Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

SOSIALISASI PENGGUNAAN PictureThis UNTUK PROSES IDENTIFIKASI TUMBUHAN DI SMA NEGERI 1 SAYUR MATINGGI Iskandar Safri Hasibuan; Jalilah Azizah Lubis; Rahmat Fauzi Siregar
PeTeKa (Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran) Vol 9, No 2 (2026): PeTeKa (Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ptk.v9i2.221-226

Abstract

Identifikasi tumbuhan bagi orang yang berkecimpung dalam disiplin ilmu biologi sangatlah penting, sehingga mulai dari tingkatan takson tertinggi sampai tingkat species dapat di ketahui. Perkembangan jaman memberikan banyak cara untuk mempermudah dalam mengidentifikasi berbagai macam jenis tumbuhan. Pakar teknologi telah merancang dan membuat berbagai macam aplikasi specific untuk dunia tumbuhan, salah satunya adalah PictureThis. Tujuan dari Sosialisiasi penggunaan aplikasi PictureThis untuk memperkenalkan aplikasi pengidentifikasian di SMA Negeri 1 Sayur Matinggi di era digital sekarang ini dengan menggunakan HP. Adapun metode yang digunakan yaitu penyampaian penggunaan aplikasi langkah demi langkah secara teoritis dan mempraktekan penggunaan aplikasi dimaksud di lapangan. Dengan disosialisasikannya aplikasi ini, siswa diharapkan mampu mengidentifikasi tumbuhan dengan menggunakan PictureThis, yang bisa di identifikasi baik dari daun, batang, bunga, yang pada akhirnya siswa mengetahui Bahasa latin dari tumbuhan tersebut. Tempat Pelaksanaan sosialisasi dilaksanakan di SMA Negeri 1 Sayur Matinggi. Pemahanan tentang identifikasi tumbuhan menambah wawasan keilmuan tentang tumbuhan dengan cara mengidentifikasinya
PENINGKATAN LITERASI KESEHATAN LANSIA DALAM PENCEGAHAN PENYAKIT TUBERKULOSIS (TB) DI DESA PARAU SORAT KABUPATEN PADANG LAWAS UTARA. Darman Syah Pulungan; Rahmat Fauzi Siregar; Riski Baroroh; Mhd Toha; Nur Afifah Siregar; ayu Ramadhani; I hutan Hasibuan; Selvi Putri Lubis
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 12 (2025): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v12i12.2025.4873-4876

Abstract

Tuberkulosis (TB) merupakan salah satu penyakit menular yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di berbagai negara, termasuk Indonesia. Kelompok lansia merupakan salah satu kelompok yang rentan terhadap penyakit TB karena adanya penurunan sistem kekebalan tubuh serta penyakit penyerta yang sering dialami pada usia lanjut. Salah satu faktor yang berperan penting dalam upaya pencegahan penyakit adalah literasi kesehatan. Literasi kesehatan yang baik dapat membantu individu memahami informasi kesehatan, mengenali gejala penyakit, serta melakukan tindakan pencegahan yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peningkatan literasi kesehatan lansia dalam pencegahan penyakit tuberkulosis di Desa Parau Sorat Kabupaten Padang Lawas Utara. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui studi literatur dengan mengkaji berbagai sumber data sekunder berupa artikel jurnal ilmiah, buku, serta laporan penelitian yang relevan dengan topik penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa rendahnya literasi kesehatan pada lansia dapat mempengaruhi kemampuan mereka dalam memahami informasi mengenai gejala, penularan, serta pencegahan penyakit TB. Selain itu, faktor usia, kondisi kesehatan, serta keterbatasan akses informasi kesehatan juga mempengaruhi tingkat literasi kesehatan pada lansia. Upaya peningkatan literasi kesehatan dapat dilakukan melalui program edukasi kesehatan, penyuluhan masyarakat, penggunaan media edukasi, serta dukungan keluarga dan tenaga kesehatan. Dengan meningkatnya literasi kesehatan pada lansia, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan penyakit tuberkulosis dapat meningkat sehingga dapat mengurangi risiko penularan penyakit di masyarakat.
ANALISIS PERKEMBANGAN SOSIAL DAN EMOSIONAL TERHADAP PENYALAHGUNAAN NARKOBA DI LAPAS KELAS III KOTANOPAN Rahmat Fauzi Siregar; Darmansyah Pulungan; Andes Fuady Harahap; Lia Tiara; Salsabila Aulia Rifani Siregar; Reza Pahlepi Hasibuan; Ridwan Hakim; Zainul Anam
Eksakta : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA Vol 11, No 1 (2026): Eksakta : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, UM-Tapsel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/eksakta.v11i1.138-145

