Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

The Role of Semantic in Daily Conversation: How Words Construct and Convey Meaning Risma Novalina Sagala; Bernieke Anggita Ristia d
Young Journal of Social Sciences and Humanities Vol. 1 No. 3 (2025): Young Journal of Social Sciences and Humanities
Publisher : Yayasan Bayt Shufiya Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66867/yjssh.v1i3.167

Abstract

This study aims to explore the role of semantics in constructing and conveying meaning in daily conversations. Using a literature review method, data were collected from primary sources such as linguistic textbooks and secondary sources including recent journal articles focusing on semantics, pragmatics, and digital communication. Findings show that semantic elements like word choice, connotation, denotation, and semantic fields interact with pragmatic aspects such as tone, pauses, and non-verbal cues to shape fluid, context-dependent communication. The analysis highlights that meaning is co-constructed between speakers and listeners, influenced by speaker intentions, listener background knowledge, cultural norms, and situational context. Overall, the study concludes that understanding semantics is essential for reducing misunderstandings and fostering more effective communication across various contexts.
Socialization on TOEFL Listening: Benefits and Strategies for Students at SMA Negeri 3 Pematangsiantar Eksaulina Simanjuntak; Indah Peronika Siahaan; Imeliana Saragih; Diana Dian Sari Tampubolon; Putri Anastasia Silalahi; Risma Novalina Sagala; Yanti Kristina Sinaga; Sudung Simatupang; Junita Batubara
Jurnal Pengabdian Nusantara Vol. 4 No. 1 (2026)
Publisher : Konsorsium Nasional Pengelola Jurnal Pengabdian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/jpn.v4i1.138

Abstract

This community-based outreach program was conducted to improve Grade XI students’ awareness, skills, and motivation in preparing for the TOEFL Listening section at SMA Negeri 3 Pematangsiantar. As English language proficiency becomes an increasingly essential requirement for global education and career advancement, early exposure to international standardized tests such as TOEFL is critical. The program introduced students to the structure and function of the TOEFL, including its different types (iBT, ITP, and Prediction) and the specific challenges of the Listening section. Students were trained to use effective strategies such as focusing on the final line in dialogues, identifying synonymous phrases in questions and answers, and avoiding traps based on similar sounds. The implementation included interactive presentations, real-time simulations using Google Forms, and guided listening activities with authentic audio. Students participated actively and demonstrated improved engagement, comprehension, and test readiness. The feedback phase indicated that students gained a clearer understanding of TOEFL Listening tasks and increased confidence in approaching listening-based questions. The combination of strategy-based instruction, digital simulations, and supportive discussion helped students overcome initial anxiety and performance gaps. As a result, this outreach initiative successfully equipped students with practical listening tools, increased their motivation to practice independently, and laid the foundation for future TOEFL preparation. It is recommended that similar programs be extended to other schools to support students’ readiness for international English proficiency testing.
Pengaruh Disiplin Belajar dan Fasilitas Belajar Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas VII di UPTD SMP Negeri 7 Pematangsiantar Risma Novalina Sagala; Bintang Maylin Marbun; Sarah Theodora Wahyuni Lumbantobing; Novra Melisa P. Hutabarat
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 1 (2026): Januari
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/isihumor.v4i1.2337

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh disiplin belajar dan fasilitas belajar terhadap hasil belajar siswa kelas VII UPTD SMP Negeri 7 Pematangsiantar Tahun Ajaran 2026/2027. Penelitian dilatarbelakangi oleh masih ditemukannya rendahnya kedisiplinan belajar siswa serta keterbatasan fasilitas pembelajaran yang diduga memengaruhi pencapaian hasil belajar, khususnya pada mata pelajaran Bahasa Inggris. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian ex post facto. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VII UPTD SMP Negeri 7 Pematangsiantar, dengan jumlah sampel sebanyak 32 siswa yang ditentukan menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui angket untuk mengukur disiplin belajar dan fasilitas belajar, sedangkan data hasil belajar diperoleh melalui dokumentasi nilai Penilaian Tengah Semester (PTS). Analisis data dilakukan menggunakan bantuan program SPSS melalui analisis statistik deskriptif, uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, uji parsial (uji t), uji simultan (uji F), serta koefisien determinasi (R²). Hasil penelitian menunjukkan bahwa disiplin belajar berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar siswa, yang ditunjukkan oleh nilai signifikansi 0,003 (<0,05) dan nilai t hitung sebesar 3,286 lebih besar daripada t tabel sebesar 2,045. Fasilitas belajar juga memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar siswa. Selain itu, hasil uji simultan menunjukkan bahwa disiplin belajar dan fasilitas belajar secara bersama-sama berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar, dengan nilai F hitung sebesar 24,683 lebih besar daripada F tabel sebesar 3,33 dan nilai signifikansi 0,000 (<0,05). Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,630 menunjukkan bahwa sebesar 63,0% variasi hasil belajar siswa dapat dijelaskan oleh disiplin belajar dan fasilitas belajar, sedangkan sisanya sebesar 37,0% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi tingkat disiplin belajar siswa dan semakin baik fasilitas belajar yang tersedia, maka semakin tinggi pula hasil belajar yang dicapai. Oleh karena itu, peningkatan kedisiplinan siswa serta penyediaan fasilitas belajar yang memadai menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan proses pembelajaran dan peningkatan prestasi belajar siswa.