Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

IMPLIKASI KEHADIRAN RITEL MODERN ALFAMART DAN INDOMARET TERHADAP RITEL TRADISIONAL DI KECAMATAN TILAMUTA Latif, Samin; Lakoro, Fibriyanti S.; Sukrianto, Sukrianto
Jurnal Bisnis dan Manajemen (JBM) JBM Vol 20 (2024): Issue 2
Publisher : Faculty of Economics and Business University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jbm.v20i2.2778

Abstract

The shift of customers in Tilamuta District from traditional retail to modern retail has led to a significant decline in income for traditional retailers. The rapid technological advancements have shaped a mindset in society that prioritizes convenience, particularly in shopping at modern retail outlets. This study aims to explore the implications of the presence of modern retail chains, specifically Alfamart and Indomaret, on traditional retail businesses in Tilamuta District. The research employs an exploratory approach with a qualitative methodology, utilizing primary and secondary data sources. Data collection methods include observation, interviews, and documentation. Data analysis follows the Miles and Huberman model, involving data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings indicate that the presence of Alfamart and Indomaret negatively impacts traditional retailers, who are forced to compete by mimicking the products of these modern retailers. This competition is exacerbated by the rapid expansion of Alfamart and Indomaret, especially within a 100-meter radius of traditional shops, which intensifies the pressure on traditional retail businesses.. Keywords: Retail Competition, Traditional vs. Modern Retail, Impact of Modern Retail, Consumer Behavior, Small Business Sustainability Abstrak Para pelanggan ritel tradisional di Kecamatan Tilamuta telah beralih berbelanja di ritel modern sehingga memberikan masalah pendapatan pada ritel tradisional yang menurun dibandingkan sebelumnya. Perkembangan teknologi yang sangat pesat membuat pola pikir setiap masyarakat dengan sangat praktis dan sangat mudah terutama berbelanja di ritel modern. Tujuan penelitian untuk mengetahui implikasi kehadiran ritel modern Alfamart dan Indomaret terhadap ritel tradisional di Kecamatan Tilamuta. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian eksploratif dengan jenis penelitian kualitatf. Sumber data dalam hal ini primer dan sekunder. Metode penelitian yang digunakan adalah obervasi, wawancara dan dokumentasi. Metode analisi data yang dapat dilakukan menggunakan model analisis Miles dan Huberman sehingga dilaksanakan dan dilakukan melalui pengumpulan data langsung melalui analisis seperti reduksi data, penyajian data dan kesimpulan/penarikan kesimpulan. Hasil penelitian adalah implikasi kehadiran ritel modern Alfamart dan Indomaret terhadap Ritel Tradisional di Kecamatan Tilamuta memberikan dampak secara negatif pada pemilik ritel tradisional. Dimana ritel tradisional dapat meniru produk yang ada di Alfamart dan Indomaret, Bahkan dengan pertumbuhan yang lebih berkembang Alfamart dan Indomaret pada kategori perekonomian yang diatas. Implikasi negatif ritel tradisional, sehingga adanya pesaing-pesaing yang dimiliki pada toko berdekatan pada jarak radius 100 meter. Kata Kunci: Persaingan Ritel, Ritel Tradisional vs. Modern, Dampak Ritel Modern, Perilaku Konsumen Keberlanjutan Usaha Kecil
Penerapan dan Sosialisasi Sistem Informasi Panti Asuhan Putera Muhammadiyah Kota Medan Khairul; Sukrianto; Ardya, Dwika; Syahri T., Siti Isna; Hrp, Abdul Khaidir; Helmy, Ahmad
Jurnal Pengabdian Masyarakat IPTEK Vol. 5 No. 1 (2025): Edisi Januari 2025
Publisher : STMIK Triguna Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53513/abdi.v5i1.10594

