Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

The Effectiveness of MONOGAMIA (Monopoly to Prevent Anemia) on Female Adolescent Knowledge about Anemia Prevention and Consumption of Iron Supplement Aprianti, Nurannisa Fitria; Sari , Apriani Susmita
Babali Nursing Research Vol. 5 No. 2 (2024): April
Publisher : Babali Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37363/bnr.2024.52361

Abstract

Introduction: The leading causes of anaemia in female adolescents are iron and nutrient deficiencies, excessive blood loss during menstruation, and incorrect diet due to a lack of knowledge of female adolescents about the prevention of anaemia and the consumption of iron supplement tablets. This study aimed to analyse the effectiveness of MONOGAMIA on the knowledge level of female adolescents.Methods: The research design was a quasi-experiment pre-post-test with control group. The sample was 96 female students divided into two groups at Senior High School East Lombok from October 4-14, 2024. The intervention group used MONOGAMIA, and the control group used the CEMARI Flip Chart. The Fe tablet was given for four weeks. Data collection used questionnaires of knowledge and iron supplement consumption compliance cards. Knowledge pre-test and post-test were taken on the same day in both groups, and compliance with iron consumption was taken one week after education. The research data were analysed using Wilcoxon, Mann Whitney, and Chi-Square (α<0.05). Results: Both groups had a significant difference in knowledge of anaemia prevention before and after education (p<0.001). There was a significant difference in knowledge about anaemia prevention after education between two groups (p = 0.000). There was a significant difference in iron supplement consumption between the intervention and control group after education (p = 0.028). Conclusion: MONOGAMIA is more effective in increasing knowledge about anaemia prevention and iron supplement consumption in female adolescents than CEMARI. MONOGAMIA can be used to educate female adolescents on how to prevent anaemia.
Peningkatan Pengetahuan dan Pemasangan Metodekontrasepsi Jangka Panjang(MKJP) di Dusun Lembar Barat Desa Lembar Selatan Lombok Barat Fatmasari, Baiq Dika; Aprianti, Nurannisa Fitria; Faizaturrahmi, Eka
Indonesia Berdaya Vol 4, No 4 (2023)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2023575

Abstract

Pelayanan   program  Keluarga Berencana pelaksanaannya senantiasa  terintegrasi  dengan kegiatan kelangsungan hidup ibu, bayi dan anak serta penanggulangan masalah Kesehatan dan kesetaraan gender sebagai salah satu upaya pemecahan hak-hak reproduksi kepada masyarakat. Memperhatikan hal-hal tersebut, maka operasional pelaksanaan program KB perlu dikelola secara lebih serius, professional dan berkesinambungan sehingga upaya-upaya tersebut dapat memberikan kepuasan bagi semua pihak baik klien maupun pemberi pelayanan yang pada akhirnya akan meningkatkan kesertaan masyarakat dalam berKB, terhindar dari masalah kesehatan, reproduksi, meningkatkan   kesejahteraan   keluarga. Berdasarkan pendataan yang telah kami laksanakan di Dusun Lembar Barat, diperoleh data bahwa dari 240 PUS, akseptor KB sebanyak 152 orang (62,50%), dimana persentase pengunaan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang masih rendah yaitu sebanyak 37 orang (15,41%). Hal ini karena kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai Metode Kontrasepsi Jangka Panjang sehingga penggunaannya masih sangat rendah. Berdasarkan masalah tersebut kami melakukan kegiatan Pengabdian Masyarakat Penyuluhan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang pada tanggal 2 Desember 2021 di balai dusun.  Sebanyak 15 orang peserta diberi kuisioner pre tes sebelum penyuluhan, selanjutnya penyampaian materi dengan media lembar balik dan power point dan diakhiri dengan pengisian kuisioner post tes. Terjadi peningkatan pengetahuan ibu tentang Metode Kontrasepsi Jangka Panjang setelah kegiatan berlangsung terlihat dari perbedaan nilai rerata kuisioner pre test senilai 55,5% menjadi 98,2% pada saat post test dan adanya pengguna baru MKJP Implan sebanyak 9 orang setelah diberikan penyuluhan.
Penyuluhan dan Pemeriksaan Tekanan Darah Pada Ibu PKK Perumahan Batursari Asri Demak Viandy, Amartya Desta; Zakiya, Roma Dhona Beauty; Cendani, Tinezia Rivan; Ethica, Stalis Norma; Aprianti, Nurannisa Fitria; Hikmah, Annisa Nurul; Afriansyah, Muhammad Ardi
JURNAL INOVASI DAN PENGABDIAN MASYARAKAT INDONESIA Vol 2 No 3 (2023): Juli
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jipmi.v2i3.119

