Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Desain Pembelajaran Matematika Terintegrasi Nilai-Nilai Islam di SD Muhammadiyah 06 Semarang Charis Maulana; Yulinda Kusumaningrum; M. Dliya' Ulami'
TEMATIK Vol. 4 No. 1 (2024): Januari
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/tmt.v4i1.7152

Abstract

Pembelajaran matematika perlu mengintegrasikan nilai-nilai Islam agar menarik bagi peserta didik. Namun, di SD Muhammadiyah 06 Semarang, pembelajaran matematika terintegrasi nilai-nilai Islam masih belum optimal. Hal ini berdampak pada pembentukan karakter peserta didik dan rendahnya hasil belajar matematika. Kendala utamanya adalah keterbatasan kemampuan guru dalam mendesain pembelajaran matematika terintegrasi nilai-nilai Islam. Untuk mengatasi masalah ini, tim pengabdian masyarakat memberikan pelatihan, praktek langsung, dan pendampingan kepada para guru dalam mendesain pembelajaran matematika terintegrasi nilai-nilai Islam. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pemahaman dan kemampuan guru dalam mendesain pembelajaran matematika yang menggabungkan prinsip-prinsip matematika dengan ajaran Islam. Hasilnya menunjukkan respon positif dari para guru, terlihat dari semangat dan kreativitas mereka meningkat dalam mendesain pembelajaran matematika terintegrasi nilai-nilai Islam.
Penyusunan LKPD Matematika Terintegrasi Nilai Islam Menggunakan Canva Di MI Islamiyah Pancakarya Semarang Charis Maulana; Yulinda Kusumaningrum; M. Dliya’ Ulami’
TEMATIK Vol. 4 No. 2 (2024): Juli
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/tmt.v4i2.9903

Abstract

Matematika sering dianggap sulit karena sifatnya yang abstrak. Mengintegrasikan nilai-nilai Islam dalam pembelajaran matematika dapat membuatnya lebih menarik dan relevan, serta menumbuhkan karakter Islami pada peserta didik. Di MI Islamiyah Pancakarya Semarang, penggunaan media pembelajaran dan teknologi seperti Canva untuk menyusun Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) yang terintegrasi nilai Islam masih belum optimal. Oleh karena itu, tim pengabdian memberikan pelatihan kepada guru-guru untuk menyusun LKPD matematika yang terintegrasi nilai Islam menggunakan Canva. Pelatihan ini diselenggarakan melalui metode pelatihan dan praktik langsung agar guru mampu menyusun LKPD matematika yang terintegrasi nilai Islam menggunakan Canva. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan guru dalam menyusun LKPD matematika yang terintegrasi nilai Islam menggunakan Canva. Hasil kegiatan ini menunjukkan respon positif dari para guru, yang ditandai dengan meningkatnya motivasi mereka untuk menyusun LKPD matematika yang terintegrasi nilai Islam menggunakan Canva.Kata Kunci: canva, integrasi nilai Islam, LKPD, pembelajaran matematika
PEMANFAATAN APLIKASI CANVA UNTUK MEDIA PEMBELAJARAN MATEMATIKA BERNUANSA ISLAMI BAGI GURU DI SD ISLAM ALFAJAR SEMARANG Yulinda Kusumaningrum; Charis Maulana; M Dliya' Ulami
Jurnal DIMASTIK Vol. 2 No. 1 (2024): Januari
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/dimastik.v2i1.8535

Abstract

Pendidikan dituntut supaya memanfaatkan teknologi dalam pembelajaran. Selain teknologi, tantangan lain dalam pendidikan yaitu kurangnya motivasi peserta didik dalam mengikuti pembelajaran khususnya matematika. Matematika yang bernuansa islami adalah adanya keterkaitan antara matematika dengan islam. Jika dalam pembelajaran matematika, keterkaitan itu antara materi pelajaran matematika dengan nilai-nilai yang terkandung di dalam Islam. Selain itu, dalam matematika dapat membantu peserta didik untuk mengamalkan salah satu ilmu yang diajarkan dalam al-Qur’an. Kenyataan yang ada di SD Islam Alfajar, Semarang bahwa pembelajaran matematika kurang memberikan kontribusi bagi pembentukan karakter dan kurang bisa memberikan penanaman nilai-nilai Islam. Hal tersebut dikarenakan, guru dalam menyampiakan materi pembelajaran belum memanfaatkan teknologi yaitu media pembelajaran yang interaktif seperti aplikasi canva. Hal inilah yang melatarbelakangi tim pengabdian memberikan pelatihan penyusunan media pembelajaran matematika bernuansa islami dengan aplikasi camva bagi guru di SD Islam Alfajar, Semarang. Kegiatan ini diselenggarakan di SD Islam Alfajar, Semarang dengan  metode ceramah dan praktik langsung. Peserta pelatihan ini berjumlah 13 orang. Berdasarkan rata-rata nilai pretes dengan jawaban iya sebanyak  32,9% sedangkan rata-rata nilai posttes dengan jawaban iya sebanyak 87,7%. Maka dari itu, kita dapat menyimpulkan bahwa setelah dilaksanakan kegiatan PkM ini terjadi kenaikan keterampilan dalam penyusunan media pembelajaran matematika bernuansa islami dengan pemanfaatan aplikasi canva.Kata Kunci: aplikasi canva, bernuansa, Islami, matematika
PEMANFAATAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE (AI) DALAM PENYUSUNAN MODUL AJAR BERDIFERENSIASI BAGI GURU SMA ADVENT SEMARANG Lenny Margaretta Huizen; Yulinda Kusumaningrum; Charis Maulana; Whisnumurti Adhiwibowo
Jurnal DIMASTIK Vol. 4 No. 1 (2026): Januari
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/dimastik.v4i1.13698

