Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Global Focus

Industri Makanan Halal: Perbandingan Indonesia dan Malaysia Fatonah, Isti; Trihartono, Agus; Hara, Abubakar Eby
Global Focus Vol 3, No 2 (2023)
Publisher : Department of International Relations, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jgf.2023.003.02.3

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan membandingkan industri makanan halal Indonesia dan Malaysia. Industri makanan halal di kedua negara akan dibandingkan menggunakan tiga indikator yaitu sertifikasi halal, regulasi halal, serta strategi nation branding. Ketiga indikator ini akan di analisa menggunakan konsep good governance dan nation branding. Hasilnya, dalam sertifikasi halal, Indonesia dan Malaysia merupakan salah satu yang terbaik di dunia. Dalam hal regulasi halal, Malaysia memiliki regulasi yang sudah jelas sehingga memudahkan pihak luar yang ingin mendaftarkan kehalalalan produk mereka. Sementara itu, regulasi halal Indonesia masih kurang jelas. Dalam hal nation branding, Malaysia sudah mulai mengukuhkan posisinya di kancah dunia melalui branding ‘global halal hub’. Sementara Indonesia juga ingin mengikuti langkah branding yang sama. Indonesia dan Malaysia sama – sama negara mayoritas muslim. Dan ada indikasi justru hal ini malah memperlambat pertumbuhan industri halal.
Diplomasi ‘Wolf Warrior’: Respons Kebijakan Luar Negeri Cina pada Masa Pandemi COVID-19 Ramanda, Vichy Fitri; Trihartono, Agus; Susilo, Djoko
Global Focus Vol. 4 No. 02 (2024)
Publisher : Department of International Relations, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jgf.2024.004.02.3

Abstract

Diplomasi agresif dan asertif ‘wolf warrior’ yang dilakukan oleh diplomat Cina pada masa pandemi COVID-19 mendapatkan perhatian internasional. Diplomat sebagai representasi sebuah negara melakukan tindakan yang agresif dan menimbulkan pertanyaan dari berbagai pihak. Studi ini berupaya untuk menjelaskan faktor-faktor yang memengaruhi tindakan agresif diplomat ‘wolf warrior’ Cina. Artikel ini menggunakan metode kualitatif yang menggunakan teori untuk memandang konseptual fenomena diplomasi wolf warrior yang dilakukan oleh Cina. Dengan menggunakan teori realisme neoklasik, artikel ini menguraikan faktor-faktor yang memengaruhi munculnya diplomasi wolf warrior sebagai respons Cina. Realisme neoklasik menggabungkan faktor eksternal dan internal dalam analisis politik luar negeri. Studi ini menunjukkan bahwa kemunculan diplomasi wolf warrior dipengaruhi oleh tekanan internasional akibat COVID-19 sebagai faktor eksternal serta pengaruh dari citra pemimpin dan budaya strategis sebagai faktor internal. Kata Kunci: Cina, COVID-19, diplomasi wolf warrior, kebijakan luar negeri, realisme neoklasik
Diplomasi ‘Wolf Warrior’: Respons Kebijakan Luar Negeri Cina pada Masa Pandemi COVID-19 Ramanda, Vichy Fitri; Trihartono, Agus; Susilo, Djoko
Global Focus Vol. 4 No. 02 (2024)
Publisher : Department of International Relations, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jgf.2024.004.02.3

Abstract

Diplomasi agresif dan asertif ‘wolf warrior’ yang dilakukan oleh diplomat Cina pada masa pandemi COVID-19 mendapatkan perhatian internasional. Diplomat sebagai representasi sebuah negara melakukan tindakan yang agresif dan menimbulkan pertanyaan dari berbagai pihak. Studi ini berupaya untuk menjelaskan faktor-faktor yang memengaruhi tindakan agresif diplomat ‘wolf warrior’ Cina. Artikel ini menggunakan metode kualitatif yang menggunakan teori untuk memandang konseptual fenomena diplomasi wolf warrior yang dilakukan oleh Cina. Dengan menggunakan teori realisme neoklasik, artikel ini menguraikan faktor-faktor yang memengaruhi munculnya diplomasi wolf warrior sebagai respons Cina. Realisme neoklasik menggabungkan faktor eksternal dan internal dalam analisis politik luar negeri. Studi ini menunjukkan bahwa kemunculan diplomasi wolf warrior dipengaruhi oleh tekanan internasional akibat COVID-19 sebagai faktor eksternal serta pengaruh dari citra pemimpin dan budaya strategis sebagai faktor internal. Kata Kunci: Cina, COVID-19, diplomasi wolf warrior, kebijakan luar negeri, realisme neoklasik