Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

RESPON PEMBERIAN PUPUK KOMPOS HAYATI DAN PUPUK SILIKAT CAIR TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN KACANG TANAH (Arachis Hypogaea L.) VARIETAS GAJAH DI LAHAN SAWAH IRIGASI Muhammad Rajab; Heri Kusnayadi; Ieke Wulan Ayu
Jurnal Agroteknologi Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Agroteknologi
Publisher : Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk kompos hayati dan pupuk silikat cair terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman kacang tanah (Arachis hypogaea l.) varietas gajah di lahan sawah irigasi. Penelitian menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial terdiri dari dua faktor yaitu, faktor pertama pupuk kompos hayati (K) dan faktor kedua pupuk silikat cair (S). Masing-masing perlakuan sebanyak 3 kali pengulangan. Faktor pupuk kompos hayati terdiri dari 3 taraf, yaitu: K0= 0 kg/petak, K1= 4 kg/petak, K2= 6 kg/petak. Faktor pupuk silikat cair terdiri dari 3 taraf, yaitu S1= 1,6 ml/petak setara dengan 0,8 ml/aplikasi, S2= 2,4 ml/petak setara dengan 1,2 ml/aplikasi. Data dianalisis menggunakan Analisis Varians (Anova) taraf 5% dengan uji lanjut BNJ pada taraf nyata 5%. Hasil penelitian perlakuan pupuk kompos hayati (6 kg/petak) yang dikombinasikan dengan pupuk silikat cair (2,4 ml/petak setara dengan 1,2 ml/aplikasi) menunjukkan hasil yang berbeda nyata pada tinggi tanaman kacang tanah umur 40 hst dan 50 hst, sedangkan pada umur 10 hst, 20 hst, dan 30 hst menunjukkan hasil yang tidak berbeda nyata. Perlakuan pupuk kompos hayati yang dikombinasikan dengan pupuk silikat cair tidak memberikan pengaruh nyata pada jumlah daun baik pada umur 10 hst, 20 hst, 30 hst, 40 hst, dan 50 hst. Perlakuan pupuk kompos hayati yang dikombinasikan dengan pupuk silikat cair tidak memberikan pengaruh nyata baik pada jumlah polong, bobot polong berisi, hasil per petak dan hasil per hektar.
EFEKTIFITAS PEMBERIAN PUPUK SILIKAT CAIR DAN PUPUK KANDANG SAPI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN JAGUNG MANIS (Zea mays saccharata) DI LAHAN KERING Mariyam Oklima, Ade; Kusnayadi, Heri; Kusumawardani, Wening; Supardi, Supardi
Jurnal Agroteknologi Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Agroteknologi
Publisher : Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perlakuan kombinasi antara pupuk silikat cair dan pupuk kandang sapi terhadap pertumbuhan dan hasil jagung manis di lahan kering. Penelitian dilaksanakan dilahan kering Desa Batu Tering Kecamatan Moyo Hulu Kabupaten Sumbawa Provinsi Nusa Tenggara Barat, dari bulan Juni – September 2023. Penelitian menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok Faktorial (RAKF) terdiri dari dua faktor yaitu, faktor pertama adalah pupuk silikat cair (S) dan faktor kedua pupuk kandang sapi (K). Masing – masing perlakuan diulang 3 kali. Faktor silikat cair terdiri dari tiga taraf, yaitu: S0 = Tanpa silikat cair, S1= 8 liter/hektar (7,2 ml/petak), dan S2= 10 liter/hektar (9 ml/petak). Faktor pupuk kandang sapi terdiri dari 3 taraf yaitu K0= tanpa pupuk kandang sapi, K1= 5 ton/hektar (4,5 kg/petak), K2= 10 ton/hektar (9kg/petak), dan dianalisis menggunakan Analisis Varians (Anova) pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukan perlakuan kombinasi pemberian silikat cair dengan pupuk kandang sapi memberikan pengaruh nyata terhadap peubah pertumbuhan tinggi tanaman jagung manis pada semua umur dan peubah hasil. Perlakuan tunggal pemberian silikat cair memberikan pengaruh nyata terhadap pertumbuhandan hasil tinggi tanaman pada umur 20 HST, 40 HST dan 60 HST, jumlah daun, panjang tongkol dan berat basah tanaman. Perlakuan tunggal pemberian pupuk silikat cair memberikan pengaruh nyata jumlah daun, panjang tongkol dan berat basah pada 20 HST, 40 HST dan 60 HST.
