Yeni Fitriya
STIES Babussalam

Published : 7 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

MEMBANGUN KARAKTER MELALUI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM: TANTANGAN DAN PELUANG DI ERA DIGITAL Yeni Fitriya; Ivo Retna Wardani; Moh. Fatkur Rohman; Maylita Dwi Putri
MISBAH : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam Vol. 1 No. 01 (2025): MISBAH: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam
Publisher : MISBAH : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan agama Islam memainkan peran penting dalam pembentukan karakter generasi muda di Indonesia. Salah satu tantangan signifikan yang dihadapi generasi muda saat ini adalah pengaruh kecanggihan teknologi digital yang tidak terelakkan, terutama di era globalisasi yang ditandai dengan banyaknya informasi yang mudah diakses. Namun, perlu diingat bahwa tantangan dalam pelaksanaan pendidikan ini sangat beragam, termasuk resistensi terhadap perubahan, kebutuhan pelatihan bagi guru, dan ketidakpahaman masyarakat tentang pentingnya pendidikan karakter berbasis agama. Penelitian ini mengadopsi pendekatan kualitatif dengan studi literatur sebagai metodologinya. Tujuan penelitian ini ialah mengetahui metode ataupun cara dalam membangun karakter siswa melalui pendidikan agama Islam, serta memetakan tantangan dan peluangnya di era digital. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pesatnya kemajuan keilmuan dan berbagai macam inovasi di dalam teknologi menciptakan inovasi-inovasi pendidikan agama Islam yang penuh dengan kreatifitas. Seiring perkembangan teknologi yang semakin pesat, maka Pendidikan Agama Islam juga harus menyesuaikan dengan memberikan respons yang baik terhadap kemajuan zaman. Keywords : Karakter, Pendidikan Agama Islam, Tantangan, Digital
DISKURSUS KONSEP PENDIDIKAN ISLAM DALAM MERESPONS ARUS MODERNISASI Moh. Fatkur Rohman; Yeni Fitriya; Maylita Dwi Putri; Ivo Retna Wardani
MISBAH : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam Vol. 1 No. 01 (2025): MISBAH: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam
Publisher : MISBAH : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Memasuki abad ke-20 saat ini, terjadi lonjakan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi yang terjadi di seluruh dunia. Kemajuan teknologi informasi, perkembangan global, hingga adanya perubahan paradigma-paradigma baru pada sektor-sektor vital, menciptakan pola tatanan kehidupan baru yang perlu adanya penyesuaian. Penelitian ini bertujuan untuk penanaman sikap-sikap dan karakter secara komprehensif, sebagai respon terhadap arus modernisasi yang pesat, sehingga tercipta suasana yang penuh dengan kedamaian, kerukuran, persatuan dan kesatuan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan model penelitian studi literatur. Telaah dokumen-dokumen dilakukan untuk mengetahui dan memetakan terkait sumber primer dan sekunder dalam penelitian ini. Selanjutnya, dilakukan analisis data dengan menggunakan teknik triangulasi. Hasil yang diperoleh ialah para stakeholder PAI tidak hanya sekedar merespons secara teoritik atas modernisasi, melainkan juga memhamai secara bijaksana dan menciptakan kebijakan-kebijakan sistematis untuk menyesuaikan dengan arus modernisasi dan perkembangan ilmu pengetahuan. Selain itu, dicetuskannya konsep integratif-interkonektif oleh M. Amin Abdullah menandai adanya transformasi paradigma secara menyeluruh dari berbagai bidang disiplin keilmuan Selain itu, penekanan terhadap pendidikan karakter melalui pendidikan agama Islam telah menjadi bagian dari fokus respons terhadap arus modernisasi.Keywords : Diskursus, Konsep Pendidikan Agama Islam, Modernisasi
TREN PENELITIAN PEMANFAATAN TEKNOLOGI DIGITAL DALAM PEMBELAJARAN AGAMA ISLAM DI SEKOLAH DASAR: TINJAUAN BERDASARKAN JENIS DAN PRODUK PENELITIAN muhammad nasiruddin; Yeni Fitriya; Ivo Retna Wardani
MISBAH : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam Vol. 1 No. 02 (2025): MISBAH: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam
Publisher : MISBAH : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tren penelitian pemanfaatan teknologi digital dalam pembelajaran Agama Islam di sekolah dasar ditinjau berdasarkan jenis penelitian dan produk yang dihasilkan. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan pendekatan analisis tren terhadap artikel-artikel ilmiah yang relevan dan dipublikasikan dalam rentang waktu tertentu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Research and Development (R&D) menjadi pendekatan yang paling dominan digunakan dalam penelitian pembelajaran Agama Islam berbasis teknologi digital. Dominasi ini menunjukkan kecenderungan penelitian yang berorientasi pada pengembangan produk pembelajaran yang inovatif dan aplikatif. Selain itu, ditinjau dari produk penelitian, game edukasi merupakan jenis media digital yang paling banyak dikembangkan dan diteliti dibandingkan produk teknologi lainnya. Temuan ini mengindikasikan bahwa pengembangan game edukasi melalui pendekatan R&D dipandang efektif dalam menjawab kebutuhan pembelajaran Agama Islam di sekolah dasar yang sesuai dengan karakteristik peserta didik di era digital. Hasil penelitian ini memberikan implikasi dan rekomendasi terhadap penelitian selanjutnya yang menjadi tren, dengan harapan penelitian yang dilakukan memberikan manfaat karena relevan dengan kebutuhan pembaca.
Montessori dan Pendidikan Islam: Sinergi Metode Pembelajaran Modern dalam Kurikulum PIAUD Yeni Fitriya; Maylita Dwi Putri; Moh. Fatkur Rohman
SYURO : Jurnal Pendidikan Islam dan Pembelajaran Anak Usia Dini Vol. 1 No. 01 (2025): SYURO : Jurnal Pendidikan Islam dan Pembelajaran Anak Usia Dini
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIES Babussalam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64454/syuro.v1i01.121