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis perkembangan sosial dan emosional warga binaan kelas III Kotanopan berdasarkan lima domain KSE melalui observasi dan didukung dengan wawancara dengan warga binaan . Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan sosial emosional warga binaan  berada pada kategori cukup baik, namun beberapa aspek masih perlu ditingkatkan. Warga binaan  mampu mengekspresikan emosi dan bekerja sama, tetapi masih kesulitan mengendalikan emosi, mengelola waktu, menghargai giliran berbicara, serta menyelesaikan konflik kecil. Pada domain pengambilan keputusan, warga binaan  cukup mampu mempertimbangkan tindakan namun belum konsisten menerima konsekuensinya. Temuan ini menegaskan perlunya strategi pemahaman yang lebih suportif untuk mengoptimalkan pengembangan kompetensi sosial-emosional warga binaan
ANALISIS MISKONSEPSI PADA MATERI FISIKA DI KOTA PADANGSIDIMPUAN Elisa Elisa; Happy Sri Rezeki; Nurmaini Ginting; Muhammad Rusdi; Rahmat Fauzi Siregar; Masroito Masroito
Eksakta : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA Vol 10, No 2 (2025): Eksakta : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, UM-Tapsel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/eksakta.v10i2.1-7

Abstract

This study aims to identify subject matter that still experiences misconceptions among students. Interviews were conducted with a number of teachers from several high schools in Padangsidimpuan city, namely SMA Negeri 2, SMA Negeri 6, and SMA Negeri 7 Padangsidimpuan. The sampling technique used was random sampling. This study used a descriptive method, and the data was analyzed descriptively as well. In SMA Negeri 2 Padangsidimpuan, as many as 54.54% of students experienced misconceptions on the material of Newton's Third Law which was classified as a high category. For Thermodynamics material, the level of student misconceptions reached 31.74% with a moderate category. Misconceptions on Quantum Physics material were at 8.48% (low category), while for the Concept of Motion it was 5.24% also with a low category. In SMA Negeri 6 Padangsidimpuan, the percentage of students who experienced misconceptions on Newton's Third Law reached 58.02% (high category). Meanwhile, in Thermodynamics material, it is only 2.72% (low category), Quantum Physics is 7.52% (low category), and Motion Concept is 31.74% (medium category). Meanwhile, in SMA Negeri 7 Padangsidimpuan, students who experience misconceptions in Newton's Third Law are 50.63% (high category). For Thermodynamics material, the percentage is 31.74% (medium category), Quantum Physics is 8.48% (low category), and Motion Concept is 5.24% (low category).
SOSIALISASI KEADAAN DAN PENANGANAN STUNTING DI DESA SITUMBA JULU KABUPATEN TAPANULI SELATAN. Rahmat Fauzi Siregar
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 12 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i12.5499-5505

Abstract

Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan bagian integral dari tridharma perguruan tinggi, yang mengharuskan mahasiswa untuk berperan aktif dalam pemberdayaan masyarakat melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian. Artikel ini membahas pelaksanaan KKN Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan, yang berlangsung di Desa Situmba Julu, Kabupaten Tapanuli Selatan, dengan fokus pada Stunting. Berdasarkan hasil Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) 2022, prevalensi stunting di Indonesia penurunan dari 24,4% di tahun 2021 menjadi 21,6%, angka ini masih di atas target yang telah ditetapkan Badan Kesehatan Dunia (WHO), yaitu sebesar 20% dengan prevalensi paling tinggi di Provinsi Nusa Tenggara Timur (35.3%). Penanganan dan pencegahan stunting di Indonesia dilakukan dengan berbagai cara seperti, Sun Up Nutrition (SUN), Pemberian Makanan Tambahan Pemulihan (PMT-P), Pelatihan dan penyuluhan tentang stunting oleh BKKBN Tapsel, dan kelas untuk ibu hamil untuk memperkuat pengetahuan mengenai stunting beserta dampaknya. Dari artikel ini dapat disimpulkan bahwa stunting masih menjadi masalah kesehatan global tidak terkecuali di Indonesia. Artikel ini juga mengidentifikasi tantangan yang dihadapi dan memberikan rekomendasi untuk pengembangan program KKN di masa mendatang.