Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Nilai Persatuan Dalam Penetapan Prioritas Penerima Bansos bagi Kelompok Rentan di Kelurahan Kenangan Baru Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang Usman Jalal Siregar; Parlaungan Gabriel Siahaan; Rista Novita Sari Perangin-Angin; Dwi Afnelia Rivana Okta Br Sitepu; Mardianti Manday; Desy Cristin Damanik; Eva Nurul Huda
Journal of Management Education Social Sciences InformationĀ andĀ Religion Vol. 3 No. 1 (2026): Maret 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/mesir.v3i1.8177

Abstract

Penelitian ini membahas implementasi nilai Persatuan Indonesia dalam penetapan prioritas penerima bantuan sosial (bansos) bagi kelompok rentan di Kelurahan Kenangan Baru, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang. Bantuan sosial merupakan salah satu kebijakan pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya kelompok rentan seperti masyarakat miskin, lansia, dan penyandang disabilitas. Namun, dalam pelaksanaannya sering ditemukan permasalahan seperti ketidaktepatan sasaran, kurangnya transparansi, serta dugaan diskriminasi yang dapat menimbulkan kecemburuan sosial dan konflik antar warga. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian diharapkan dapat menggambarkan bagaimana pemerintah daerah menjaga prinsip non-diskriminatif dalam menentukan penerima bansos, menilai dampak distribusi bansos terhadap potensi konflik sosial, serta menganalisis peran nilai sila ke-3 Pancasila dalam menciptakan harmoni sosial. Penelitian ini juga diharapkan dapat menjadi masukan bagi pemerintah agar kebijakan bansos dapat dilaksanakan secara lebih adil, transparan, tepat sasaran, serta mampu memperkuat persatuan dan solidaritas masyarakat.
Janji Bayar Nanti : Tinjauan Hukum Perdata Terhadap Wanprestasi Utang Piutang Di Kalangan Mahasiswa Unimed Agnes Olivia Sitompul; Devina Joy Septina Pakpahan; Eva Nurul Huda; Gloria Tampubolon; Kristin Manalu; Meya Amelia; Natassya Handayani; Rista Novita Sari Perangin-Angin; Sri Hadiningrum
Journal of Citizenship Volume 5, Issue 2, 2026
Publisher : HK Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37950/joc.v5i2.745

Abstract

Praktik utang piutang sering terjadi di kalangan mahasiswa untuk memenuhi berbagai kebutuhan, namun tidak jarang menimbulkan wanprestasi yang berdampak pada hubungan sosial. Penelitian ini bertujuan menganalisis bentuk wanprestasi, faktor penyebabnya, dan tinjauannya berdasarkan hukum perdata. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk wanprestasi yang paling sering terjadi adalah keterlambatan pembayaran, tidak adanya kepastian pelunasan, dan penghindaran komunikasi saat dilakukan penagihan. Faktor penyebabnya meliputi kondisi ekonomi yang belum stabil, gaya hidup konsumtif, rendahnya tanggung jawab pribadi, serta pengaruh layanan paylater dan pinjaman online. Berdasarkan hukum perdata, perjanjian utang piutang secara lisan tetap dianggap sah apabila memenuhi syarat perjanjian, sedangkan pelanggaran terhadap kewajiban yang telah disepakati dapat dikategorikan sebagai wanprestasi. Fenomena ini tidak hanya menimbulkan kerugian materi, tetapi juga menurunkan kepercayaan dan mengganggu hubungan pertemanan antarmahasiswa. Kata Kunci: Wanprestasi, Utang Piutang, Mahasiswa, Hukum Perdata.