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sinergi antara metode Montessori dan Pendidikan Islam dalam pengembangan Kurikulum Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD). Metode penelitian yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR), dengan menelaah berbagai sumber literatur dari jurnal nasional dan internasional terindeks Sinta, DOAJ, ResearchGate, serta Google Scholar selama periode 2015–2024. Hasil penelusuran awal memperoleh 68 artikel, kemudian diseleksi menggunakan kriteria inklusi, sehingga diperoleh 25 artikel utama yang relevan. Analisis dilakukan menggunakan pendekatan tematik untuk mengidentifikasi kesamaan dan integrasi nilai-nilai antara Montessori dan pendidikan Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Montessori memiliki prinsip utama seperti independence, freedom within limits, learning by doing, prepared environment, dan teacher as guide, yang secara filosofis sejalan dengan konsep pendidikan Islam yang berlandaskan fitrah, adab, dan tauhid. Sinergi keduanya menghasilkan pendekatan pembelajaran yang holistik, menekankan pengembangan kognitif, emosional, sosial, dan spiritual anak secara seimbang. Penerapan model Montessori-Islami dalam kurikulum PIAUD terbukti efektif dalam menumbuhkan kemandirian, kedisiplinan, rasa tanggung jawab, serta kesadaran spiritual anak sejak usia dini.
Pembelajaran Literasi Numerasi Berbasis Masalah Kontekstual Pada Anak Usia Dini Yeni Fitriya; Maylita Dwi Putri; Ivo Retna Wardani; M. Miftaqul Miftah Lutfi
SYURO : Jurnal Pendidikan Islam dan Pembelajaran Anak Usia Dini Vol. 1 No. 02 (2025): SYURO : Jurnal Pendidikan Islam dan Pembelajaran Anak Usia Dini
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIES Babussalam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64454/syuro.v1i02.171

Abstract

Literasi numerasi merupakan kompetensi dasar yang perlu dikembangkan sejak anak usia dini karena berperan penting dalam membangun kemampuan berpikir logis dan pemecahan masalah. Namun, pembelajaran numerasi pada pendidikan anak usia dini masih sering bersifat abstrak dan kurang kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pembelajaran literasi numerasi berbasis masalah kontekstual pada anak usia dini melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR). Metode penelitian dilakukan dengan menelaah artikel-artikel ilmiah yang relevan dan terpublikasi pada jurnal nasional terakreditasi dan jurnal internasional bereputasi, dengan kriteria fokus pada literasi numerasi, pendekatan kontekstual, dan pembelajaran berbasis masalah pada anak usia dini. Hasil kajian menunjukkan bahwa pembelajaran literasi numerasi berbasis masalah kontekstual efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep numerasi secara bermakna, mendorong keterlibatan aktif anak, serta mengembangkan kemampuan berpikir logis dan pemecahan masalah sederhana. Pembelajaran yang mengaitkan numerasi dengan konteks kehidupan sehari-hari dan aktivitas bermain dinilai sesuai dengan karakteristik perkembangan anak usia dini. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa pembelajaran literasi numerasi berbasis masalah kontekstual merupakan pendekatan yang relevan dan potensial untuk diterapkan dalam pendidikan anak usia dini, meskipun masih diperlukan penelitian empiris lanjutan dengan desain eksperimental untuk memperkuat temuan yang ada.
KEMAMPUAN EKSPLORASI IDE MATEMATIKA SISWA SEKOLAH DASAR PADA MATERI PECAHAN: SEBUAH TINJAUAN BERDASARKAN GENDER Yeni Fitriya; Asep Yudianto; Feby Permata Sari; Maylita Dwi Putri; Moh. Fatkur Rohman
AFHAM : Jurnal Pendidikan dan Keguruan Vol. 1 No. 01 (2025): AFHAM : Jurnal Pendidikan dan Keguruan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIES Babussalam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64454/afham.v1i01.113

