Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Mengukur Keberhasilan Manajemen Risiko Pembiayaan pada Bank Syariah Indonesia Sri Fatimah Rahmatillah
YUME : Journal of Management Vol 9, No 1
Publisher : Pascasarjana STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/yume.v9i1.11046

Abstract

Penelitian ini menganalisis manajemen risiko pembiayaan pada Bank Syariah Indonesia (BSI) selama periode 2021-2024 dengan menggunakan rasio Non-Performing Financing (NPF) sebagai indikator utama. Tujuannya adalah untuk mengevaluasi efektivitas strategi manajemen risiko dalam menjaga stabilitas keuangan Bank Syariah Indonesia sejak dilakukannya merger tiga bank syariah yaitu Bank Syariah Mandiri, Bank BNI Syariah, dan Bank BRI Syariah. Data yang digunakan merupakan data sekunder dari laporan keuangan BSI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rasio NPF berada pada rentang 1,20%-1,59%, yang mencerminkan kategori sangat sehat sesuai standar Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Angka ini menunjukkan efektivitas strategi mitigasi risiko BSI dalam meminimalisir pembiayaan bermasalah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa implementasi manajemen risiko yang sistematis dan berbasis prinsip syariah tidak hanya meningkatkan profitabilitas, tetapi juga memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap bank syariah. Temuan ini memberikan kontribusi penting bagi pengembangan perbankan syariah di Indonesia dan relevansi penerapan praktik terbaik dalam manajemen risikoKata Kunci: Manajemen Risiko; Pembiayaan Syariah; Non-Performing Financing (NPF);  Bank Syariah Indonesia.
Penguatan Kompetensi Penulisan dan Editing Buku Melalui Workshop Produksi Naskah untuk Publikasi Profesional Eko Sudarmanto; Irwan Irawadi Barus; Mutia Pamikatsih; Muhamad Habibullah AR; Arman Paramansyah; Sri Fatimah Rahmatillah; Iskandar Iskandar; Yuni Ekawarti
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 5 Nomor 1 (Juli 2026 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Writing a high-quality book requires more than writing skills; it also involves the ability to develop a coherent structure, build strong arguments, manage references, conduct editing, understand academic ethics, and navigate the publication process. Participants faced several challenges, including unclear book positioning, unsystematic manuscript structures, weak connections among ideas, limited editing skills, and suboptimal and unethical use of artificial intelligence (AI). This community service program aimed to improve participants’ competencies in transforming ideas into structured book manuscript plans that could be further developed for professional publication. The program was conducted through a practice-based workshop consisting of 70% practical activities and 30% theoretical instruction. The activities included determining ideas and positioning using the Who–Why–What–How approach, developing a book blueprint and book structure, constructing CEEEAT-based paragraphs, managing references, using AI as a co-pilot, conducting three levels of editing, and preparing a One Book Starter Package. Evaluation was conducted through observation, product assessment, participant reflection, and pre- and post-activity assessments. The results show that the manuscript production approach helped participants develop book plans more systematically and clarify the target readers, positioning, structure, and publication strategy.