Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

ANALISIS TEKNIK BANTINGAN MOROTE SEOI NAGE PADA ATLET JUDO PJSI PENAJAM PASER UTARAKETERAMPILAN Siti Mardiyah Noor Hidayah Jumansyah; Nurjamal Nurjamal; Muhammad Saiin
Borneo Physical Education Journal Vol 2 No 2 (2021): Borneo Physical Education Journal
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (167.234 KB) | DOI: 10.30872/bpej.v2i2.656

Abstract

Abstrak Teknik bantingan Morotei Seoi Nage merupakan salah satu teknik yang sering digunakan oleh atlet judo, karena jika teknik dilakukan dengan benar dan lawan terbanting sempurna maka akan mendapatkan poin. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui analisis teknik bantingan morote seoi nage pada atlet judo PJSI Penajam Paser Utara. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriftip dan kuantitatif. Metode yang digunnakan dalam penelitian ini adalah survei. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan tes teknik bantingan morote seoi nage. Subjek dalam penelitian adalah Atlet Judo PJSI Penajam Paser Utara yang berjumlah 10 anak. Teknik analisis data menggunakan persentase. Hasil penelitian analisis teknik bantingan morote seoi nage pada atlet judo PJSI Penajam Paser Utara yang berkategori sangat baik sebesar 80 % (8 anak), pada kategori baik sebesar 10 % (1 anak), pada kategori cukup 0 % (0 anak), pada kategori kurang sebesar 10 % (1 anak) dan pada kategori kurang sekali 0 %. Hasil tersebut dapat disimpulkan analisis teknik bantingan morote seoi nage pada atlet judo PJSI Penajam Paser Utara adalah berkategori sangat baik.
pengaruh latihan imagery terhadap peningkatan kemampuan Shooting Dalam Permainan Sepak Bola Pada Siswa Pemula SSB Bina Mandiri Kabupaten Penajam Paser Utara Carles Tri Samudra; Nurjamal Nurjamal; Jupri Jupri; Muhammad Saiin
Borneo Physical Education Journal Vol 3 No 1 (2022): Borneo Physical Education Journal
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/bpej.v3i1.1011

Abstract

Imagery dalam olahraga adalah membayangkan/menggambarkan/ mengingat/ memunculkan kembali obyek dan peristiwa/pengalaman keterampilan gerak yang benar di dalam pikiran. faktor yang mempengaruhi efektivitas imagery, yaitu faktor internal adalah faktor yang bersumber dari individu yang melakukan imagery dan faktor eksternal. Faktor eksternal berupa kondisi/lingkungan di luar individu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengaruh latihan imagery terhadap peningkatan kemampuan shooting dalam permainan sepak bola. Penelitian ini dilaksanakan di SSB Bina Mandiri Kabupaten Penajam Paser Utara sebanyak 20 siswa. Jenis penelitian ini adalah Rancangan Pra-Eksperimental (One Group Pretest-Posttest Design). Pengumpulan data dalam penelitian ini yakni dengan menggunakan teknik tes pengukuran kemampuan shooting untuk mengetahui hasil kemampuan shooting dalam permainan sepak bola serta data pre-test dan post-test untuk mengetahui seberapa pengaruh latihan imagery terhadap peningkatan kemampuan shooting siswa. Hasil penelitian menunjukkan data pre-test berdasarkan hasil uji t diketahui bahwa rata-rata pre-test adalah 53.2 sedangkan rata-rata post-test adalah 59.25 dan nilai t-hitung sebesar 4.658 dengan signifikasi 0,000. Nilai t-tabel dengan db = 19 pada taraf signifikansi α = 0,05 adalah 2.093. Dari penjelasan di atas diketahui bahwa nilai t-hitung lebih besar dari nilai t-tabel (th>tt). Oleh karena t-hitung lebih besar dari t-tabel (4.658>2.093). Maka hipotesis yang menyatakan ”Adanya pengaruh latihan imagery terhadap peningkatan kemampuan Shooting Dalam Permainan Sepak Bola Pada Siswa Pemula SSB Bina Mandiri Kabupaten Penajam Paser Utara”diterima.
ANALISIS TINGKAT KETERAMPILAN DASAR BULUTANGKIS PADA ATLET PB. BERSAMA SAMARINDA Eky Riza Agustian; Muchammad Samsul Huda; Muhammad Saiin
Borneo Physical Education Journal Vol 3 No 2 (2022): Borneo Physical Education Journal
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/bpej.v3i2.1829

