Moh. Fatkur Rohman
Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Syari'ah Babussalam

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Montessori dan Pendidikan Islam: Sinergi Metode Pembelajaran Modern dalam Kurikulum PIAUD Yeni Fitriya; Maylita Dwi Putri; Moh. Fatkur Rohman
SYURO : Jurnal Pendidikan Islam dan Pembelajaran Anak Usia Dini Vol. 1 No. 01 (2025): SYURO : Jurnal Pendidikan Islam dan Pembelajaran Anak Usia Dini
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIES Babussalam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64454/syuro.v1i01.121

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sinergi antara metode Montessori dan Pendidikan Islam dalam pengembangan Kurikulum Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD). Metode penelitian yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR), dengan menelaah berbagai sumber literatur dari jurnal nasional dan internasional terindeks Sinta, DOAJ, ResearchGate, serta Google Scholar selama periode 2015–2024. Hasil penelusuran awal memperoleh 68 artikel, kemudian diseleksi menggunakan kriteria inklusi, sehingga diperoleh 25 artikel utama yang relevan. Analisis dilakukan menggunakan pendekatan tematik untuk mengidentifikasi kesamaan dan integrasi nilai-nilai antara Montessori dan pendidikan Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Montessori memiliki prinsip utama seperti independence, freedom within limits, learning by doing, prepared environment, dan teacher as guide, yang secara filosofis sejalan dengan konsep pendidikan Islam yang berlandaskan fitrah, adab, dan tauhid. Sinergi keduanya menghasilkan pendekatan pembelajaran yang holistik, menekankan pengembangan kognitif, emosional, sosial, dan spiritual anak secara seimbang. Penerapan model Montessori-Islami dalam kurikulum PIAUD terbukti efektif dalam menumbuhkan kemandirian, kedisiplinan, rasa tanggung jawab, serta kesadaran spiritual anak sejak usia dini.
Layanan Produk PAUD Universitas Wahidiyah Di Pondok Pesantren Kedinglo Kediri Moh. Ghoizi Eriyanto; Rohmad; Moh. Fatkur Rohman
SYURO : Jurnal Pendidikan Islam dan Pembelajaran Anak Usia Dini Vol. 1 No. 02 (2025): SYURO : Jurnal Pendidikan Islam dan Pembelajaran Anak Usia Dini
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIES Babussalam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64454/syuro.v1i02.172

Abstract

Layanan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) merupakan fondasi penting dalam membangun kualitas sumber daya manusia sejak usia dini, khususnya dalam konteks pendidikan berbasis nilai keagamaan dan kearifan lokal. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis layanan produk PAUD Universitas Wahidiyah yang diselenggarakan di lingkungan Pondok Pesantren Kedinglo Kediri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Subjek penelitian meliputi pengelola PAUD, pendidik, orang tua, serta peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa layanan produk PAUD Universitas Wahidiyah dirancang secara holistik dengan mengintegrasikan aspek pendidikan, keagamaan, dan penguatan karakter berbasis nilai-nilai keislaman. Produk layanan yang dikembangkan meliputi kurikulum terpadu, metode pembelajaran berbasis bermain sambil belajar, serta penguatan karakter spiritual dan sosial anak usia dini. Selain itu, sinergi antara lembaga pendidikan tinggi, pesantren, dan masyarakat menjadi faktor pendukung utama keberhasilan layanan PAUD tersebut. Temuan ini menunjukkan bahwa model layanan PAUD berbasis pesantren memiliki potensi besar dalam menciptakan layanan pendidikan anak usia dini yang kontekstual, berkelanjutan, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi pengembangan layanan PAUD berbasis kelembagaan keagamaan di Indonesia.
Perkembangan Kemandirian Anak Usia Dini melalui Pembiasaan di Lingkungan Sekolah PAUD Insan Cita Maylita Dwi Putri; Moh. Fatkur Rohman; Moh. Ghoizi Eriyanto
SYURO : Jurnal Pendidikan Islam dan Pembelajaran Anak Usia Dini Vol. 1 No. 02 (2025): SYURO : Jurnal Pendidikan Islam dan Pembelajaran Anak Usia Dini
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIES Babussalam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64454/syuro.v1i02.174

