Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Abdimisi

Sosialisasi PMK 164 tentang PPh UMKM Bagi Umat Gereja Katolik St. Barnabas, Pamulang, Tangerang Selatan Irawati, Wiwit; Raphael, Alexander; Sutandijo, Sutandijo
Abdimisi Vol. 5 No. 2 (2023): Abdimisi
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak PMK 164 tahun 2023 tentang Tata Cara Pengenaan Pajak Penghasilan Atas Penghasilan Dari Usaha Yang Diterima Atau Diperoleh Wajib Pajak Yang Memiliki Peredaran Bruto Tertentu Dan Kewajiban Pelaporan Usaha Untuk Dikukuhkan Sebagai Pengusaha Kena Pajak sangat penting untuk diketahui dan dapat dipraktikkan oleh pengusaha yang tergolong UMKM untuk dapat menghitung dan menyetor kewajiban pajaknya secara benar, lengkap dan jelas. Tidak dapat dipungkiri untuk dapat memahami aturan pajak seringkali dibutuhkan bantuan dari pihak lain yang lebih kompeten dari sisi bahasa, penggunaan istilah, dan mungkin tata caranya perhitungan sampai pelaporannya. Demikian juga yang dihadapi oleh UMKM umat Gereja Katolik St. Barnabas, Pamulang, Tangerang Selatan kesulitan dalam mempraktikkan aturan pajak yang bersifat dinamis. PKM yang beranggotakan dosen-dosen dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Program Studi Sarjana Akuntansi, Universitas Pamulang, bertujuan membantu UMKM yang tergabung dalam umat Gereja Katolik St. Barnabas, Pamulang, Tangerang Selatan untuk dapat lebih memahami PMK 164 sehingga ujungnya akan menjadi lebih patuh dalam menjalankan hak dan kewajiban perpajakannya.  Kata Kunci: PMK 164, Pajak UMKM, Pengusaha Kena Pajak Socialization of Pmk 164 on PPh UMKM for The Congregation of St. Barnabas Catholic Church, Pamulang, South Tangerang. Barnabas, Pamulang, South Tangerang. PMK 164 of 2023 concerning the procedure for imposing income tax on the business income received or obtained by taxpayers who have a certain gross distribution and business reporting obligations to be confirmed as taxable entrepreneurs is very important to know and can be practised by entrepreneurs classified as MSMEs to be able to calculate and deposit their tax obligations correctly, completely and clearly. It is undeniable that in order to be able to understand the tax rules, it is often necessary to have the assistance of other parties who are more competent in terms of language, use of terms and perhaps the procedures from calculation to reporting. Similarly, the MSMEs of St. Barnabas Catholic Church, Pamulang, and South Tangerang have difficulties in practising the dynamic tax rules. PKM, which consists of lecturers from the Faculty of Economics and Business, Bachelor of Accounting Study Program, Pamulang University, aims to help MSMEs belonging to the congregation of St. Barnabas Catholic Church, Pamulang, South Tangerang to better understand PMK 164 so that they will eventually become more compliant in carrying out their tax rights and obligations. Keywords: PMK 164, EMKM Tax, Taxable Entrepreneur
Peningkatan Kesadaran Masyarakat terhadap Resiko Judi Online dan Pinjaman Online melalui Sosialisasi Manajemen Keuangan di Majlis Taklim Nurul Iman Utami, Tri; Aprilia, Erika Astriani; Irawati, Wiwit
Abdimisi Vol. 6 No. 2 (2025): Abdimisi
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/abms.v6i2.50865

Abstract

This Community Service Program (PKM) was conducted in collaboration with Majlis Ta’lim Nurul Iman, located in Serua Sub-district, Bojongsari District, Depok City, West Java Province. The main objective of this PKM activity was to provide financial management education to the women members of Majlis Ta’lim Nurul Iman and to introduce them to the concept of financial technology, particularly Peer-to-Peer (P2P) Lending or online loans, as well as to raise awareness about the dangers of online gambling. The target participants were approximately 30 housewives who are members of the Majlis Ta’lim, with the activity taking place on May 4, 2025. The methods used in this PKM included lectures, tutorials, discussions, and mentoring. The results showed that most participants were familiar with online loan and gambling applications, but lacked an understanding of the risks associated with choosing the wrong loan services. After the session, participants gained insights and tips to avoid falling into the traps of illegal online loans and gambling. Keywords: Fintech, Online Gambling, Online Loans, P2P Lending, Financial Literacy, Financial Management
Anti-Fraud UMKM Finance: Pendampingan Pengelolaan Keuangan Usaha untuk Membangun Kejujuran dan Keterbukaan Dalam Bisnis Jatmika, Windy; Ginting, Rafles; Irawati, Wiwit; Sari, Dian Wulan; Junjunan, Mochammad Ilyas; Widiyati, Dian; Sulistiani, Dwi; Anggraeni, Windi Ariesty
Abdimisi Vol. 7 No. 1 (2025): Abdimisi
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/abms.v7i1.57409

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki kontribusi signifikan terhadap perekonomian nasional, namun masih menghadapi tantangan besar dalam pengelolaan keuangan yang transparan dan akuntabel. Minimnya literasi keuangan dan lemahnya sistem pengendalian internal sering kali membuka peluang terjadinya praktik kecurangan (fraud), yang berdampak pada menurunnya kepercayaan konsumen, mitra bisnis, serta lembaga keuangan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan, menanamkan nilai kejujuran dan akuntabilitas, serta memperkuat kemampuan pengendalian internal pada pelaku UMKM melalui program “Anti-Fraud UMKM Finance”. Metode pelaksanaan meliputi workshop, pelatihan, simulasi kasus, dan pendampingan langsung kepada 90 peserta yang merupakan pelaku usaha mikro dan jemaat Balai Paroki Redemptor Mundi, Dukuh Kupang, Surabaya. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta mengenai pencatatan transaksi, penyusunan laporan keuangan sederhana, serta penerapan sistem pencatatan anti-fraud. Sebanyak 85% peserta mulai menerapkan sistem pencatatan keuangan terpisah antara pribadi dan usaha, sedangkan 92% peserta menyatakan memperoleh pemahaman baru terkait pencegahan fraud. Kegiatan ini juga berhasil menumbuhkan budaya keterbukaan dan kejujuran dalam pengelolaan keuangan, yang pada gilirannya memperkuat kepercayaan konsumen dan mitra bisnis. Program ini dapat dijadikan model pendampingan keberlanjutan untuk memperkuat integritas dan daya saing UMKM melalui literasi keuangan dan tata kelola usaha yang transparan. Kata kunci: UMKM, anti-fraud, literasi keuangan, akuntabilitas, pengendalian internal