Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) Terhadap Peningkatan Manajemen Mutu Pendidikan dan Daya Saing Al Mashduqi Boarding School Garut Nurani, Nispi Gustia; Hermina, Tinneke; Nabhani, Irfan
Journal of Entrepreneurship and Strategic Management Vol. 3 No. 02 (2024): Journal Of Entrepeneurship and Strategic Management
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jesm.v3i02.419

Abstract

Implementasi penjaminan mutu pendidikan merupakan langkah kunci dalam membangun budaya mutu di sekolah. Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) merupakan salah satu sistem yang dikembangkan oleh pemerintah untuk memastikan kualitas pendidikan di setiap satuan Pendidikan. Dengan implementasi SPMI yang efektif dan berkelanjutan, diharapkan setiap satuan pendidikan dapat terus meningkatkan kualitas pendidikan yang diselenggarakan, sehingga memberikan manfaat yang optimal bagi peserta didik dan masyarakat secara keseluruhan. SPMI fokus pada pengembangan kualitas internal pendidikan di satuan pendidikan tersebut. Ini berarti lebih menekankan pada peningkatan mutu dari dalam, dengan mengoptimalkan proses-proses pendidikan yang ada. Meskipun pemerintah mungkin memberikan kerangka kerja dan pedoman umum,Dengan tema penelitian "Implementasi SPMI di Al Mashduqi Boarding School Garut," fokus penelitian akan terpusat pada proses implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) di sekolah tersebut. Hal ini mencakup pemahaman tentang bagaimana SPMI dirancang, diimplementasikan, dan dievaluasi dalam konteks Al Mashduqi Boarding School Garut. Rumusan masalah penelitian ini adalah bagaimana implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) di Al Mashduqi Boarding School Garut. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah observasi, wawancara, dan analisis dokumen untuk memperoleh informasi tentang bagaimana SPMI diimplementasikan di Al Mashduqi Boarding School Garut. Observasi dapat dilakukan langsung di sekolah untuk melihat praktik-praktik yang dilakukan, wawancara dengan staf sekolah dan pemangku kepentingan lainnya untuk memahami perspektif mereka, dan analisis dokumen seperti kebijakan sekolah, laporan evaluasi, atau dokumen SPMI yang ada. Berdasarkan hasil penelitian tentang implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) di Al Mashduqi Boarding School Garut, analisis dapat dilakukan dalam lima aspek yang telah disebutkan, yaitu : 1. Aspek Input dengan analisis : Kurangnya kesesuaian indikator mutu dengan SNP dapat menghambat kemampuan sekolah untuk mengukur dan mengevaluasi kinerja mereka secara efektif sesuai dengan standar nasional yang ditetapkan. 2. Aspek proses dengan analisis sasaran yang tidak cukup ambisius atau tidak realistis dapat menghambat kemajuan sekolah dalam mencapai standar mutu yang diinginkan. 3 Aspek Output dengan analisa terpenuhinya sasaran-sasaran ini menunjukkan kemajuan dalam menjalankan SPMI dan upaya sekolah dalam memenuhi standar nasional Pendidikan. 4. Aspek Outcome dengan analisis Peningkatan ini merupakan hasil dari upaya implementasi SPMI yang berhasil, yang menunjukkan dampak positif dari sistem penjaminan mutu internal terhadap operasional sekolah. 5. Aspek Impact dengan analisis dampak positif ini mencakup berbagai aspek, termasuk prestasi akademik siswa, lingkungan sekolah yang kondusif untuk pembelajaran, serta komitmen terhadap peningkatan mutu yang berkelanjutan. Dengan menganalisis implementasi SPMI di Al Mashduqi Boarding School Garut dalam lima aspek tersebut, dapat diperoleh wawasan yang mendalam tentang keberhasilan, tantangan, dan potensi perbaikan dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan di sekolah tersebut.
Strategies to Enhance the Productivity of Yellow Bean Coffee Through Seed Certification and Value-Added Nursery Practices Hermina, Tinneke; Alkautsar, Muslim; Romdhon, Mochamad; Fauziah, Hanifah; Basit, Acep Abdul
Ilomata International Journal of Management Vol. 7 No. 1 (2026): January 2026
Publisher : Yayasan Sinergi Kawula Muda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61194/ijjm.v7i1.1933

Abstract

This study aims to develop strategic approaches to enhance the productivity of Yellow Caturra coffee cultivated in Mount Mandalagiri, Garut Regency, Indonesia. Since 2012, Mandalagiri coffee farmers have experienced a decline in yields, primarily due to the use of seedlings that are not well-suited to the volcanic soil conditions of the region. Although the area possesses significant potential for coffee cultivation expansion through the national social forestry programme, the availability of certified Yellow Caturra seedlings remains limited. This research employed a qualitative descriptive approach to obtain an in-depth understanding of the certification process for Yellow Caturra nurseries and the potential value added from nursery activities to improve productivity. Data were analysed using the SOAR framework (Strengths, Opportunities, Aspirations, and Results) to identify strategic priorities for sustainable productivity enhancement. The findings highlight three main strategies: (1) the selection of superior Yellow Caturra parent plants and the integration of Good Agricultural Practices (GAP) within nursery operations to ensure seed certification; (2) capacity building and skill enhancement for seed breeders to strengthen the quality and scalability of seedling production; and (3) the promotion of Yellow Caturra coffee as Garut’s distinctive specialty product. These strategies underline the critical roles of certification, human resource development, and regional branding in improving productivity and ensuring the long-term sustainability of coffee cultivation in Mandalagiri.