Abstract

Penelitian yang dilakukan merupakan menganalisis untuk mengetahui tingkat keterampilan dasar bulutangkis pada atlet PB. Bersama Samarinda. Jenis penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian deskriptif kuantitatif karena menggambarkan atau mendeskripsikan suatu keadaan, metode penelitian ini yang digunakan untuk meneliti populasi atau sampel dengan cara pengumpulan data dan menggunakan instrumen penelitian. Populasi penelitian ini adalah atlet bulutangkis dewasa putra PB. Bersama Samarinda yang berjumlah 15 orang atlet, sampel diambil dengan menggunakan teknik sensus atau sampel jenuh, dengan jumlahnya 15 orang atlet. Teknik analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif. Dari hasil penelitian menunjukkan tingkat keterampilan dasar bulutangkis pada atlet PB. Bersama Samarinda menyimpulkan bahwa kemampuan tes servis pada atlet PB. Bersama Samarinda berada pada kategori “cukup”, pukulan lob berada pada kategori “cukup”, pukulan dropshot berada pada kategori “baik”, pukulan netting berada pada kategori “cukup”, dan pukulan smash berada pada kategori “baik”. Dari hasil tes keterampilan tersebut dapat diartikan secara keseluruhan tingkat keterampilan dasar bulutangkis pada atlet PB. Bersama Samarinda berada dalam kategori “Cukup”.
Analisis Teknik Dasar Bola Voli Pada Siswa Ekstrakurikuler SMP Negeri 8 Samarinda Iyank Fatah Firmansyah; Muhammad Sukron Fauzi Fauzi; Muhammad Saiin
Borneo Physical Education Journal Vol 3 No 2 (2022): Borneo Physical Education Journal
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/bpej.v3i2.2192

Abstract

Bola voli merupakan permainan yang dimainkan oleh dua tim, yang masing-masing tim berjumlah 6 pemain. Setiap pemain memiliki keterampilan khusus yakni sebagai pemukul, pengumpan dan libero. Permainan bola voli dimainkan satu bola yang dipantulkan dengan batas tiga kali sentuhan dari satu pemain ke pemain lain dengan cara passing yang diakhiri dengan pukulan smash pada tim lawan, dan untuk tim dipisahkan oleh ketinggian tertentu atau net. Dalam bermain bola voli diperlukan penguasaan Teknik Dasar dalam bermain Bola Voli salah satu teknik dasar yang perlu dikuasai dalam bola voli yaitu Servis Atas, Passing Bawah dan Smash. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengetahui teknik dasar servis atas, passing bawah, smash bola voli pada salah salah satu ekstrakurikuler sekolah yaitu pada siswa ekstrakurikuler SMP Negeri 8 Samarinda. Hasil analisis data yang dilakukan dalam penelitian menunjukan bahwa dari 15 siswa yang mengikuti ekstrakurikuler bola voli di SMP Negeri 8 Samarinda, menunjukan bahwa teknik dasar servis atas dengan nilai rata-rata 7,73 dengan kategori cukup menjadi persentase tertinggi yaitu 40% sebanyak 6 siswa sehingga teknik servis atas bola voli berada pada kategori cukup. Pada passing bawah dengan nilai rata-rata 22,93 dengan kategori cukup menjadi persentase tertinggi yaitu 40% sebanyak 6 siswa sehingga passing bawah bola voli berada pada kategori cukup. Serta pada teknik dasar smash dengan nilai rata-rata 100,07 dengan kategori kurang menjadi persentase tertinggi yaitu 40% sebanyak 6 siswa sehingga teknik smash bola voli masih berada dibawah rata-rata atau kategori kurang. Dapat disimpulkan bahwa secara keseluruhan teknik dasar bola voli pada siswa ekstrakurikuler SMP Negeri 8 Samarinda dalam kategori cukup.
Correlation of Height and Arm Muscle Strength o Volleyball Serving Ability of Health Vocational School Students Muhammad Sukron Fauzi; Didik Cahyono; Paryadi Paryadi; Gyta Krisdiana Cahyaningrum; Naheria Naheria; Nurjamal Nurjamal; Muhammad Saiin
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 2 No. 2 (2024): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v2i2.127