PEMANFAATAN LIMBAH PERTANIAN SEBAGAI AMELIORAN PADA TANAH BEKAS GALIAN TAMBANG RAKYAT BUKIT LABAONG TERHADAP TANAMAN SAWI PAKCOY (Brassica rapa L. Mariyam Oklima, Ade; Kusnayadi, Heri; Akbar, Kurniawan
Jurnal Agroteknologi Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Agroteknologi
Publisher : Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanah bekas galian tambang emas rakyat akan mengalami penurunan kualitas, baik fisik maupun kimia tanah.Tanah bekas galian tambang yang dilakukan masyarakt meninggalkan lubang-lubang dan pencampuran antara top soil dan sub soil. Kegiatan reklamasi penting dilakukan untuk memperbaiki lahan bekas galian tambang. Pada umumnya tanah di lahan bekas tambang mengandung kadar unsur hara yang rendah. Perbaikan dalam meningkatkan kualitas lahan bekas tambang diperlukan tambahan unsur hara atau bahan pembenah tanah (amelioran). Limbah pertanian berupa jerami padi merupakan salah satu bahan amelioran yang dapat digunakkan untuk memperbaiki tanah bekas galian tambang emas. Jerami padi berupa kompos kaya C-organik (sekitar 30-40%), juga mengandung hara yang lengkap baik makro (1% N, 0,3–0,5 % P2O5, 2–4% K2O, 3–5 % SiO2) maupun mikro (Cu, Zn, Mn, Fe, Cl, Mo) serta mengandung organisme menguntungkan. Pengembalian jerami padi mampu mengurangi pupuk anorganik sekitar 25–50% serta meningkatkan produksi dan dapat memulihkan kesehatan tanah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengaruh pemberian limbah pertanian (jerami padi) sebagai bahan amelioran pada tanah bekas galian tambang emas terhadap sifat kimia tanah, pertumbuhan dan hasil tanaman. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan percobaan di Rumah Kaca BPSBTPH (Balai Pengawasan Sertifikasi Benih Tanaman Pangan dan Hortikultura). Penelitian ini dirancang menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan perlakuan beberapa dosis pemberian limbah pertanian jerami padi sebagai bahan amelioran dengan lima (5) aras perlakuan, yaitu perlakuan kontrol/tanpa jerami padi (J0), jerami padi 20 ton/ha (J1), jerami padi 30 ton/ha (J2), jerami padi 40 ton/ha (J3), dan jerami padi 50 ton/ha (J4). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian limbah jerami padi dapat meningkatkan tinggi dan jumlah daun tanaman sawi pakcoy. Selain itu juga pemberian jerami padi dapat meningkatkan hasil berat basah dan kering tanaman.
