Endah Nawangsasi
Universitas Dharma AUB Surakarta

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Upskill Digital Entrepreneurship Sebagai Strategi Bertahan Usaha Mikro Wilayah Nusukan Banjarsari Paska Pandemik Covid-19” Endah Nawangsasi; Denny Mahendra; Setyani Sri Haryanti
WASANA NYATA Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v6i2.1307

Abstract

Pengabdian Kepada Masyarakat ini berkaitan dengan permasalahan makro terkait pandemik yang berimbas kepada usaha mikro di wilayah Nusukan Banjarsari Surakarta. Peserta dari kegiatan ini adalah pelaku usaha mikro yang sebagian besar adalah ibu-ibu PKK di Kelurahan Nusukan , Pengurus Bank Sampah Kelurahan Nusukan Sub Ekonomi Kreatif dan Karang Taruna RW di Nusukan. Pengabdian Masyarakat ini dilaksanalan oleh tim pengabdian masyarakat STIE AUB  pada pertengahan bulan pada 23 Mei 2021 di salah satu Rumah Pengurus RW di Nusukan. Permasalahan pengembangan keahlian di bidang bisnis digital di Kelurahan Nusukan membutuhkan tindak lanjut dalam pengembangannya. Walaupun masyarakat sudah memiliki gadget pendukung seperti HP dalam usahanya namun perlu sekali peningkatan literasi digital untuk mengelaborasi kemampuan bisnisnya. Hal tersebut dimaksudkan agar nilai tambah dalam memberikan pelayanan usaha dapat meningkat. Melalui Tim Pengabdian masyarakat STIE AUB Surakarta pemberdayaaan masyarakat dilakukan dengan metode workshop pelatihan tentang Peningkatan Kompetensi Digital untuk mendukung kewirausahaan digital (e-entrepreneurship) yang diawali dengan memperbanyak literasi digital.  Pemberdayaan ini disamping dapat meningkatkan kompetensi digital diharapkan juga dapat mendukung kegiatan usaha mikro sehingga di era pandemik ini pendapatan masyarakat juga turut meningkat. Mengikuti perkembangan jaman saat ini yang menerapkan sistem online, pelatihan ini juga melatih masyarakat untuk selalu melek tekhnologi. Setelah dilaksanakan kegiatan pelatihan pada warga masyarakat di Kelurahan Nusukan harapannya dapat meningkatkan kompetensi digital dan menambah kreasi dalam melakukan kegiatan usaha yang dipasarkan secara online melalui media sosial
Pengaruh Motivasi, Lingkungan Kerja, Kompensasi, Dan Budaya Organisasi Terhadap Komitmen Kerja Pegawai Institut Teknologi Sains Dan Kesehatan (Its) Pku Muhammadiyah Surakarta Ayu Putri Lestari; Endah Nawangsasi
ADVANCE Vol 9, No 2 (2022): December
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan mengetahui pengaruh lingkungan kerja, motivasi, kompensasi dan budaya organisasi terhadap work engagement pegawai ITS PKU Muhammadiyah Surakarta. Survei ini menggunakan survei kuantitatif. Metode pengambilan sampel untuk penelitian ini adalah sampel jenuh. Sumber data survei ini menggunakan data primer dari kuesioner yang disebarkan secara online kepada responden yang terdaftar sebagai pegawai ITS PKU Hammadiyah Surakarta dengan jumlah sampel 74. Hasil survei ini menunjukkan bahwa motivasi berpengaruh positif dan dapat diabaikan terhadap keterikatan kerja karyawan, lingkungan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap keterikatan kerja karyawan, dan kompensasi berpengaruh negatif dan dapat diabaikan terhadap keterikatan kerja karyawan. dilakukan dan dampak negatif dan dapat diabaikan dari budaya perusahaan. Efek positif. Namun, itu tidak memiliki dampak yang signifikan pada keterlibatan. Hasil R Squared Adjusted menunjukkan bahwa penelitian ini memiliki dampak sebesar 0,591. Artinya motivasi, lingkungan kerja, kompensasi, dan budaya organisasi dapat mempengaruhi work engagement 59.1 karyawan. Sisanya 40,9% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak dipertimbangkan dalam penelitian ini.
Upskill Digital Entrepreneurship Sebagai Strategi Bertahan Usaha Mikro Wilayah Nusukan Banjarsari Paska Pandemik Covid-19” Endah Nawangsasi; Denny Mahendra; Setyani Sri Haryanti
WASANA NYATA Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v6i2.1307