Abstract

This study aims to determine the relationship between height and arm muscle strength to volleyball serving ability by health vocational school students. This study is quantitative descriptive which tries to describe the serving ability of students volleyball in relation to height and arm muscle strength. The population of this study is all students of SMK Kesehatan Samarinda, while sampling uses purposive sampling techniques. The data collection technique uses a height test with measurements, an arm muscle strength test with a medicine ball test, and a volleyball service ability test. The data analysis technique uses descriptive analysis and inferential analysis. This analysis uses the SPSS 20.0 program using a multiple linear regression test with a significant level of α = 5%. Based on the data analysis conducted in this study, the conclusions were obtained. 1) there is a relationship between height and upper serve ability in volleyball with r count (r0) = 0.445(P<0.05), 2) there is a relationship between arm muscle strength and upper serve ability in volleyball with r count (r0) = 0.635 (P<0.05), 3). There is a relationship between height and arm muscle strength together with the ability to serve the top in volleyball, there is a result of R calculation (R0) = 0.798 (P<0.05). From the results of the study, height and arm muscle strength are known to be related to the ability to serve the top in volleyball, in general, it can be drawn a straight line that students who have height and arm muscle strength can show better serving ability over volleyball.
Analisis Kemampuan Teknik Dasar Permainan Bola Voli Putri Klub Bapor Pertamina Balikpapan Dian Ayu Pratidina; Paryadi; Muhamamd Sukron Fauzi; Jance J Sapulete; Muhammad Saiin
Borneo Physical Education Journal Vol. 6 No. 1 (2025): Borneo Physical Education Journal
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/bpej.v6i1.4644

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan teknik dasar permainan bola voli putri Klub Bapor Pertamina Balikpapan, dengan fokus pada teknik Passing Bawah, Passing Atas, Servis, dan Smash. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif, yang bertujuan untuk menggambarkan kondisi nyata kemampuan teknik dasar atlet tanpa adanya manipulasi atau perlakuan tambahan dalam proses pengumpulan data. Subjek penelitian terdiri dari 10 atlet putri yang aktif di Klub Bapor Pertamina Balikpapan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas atlet berada dalam kategori "baik" dalam penguasaan teknik dasar permainan bola voli. Secara spesifik, kemampuan teknik Passing Bawah memiliki nilai rerata 43,6 dengan distribusi yang cukup konsisten, di mana 80% atlet berada dalam kategori baik. Kemampuan Passing Atas menunjukkan rerata 46,8 dengan 90% atlet berada dalam kategori baik. Dalam tes Servis, rerata kemampuan atlet tercatat 22,5, di mana sebagian besar atlet (90%) berada dalam kategori baik sekali dan baik. Kemampuan Smash memiliki rerata 18,5, dengan 60% atlet berada dalam kategori baik. Secara keseluruhan, hasil penelitian ini mengindikasikan bahwa Klub Bapor Pertamina Balikpapan memiliki potensi yang baik dalam penguasaan teknik dasar permainan bola voli, namun perlu adanya peningkatan lebih lanjut untuk atlet yang berada di kategori rendah guna meningkatkan daya saing tim. Berdasarkan temuan ini, disarankan agar pelatihan lebih difokuskan pada pengembangan teknik individu untuk meningkatkan kemampuan atlet secara keseluruhan.
A Study of Ideal Physical Education Teachers’ Competencies from Junior High School Students’ Perspectives Muhammad Sukron Fauzi; Hendry Ismawan; Nurjamal Nurjamal; Alventur Baun; Muhamad Rohadi; Muhammad Saiin
The Future of Education Journal Vol 5 No 2 (2026)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah Yayasan Pendidikan Tumpuan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61445/tofedu.v5i2.1739

Abstract

This study aims to analyze the competence of the ideal Physical Education, Sports, and Health (PJOK) teacher based on the perspective of grade IX students at SMP Negeri 6 Samarinda. Teacher competence is an important aspect in supporting the success of the learning process and improving the quality of education. The ideal PJOK teacher is expected to have four main competencies, namely pedagogic, personality, professional, and social competencies that are integrated in daily learning practices. This study uses a quantitative descriptive approach with a population of 45 students in grade IX. The sampling technique uses simple random sampling to provide equal opportunities to each member of the population. Data collection was carried out through observation, questionnaires, and documentation. The data obtained was analyzed using descriptive statistical techniques. The results of the study showed that the profile of PJOK teachers at SMP Negeri 6 Samarinda was in the good category. This can be seen from students' assessments of teachers' abilities in managing learning, showing a good attitude, having professional competence, and being able to interact socially well in the school environment. In addition, PJOK teachers are also considered to be able to be role models in their daily attitudes and behaviors. Based on these findings, it can be concluded that PJOK teachers have met the criteria as ideal teachers according to the student's perspective. However, competency improvement still needs to be carried out on an ongoing basis to support a more optimal quality of learning in the future.