Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Peran Teknologi Informasi dalam Meningkatkan Lilterasi Keamanan Data dan Etika Bermedia Sosial di SMAN 14 Makassar Gunawang, Safitri Nuraulia; SAS, Abdillah; Syam, Supriadi; Indrawati, Asa
Babakti: Journal of Community Engangement Vol. 2 No. 1 (2025): April
Publisher : Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/babakti.v2i1.190

Abstract

Kemunculan teknologi digital telah membawa perubahan yang sangat signifikan di berbagai bidang, termasuk bidang pendidikan. Salah satu tantangan yang dihadapi adalah literasi digital, terkhusus dalam aspek keamanan data dan etika bermedia sosial. Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan tim di SMA Negeri 14 Makassar, menunjukkan bahwa beberapa siswa pemahamannya masih kurang mengenai risiko digital sehingga dapat menyebabkan berbagai permasalahan seperti kebocoran data pribadi, penyalahgunaan informasi, hingga ancaman kejahatan digital lainnya. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital siswa(i) di SMAN 14 Makassar melalui kegiatan pengabdian masyarakat berbasis teknologi informasi. Adapun metode yang digunakan meliputi beberapa tahap, yaitu observasi awal, persiapan, penyuluhan dengan pendekatan ceramah interaktif, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil dari evaluasi menunjukkan bahwa adanya peningkatan pemahaman yang signifikan dengan rata-rata nilai pre-test 64,85 kemudian meningkat menjadi 95,71 pada post-test. Temuan ini mengindikasikan bahwa penggunaan teknologi informasi sebagai sarana edukasi dapat meningkatkan literasi dan kesadaran siswa tentang pentingnya keamanan data dan etika dalam menggunakan sosial media. Oleh sebab itu, literasi digital dalam aspek keamanan data dan etika bermedia sosial perlu menjadi bagian integral dalam kurikulum pendidikan guna membentuk generasi yang lebih cerdas dan bertanggung jawab dalam menghadapi ancaman di dunia digital.
Laboratorium Virtual “Gerak Dan Gaya” Tiga Dimensi Menggunakan High Poly Syam, Supriadi; SAS, Abdillah
JTRISTE Vol 9 No 2 (2022): JTRISTE
Publisher : STMIK KHARISMA Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55645/jtriste.v9i2.386

Abstract

This study aims, (1)To design a virtual laboratory "Motion and Style" in science subjects class VIII junior high school based on 3D (2) To implement the virtual laboratory "Motion and Style" in science subjects class VIII junior high school based on 3D (3)To apply the high poly technique on the virtual laboratory "Motion and Style" in science subjects class VIII junior high school. In designing this application, the development of the system used is UML (Unified Modeling Language). While in making applications, the software used in this researce the author uses software, Unity 2020, Visual Studio Code, 3D Studio Max, Autodesk Maya, using high poly techniques. The result of this research is a learning media that can make it easier for students to understand the material presented in learning and can create learning that is not boring, and is able to increase learning motivation in students.
Film Pendek Zero Waste Lifestyle Menggunakan Animasi 3D Syam, Supriadi
JTRISTE Vol 10 No 1 (2023): JTRISTE
Publisher : STMIK KHARISMA Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55645/jtriste.v10i1.429

Abstract

Waste is our common problem, there are many problems that arise due to humans' lack of discipline in managing waste so that it is scattered everywhere, polluting the land and sea and becoming one of the causes of climate change. This research focuses on the implementation of multimedia technology in the form of 3D animation to illustrate the impact of bad human behavior and habits that are less environmentally friendly and introduce a Zero waste lifestyle. Zero waste lifestyle is a lifestyle concept that invites us to Use disposable products wisely to reduce the amount and impact of waste. This short film is made in 3D animation in order to present an attractive appearance so that it is easy to attract the attention of the audience. The use of animation can be shown with particle simulation so that the objects in it seem more real. The result of this research is a short film which is an educational tool to increase awareness to reduce the use of single-use products and better protect the environment. Based on the respondents' answers, it was found that 61.8% of respondents agreed to the storyline and messages conveyed and the film's animation.
PEMANFAATAN TEKNOLOGI AUGMENTED REALITY SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN TATA SURYA BERBASIS ANDROID PADA SISWA TUNADAKSA Syam, Supriadi; Mokram, Muh. Ilhamsyah; Ranteliling, Ratno
JTRISTE Vol 11 No 1 (2024): JTRISTE
Publisher : STMIK KHARISMA Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55645/jtriste.v11i1.546