Abstract

Kemandirian merupakan aspek penting dalam perkembangan anak usia dini yang mencakup kemampuan melakukan aktivitas sehari-hari, mengelola diri, dan berinteraksi secara mandiri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pembiasaan di lingkungan sekolah terhadap peningkatan kemandirian anak usia dini. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif-kualitatif melalui observasi langsung di PAUD Insan Cita, dengan fokus pada aktivitas harian anak, interaksi sosial, dan peran guru sebagai fasilitator. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak-anak yang terbiasa menjalani rutinitas mandiri, seperti merapikan mainan, menata peralatan belajar, dan menyelesaikan tugas sederhana, mampu melaksanakan aktivitas tersebut tanpa bantuan guru setelah beberapa minggu. Pembiasaan ini tidak hanya meningkatkan keterampilan praktis, tetapi juga menumbuhkan inisiatif, tanggung jawab, dan rasa percaya diri. Peran guru sebagai model dan fasilitator, konsistensi rutinitas, serta penguatan positif terbukti menjadi faktor kunci dalam keberhasilan pembiasaan. Temuan ini selaras dengan teori perkembangan anak Erikson (initiative vs. guilt), Piaget (praoperasional), Vygotsky (zona perkembangan proksimal), Bandura (pembelajaran sosial), dan Skinner (penguatan perilaku). Kesimpulannya, pembiasaan di sekolah merupakan strategi pedagogis yang efektif untuk membentuk kemandirian anak usia dini secara holistik, meliputi aspek fisik, kognitif, sosial, dan emosional. Implementasi strategi ini perlu didukung oleh kebijakan sekolah, struktur rutinitas yang jelas, dan kompetensi guru agar dapat berkontribusi pada pembentukan karakter anak yang mandiri, bertanggung jawab, dan siap menghadapi pendidikan berikutnya.
KEMAMPUAN EKSPLORASI IDE MATEMATIKA SISWA SEKOLAH DASAR PADA MATERI PECAHAN: SEBUAH TINJAUAN BERDASARKAN GENDER Yeni Fitriya; Asep Yudianto; Feby Permata Sari; Maylita Dwi Putri; Moh. Fatkur Rohman
AFHAM : Jurnal Pendidikan dan Keguruan Vol. 1 No. 01 (2025): AFHAM : Jurnal Pendidikan dan Keguruan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIES Babussalam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64454/afham.v1i01.113

Abstract

Mengeksplorasi ide-ide matematika sangat penting untuk mencapai tujuan pembelajaran dan mencapai kinerja optimal dalam matematika. Hal ini memungkinkan siswa untuk menunjukkan kreativitas, keterampilan memecahkan masalah, dan mempersiapkan mereka untuk menerapkan konsep matematika dalam kehidupan sehari-hari. Perbedaan kemampuan siswa dalam mengeksplorasi ide-ide matematika harus diperhitungkan untuk memfasilitasi lingkungan belajar yang ideal dan disesuaikan dengan kebutuhan setiap siswa. Dalam survei potong lintang yang melibatkan 307 siswa sekolah dasar di Sleman, Yogyakarta, kemampuan eksplorasi ide mereka diuji. Analisis komparatif tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan (Sig. > 0,05) dalam kemampuan eksplorasi ide siswa, baik dalam hal variabel kovariat gender maupun setiap indikator eksplorasi ide. Namun, skor rata-rata menunjukkan bahwa siswa perempuan berprestasi lebih baik daripada siswa laki-laki dalam hal eksplorasi ide. Sebuah analisis telah dilakukan untuk menyelidiki dampak pembelajaran yang dibedakan terhadap skor matematika siswa sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk menunjukkan bahwa pembelajaran yang dipersonalisasi, yang disesuaikan dengan kebutuhan setiap siswa, dapat membantu menjembatani kesenjangan dalam keterampilan eksplorasi ide matematika mereka. Penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan awal pembelajaran yang berpusat pada siswa dapat meningkatkan keterampilan eksplorasi ide matematika siswa secara signifikan, dan bermanfaat dalam jangka panjang.