Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

Pengaruh Pendidikan Kesehatan Audiovisual Terhadap Pengetahuan dan Sikap Remaja tentang Kehamilan Dini di MTsN Penajam: English Wijayanti, Endah; Supriyadi, Supriyadi; Azizah, Siti
Malang Journal of Midwifery (MAJORY) Vol. 5 No. 1 (2023): MAJORY
Publisher : Poltekkes Kemenkes Malang & IBI Ranting Pendidikan Kota Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31290/majory.v5i1.3838

Abstract

Adolescents are a group that is vulnerable to early pregnancy and the pregnancy rate in adolescents is still high. Teenage pregnancy has a negative impact on the health of adolescents and their babies, it can also have social and economic impacts. Pregnancy at a young age or adolescence includes the risk of premature birth, low birth weight (LBW), childbirth bleeding, which can increase maternal and infant mortality. The research method is a quasi-experimental design with a one group pretest – posttest design, the population was all female students at MTs Negeri 3 with a sample of 40 students. The sampling technique is stratified random sampling. The research instrument is a questionnaire. The data analysis technique used central tendency and dependent t test. The result was knowledge of prehealth education average value (mean) 10.33 after being given health education an average value of 17.70, the attitude of students before being given health education an average value of 40.18 and after being given health education an average value of 63,08. There is an effect of health education using audiovisual on knowledge and attitude was p value 0.000. Health education using audiovisual results in increasing adolescent knowledge and attitudes towards early pregnancy because audiovisuals make it easier to convey information and are easy to remember because the media involves hearing, seeing and being interesting
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PEMILIHAN METODE PERSALINAN GENTLE BIRTH PADA IBU HAMIL DI PMB GRIYA BUNDA SEHAT BALIKPAPAN TAHUN 2023 WIJAYANTI, ENDAH; SIPASULTA, GRACE C; KUSUMAYANTI, ITA; ASTIKA, VIMA EKA
Journal Of Midwifery Vol 12 No 1 (2024)
Publisher : UNIVED PRESS, Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37676/jm.v12i1.6552