PENGARUH PEMBERIAN PUPUK KOMPOS HAYATI DAN PUPUK ORGANIK SILIKAT CAIR TERHADAP PERTUMBUHAN JAGUNG KETAN UNGU JANTAN F1 (Zea mays var. Ceratina Kulesh) PADA LAHAN KERING Farmansyah, Farmansyah; Kusnayadi, Heri; Supardi, Ikhlas
Jurnal Agroteknologi Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Agroteknologi
Publisher : Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kombinasi antara pupuk kompos hayati dengan pupuk cair batuan selikat terhadap pertumbuhan jagung ketan ungu jantan F1. Penelitian ini di laksanakan di lahan kering Dusun Ai puntuk Desa Serading Kecamatan Moyo Hilir Kabupaten Sumbawa Provinsi NTB, dilakukan dari bulan Juni sampai dengan bulan Agustus 2024. Penelitian ini menggunakan metode rancangan acak kelompok (RAK) Faktorial terdiri dari dua faktor yaitu, faktor pertama adalah dosis pupuk kompos hayati (P) dan faktor kedua yaitu pupuk cair batuan selikat (B) masing-masing perlakuan di ulang sebanyak 3 kali. Faktor dosis pupuk kompos hayati (P) dan faktor kedua yaitu pupuk cair batuan silikat (B) masing-masing perlakuan diulan 3 kali. Faktor dosis pupuk kompos hayati terdiri dari 3 taraf yaitu P0=tanpa pupuk komspos hayati, P1=pupuk kompos hayati 4,5 kg/petak, P2=pupuk kompos hayati 6 kg/petak. Kemudian faktor kedua pupuk cair batuan silikat terdiri dari dua taraf, yaitu B1=6 liter/ha, B2=8 liter/ha. Data analisis menggunakan varians (ANOVA) pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan penggunaan perlakuan tunggal pupuk kompos hayati dan pupuk cair batuan silikat memberikan pengaruh nyata terhadap pertumbuhan tinggi tanaman, jumlah daun, berat tongkol dan klobot, berat tongkol baik umur 28, 38, 48, dan 58 hari setelah tanam (HST). Hasil rata-rata tertinggi tanaman terdapat pada perlakuan P2B1 (pupuk kompos hayati 6 kg/petak dan pupuk cair batuan silikat 6 liter/ha). Hasil penelitian menujukkan bahwa perlakuan kombinasi pupuk kompos hayati dan pupuk cair batuan silikat memberikan pengaruh nyata terhadap peubah pertumbuhan dan hasil tanaman jagung ketan ungu jantan F1
PENGARUH MEDIA TANAM DAN PESTISIDA NABATI TERHADAP SERANGAN HAMA DAN PRODUKSI TANAMAN SELADA (Lactuca sativa L.) SECARA HIDROPONIK Wilardi Marwiansyah, Andhi; Kusnayadi, Heri; Kusumawardani, Wening
Jurnal Agroteknologi Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Agroteknologi
Publisher : Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media tanam dan pestisida nabati terhadap serangan hama dan produksi tanaman selada (Lactuca Sativa L.). Lokasi penelitian bertempat di Jl. lintas Sumbawa Tano, Karang Dima, Labuhan Badas, Nusa Tenggara Barat. Penelitian menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) faktorial terdiri dari dua faktor yaitu, faktor pertama media tanam, faktor kedua pestisida nabati masing-masing perlakuan diulang sebanyak tiga kali. Faktor media tanam terdiri dari dua tarap media spons (M1) dan media sekam bakar (M2). Faktor pestida nabati terdiri dari tiga taraf yaitu pestisida daun mimba (P1), pestisida kunyit (P2) dan tanpa pestisida nabati (P0). Analisis data menggunakan Analisis Varians (Anova) pada taraf 5%. Perlakuan tunggal penggunaan media tanam menunjukkan hasil yang berbeda nyata. Hasil terbaik terletak pada media sekam bakar, pada semua peubah pertumbuhan tanaman. Perlakuan tunggal penggunaan pestisida nabati menunjukkan hasil yang berbeda nyata terhadap peubah tinggi tanaman (cm) umur 14, 21, 28, dan 35 hari setelah pindah tanam (HSPT), hasil terbaik terletak pada perlakuan pestisida daun mimba (P1). Pada parameter jumlah daun menunjukkan hasil yang berbeda nyata pada umur 28 namun tidak berbeda nyata pada umur 7, 14, 21, dan 35 HSPT, dan Perlakuan kombinasi media tanam dengan pestisida nabati memberikan hasil yang berbeda nyata terhadap semua peubah pertumbuhan dan hasil tanaman. Hasil terbaik terletak pada perlakuan kombinasi antara media tanam sekam bakar dengan pestisida nabati kunyit (M2P2).
