Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Instrumen evaluasi kinerja preceptor dengan kepuasan, kepercayaan diri dan critical thinking preceptee dalam melaksanakan praktik klinik; pilot study Maria Jeinny Regar; Syahrul Syahrul; Takdir Tahir
Jurnal Keperawatan Muhammadiyah 2019: EDISI KHUSUS
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (167.89 KB) | DOI: 10.30651/jkm.v4i2.2194

Abstract

                                                                               AbstractBackground: A preceptee require a qualified Preceptor to guide them in clinical teaching and learning activities to be more confident, satisfied with the guidance obtained and can improve their critical thinking skills in nursing action. For that we need terstandart instruments to measure it. The purpose of this pilot study was to determine the value of Cronbach's alpha instruments and understanding the structure of words contained in the instrument. Methods: a pilot study of the instrument Preceptor performance, satisfaction, confidence and critical thinking preceptee at 20 nursing students were obeying program nurses in hospitals Makassar. Results: The results obtained pilot study Cronbach's alpha values> 0.90, which indicates that the Internal Consistency good reliability, value corrected item-total correlation of each item> 0.90, which indicates that the item total correlation coefficients were very good and had a good word structure. Conclusion: Instrument performance Preceptor, Satisfaction, Confidence and Critical Thinking preceptee have internal structure of words and good consistency.
PENGARUH PEMBERIAN PENYULUHAN KESEHATAN TERHADAP SIKAP KELUARGA DALAM UPAYA PENCEGAHAN DEMAM BERDARAH DENGUE PADA ANAK DI RSU GMIM SILOAM SONDER Linnie Pondaag; Finni Fitria Tumiwa; Pingkan Christy Timbuleng; Maria Jeinny Regar; Jeane Sumarauw
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 5 No. 2: Juli 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Demam berdarah dengue (DBD) atau Dengue Hemmorhargic Fever (DHF) adalah penyakit infeksi akibat virus dengue yang termasuk dalam kelompok B Arthropod Borne Virus (Arboviroses), genus Flavivirus dan famili Flaviviridae. Virus ini mempunyai 4 jenis serotipe yang akan masuk ke tubuh manusia melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti betina dan beberapa spesies lain. Adapun manifestasi klinis yang sering ditemui yaitu demam, nyeri otot dan/atau nyeri sendi yang disertai lekopenia, ruam, limfadenopati, trombositopenia dan diatesis hemoragik. Berdasarkan data yang diperoleh, terdapat bukti bahwa mekanisme imunopatologis berperan dalam terjadinya DBD dan Dengue Shock Syndrome (DSS). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian penyuluhan kesehatan terhadap sikap keluarga dalam pencegahan demam berdarah dengue pada anak di RSU GMIM Siloam Sonder. Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan menggunakan desain penelitian eksperimen semu (Quasi Eksperimental) dengan metode pendekatan One Group Pretest Posttest Design. Sampel dalam penelitian ini ditentukan dengan menggunakan teknik total sampling dengan jumlah sampel 16 orang. Instrumen yang digunakan adalah lembar kuesioner. Analisa data menggunakan uji T-Test dengan program komputer. Hasil uji statistik menunjukkan p value = 0,001 yang berarti ada pengaruh pemberian penyuluhan kesehatan terhadap sikap keluarga dalam pencegahan demam berdarah dengue pada anak di RSU GMIM Siloam Sonder. Saran bagi lokasi penelitian, kiranya petugas kesehatan lebih meningkatkan perannya dalam memberikan penyuluhan kesehatan khususnya tentang penyakit DBD dengan cara memberikan contoh maupun penyuluhan tentang upaya pencegahan DBD yang benar.
Phenomenological Exploration of Mental Health Experiences of Nursing Students in Undergoing Clinical Education Tumiwa, Finni Fitria; Lariwu, Cicilia Karlina; Pondaa, Angelia; Sarayar, Christiane Prisilia; Pondaag, Linnie; Timbuleng, Pingkan Christy; Regar, Maria Jeinny
Journal of Health and Nutrition Research Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jhnresearch.v4i3.513

Abstract

Mental health is a critical component of overall well-being, especially for nursing students who encounter distinct academic and clinical stressors throughout their education. This study seeks to gain an in-depth understanding of nursing students' experiences during clinical practice, with a particular focus on their mental health. This study used a qualitative phenomenological approach to explore in-depth the mental health experiences of nursing students during clinical education. The study involved 15 final year nursing students who met the inclusion criteria such as being or having undergone clinical practice and being able to articulate their experiences. Data were collected through in-depth semi-structured interviews using open-ended questions and supported by observations of non-verbal responses. Data were analyzed using identification of meaningful statements, thematic grouping, and descriptive construction, while applying bracketing to minimize researcher bias. The findings identified five key themes affecting nursing students’ psychological well-being during clinical practice: psychological stress, lack of confidence and fear of mistakes, social support, coping strategies, and personal meaning of the experience. Despite facing various pressures, students were able to build mental resilience through social support and coping strategies and found positive meaning from the practice experience. Nursing educational institutions are advised to provide psychological support and stress management training to help students cope with stress during clinical practice.
EDUKASI KESEHATAN TENTANG DIABETES MELITUS DAN PEMERIKSAAN KADAR GLUKOSA DARAH DI BALAI PENYANTUNAN SOSIAL LANJUT USIA TERLANTAR SENJA CERAH MANADO Pingkan Timbuleng; Linnie Pondaag; Andro Ruben Runtu; Nolla Lisa Lolowang; Grace Merentek; Maria Jeinny Regar; Ceril Pungus; Diana Pusung; Esther Hutagaol; Fransiska Kristianingsih
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 4 (2026): Vol. 7 No. 4 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i4.61897

Abstract

Diabetes melitus merupakan salah satu penyakit tidak menular yang banyak terjadi pada lanjut usia dan berisiko menimbulkan berbagai komplikasi apabila tidak terdeteksi serta tidak dikelola dengan baik. Rendahnya pengetahuan mengenai diabetes melitus dan kurangnya pemeriksaan kesehatan secara berkala menjadi faktor yang menghambat upaya pencegahan dan deteksi dini pada lansia. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan lansia tentang diabetes melitus serta melakukan skrining kadar glukosa darah di Balai Penyantunan Sosial Lanjut Usia Terlantar Senja Cerah Manado. Metode yang digunakan adalah pendidikan masyarakat melalui edukasi kesehatan menggunakan ceramah interaktif dan diskusi, yang dilanjutkan dengan pemeriksaan kadar glukosa darah menggunakan metode Point of Care Testing (POCT). Peserta kegiatan berjumlah 54 orang lansia. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa proporsi lansia dengan tingkat pengetahuan baik meningkat dari 44,44% sebelum edukasi menjadi 74,07% setelah edukasi. Hasil pemeriksaan kadar glukosa darah menunjukkan bahwa 39 peserta (72,22%) memiliki kadar glukosa darah 90–100 mg/dL, sedangkan 15 peserta (27,78%) memiliki kadar glukosa darah lebih dari 100 mg/dL. Kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi kesehatan yang dipadukan dengan skrining glukosa darah efektif meningkatkan pengetahuan lansia serta mendukung deteksi dini diabetes melitus. Program serupa perlu dilakukan secara berkala untuk mendukung pencegahan dan pengendalian diabetes melitus pada kelompok lanjut usia.