Abstract

Latar Belakang: Hampir semua ibu hamil mengalami rasa khawatir, cemas dan takut baik pada saat hamil, saat melahirkan maupun setelah melahirkan. Faktor yang mempengaruhi pemilihan metode persalinan pada ibu hamil adalah umur, pengetahuan, pendidikan, pekerjaan, lingkungan, pengalaman, informasi dan sosial budaya. proses persalinan dapat berupa persalinan spontan, yaitu proses melahirkan bayi dengan tenaga ibu sendiri tanpa bantuan atau alat, dan tanpa melukai ibu bayi, yang berlangsung kurang dari 24 jam; persalinan dibantu, yaitu persalinan pervaginam dengan alat atau melalui dinding perut dengan operasi caesar; serta Anjuran Kekuatan Persalinan yang dilakukan terhadap persalinan yang disebabkan dari luar melalui rangsangan seperti beberapa metode dalam gentlebirth. Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pemilihan metode persalinan hemat pada ibu hamil di PMB Griya Bunda Sehat Balikpapan Tahun 2023. Metode: Penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian observasional analitik. Metode pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah nonprobability sampling dengan menggunakan teknik Accidental Sampling dengan jumlah sampel sebanyak 79 orang ditambah 10% untuk mengantisipasi dropout sampel. Hasil: menunjukkan terdapat pengaruh yang signifikan antara faktor-faktor yang mempengaruhi pemilihan metode persalinan gentlebirth pada ibu hamil di PMB Griya Bunda Sehat Balikpapan yaitu Pengetahuan, Pengalaman, Minat dan Persepsi ibu hamil dimana nilai p-value < 0,0.
PENGARUH KONSUMSI NUGGET JANTUNG PISANG TERHADAP PENINGKATAN PRODUKSI ASI IBU MENYUSUI DI DESA BUMI RAHAYU KECAMATAN TANJUNG SELOR KABUPATEN BULUNGAN TAHUN 2023 Yati, Umi; Sukamto, Edi; Wijayanti, Endah
Aspiration of Health Journal Vol. 1 No. 3: Aspiration of Health Journal, September 2023
Publisher : LPPM Institut Teknologi Dan Kesehatan Aspirasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lancar atau tidaknya produksi ASI disebabkan oleh jenis makanan yang dikonsumsi oleh ibu menyusui. Salah satu upaya yang dilakukan untuk meningkatkan produksi ASI adalah pemberian nugget jantung pisang kepada ibu menyusui. Pengolahan jantung pisang menjadi nugget adalah kebaruan pada penelitian ini. Jantung pisang mengandung alkaloid, polifenol, steroid, flavanoid yang berpotensi merangsang hormon oksitosin dan prolaktin dan paling efektif dalam meningkatkan dan memperlancar produksi ASI. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsumsi nugget jantung pisang terhadap peningkatan produksi ASI ibu menyusui. Penelitian ini menggunakan metode penelitian pre-eksperiment dengan pre-post test with one group. Populasinya adalah seluruh ibu menyusui eksklusif di Desa Bumi Rahayu Kecamatan Tanjung Selor Kabupaten Bulungan. Teknik pengambilan sampel dengan purposive sampling dengan total populasi sebanyak 16 orang. Analisa bivariat menggunakan uji wilcoxon. Hasil penelitian ini diperoleh ada pengaruh konsumsi nugget jantung pisang terhadap peningkatan produksi ASI ibu menyusui (p-value = 0,000) dengan nilai α = 0,05. Peningkatan produksi ASI pada ibu menyusui yang mengkonsumsi jantung pisang diantaranya dipengaruhi oleh senyawa aktif (alkoloid, polifenol, steroid, flavanoid) yang berfungsi sebagai prolaktin relishing hormone (PRH). Selain itu, senyawa oksitosin yang terkandung dalam jantung pisang juga diketahui sebagai hormon yang berperan untuk mendorong sekresi air susu (milk let down). Meningkatnya produksi ASI dapat terjadi karena adanya proses fisiologis hormonal dalam tubuh akibat pengaruh makanan yang dikonsumsi ibu sehingga mendorong eksresi oksitosin dan prolaktin sehingga produksi ASI meningkat dan dapat dikeluarkan. Konsumsi jantung pisang dapat meningkatkan produksi ASI pada ibu menyusui.
PENGARUH KONSELING KONTRASEPSI PADA IBU HAMIL TERHADAP MINAT PEMILIHAN KB PASKA PERSALINAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS ANTUTAN TAHUN 2023 Indrawati, Yudi Murni; Sukamto, Edi; Wijayanti, Endah
Aspiration of Health Journal Vol. 1 No. 3: Aspiration of Health Journal, September 2023
Publisher : LPPM Institut Teknologi Dan Kesehatan Aspirasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program pendekatan yang memberikan kontribusi terhadap dan pencapaian peserta KB Baru adalah program KB pasca-persalinan.Jumlah KBPP di Puskesmas Antutan tahun 2021 sebanyak 66 orang (88%) sedangkan tahun 2022 adalah 53 orang (85%). Hal ini menunjukkan penurunan angka cakupan KBPP di Puskesmas Antutan dibandingkan tahun sebelumnya. Berdasarkan permasalahan tersebut, peneliti ingin menganalisis pengaruh pemberian konseling KB pada ibu hamil terhadap minat pemilihan metode KB pasca persalinan di Wilayah Kerja Puskesmas Antutan Tahun 2023. Penelitian ini menggunakan metode pre eksperimen dengan pendekatan desain sebelum dan sesudah tes pada satu kelompok. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 36 orang dan menggunakan Total Sampling. Variabel Bebas penelitian ini adalah konseling KB dan variabel terikatnya adalah minat pemilihan metode kontrasepsi pasca persalinan. Instrument yang digunakan berupa kuesioner. Uji analisis yang digunakan adalah Mc Nemar test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden sebanyak 25 (69,5%) tidak minat terhadap pilihan metode KB sebelum dilakukan konseling pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Antutan dan sebagian besar responden sebanyak 26 (72,2%) memiliki minat terhadap pilihan metode KB setelah dilakukan konseling pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Antutan. Hal ini menunjukkan adanya perbedaan minat pemilihan KB sebelum dan sesudah dilakukan konseling kontrasepsi pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Antutan. Hasil uji statistic Mc Nemar Test terdapat nilai exact sig (2 tailed) 5 dengan nilai Exact. Sig 0,031, sehingga Ho ditolak dan Ha diterima yang berarti ada pengaruh antara konseling kontrasepsi pada ibu hamil dengan minat pemilihan KB Pasca Persalinan di Wilayah Kerja Puskesmas Antutan.
PERBANDINGAN PEMAKAIAN KB SUNTIK DMPA DAN KB SUNTIK KOMBINASI TERHADAP PERUBAHAN BERAT BADAN AKSEPTOR KB SUNTIK DI UPT PUSKESMAS TANJUNG SELOR TAHUN 2023 Purbaningsih, Wiwit; Sukamto, Edi; Wijayanti, Endah
Aspiration of Health Journal Vol. 1 No. 4: Aspiration of Health Journal, Desember 2023
Publisher : LPPM Institut Teknologi Dan Kesehatan Aspirasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

