transaksi transaksi menggunakan uang elektronik atau e-commerce. Transaksi jual beli online ini biasanya dilakukan di marketplace atau tempat jual beli online. Shopee adalah platform e-commerce yang populer di kalangan pengguna Indonesia. Salah satu metode pembayaran transaksi adalah akad qardh yaitu metode Shopee Pay Later yang memberikan pinjaman instan kepada pengguna Shopee dan harus dibayar sebelum tanggal jatuh tempo. Tujuan dalam penelitian ini untuk membahas mengenai transaksi jual beli menggunakan Pay Later dalam perspektif ushul fiqih dan adakah indikasi riba dalam transaksi tersebut. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan melakukan kajian kepustakaan dan analisis ushul fiqih. Hasil pembahasan menyimpulkan bahwa pembiayaan jual beli menggunakan e-commerce hukumnya ada 2 yaitu dibolehkan (mubah) dan diharamkan, akan tetapi tambahan harga pada praktik kredit Pay Later dianggap sebagai harga penangguhan, kemudian diharamkan apabila ada tambahan harga dalam praktik kredit yakni mengandung riba.
SOSIALISASI DAN WORKSHOP PENTINGNYA BRANDING PRODUK UMKM LOKAL DI DESA CIBURIAL KABUPATEN BANDUNG Ade Yunita Mafruhat; Ria Haryatiningsih; Tatty Aryani Ramli; Meidy Haviz; Muhammad Fauzi Arif; Khofifah Alya Prameswari; Ghirah Jihad Fie Sabilillah; Ramdan Fauzi; Lovie Dwifany Lesmana; Ranti Farihatunisa
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 29, No 2 (2023): APRIL-JUNI
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v29i2.36697

Abstract

Peran UMKM dalam pembangunan ekonomi suatu wilayah di Indonesia begitu penting. Namun, perannya ini masih belum optimal karena ternyata UMKM masih banyak menghadapi berbagai tantangan salah satunya dalam peningkatan daya saing produknya. Salah satu permalahan yang dihadapi UMKM dalam peningkatan daya saing ini yakni terkait branding. Untuk membantu mengatasi permasalahan tersebut maka pengabdi menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi dan Workshop terkait pentingnya Branding Produk UMKM. Metode pelaksanaan yang digunakan meliputi: survey lapangan, sosialisasi, workshop,dokumentasi, dan penyusunan laporan akhir. Hasil dari kegiatan PKM ini, para pelaku UMKM Unggulan terpilih Desa Ciburial meningkat keberdayaan UMKM Desa Ciburial terkait perihal Branding khususnya dalam hal peningkatan pengetahuan, keterampilannya.
Eksternalitas Objek Wisata D'Castello bagi Masyarakat Desa Cisaat Kecamatan Ciater Kabupaten Subang Stella Clarissa Nurjaman; Ade Yunita Mafruhat
Bandung Conference Series: Economics Studies Vol. 3 No. 2 (2023): Bandung Conference Series: Economics Studies
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcses.v3i2.8201

Abstract

Abstract. D'Castello tourist attraction is one of the new tourist attractions in Cisaat Village. The existence of this D'Castello tourist attraction can provide opportunities for the surrounding community to be able to improve their economic situation. In addition to economic conditions, the establishment of tourist attractions can have an impact on socio-cultural conditions, as well as environmental conditions. These impacts can cause positive externalities and negative externalities. The purpose of this study is to identify the impact of D'Castello tourist attraction, analyze the externality formed, and the amount of externality value from the impact. This type of research is a quantitative descriptive research using primary and secondary data. Primary data is obtained through interviews and distributing questionnaires, while secondary data is obtained from government publications, the internet, and the like. The analysis tool used is using a measurement scale or Likert scale. The results showed that D'Castello Tourism Object has a positive impact on economic aspects in the form of new jobs, increasing community income, opening new business opportunities, increasing land prices, and increasing local revenue (PAD). Then, in the socio-cultural aspect, namely reducing unemployment, improving public facilities, making the area a tourist destination, changing livelihoods, and preserving local culture. Meanwhile, negative impacts are found in the environmental aspect, namely land conversion, increased congestion, air pollution, flooding, and waste problems. Based on the scores obtained during the research, it shows that the externalities formed from these impacts are negative externalities with the highest score of 382.8. Abstrak. Objek wisata D’Castello merupakan salah satu objek wisata baru yang ada di Desa Cisaat. Keberadaan objek wisata D’Castello ini dapat memberikan kesempatan bagi masyarakat sekitar untuk dapat memperbaiki keadaan ekonominya. Selain keadaan ekonomi, berdirinya objek wisata dapat berdampak terhadap keadaan sosial budaya, maupun keadaan lingkungan. Dampak tersebut dapat menimbulkan eksternalitas positif maupun eksternalitas negatif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dampak dari adanya objek wisata D’Castello, menganalisis eksternalitas yang terbentuk, serta besaran nilai eksternalitas dari dampak tersebut. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan menggunakan data primer dan sekunder. Data primer diperoleh melalui wawancara dan penyebaran kuesioner, sedangkan data sekunder diperoleh dari publikasi pemerintah, internet, dan sejenisnya. Alat analisis yang digunakan yaitu menggunakan skala pengukuran atau skala likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Objek Wisata D’Castello memberikan dampak positif terhadap aspek ekonomi berupa lapangan kerja baru, meningkatkan pendapatan masyarakat, membuka peluang usaha baru, meningkatkan harga lahan, dan meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD). Kemudian, pada aspek sosial budaya yaitu menurunkan pengangguran, peningkatan fasilitas publik, menjadikan daerah sebagai tujuan wisata, perubahan mata pencaharian, dan melestarikan budaya setempat. Sedangkan dampak negatif terdapat pada aspek lingkungan yaitu terjadinya alih fungsi lahan, kemacetan meningkat, polusi udara, banjir, dan permasalahan sampah. Berdasarkan skor yang diperoleh pada saat penelitian menunjukkan bahwa Eksternalitas yang terbentuk dari dampak tersebut adalah eksternalitas negatif dengan skor tertinggi yaitu sebesar 382,8.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Niat Penggunaan E-Commerce oleh UMKM di Kota Bandung: Pendekatan Theory of Planned Behaviour Ranti Farihatunisa; Ade Yunita Mafruhat
Bandung Conference Series: Economics Studies Vol. 3 No. 2 (2023): Bandung Conference Series: Economics Studies
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcses.v3i2.8239