PENDUGAAN LAJU INFILTRASI DAN SIFAT TANAH PADA POLA TANAM YANG BERBEDA DI LAHAN KERING KECAMATAN ALAS BARAT Andayani, Novi; Mariyam Oklima, Ade; Kusnayadi, Heri
Jurnal Agroteknologi Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Agroteknologi
Publisher : Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian adalah untuk menduga laju infiltrasi dan sifat tanah pada pola tanam yang berbeda di lahan kering Kecamatan Alas Barat. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif dengan teknik survei.Pendekatan yang digunakan dalam penelitian adalah pendekatan kuantitatif dengan metode yang digunakan dalam pendugaan adalah metode survei dan perhitungan laju infiltrasi pada lahan kering yang mana di setiap lokasi penelitian memiliki pola tanam yang berbeda yaitu padi-bero-bero dan jagung- bero-bero. Adapun analisis data yang digunakan adalah analisis laju infiltrasi dengan dengan menggunakan metode Horton, analisis tanah diantaranya tekstur, C-organik, dan porositas yang mana dilakukan di laboratorium. Dari hasil analisis menunjukkan bahwa laju infiltrasi tertinggi berada pada lokasi P2 (padi) yaitu sebesar 83,58 mm/jam dengan volume 52,41 cm³, hal ini dikarenakan pada lokasi tersebut memiliki porositas yang tinggi dan memiliki tekstur tanah lempung berpasir serta kandungan bahan organik yang sedang. Sedangkan laju infiltrasi terendah berada pada P1 (jagung) yaitu sebesar 65,19mm/jam dengan volume 64,32 cm³, hal ini dikarenakan lokasi tersebut memiliki tekstur tanah lempung dan kandungan bahan organik yang rendah.
PENGARUH TEKNIK OLAH TANAH DAN APLIKASI PUPUK KANDANG SAPI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL KACANG TANAH (Arachis hypogaea L.) DI LAHAN TEGALAN Saefuddin, Saefuddin; Mariyam Oklima, Ade; Kusnayadi, Heri
Jurnal Agroteknologi Vol. 6 No. 1 (2026): JURNAL AGROTEKNOLOGI
Publisher : Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh teknik olah tanah dan aplikasi pupuk kandang sapi terhadap pertumbuhan dan hasil kacang tanah dilahan tegalan. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial terdiri dari dua faktor yaitu, faktor pertama adalah teknik olah tanah(T) dan faktor kedua pupuk kandang sapi (P). Masing-masing perlakuan diulang 3 kali. Faktor teknik olah tanah terdiri dari 3 taraf yaitu: T0=tanpa olah tanah, T1=olah tanah minimum, T2=olah tanah sempurna. Pupuk kandang sapi terdiri dari 2 taraf yaitu: P1= pupuk kandang sapi 15 ton/ha, P2=30 ton/ha. Data dianalisis menggunakan Analisis Varians (Anova) pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan perlakuan tunggal tanpa olah tanah (T) memberikan pengaruh berbeda nyata terhadap pertumbuhan tinggi pada umur 21 dan 28 hari setelah tanam (HST) dan tipada umur 14.Kombinasi T0P2 (tanpa olah tanah dan pupuk kandang sapi 30 ton/ha) memberikan pengaruh nyata terhadap jumlah polong per tanaman dan berat 100 polong
PENGARUH JENIS PUPUK KANDANG DAN DOSIS PUPUK BATUAN SILIKAT CAIR TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN SELADA (Lactuca sativa L.) DI POLYBAG Kusnayadi, Heri; Kaldonda, Maksimilianus; Suhada, Ikhlas
Jurnal Agroteknologi Vol. 6 No. 1 (2026): JURNAL AGROTEKNOLOGI
Publisher : Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan pupuk kandang dan dosis pupuk batuan silikat cair terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman selada (Lactuca Sativa L.). Penelitian ini dilaksanakan dari bulan Juli sampai Agustus 2025. Lokasi penelitian bertempat di Jl. Garuda no 79 Lempeh Nusa Tenggara Barat. Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) faktorial terdiri dari dua faktor yaitu, faktor pertama Pupuk kandang, faktor kedua pupuk batuan silikat cair masing-masing perlakuan diulang sebanyak tiga kali. Faktor pupuk kandang terdiri dari dua pupuk kandang kambing dan pupuk kandang sapi (KS1) pupuk kandang kambing (KK1). Analisis data menggunakan Analisis Varians (Anova) pada taraf 5%. Perlakuan kombinasi penggunaan pupuk kandang damenunjukkan hasil yang berbeda nyata. Hasil terbaik terletak pada perlakuan pupuk kandang dan pupuk silikat cair, pada semua peubah pertumbuhan tanaman. Perlakuan tunggal penggunaan pestisidan pupuk silikat cair nabati menunjukkan hasil yang berbeda nyata terhadap peubah tinggi tanaman (cm) umur 25, 30 dan 35 hari setelah pindah tanam (HSPT), hasil terbaik terletak pada perlakuan kandang kambing, pupuk kandang sapi dan pupuk silikat cair Pada parameter jumlah daun menunjukkan hasil tidak berbeda nyata pada umur 25, 30 dan 35 HSPT, dan Perlakuan kombinasi pupuk kandang dengan pupuk silikat cair memberikan hasil yang tidak berbeda nyata terhadap semua peubah pertumbuhan dan hasil tanaman. Hasil terbaik terletak pada perlakuan kombinasi antara pupuk kandang dengan pupuk silikat cair (KS2P2)
Pengaruh Jarak Tanam dan Jumlah Bibit Per Lubang Terhadap Pertumbuhan Padi Lokal Sumbawa (Oryza sativa L.) Lestari Lestari; Wening Kusumawardani; Heri Kusnayadi
Indonesian Journal of Applied Science and Technology Vol. 2 No. 1 (2021): Edisi Maret 2021
Publisher : Indonesian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The aim of this study, was to determine the effect of spacing and number of seeds per planting hole on the vegetative phase of local Sumbawa rice plants in paddy fields. This research was conducted for 3 months. This study, used quantitative method with factorial randomized block design (RBD) with 2 factors, namely are the use of spacing (J) and the number of seeds per planting hole. Each treatment was repeated 3 times. The factor of using spacing consists of 2 levels and the factor of number of seeds per planting hole consists of 3 levels. The results of the analysis showed that the combination treatment had an effect on the spacing and number of seeds per planting hole had a significant effect on the parameter of the number of tillers. The single factor of spacing has a significant effect on the parameter of the number of tillers. The single factor of the number of seedlings per planting hole had a significant effect on the parameter of the number of tillers.
Pengaruh Komposisi Media Tanam Serbuk Kayu dan Sekam Padi pada Jamur Tiram Putih Kusumawardani, Wening; Saputra, Hendra; Kusnayadi, Heri
Indonesian Journal of Applied Science and Technology Vol. 2 No. 3 (2021): Edisi September 2021
Publisher : Indonesian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The aim of this study was to determine the effect of the composition of the planting medium of sawdust and rice husk on white oyster mushroom (Pleorotus ostreatus). The study was conducted using experimental methods, Completely Randomized Design (CRD) consisted of 5 treatments, which each treatment consisted of three replications. The treatments consisted of SP1 = 100% sawdust + 0% rice husk; SP2 = wood powder 75% + rice husk 25%; SP3 = 50% sawdust + 50% rice husk; SP4 = 25% sawdust + 75% rice husk; and SP5 = 0% sawdust + 100% rice husk. Observational data were analyzed using ANOVA at 5% significance level, if the results of data analysis showed significant differences, then further tests were carried out using the Least Significant Difference Test (LSD) at 5% significance level. The results of data analysis showed that the fastest of mycellium spread time was in the SP5, which was 24 days after inoculation. The fastest of pin head appearance time was found in the SP3, which was 88 days after inoculation. The heaviest fruit weight was found in the SP3 treatment and the lowest fruit weight was found in the SP5.