KB suntik merupakan salah satu alat kontrasepsi yang paling banyak digunakan. Karena sangat efektifitasnya tinggi dalam mencegah kehamilan. Namun dibalik kelebihan KB suntik ini ada beberapa efek dialami oleh akseptor KB yaitu haid tidak teratur, mual, pusing dan terjadi perubahan berat badan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adakah perbandian pemakaian KB suntik DMPA dan KB Suntik Kombinasi terhadap perubahan berat badan. Penelitian ini menggunakan desain penelitian Observasional analitik dengan pendekatan Kohort Retrospektif. Populasinya adalah seluruh Akseptor KB suntik Aktif periode Agustus 2022 - April 2023 di UPT. Puskesmas Tanjung Selor. Teknik pengambilan sampel non Probability Sampling dengan jenis Purposive sampling sebanyak 30 orang pada masing-masing kelompok intervensi. Hasil penelitian ini diperoleh Perubahan berat Badan setelah pemakaian KB Suntik DMPA (p-value=0,006) dan KB Suntik Kombinasi (p-value=0,015) adanya pengaruh yang signifikan terhadap perubahan berat badan, dan tidak ada perbedaan kenaikan berat badan antara KB Suntik DMPA dan KB Suntik Kombinasi (p-value=0,632) dengan nilai α = 0,05. KB suntik DMPA dan KB Suntik Kombinasi memiliki pengaruh yang signifikan terhadap perubahan berat badan. Hal ini di karenakan kandungan Hormon Progesteron dan Kandungan Hormon sintesis Estrogen. KB Suntik DMPA dan KB Suntik Kombinasi sama-sama mempengaruhi berat badan pada Akseptor KB Suntik, namun tidak ada perbedaan perubahan diantara kedua jenis alat kontrasepsi tersebut.
Pemantauan Tumbuh kembang Anak Pra Sekolah Menggunakan KPSP Di Kelompok Bermain dan Day Care Smile Kids Tumaritis Wijayanti, Endah; Hariyani, Faridah; Noviasari, Damai
Ahmar Metakarya: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2025): Ahmar Metakarya: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Ahmad Mansyur Nasirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53770/amjpm.v4i2.318