Abstract

The solar system is one of the topics in natural science lessons taught in every school. However, school learning often relies solely on textbooks, which often do not explain the material in detail. This research aims to develop an Android-based application that utilizes augmented reality (AR) technology as a medium for introducing the solar system and to implement this AR technology. The method used in this research is the markerless method, which allows the development of AR without using special markers. This method is used to track objects in the real world and project them into the virtual world without requiring special markers. The research design uses UML (Unified Modeling Language), and the programming language used is C#. The result of this research is an Android-based solar system learning application. Based on the test results, the voice description is clearly audible, and the Star Tracking object can be detected well at a distance of 5 cm to 2 meters. Thus, it can be concluded that the markerless method can be implemented effectively.
Improving Digital Literacy & Digital Marketing Skills of MSMEs in Bonto Manurung Village: Peningkatan Kemampuan Literasi Digital & Pemasaran Digital Pelaku UMKM di Desa Bonto Manurung SAS, Abdillah; Syam, Supriadi; Syafaruddin, Andi Riska Andreani; Gunawang, Safitri Nuraulia; Alfarauq, Saddam
Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 8 No. 5 (2024): Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/dinamisia.v8i5.22985

Abstract

This community service program aims to enhance digital literacy and digital marketing skills among small business groups in Bonto Manurung village, Maros Regency. The lack of knowledge and skills in utilizing digital technology is one of the main obstacles to improving the competitiveness and market reach of these businesses. The program was conducted through training, technology implementation, and intensive mentoring focused on using websites for digital marketing, production management, marketplace creation and use, digital literacy, basic digital marketing, business model canvas, and digital content. Evaluation was carried out using pre-test and post-test questionnaires administered to the training participants. The results indicated an increase in participants' knowledge in various aspects, with improvements ranging from 40% to 100% after several training stages. Additionally, this program heightened awareness of the importance of digital literacy and digital media in managing businesses in the modern era.
Development of Seaweed Farming Groups Utilizing Internet of Things (IoT) Technology: Pengembangan Kelompok Pembudidaya Rumput Laut Berbasis Internet of Things (IoT) Gatta*, Ratnawati; Syam, Supriadi; Anwar, Asni; Wahyuni, Wahyuni; Halim, Muh. Syukur; Sudirman, Andi Albab Shiddiq; Mokram, Muh. Ilhamsyah; Rantelling, Ratno; Elsa, Elsa
Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 9 No. 1 (2025): Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/dinamisia.v9i1.23041

Abstract

Pengembangan kelompok pembudidaya rumput laut menjadi sangat penting untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat pesisir. Kelompok Katojoa merupakan salah satu kelompok pemula yang membudidayakan rumput laut jenis Eucheuma cottoni. Kegiatan ini berfokus pada pelatihan dan penerapan teknologi Internet of Things (IoT) dalam sistem budidaya rumput laut dengan tujuan untuk meningkatkan efisiensi kerja dan efektivitas manajemen budidaya rumput laut di Kelurahan Pundata Baji. Metode yang digunakan adalah sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi serta pendampingan dan evaluasi. Penerapan teknologi IoT digunakan untuk memantau kondisi lingkungan budidaya secara real-time. Sedangkan pelatihan diberikan dalam bentuk materi penggunaan dan pemeliharaan alat sensor deteksi kualitas air, teknik budidaya rumput laut, serta manajemen usaha. Hasil menunjukkan bahwa implementasi penggunaan IoT dalam budidaya rumput laut dapat meningkatkan hasil produksi serta mengurangi biaya operasional dan tenaga kerja. Penerapan teknologi IoT dapat meningkatkan income generating kelompok sebesar 50% karena kelompok mitra dapat beralih ke usaha tambak garam saat terjadi kemarau panjang serta hasil panen rumput laut meningkat sebesar 10% per tahun akibat penambahan luasan lahan budidaya rumput laut. Selain itu, pelatihan dapat meningkatkan keterampilan sekitar 80% anggota kelompok mengenai teknologi IoT dan sistem manajemen usaha. Penerapan ini juga berkontribusi terhadap peningkatan ekonomi dan pengelolaan sumber daya yang lebih baik sehingga diharapkan dapat menjadi solusi inovatif untuk pengembangan ekonomi dan infrastruktur masyarakat pesisir khususnya di Kelurahan Pundata Baji
Penyuluhan Peningkatan Literasi Keamanan Data dan Etika Bermedia Sosial di SMAN 14 Makassar Gunawang, Safitri Nuraulia; Indrawati, Asa; SAS, Abdillah; Syam, Supriadi
Babakti: Journal of Community Engangement Vol 2 No 1 (2025): April
Publisher : Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/babakti.v2i1.13089