Abstract

Perkembangan teknologi digital, khususnya Artificial Intelligence (AI), memberikan peluang besar dalam peningkatan kualitas pendidikan. Guru di era Merdeka Belajar dituntut menghadirkan pembelajaran berdiferensiasi yang menyesuaikan kebutuhan, minat, bakat, serta gaya belajar peserta didik. Modul ajar berdiferensiasi menjadi perangkat penting dalam mendukung pembelajaran tersebut. Guru di SMA Advent Semarang mengalami kesulitan dalam menyusun modul ajar berdiferensiasi yang memanfaatkan AI. Salah satu AI yang dapat dimanfaatkan dalam pembelajaran yaitu ChatGPT. Untuk itu dilakukan pengabdian kepada masyarakat untuk memberikan pelatihan tentang pemanfaatan AI dalam menyusun modul ajar berdiferensiasi. Tujuan pengabdian ini yaitu agar para guru memiliki kemampuan dan keterampilan dalam memanfaatkan AI untuk menyusun modul ajar berdiferensiasi. Sehingga modul ini dapat menyesuaikan kebutuhan, minat, bakat, serta gaya belajar peserta didik dalam pembelajaran. Evaluasi keberhasilan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan sebelum (pretest) dan setelah (posttest) kegiatan selesai dilaksanakan, yaitu berupa kuesioner tentang materi yang disampaikan oleh pemateri. Hasil kuesioner pretest diperoleh 58,5% sedangkan untuk posttestnya meningkat menjadi 79,75%. Maka dari itu, dapat disimpulkan bahwa kegiatan PkM ini meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru dalam menyusun modul ajar berdiferensiasi menggunakan AI.  
VISUALISASI KONSEP ABSTRAK MELALUI PELATIHAN GEOGEBRA UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN MATEMATIKA SISWA DI SMK PERDANA SEMARANG. Lenny Margaretta Huizen; Yulinda Kusumaningrum; Charis Maulana; Atmoko Nugroho
Jurnal DIMASTIK Vol. 4 No. 2 (2026): Juli
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/dimastik.v4i2.15672

Abstract

Pembelajaran matematika di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) masih menghadapi berbagai kendala, terutama dalam membantu siswa memahami konsep-konsep yang bersifat abstrak. Salah satu penyebabnya adalah penggunaan metode pembelajaran yang masih didominasi oleh ceramah serta terbatasnya pemanfaatan media pembelajaran berbasis teknologi yang mampu memvisualisasikan konsep matematika secara interaktif. Kondisi tersebut menyebabkan proses pembelajaran kurang menarik dan berdampak pada rendahnya pemahaman siswa terhadap materi. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa serta guru dalam memanfaatkan aplikasi GeoGebra sebagai media pembelajaran matematika yang interaktif di SMK Perdana Semarang. Metode pelaksanaan meliputi observasi, wawancara, analisis situasi, sosialisasi, pelatihan, praktik langsung, serta evaluasi menggunakan instrumen pre-test dan post-test. Kegiatan diikuti oleh 21 peserta yang terdiri atas 19 siswa dan 2 guru matematika. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta yang ditandai dengan kenaikan rata-rata nilai dari 77,73 pada pre-test menjadi 91,00 pada post-test. Selain itu, peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi selama pelatihan serta mampu menggunakan GeoGebra untuk memvisualisasikan konsep fungsi dan geometri secara mandiri. Kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan kompetensi peserta dalam memanfaatkan teknologi sebagai media pembelajaran matematika yang lebih interaktif, menarik, efektif, dan berpotensi mendukung peningkatan kualitas proses pembelajaran di sekolah.