Abstract

Proses deteksi dini dan stimulasi tumbuh kembang menjadi hal yang tidak boleh dianggap remeh demi terciptanya generasi penerus yang berkualitas yang mampu tumbuh dan berkembang baik. Mendeteksi pertumbuhan bayi ataupun balita secara cermat dapat menggunakan Kuesioner Pra Skrining Perkembangan (KPSP). Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah memberikan pengetahuan pada ibu/keluarga/pengasuh anak dan guru tentang metode memantau perkembangan anak sehingga ibu/keluarga/pengasuh atau guru dapat melakukan secara mandiri. Kegiatan ini menggunakan KPSP sebagai alat deteksi pertumbuhan anak guna meningkatkan pengetahuan orang tua tentang pertumbuhan anak melalui konseling dan penyuluhan tentang pertumbuhan anak, diskusi tanya jawab serta demonstrasi cara menggunakan KPSP untuk mendorong pertumbuhan anak.  Pelaksanaan dilakukan sebanyak 2 (dua kali). Kunjungan pertama dilakukan pre test untuk mengetahui pengetahuan dan keterampilan orangtua mengenai  pemeriksaan tumbuh kembang anak dengan menggunakan kuesioner pra skrining perkembangan, setelah itu orang tua akan diberikan edukasi dan pelatihan  mengenai pemeriksaan tumbuh kembang anak dengan menggunakan kuesioner pra skrining perkembangan. Kunjungan kedua dilakukan setelah 1 bulan dari kunjungan pertama dilakukan pendampingan kepada orang tua dalam melakukan pemeriksaan tumbuh kembang anak dengan menggunakan kuesioner pra skrining perkembangan serta melakukan post test. Jumlah peserta yang dilakukan pada kegiatan ini sebanyak 40 orang. Hasil pemeriksaan deteksi dini tumbuh kembang dengan instrumen KPSP menunjukkan bahwa sebanyak 100 % anak mengalami perkembangan yang sesuai dengan usianya, sementara 89 % orang tua memperoleh pengetahuan lebih banyak. Pendampingan ini menunjukkan bahwa peserta aktif terlibat dalam diskusi tanya jawab dan demonstrasi stimulasi tumbuh kembang anak.
Tingkat Pengetahuan Tentang Posyandu Dengan Keaktifan Kader Dalam Posyandu Di Desa Menganti Kecamatan Kedung Kabupaten Jepara Nardina, Evita Aurilia; Wijayanti, Endah
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol. 4 No. 2 (2021): September 2021
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : Pos pelayanan terpadu (POSYANDU) ini merupakan wadah titik temu antara pelayanan profesional dari petugas kesehatan dan peran serta masyarakat dalam menanggulangi masalah kesehatan masyarakat, terutama dalam upaya penurunan Angka Kematian Ibu dan Bayi, angka kelahiran. Pemerintah membentuk posyandu dengan kader kesehatan sebagai tangan panjang dari petugas di desa menganti kecamatan kedung kabupaten jepara, pengetahuan dan keaktifan kader kesehatan dalam masing – masing posyandu sudah mencapai 53 %. Metode Penelitian : Desain penelitian yang digunakan adalah analitik korelasi yaitu menghubungkan tentang pengetahuan kader tentang posyandu dengan keaktifan kader dalam posyandu dengan pendekatan cross sectional dan jenis datanya menggunakan metode penelitian kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah semua kader posyandu desa menganti sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 30 kader posyandu teknik samplingnya yaitu sampel jenuh. Hasil Dan Pembahasan : Hasil penelitian tentang hubungan tingkat pengetahuan dengan keaktifan kader dalam posyandu berdasarkan umur paling banyak usia lebih dari 35 tahun (66,7%) paling sedikit usia 21-35 tahun (33,3%) berdasarkan pendidikan paling banyak berpendidikan SMA (60%) dan paling sedikit berpendidikan SD (6,7%) pekerjaan paling banyak adalah wiraswasta (40%) dan paling sedikit pedagang, petani dan guru (3,3%). Hubungan antara tingkat pengetahuan baik (43,3%) pengetahuan cukup sebanyak (40%), pengetahun kurang (16,7%). Keaktifan kader baik sebanyak (53,3%) keaktifan kader cukup sebanyak (16,7%) keaktifan kader kurang sebanyak (30%).Dari hasil penelitian hubungan bivariat didapatkan hasil Ha diterima yaitu ada hubungan antara tingkat pengetahuan tentang posyandu dengan keaktifan kader dalam posyandu di desa menganti kedung jepara. Kesimpulan : Berdasarkan hasil penelitian didapatkan hubungan antara tingkat pengetahuan dengan keaktifan kader dalam posyandu diperoleh Ha diterima, ada hubungan antara tingkat pengetahuan dengan keaktifan kader dalam posyandu di desa menganti kecamatan kedung Kabupaten Jepara.
HUBUNGAN TINGKAT STRES DAN ANEMIA TERHADAP DYSMENORHEA PADA MAHASISWA TK III PRODI DIII KEBIDANAN BALIKPAPAN POLTEKKES KEMENKES KALTIM NOVIASARI, DAMAI; HANDAYANI, SEKAR; CORNIAWATI, INDA; SETYAWATI, ERNANI; WIJAYANTI, ENDAH; PASIRIANI, NOVI; RAHMAWATI, ELI
Journal Of Midwifery Vol 13 No 1 (2025)
Publisher : UNIVED PRESS, Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan: Menstruasi merupakan perubahan fisiologis pada wanita yang terjadi secara berkala serta dipengaruhi oleh hormon reproduksi. Beberapa remaja mengalami permasalahan dalam menstruasi diantaranya adalah dysmenorrhea. Berdasarkan riset Kesehatan dasar (Riskesdas) 2013, anemia pada remaja yang memiliki aktifitas tinggi dapat mempengaruhi masa haid remaja yaitu Dysmenorhea. Kondisi dysmenorrhea bertambah parah apabila disertai dengan kondisi psikis yang tidak stabil seperti stres, depresi, cemas serta dalam keadaan sedih atau gembira yang berlebihan. Tujuan penelitian mengetahui hubungan tingkat stress dan anemia terhadap Dysmenorhea. Metode: Desain penelitian yang digunakan adalah analisis korelasional melalui pendekatan cross sectional. Sampel penelitian sebanyak 32 orang. Teknik sampel menggunakan Teknik total sampling. Tingkat Stres dan Anemia merupakan variabel independen, sedangkan Dysmenorhea merupakan variabel dependen. Teknik analisis data univariat menggunakan distribusi frekuensi sedangkan analisa bivariat menggunakan uji Spearman RankHasil dan Pembahasan: Hasil uji Spearman Rank untuk variabel Tingkat stress dan Dysmenorhea menunjukkan nilai signifikansi p < 0,05 dengan koefisien korelasi sebesar 0.643. Uji korelasi antara Anemia dan Dysmenorhea menunjukkan hasil signifikansi p value < 0,05 dengan koefisien korelasi sebesar 0,510. Kesimpulan: Terdapat hubungan antara Tingkat Stress dengan terjadinya Dysmenorhea dan terdapat hubungan pula antara Anemia dan Dysmenorhea.
Hubungan Persepsi Ibu Hamil Dengan Perilaku Deteksi Dini Diabetes Mellitus Gestasional Noviasari, Damai; Rahmawati, Eli; Hassanah, Novia Nur; Handayani, Sekar; Setyawati, Ernani; Wijayanti, Endah; Pasiriani, Novi
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes Mellitus Gestasional (DMG) merupakan salah satu masalah kesehatan yang dialami oleh ibu hamil. Prevalensi diabetes selama kehamilan juga mengalami peningkatan seiring dengan prevalensi diabetes pada masyarakat. Data menyebutkan bahwa dari 6 kelahiran satu diantaranya akan mengalami hiperglikemi pada kehamilan dan hampir 85 % dari pasien ini akan mengalami diabetes mellitus gestasional dan selebihnya merupakan diabetes pra-kehamilan (Msollo et al., 2019a). Deteksi dini diabetes mellitus dilakukan sebagai pencegahan dan antisipasi terkait faktor resiko pada ibu hamil. Kondisi kehamilan merupakan suatu kondisi diabetogenic karena plasenta mensekresi hormon, sehingga diperlukan perilaku deteksi dini pada ibu hamil. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross sectionalI. Sampel penelitian adalah ibu hamil yang tinggal di wilayah Puskesmas Graha Indah. Sampel diambil dengan teknik accidental sampling, data dianalisis secara univariat dan bivariat Hasil penelitian menunjukkan bahwa ibu yang melakukan deteksi dini sebanyak 18 orang (66.7%), berdasarkan hasil analisis bivariat didapatkan hasil bahwa terdapat hubungan antara keseriusan dan perilaku ibu hamil dalam melakukan deteksi dini terhadap diabetes mellitus gestasional dengan nilai signifikansi 0,002 dan nilai koefisien korelasi sebesar 0,572.
PENGARUH KONSUMSI KURMA (PHOENIX DACTYLIFERA) TERHADAP PENINGKATAN KADAR HEMOGLOBIN (HB) PADA IBU HAMIL Dewi, Ratih Kumala; Astuti, Etni dwi; Wijayanti, Endah
Science Technology and Management Journal Vol. 5 No. 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Nasional Karangturi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53416/stmj.v5i2.355