Abstract

Kemunculan teknologi digital telah membawa perubahan yang sangat signifikan di berbagai bidang, termasuk bidang pendidikan. Salah satu tantangan yang dihadapi adalah literasi digital, terkhusus dalam aspek keamanan data dan etika bermedia sosial. Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan tim di SMA Negeri 14 Makassar, menunjukkan bahwa beberapa siswa pemahamannya masih kurang mengenai risiko digital sehingga dapat menyebabkan berbagai permasalahan seperti kebocoran data pribadi, penyalahgunaan informasi, hingga ancaman kejahatan digital lainnya. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital siswa(i) di SMAN 14 Makassar melalui kegiatan pengabdian masyarakat berbasis teknologi informasi. Adapun metode yang digunakan meliputi beberapa tahap, yaitu observasi awal, persiapan, penyuluhan dengan pendekatan ceramah interaktif, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil dari evaluasi menunjukkan bahwa adanya peningkatan pemahaman yang signifikan dengan rata-rata nilai pre-test 64,85 kemudian meningkat menjadi 95,71 pada post-test. Temuan ini mengindikasikan bahwa penggunaan teknologi informasi sebagai sarana edukasi dapat meningkatkan literasi dan kesadaran siswa tentang pentingnya keamanan data dan etika dalam menggunakan sosial media. Oleh sebab itu, literasi digital dalam aspek keamanan data dan etika bermedia sosial perlu menjadi bagian integral dalam kurikulum pendidikan guna membentuk generasi yang lebih cerdas dan bertanggung jawab dalam menghadapi ancaman di dunia digital.
The Association Between Students’ Digital Literacy and Adaptation to EdLink-Based Learning: A Single-University Correlational Study Abdillah SAS; Supriadi Syam; Sahabuddin Rifai; Muh Fadli Fauzi Sahlan
Information Technology Education Journal Vol. 5, No. 2, May (2026)
Publisher : Jurusan Teknik Informatika dan Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/intec.v5i2.275

Abstract

Purpose - This study aims to examine the association between students’ digital literacy and their adaptation to EdLink-based learning in higher education. Design/methods/approach - A quantitative cross-sectional correlational design was employed. Data were collected from 290 undergraduate students at Universitas Bosowa who had used EdLink for learning activities. The instrument consisted of two self-reported scales measuring digital literacy and adaptation to EdLink-based learning. Data were analyzed using descriptive statistics, validity and reliability testing, assumption testing, Pearson correlation, and simple linear regression. Findings - The results showed a positive and statistically significant association between digital literacy and students’ adaptation to EdLink-based learning (r = 0.892; R² = 0.795; p < 0.001). Students with higher digital literacy tended to report higher adaptation to EdLink-based learning. However, this finding should be interpreted as correlational rather than causal evidence because the study did not test mediation, moderation, or institutional factors. The very strong association may also reflect self-reported measurement, conceptual proximity between the constructs, and possible common method variance. Research limitations/implications - This study was limited to one university and relied on self-reported questionnaire data. Other factors, such as learning motivation, lecturer support, platform usability, digital infrastructure, and prior LMS experience, were not examined. Originality/value - This study provides contextual evidence from an Indonesian university on the association between students’ digital literacy and adaptation to EdLink-based learning.
Browser-Side Security Vulnerabilities in Healthcare Institutions Using Dynamic Application Security Testing (DAST): A Case Study of RS Mata Makassar Supriadi Syam; Abdillah SAS; Sahabuddin; Muh. Fadli Fauzi Sahlan
Information Technology Education Journal Vol. 5, No. 1, February (2026)
Publisher : Jurusan Teknik Informatika dan Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/intec.v5i1.269

Abstract

Purpose – Digital transformation has made healthcare websites critical for patient services, yet regional providers in developing economies often face a "security-functionality" paradox. This study conducts an automated vulnerability assessment of the RS Mata Makassar website to profile browser-side security and discusses how observed misconfigurations could hypothetically affect clinical operations if exploited. Design/methodology/approach – The research employs a black-box Dynamic Application Security Testing (DAST) approach using the open-source Wapiti scanner. The methodology involves crawling public endpoints and performing non-intrusive fuzzing to evaluate declarative security controls, specifically Content Security Policy (CSP), HTTP Strict Transport Security (HSTS), and secure cookie attributes. Findings – While no critical injection flaws (SQLi/XSS) were detected, the assessment revealed a complete absence of basic security controls. Compliance scores reached 0/5 for CSP, 0/5 for HSTS, and 0/3 for secure cookie attributes. These results fall significantly below global healthcare benchmarks, exposing high vulnerability to session hijacking and protocol downgrades. Originality/value – This study audits browser-side security misconfigurations, specifically CSP, HSTS, and cookie attributes using a black-box DAST approach with Wapiti on a regional healthcare website. This study provides a low-cost technical audit approach for identifying browser-side security misconfigurations in a regional healthcare website.