Abstract

Abstract. E-commerce, as part of e-business, provides opportunities for MSMEs to overcome challenges such as funding, marketing, raw materials, labor, and distribution as well as transportation. This study aims to explore the factors influencing the intention to use e-commerce among Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) using the Theory of Planned Behaviour. This research employs a quantitative method with an explanatory research approach. Data was collected through purposive sampling from 100 MSMEs in Bandung City that utilize e-commerce in their business operations. Descriptive analysis and SmartPLS 4.0 were used to analyze the data. The findings indicate that MSMEs in Bandung City exhibit a positive attitude towards e-commerce, demonstrating a strong intention to utilize it in their business operations. Subjective norm, reflecting the views and expectations of individuals' social environment, has the most significant influence on the intention to use e-commerce, emphasizing the importance of support and positive encouragement from family, colleagues, business partners, and the community. Perceived behavior control, which refers to individuals' beliefs about their control over using e-commerce, also plays a crucial role in shaping the intention to use e-commerce among MSMEs in Bandung City. Abstrak. E-commerce, sebagai bagian dari e-business, memberikan peluang bagi UMKM untuk mengatasi tantangan seperti permodalan, pemasaran, bahan baku, ketenagakerjaan, dan distribusi serta transportasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi faktor-faktor yang mempengaruhi niat penggunaan e-commerce oleh Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menggunakan Teori Perilaku Terencana. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan eksplanatori. Data dikumpulkan melalui purposive sampling terhadap 100 UMKM di Kota Bandung yang menggunakan e-commerce dalam bisnis mereka. Analisis deskriptif dan SmartPLS 4.0 digunakan untuk menganalisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa UMKM di Kota Bandung memiliki sikap positif terhadap e-commerce, yang menunjukkan niat yang kuat untuk memanfaatkannya dalam operasional bisnis mereka. Norma subjektif, yang mencerminkan pandangan dan harapan lingkungan sosial individu, memiliki pengaruh paling signifikan terhadap niat penggunaan e-commerce, menekankan pentingnya dukungan dan dorongan positif dari keluarga, rekan kerja, mitra bisnis, dan masyarakat. Kendali perilaku yang dirasakan, yang merujuk pada keyakinan individu tentang kendali mereka dalam menggunakan e-commerce, juga memainkan peran penting dalam membentuk niat penggunaan e-commerce oleh UMKM di Kota Bandung.
Strategi Optimalisasi Potensi UMKM Kulit di Sentra Industri Kulit Sukaregang Kabupaten Garut Rinanda Marwiyah Lukmanulhakim; Ade Yunita Mafruhat
Bandung Conference Series: Economics Studies Vol. 3 No. 2 (2023): Bandung Conference Series: Economics Studies
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcses.v3i2.8278

