Muhamad Hata (Universitas Siliwangi)
Universitas Siliwangi

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Larangan Ihtikar sebagai Instrumen Keadilan Pasar: Studi Kasus Praktik Penimbunan BBM Subsidi di Bangka Yuliani (Universitas Siliwangi); Muhamad Hata (Universitas Siliwangi); Nanda Pratiwi (Universitas Siliwangi); Syahla Fauziyyah Farhah (Universitas Siliwangi); Lina Marlina (Universitas Siliwangi); Ana Fauziyah (Universitas Siliwangi)
SYIRKAH: Jurnal Ekonomi Syariah Vol 2, No 02 (2026): SYIRKAH: Jurnal Ekonomi Syariah
Publisher : Universitas Muhammadiyah Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36269/jes.v2i02.5027

Abstract

Penelitian ini mengkaji larangan ihtikar (penimbunan) sebagai instrumen keadilan pasar dalam pemikiran ekonomi Islam dan relevansinya terhadap kasus penimbunan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Dengan menggunakan pendekatan normatif-yuridis kualitatif yang dikombinasikan dengan analisis studi kasus, penelitian ini menelusuri perkembangan historis larangan ihtikar dari tradisi kenabian hingga pemikiran ulama klasik seperti al-Ghaz?l?, Ibnu Taimiyyah, dan Ibnu Khald?n, serta mengevaluasi penerapannya pada distorsi pasar modern. Temuan menunjukkan bahwa kasus penimbunan BBM di Bangka melibatkan 42.000 liter solar bersubsidi memiliki kesamaan struktural dengan ihtikar klasik dalam hal penciptaan kelangkaan artifisial, eksploitasi sistem subsidi publik, dan kerugian bagi kesejahteraan umum (muamalah). Penelitian ini berargumen bahwa pengintegrasian doktrin ihtikar ke dalam kerangka regulasi kontemporer dapat berfungsi sebagai mekanisme pencegahan dan penegakan hukum yang kuat terhadap spekulasi komoditas dan penyalahgunaan subsidi.
Manajemen Risiko Pada Lembaga Keuangan Syariah: Studi Kasus Pengelolaan Risiko Di Bank Syariah Indonesia Alfian Setiawan (Universitas Siliwangi); Aulia Fauziah (Universitas Siliwangi); Muhamad Hata (Universitas Siliwangi); Naufal Ammar Rivardi (Universitas Siliwangi); Joni (Universitas Siliwangi); Raihani Fauziah (Universitas Siliwangi)
SYIRKAH: Jurnal Ekonomi Syariah Vol 2, No 01 (2025): SYIRKAH: Jurnal Ekonomi Syariah
Publisher : Universitas Muhammadiyah Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36269/jes.v2i01.4024

Abstract

Manajemen risiko memegang peran penting dalam operasional lembaga keuangan syariah, mencakup proses identifikasi, pengukuran, pemantauan, dan pengendalian risiko guna menjaga stabilitas finansial sekaligus kepatuhan terhadap prinsip syariah. Lembaga seperti Bank Syariah Indonesia (BSI) menghadapi berbagai jenis risiko, termasuk risiko kredit, likuiditas, pasar, operasional, dan risiko syariah. Risiko kredit muncul akibat ketidakmampuan nasabah membayar atau konsentrasi pembiayaan, sedangkan risiko likuiditas berkaitan dengan kesulitan memenuhi kewajiban jangka pendek. Risiko pasar timbul dari fluktuasi nilai aset dan harga pasar, sementara risiko operasional bersumber dari kesalahan internal maupun faktor eksternal, seperti gangguan sistem atau bencana. Risiko syariah muncul ketika aktivitas bank tidak sesuai prinsip syariah, yang dapat berdampak pada reputasi dan kepercayaan publik. Proses manajemen risiko di BSI meliputi identifikasi risiko, evaluasi eksposur, pengawasan oleh Dewan Pengawas Syariah (DPS) serta regulator eksternal, dan pengendalian melalui kebijakan serta prosedur internal. Strategi mitigasi risiko diterapkan melalui pendekatan internal, eksternal, dan pasca-akad, termasuk seleksi dan penilaian nasabah, evaluasi usaha, penentuan jaminan, pemantauan pembiayaan, dan penanganan pembiayaan bermasalah secara bertahap. DPS memiliki peran strategis sebagai advisor, marketer, supporter, dan player untuk memastikan seluruh kegiatan operasional bank sesuai prinsip syariah. Penelitian ini menekankan pentingnya manajemen risiko yang komprehensif guna menjaga keberlanjutan, stabilitas, dan kepatuhan syariah lembaga keuangan. Temuan penelitian memberikan gambaran nyata efektivitas pengelolaan risiko pada sektor perbankan syariah, khususnya produk Murabahah, serta menyoroti kontribusi strategis DPS dalam membangun kredibilitas, integritas, dan kepercayaan publik.