Abstract

Anemia pada kehamilan merupakan salah satu masalah kesehatan ibu yang berisiko terhadap ibu dan janin. Kurma (Phoenix dactylifera) merupakan buah kaya zat besi, vitamin, dan antioksidan yang berpotensi digunakan sebagai intervensi alami untuk meningkatkan kadar hemoglobin (Hb).Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsumsi kurma terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada ibu hamil dengan anemia.Penelitian ini menggunakan desain quasi-eksperimen dengan pendekatan pretest-posttest dengan kelompok perlakuan. Penelitian dilakukan di Puskesmas Carikan, Kabupaten Pati, melibatkan 30 ibu hamil trimester dua yang mengalami anemia ringan hingga sedang. Responden diberikan kurma sebanyak 100 gram per hari selama 14 hari berturut-turut. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon.Hasil menunjukkan adanya peningkatan rerata kadar Hb dari 10,2 g/dL menjadi 11,1 g/dL setelah intervensi. Uji statistik menunjukkan peningkatan tersebut signifikan secara statistik (p < 0,05).Konsumsi kurma secara rutin dapat meningkatkan kadar hemoglobin pada ibu hamil dengan anemia. Intervensi ini dapat menjadi alternatif alami dan mudah diimplementasikan dalam pendekatan gizi kebidanan berbasis pangan fungsional