Abstract

Abstract. The leather tanning and handicraft industry faces various challenges in marketing its products, such as the presence of very cheap imported products, inadequate use of information technology, payment issues, difficulty in obtaining raw materials, and difficulty in innovating. To optimize leather UMKM in Sukaregang, Garut Regency, research was conducted to identify strengths, weaknesses, opportunities, and challenges faced and to find the right strategies to address these issues. This was a qualitative descriptive research conducted from December 2022 to April 2023, with the research sample being leather UMKM in the Leather Industry Center of Sukaregang, Garut Regency, taken with a probability sampling and stratified random sampling technique of 10% of the population. Data were analyzed using IFAS and EFAS matrices and SWOT matrices. The results showed that technology was the main factor that was the strength of UMKM, but the main weakness was the low technology for small UMKM. The biggest opportunity was government support through the Cooperative and SME Office for UMKM development, while the biggest threat was trade liberalization. Therefore, aggressive strategies could be applied through collaboration with the local government, provision of capital assistance, online product marketing, and promotion of the Leather Industry Center of Sukaregang, Garut Regency as a shopping tourism destination. This aims to develop product quality so that Garut Sukaregang leather products can be exported and production scale can be increased. Abstrak. Industri penyamakan dan kerajinan kulit menghadapi berbagai tantangan dalam memasarkan produknya, seperti adanya produk impor yang sangat murah, kurangnya pemanfaatan teknologi informasi, permasalahan pembayaran, kesulitan mendapatkan bahan baku, dan kesulitan dalam berinovasi. Untuk mengoptimalkan UMKM kulit di Sukaregang Kabupaten Garut, penelitian dilakukan untuk mengetahui kekuatan, kelemahan, peluang, serta tantangan yang dihadapi dan mencari strategi yang tepat dalam menghadapi permasalahan tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang dilakukan pada Desember 2022 hingga April 2023 dengan sampel penelitian adalah UMKM kulit di Sentra Industri Kulit Sukaregang Kabupaten Garut diambil dengan teknik probability sampling dan stratified random sampling sebanyak 10%. Data dianalisis menggunakan Matriks IFAS dan EFAS dan Matriks SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknologi adalah factor utama yang menjadi kekuatan UMKM tersebut, namun kelemahan utamanya adalah rendahnya teknologi bagi UMKM kecil. Peluang terbesarnya adalah dukungan pemerintah melalui Dinas Koperasi dan UKM untuk pengembangan UMKM, sedangkan ancaman terbesarnya adalah liberalisasi perdagangan. Oleh karena itu, strategi agresif dapat diterapkan melalui kerjasama dengan pemerintah daerah, penyediaan bantuan permodalan, pemasaran produk secara online, dan promosi Sentra Industri Kulit Sukaregang Kabupaten Garut sebagai tempat wisata belanja oleh-oleh. Ini bertujuan untuk mengembangkan kualitas produk agar produk kulit Sukaregang Kabupaten Garut dapat diekspor dan meningkatkan skala produksi.
Dampak Program Revitalisasi Pasar Terhadap Kesejahteraan Para Pedagang Di Pasar Pelita Kota Sukabumi Wulandari Nur Utami; Ade Yunita Mafruhat
Bandung Conference Series: Economics Studies Vol. 3 No. 2 (2023): Bandung Conference Series: Economics Studies
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcses.v3i2.8380

Abstract

Abstract. The existence of Sukabumi City’s market pelita has an important role ini the local economy. Over time, this market has faced various challenges, such as poor infrastructure conditions and a decrease in consumer attractivesness. The government has made efforts to improve the conditions and well-being of traders through market revitalization programs. Based on thes program, the study aims to understand the impact of traditional market revitalization programs on the well-being of traders in the Sukabumi City market pelita. This research uses quantitative methods with a descriptive analysis approach. The population in this study was made up of traders in the market pelita, with as many as 300 traders. Nonprobability Sampling with purposive sampling of 55 traders data collection techniques include field surveys, interviews, documentation, and qustionnaires. The analysis techniques in this study are instrument testing with the help of SPSS Software Version 26 and descriptive analysis. The result of data processing concluded that the revitalization program has a very positive impact on the well-being of traders in the Sukabumi City market pelita, with the presentation of respondents’ responses of 94,25% seen from the traders’ welfare indicators such as income, trader satisfaction, number of visitors, and physical facilities of the market. Abstrak. Keberadaan pasar pelita Kota Sukabumi memiliki peran penting dalam perekonomian lokal, seiring berjalannya waktu, pasar ini dihadapkan berbagai tantangan seperti kondisi infrastruktur yang buruk hingga penurunan daya tarik konsumen. Pemerintah mengeluarkan upaya untuk meningkatkan kondisi dan kesejahteraan pedagang melalui program revitalisasi pasar. Berdasarkan permasalahan tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak program revitalisasi pasar tradisional terhadap kesejahteraan para pedagang di pasar pelita Kota Sukabumi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan analisis deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah pedagang di pasar pelita sebanyak 300 pedagang. Dengan teknik pengambilan sampel menggunakan Nonprobability Sampling dengan teknik Purposive Sampling sebanyak 55 pedagang. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan survei lapangan, wawancara, dokumentasi, dan kuesioner. Teknik analisis dalam penelitian ini adalah uji instrument dengan bantuan software SPSS Versi 26 dan analisis deskriptif . Hasil pengolahan data menyimpulkan bahwa program revitalisasi memiliki dampak yang sangat positif terhadap kesejahteraan pedagang di pasar pelita Kota Sukabumi dengan presentase jawaban responden sebesar 94,25% dilihat dari indikator kesejahteraan pedagang yakni pendapatan, kepuasan pedagang, jumlah pengunjung, dan fasilitas fisik pasar.