Abstract

Latar belakang: Hipertensi dapat menjadi penyebab utama gagal jantung, stoke, dan gagal ginjal. Peningkatan tekanan darah sistolik menunjukan resiko yang lebih penting daripada peningkatan tekanan darah diastolik. Kemungkinan seseorang mengalami hipertensi akan semakin tinggi saat usia semakin bertambah. Tujuan: memberikan penjelasan mengenai pencegahan terjadinya Hipertensi dan Hipotensi. Pelaksanaan PKMD di perumahan Batursari Asri Blok B.87 RT.04 RW.05, Desa Batursari, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak berdasarkan survey belum pernah dipakai oleh pelajar atau mahasiswa dalam melakukan kegiatan PKMD. Metode: Penyuluhan tentang tekanan darah diberikan secara langsung melalui poster. Evaluasi hasil kegiatan melalui pretest dan posttest. Pretest diberikan sebelum penyuluhan dan posttest serta pemeriksaan tekanan darah diberikan setelah penyuluhan. Hasil: Rerata nilai pretest peserta penyuluhan adalah 80 dengan nilai terendah adalah 60 yang diperoleh satu peserta dan tertinggi adalah 90 yang diperoleh dari enam peserta. Setelah diberikan penyuluhan peserta mendapatkan 10 pertanyaan yang sama seperti sebelumnya dan diperoleh nilai rerata posttest adalah 87,5 dengan nilai terendah 70 dan tertinggi adalah 100. Berdasarkan nilai pretest dan posttest menunjukkan terjadinya peningkatan pengetahuan pada peserta setelah diberikan penyuluhan. Kesimpulan: Peserta penyuluhan diperumaha Batursasri Asri mengalami peningkatan pengetahuan tentang resiko dan pencegahan hipertensi. Kata kunci: hipertensi, penyuluhan, tekanan darah ___________________________________________________________________________________ Abstract Background: Hypertension can be a major cause of heart failure, stoke, and kidney failure. Elevated systolic blood pressure indicates a more important risk than increased diastolic blood pressure. The possibility of someone experiencing hypertension will be higher as age increases. Objective: provide an explanation of the prevention of Hypertension and Hypotension. The implementation of PKMD in Batursari Asri housing RT.04 RW.05, Batursari Village, Mranggen District, Demak Regency based on surveys has never been used by students or students in carrying out PKMD activities. Method: Counseling on blood pressure is given directly through posters. Evaluation of activity results through pretest and posttest. Pretest is given before counseling and a posttest and blood pressure check is given after counseling. Result: The average pretest score of counseling participants was 80 with the lowest score being 60 obtained by one participant and the highest was 90 obtained from six participants. After being given counseling, participants received the same 10 questions as before and obtained the average posttest score was 87.5 with the lowest score of 70 and the highest was 100. Based on pretest and post-test scores, it shows an increase in knowledge in participants after being given counseling. Conclusion: Counseling participants in Batursasri Asri housing experienced increased knowledge about the risks and prevention of hypertension. Keywords: hypertension, counseling, blood pressure
Pendidikan Kesehatan tentang Pencegahan Kehamilan Usia Anak pada Remaja Dusun Teluk Dalam Kern Desa Medana Lombok Utara Aprianti, Nurannisa Fitria; Faizaturrahmi, Eka; Ilmiyani, Siti Naili; Fatmasari , Baiq Dika
Bhakti Patrika Vol. 1 No. 1 (2025)
Publisher : Pubfine Media Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64408/bp.2025.1124

Abstract

Pendahuluan: Kehamilan usia anak merupakan permasalahan serius yang berdampak pada kesehatan reproduksi remaja. Pendidikan kesehatan tentang pencegahan kehamilan usaia anak pada remaja Dusun Teluk Dalam Kern Desa Medana Lombok Utara bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan remaja sebelum dan sesudah diberikan Pendidikan kesehatan tentang pencegahan kehamilan usia anak. Metode: Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah partisipatif dengan pendekatan pretest dan posttest pada remaja serta pemberian materi tentang pencegahan kehamilan usia anak. Dilakukan dalam tiga tahap yaitu tahap persiapan (registrasi dan mengisi kuesioner pretest), tahap kedua pemberian materi tentang pencegahan kehamilan usia anak, diskusi dan tanya jawab, tahap ketiga yaitu pengisian kuesioner posttest. Hasil: Menunjukan adanya peningkatan pengetahuan sebelum pengetahuan kurang (56,7%) sesudah diberikan edukasi menjadi pengetahuan baik (53,3%). Program kegiatan pengabdian masyarakat ini berhasil meningkatkan pengetahuan remaja tentang pentingnya pencegahan kehamilan usia anak sehingga dapat membantu masyarakat dusun dalam menurunkan kasus kehamilan di usia anak. Kesimpulan: Kegiatan pengabdian masayrakat ini sangat efektif dalam membantu meningkatkan pengetahuan remaja tentang pencegahan kehamilan usia anak diharapkan dapat mengubah perilaku remaja untuk tidak melakukan perkawinan dan kehamilan di usia anak. Keberhasilan kegiatan PKM ini dapat baik jika dapat dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan. Dukungan dari pihak puskesmas, desa dan kader sangat penting dalam program berkelanjutan untuk mencegah terjadinya kehamilan usia anak.
Penyuluhan Persiapan Kehamilan Sehat pada Calon Pengantin Aprianti, Nurannisa Fitria; Faizaturrahmi, Eka; Limbong, Marisa Marcelina; Rimanda, Ayu
Bhakti Patrika Vol. 1 No. 2 (2025)
Publisher : Pubfine Media Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64408/bp.2025.1228

