Eduard Alfian Syamsya Sijabat
Institut Transportasi dan Logistik Trisakti, Jakarta, Indonesia

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Motivasi dan Kompetensi Melalui Disiplin Kerja terhadap Kinerja Pegawai Pada Kementerian Perhubungan Direktorat Perkapalan dan Kepelautan, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Dedi Ardian Susanto; Muhammad Thamrin; Rully Indrawan; Eduard Alfian Syamsya Sijabat; Erna S. Widodo; Abdullah Ade Suryobuwono
Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi Vol. 7 No. 1 (2025): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (September-Oktober 2025)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jemsi.v7i1.6521

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai kinerja pegawai dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Kinerjayang baik merupakan hal yang penting dalam keberlangsungan suatu organisasi, dimana kinerja juga didukung dengan motivasi, kompetensi dan disiplin kerja. Pada penelitian ini faktor-faktor motivasi, kompetensi dan disiplin kerja memiliki hubungan yang positif dan signifikan terhadap kinerja. Hal ini menjadi salah satu yang harus dikembangkan oleh suatu organisasi dimana suatu organisasi harus memberikan motivasi terhadap para pegawai, selain itu pentingnya pemilihan pegawai sesuai dengan bidangnya masing-masing dan yang terakhir, disiplin kerja pegawai harus ditingkatkan dengan peraturan yang dimiliki oleh organisasi.
Pengaruh Kompetensi Awak Kapal dan Implementasi ISM Code terhadap Keselamatan Pelayaran Melalui Kepatuhan Awak Kapal pada PT Pertamina International Shipping (PIS) di Jakarta Niken Lestari; Eduard Alfian Syamsya Sijabat; Haris Haris; Muhammad Thamrin; Edi Abdurachman
Jurnal Ilmu Manajemen Terapan Vol. 8 No. 1 (2026): Jurnal Ilmu Manajemen Terapan (September - Oktober 2026)
Publisher : Dinasti Review Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jimt.v8i1.9796

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih ditemukannya unsafe acts, ketidakkonsistenan kepatuhan terhadap prosedur keselamatan, serta kecenderungan implementasi International Safety Management (ISM) Code yang masih berorientasi pada paper compliance di lingkungan PT Pertamina International Shipping (PIS). Kondisi ini menunjukkan research gap antara kompetensi awak kapal, implementasi sistem keselamatan, dan perilaku kepatuhan dalam membentuk keselamatan operasional di atas kapal. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Kompetensi Awak Kapal dan Implementasi ISM Code terhadap Keselamatan di Atas Kapal, baik secara langsung maupun tidak langsung melalui Kepatuhan Awak Kapal sebagai variabel mediasi. Penelitian menggunakan desain kuantitatif dengan metode survei terhadap 100 responden awak kapal PT PIS yang dipilih melalui purposive sampling, dengan data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert dan dianalisis menggunakan SEM-PLS berbantuan SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan Kompetensi Awak Kapal dan Implementasi ISM Code masing-masing berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kepatuhan Awak Kapal dan Keselamatan di Atas Kapal, serta Kepatuhan Awak Kapal terbukti memediasi secara parsial kedua hubungan tersebut. Novelty penelitian ini terletak pada penempatan kepatuhan awak kapal sebagai mekanisme mediasi yang menghubungkan kompetensi dan implementasi ISM Code terhadap keselamatan di atas kapal, suatu integrasi yang belum banyak diuji bersama dalam penelitian keselamatan pelayaran sebelumnya.
Analysis of Obstacles Faced by Shipping Companies Due to Mining Business License Certification Policies for Coal Transport Ismail Ismail; Langas Denny Siahaan; Nashrullah Nashrullah; Eduard Alfian Syamsya Sijabat; Aswanti Setyawati
Jurnal Ilmu Manajemen Terapan Vol. 8 No. 1 (2026): Jurnal Ilmu Manajemen Terapan (September - Oktober 2026)
Publisher : Dinasti Review Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jimt.v8i1.9801

Abstract

As an archipelagic country, Indonesia relies heavily on maritime transportation, including coal distribution. However, the implementation of the Mining Services Business License (IUJP) for coal transportation has created cross-sectoral challenges that remain underexplored from the perspective of shipping companies, particularly regarding legal certainty, operational efficiency, profitability, and competitiveness. This study examines the constraints and impacts of IUJP implementation on shipping businesses. A descriptive qualitative approach was applied, Informants were selected purposively and included operational managers, licensing, legal, and documentation staff, government representatives, investors, and other stakeholders. Data were collected through in-depth interviews, focus group discussions, observations, and documentation. The data were analyzed using MAXQDA-assisted coding and validated through source, technique, and time triangulation. The findings reveal that overlapping authority between the Ministry of Energy and Mineral Resources and the Ministry of Transportation causes differing interpretations, operational uncertainty, lengthy administrative procedures, higher waiting times and costs, lower fleet utilization, and reduced profitability and competitiveness. The study’s novelty lies in mapping the relationship between IUJP regulatory disharmony and shipping business performance. Regulatory harmonization, clear authority, standardized requirements, and integrated cross-sectoral licensing are required to improve business certainty and operational efficiency.