Abstract

Mengeksplorasi ide-ide matematika sangat penting untuk mencapai tujuan pembelajaran dan mencapai kinerja optimal dalam matematika. Hal ini memungkinkan siswa untuk menunjukkan kreativitas, keterampilan memecahkan masalah, dan mempersiapkan mereka untuk menerapkan konsep matematika dalam kehidupan sehari-hari. Perbedaan kemampuan siswa dalam mengeksplorasi ide-ide matematika harus diperhitungkan untuk memfasilitasi lingkungan belajar yang ideal dan disesuaikan dengan kebutuhan setiap siswa. Dalam survei potong lintang yang melibatkan 307 siswa sekolah dasar di Sleman, Yogyakarta, kemampuan eksplorasi ide mereka diuji. Analisis komparatif tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan (Sig. > 0,05) dalam kemampuan eksplorasi ide siswa, baik dalam hal variabel kovariat gender maupun setiap indikator eksplorasi ide. Namun, skor rata-rata menunjukkan bahwa siswa perempuan berprestasi lebih baik daripada siswa laki-laki dalam hal eksplorasi ide. Sebuah analisis telah dilakukan untuk menyelidiki dampak pembelajaran yang dibedakan terhadap skor matematika siswa sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk menunjukkan bahwa pembelajaran yang dipersonalisasi, yang disesuaikan dengan kebutuhan setiap siswa, dapat membantu menjembatani kesenjangan dalam keterampilan eksplorasi ide matematika mereka. Penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan awal pembelajaran yang berpusat pada siswa dapat meningkatkan keterampilan eksplorasi ide matematika siswa secara signifikan, dan bermanfaat dalam jangka panjang.
COMPUTATIONAL THINKING IN MATHEMATICS EDUCATION: EXAMINING BEBRAS'S USE AS A LEARNING TOOL FOR 2D SHAPES Yeni Fitriya; Maylita Dwi Putri; M. Miftaqul Miftah Lutfi
AFHAM : Jurnal Pendidikan dan Keguruan Vol. 2 No. 01 (2026): AFHAM : Jurnal Pendidikan dan Keguruan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIES Babussalam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64454/afham.v2i01.191

Abstract

Educational developments in the 21st century call for the integration of computational thinking into learning to develop students’ logical, systematic, and problem-solving skills. However, mathematics instruction on two-dimensional (2D) shapes still tends to be oriented toward a procedural approach, so students’ computational thinking skills have not developed optimally. This study aims to analyze the use of Bebras as a learning tool to enhance students’ computational thinking skills in the context of two-dimensional shapes. The study employs a quantitative approach with a pretest–posttest design. The research subjects consisted of 32 upper-grade elementary school students. Data collection techniques included tests, observations, and student response questionnaires. Data were analyzed using quantitative descriptive analysis to determine changes in computational thinking skills across the indicators of problem decomposition, pattern recognition, abstraction, and algorithm design. The results indicate that the use of Bebras has a positive impact on improving students’ computational thinking skills. The students’ average score increased from 61.4 on the pretest to 84.2 on the posttest. Improvements were observed across all computational thinking indicators, with the highest increase in the pattern recognition aspect. In addition, the results of the observations showed an increase in student engagement and learning activity, while the questionnaire results indicated that the majority of students responded positively to the use of Bebras in mathematics instruction. Students found the lessons to be more engaging, interactive, and helpful in gaining a deeper understanding of two-dimensional geometric concepts. Based on the research results, it can be concluded that Bebras is effective as a mathematics learning tool for improving computational thinking skills in two-dimensional plane figures. The integration of Bebras into mathematics instruction has the potential to become a 21st-century learning innovation that supports the development of students’ higher-order thinking skills, problem-solving abilities, and understanding of geometric concepts.