Abstract

Pengabdian Kepada Masyarakat ini berkaitan dengan permasalahan makro terkait pandemik yang berimbas kepada usaha mikro di wilayah Nusukan Banjarsari Surakarta. Peserta dari kegiatan ini adalah pelaku usaha mikro yang sebagian besar adalah ibu-ibu PKK di Kelurahan Nusukan , Pengurus Bank Sampah Kelurahan Nusukan Sub Ekonomi Kreatif dan Karang Taruna RW di Nusukan. Pengabdian Masyarakat ini dilaksanalan oleh tim pengabdian masyarakat STIE AUB  pada pertengahan bulan pada 23 Mei 2021 di salah satu Rumah Pengurus RW di Nusukan. Permasalahan pengembangan keahlian di bidang bisnis digital di Kelurahan Nusukan membutuhkan tindak lanjut dalam pengembangannya. Walaupun masyarakat sudah memiliki gadget pendukung seperti HP dalam usahanya namun perlu sekali peningkatan literasi digital untuk mengelaborasi kemampuan bisnisnya. Hal tersebut dimaksudkan agar nilai tambah dalam memberikan pelayanan usaha dapat meningkat. Melalui Tim Pengabdian masyarakat STIE AUB Surakarta pemberdayaaan masyarakat dilakukan dengan metode workshop pelatihan tentang Peningkatan Kompetensi Digital untuk mendukung kewirausahaan digital (e-entrepreneurship) yang diawali dengan memperbanyak literasi digital.  Pemberdayaan ini disamping dapat meningkatkan kompetensi digital diharapkan juga dapat mendukung kegiatan usaha mikro sehingga di era pandemik ini pendapatan masyarakat juga turut meningkat. Mengikuti perkembangan jaman saat ini yang menerapkan sistem online, pelatihan ini juga melatih masyarakat untuk selalu melek tekhnologi. Setelah dilaksanakan kegiatan pelatihan pada warga masyarakat di Kelurahan Nusukan harapannya dapat meningkatkan kompetensi digital dan menambah kreasi dalam melakukan kegiatan usaha yang dipasarkan secara online melalui media sosial
Peran Environmental, Social, Governance dalam Menilai Kinerja Keuangan (Studi Kasus pada Perusahaan Pertambangan Indonesia) Mulyadi Mulyadi; Endah Nawangsasi; Endang Saryanti
ProBank Vol 10, No 1 (2025)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/probank.v10i1.1934

Abstract

This study aims to determine the role of Environmental, Social, and Governance in assessing the financial performance of mining companies. From a population of 55 mining companies with a purposive sampling method. The data analysis technique uses the first classical assumption, the second multiple linear regression then the t-test and the Adjusted R Squared test. The indicator used as the dependent variable is Financial Performance which is proxied by Net Profit Margin. This study uses secondary data and the type of research is quantitative. The results of the study obtained indicate that environmental has a positive but insignificant effect, social has a positive but insignificant effect, while governance has a negative and insignificant effect. The results of the Adjusted R Squared test show the contribution of the independent variable (ESG) to the dependent (Financial Performance) of 0.010 or 1%. This means that the role of Environmental, Social, and Governance in assessing financial performance is very small. This indicates that businesses that focus on environmental, social, and governance aspects do not directly impact the company's profitability in the short term. This can happen because it uses a net profit margin measure which requires a large initial investment, such as spending on environmentally friendly technology, employee welfare programs, or increasing transparency of governance. Such costs can depress short-term net income. Then the long-term benefits of ESG can be a reason that its effects can only be felt in the long term around 10-30 years. Thus, ESG efforts to improve operational cost efficiency in the short term will depress net income, so that NPM tends not to increase. However, in the long term ESG can increase efficiency, customer loyalty, reduce regulatory and litigation risks, which ultimately contribute to increasing the company's profitability.