Abstract

Pendahuluan: Persiapan kehamilan sehat merupakan faktor penting dalam menurunkan angka kematian ibu dan bayi. penyuluhan persiapan kehamilan sehat pada calon pengantin bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan calon pengantin sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan tentang persiapan kehamilan sehat. Metode: Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah partisipatif dengan pendekatan pretest dan posttest pada calon pengantin serta pemberian materi tentang persiapan kehamilan sehat menggunakan alat bantu media leaflet. Dilakukan dalam tiga tahap yaitu tahap persiapan (registrasi dan mengisi kuesioner pretest), tahap kedua pemberian materi tentang persiapan kehamilan sehat, diskusi dan tanya jawab , tahap ketiga yaitu pengisian kuesioner posttest. Hasil: Menunjukan adanya peningkatan pengetahuam sebelumnya pengetahuan kurang (60,0%) sesudah diberikan edukasi menjadi pengetahuan baik (66,7%). Program kegiatan pengabdian masyarakat ini berhasil meningkatkan pengetahuan calon pengantin tentang persiapan kehamilan sehat sehingga dapat membantu calon pengantin dalam mencegah faktor resiko komplikasi pada masa kehamilan, persalinan dan nifas. Kesimpulan: Kegiatan pengabdian masayrakat ini sangat efektif dalam membantu meningkatkan pengetahuan calon pengantin tentang persiapan kehamilan sehat. diharapkan dapat mengubah perilaku calon pengantin untuk mempersiapkan kehamilan sehat. Keberhasilan kegiatan PKM ini diharapkan dapat dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan. Dukungan dari perangkat desa, tokoh agama dan tokoh masyarakat sangat penting dalam program berkelanjutan dalam upaya meningkatkan kesehatan reproduksi calon pengantin tentang persiapan kehamilan sehat pada masa prakonsepsi.
Pemanfaatan Buku Saku terhadap Pengetahuan Ibu Nifas tentang Perawatan Luka Jahitan Perineum Aprianti, Nurannisa Fitria; Faizaturrahmi, Eka; Ilmiyani, Siti Naili; Ernawati; Fatmasari, Baiq Dika
Bhakti Patrika Vol. 2 No. 1 (2026)
Publisher : Pubfine Media Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64408/bp.2026.21153

Abstract

Pendahuluan: Kurangnya pengetahuan ibu nifas mengenai perawatan luka jahitan perineum masih menjadi permasalahan yang berpotensi meningkatkan risiko infeksi serta memperlambat proses penyembuhan pascapersalinan. Kondisi tersebut juga ditemukan pada ibu nifas di Desa Jero Gunung, Kecamatan Sakra Barat, Kabupaten Lombok Timur. Diperlukan upaya edukasi kesehatan yang praktis dan mudah dipahami untuk meningkatkan pengetahuan ibu nifas terkait perawatan luka perineum. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu nifas tentang perawatan luka jahitan perineum melalui edukasi menggunakan media buku saku. Metode: Metode pelaksanaan kegiatan meliputi penyuluhan kesehatan dengan ceramah interaktif, demonstrasi langsung perawatan luka jahitan perineum, diskusi kelompok, serta pendampingan individual. Media edukasi yang digunakan berupa buku saku berisi informasi sederhana dan aplikatif. Tingkat pengetahuan ibu nifas diukur menggunakan kuesioner sebelum dan sesudah kegiatan edukasi. Hasil: Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan ibu nifas setelah diberikan edukasi menggunakan buku saku. Sebelum kegiatan, sebagian besar peserta berada pada kategori pengetahuan rendah, sedangkan setelah intervensi mayoritas peserta berada pada kategori pengetahuan baik. Buku saku yang dihasilkan menjadi luaran utama dan berfungsi sebagai media edukasi berkelanjutan bagi ibu nifas serta pendukung edukasi tenaga kesehatan di masyarakat. Kesimpulan: Edukasi kesehatan menggunakan media buku saku efektif dalam meningkatkan pengetahuan ibu nifas tentang perawatan luka jahitan perineum dan dapat diterapkan sebagai metode edukasi yang praktis dalam kegiatan pengabdian masyarakat.