Abstract

Panti Asuhan Putera Muhammadiyah Kota Medan merupakan lembaga sosial yang bergantung pada bantuan donatur untuk mendukung berbagai program sosial. Permasalahan yang terjadi di Panti Asuhan Putera Muhammadiyah Medan adalah belum adanya Sistem Informasi yang mengelola dan memanajemen bantuan sosial dari para donatur dengan efektif dan efisien karena masih menggunakan pembukuan dengan cara manual. Sistem Informasi Panti Asuhan Putera Muhammadiyah Kota Medan bertujuan memudahkan panti asuhan dalam memanajemen bantuan sosial dari para donatur agar menjadi lebih efektif dan efisien dalam pengelolaan bantuan sosial. Dengan penerapan dan sosialisai sistem informasi, sistem yang dibangun mengintegrasikan beberapa aspek penting dalam Panti Asuhan yaitu pengelolaan data bantuan sosial, pengelolaan anak panti, pengelolaan donatur dan proses donasi yang biasanya dilakukan secara manual. Kedepannya dengan adanya sistem, pengelolaan data tersebut dan proses donasi akan menjadi lebih efektif dan efisien. Sistem yang dibangun dengan User Interfaceberbasis web mulai dari pembuatan website panti asuhan dan sistem berbasis web untuk proses donasi dengan proses transfer langsung ke rekening Panti Asuhan dan proses payment gateway melalui payment Virtual Account seperti Mobile Banking, Internet Banking dan E-Wallet seperti transfer melalui OVO, Gopay dan lain sebagainya. Selain itu juga, sistem yang dibangun akan menjaga privasi dan kerahasiaan data kas keuangan panti asuhan. Manfaat dari Penerapan Sistem Informasi Panti Asuhan Putera Muhammadiyah Kota Medan diharapkan dapat membantu berbagai program sosial di panti asuhan dan mendukung dalam pengelolaan bantuan sosial dari para donatur agar menjadi lebih efektif dan efisien dan pembukuan tersistem dengan baik.
EDUKASI PENDIDIKAN NON FORMAL BAGI SISWA SMA NEGERI 1 PAGUYAMAN KABUPATEN BOALEMO Namrud Sukrianto; Fibriyanti Sukri Lakoro
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 2 No. 1 (2022): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Juni 2022
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1333.449 KB) | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v2i1.2246

Abstract

Pendidikan non formal menjadi salah satu bentuk pendidikan yang ada diluar pendidikan formal dengan melakukan pelaksanaan dengan berjenjang dan terstruktur berdasarkan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Dimana pendidikan non formal menjadi jalur pendidikan memiliki tujuan adalah menggantikan, menambah dan melengkapi pendidikan formal. Metode pengabdian yang dilaksanakan dengan melakukan edukasi pendidikan non formal bagi siswa SMA Negeri 1 Paguyaman Kabupaten Boalemo dalam memecahkan masalah yang digunakan metode survei data siswa dan mengidentifikasi masalah dan ceramah. Hasil pelaksanaan pengabdian menjelaskan bahwa pengabdian dilaksanakan sesuai jadwal, serta sudah ditetapkan dan diikuti seluruh kelas di SMA Negeri 1 Paguyaman. Pengabdian kepada masyarakat dilakukan dengan melaksanakan survei dalam mengindentifikasi masalah yang dibahas. Diskusi dilakukan dengan Kepala SMA Negeri 1 Paguyaman terkiat masalah pendidikan non formal. Melakukan sosialisasi dan edukasi kepada siswa dalam pelaksanaan dan pengetahuan terkait manajemen pendidikan non formal dilakukan pada siswa SMA Negeri 1 Paguyaman. Mempererat dan memperkuat kerjasama dalam dengan mitra SMA Negeri 1 Paguyaman dengan memperat hubungan antara Dosen, Siswa dan SMA Negeri 1 Paguyaman.
Analisis Penerapan Tatakelola Pemerintahan dalam Pengelolaan Dana Desa di Desa Pentadu Barat Kecamatan Tilamuta Sukrianto
Jurnal Penelitian Ekonomi Akuntansi Vol 9 No 1 (2025)
Publisher : Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33059/jensi.v9i1.11942

Abstract

This study aims to examine how governance is implemented in the management of Village Funds in Pentadu Barat Village, Tilamuta District, Boalemo Regency. The research employs a descriptive qualitative approach, with data collected through in-depth interviews, participatory observation, and document study. Data analysis follows the Miles and Huberman model, which consists of three stages: data reduction, data display, and conclusion drawing/verification. The results of the study indicate that: (1) The implementation of governance in managing Village Funds—which includes participatory planning, transparent implementation, and accountable reporting—has met the standards of Village Fund management and reflects the principles of good governance; (2) Community perceptions of the Village Fund allocation for development and empowerment programs show a noticeable improvement in infrastructure and community well-being. However, this study has several limitations, including its narrow focus on a single village, the subjectivity inherent in a qualitative approach, and the relatively short duration of observation. Therefore, future researchers are encouraged to expand the study area, adopt a mixed-methods approach, and conduct longer-term observations to obtain more comprehensive and representative findings.
Logic Model Analysis of Bituo Innovation Program in Cashless Transactions for Local Government Revenues Management in Boalemo Regency, Indonesia Muhammad, Ikram; Sukrianto; Wahdah, Ghoriqna F
West Science Social and Humanities Studies Vol. 3 No. 07 (2025): West Science Social and Humanities Studies
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/wsshs.v3i07.2095

Abstract

Innovation is an effort to reform the management and administration of local government affairs. Bituo is an innovation in public financial sector of tax and retribution cashless payment in Boalemo Regency Government. This research aims to analyze the Bituo innovation program in managing cashless transactions using a logic model which limited to the dimensions of input, activities and output of innovation program. The research results show that the Bituo program is a form of top-down innovation in the public financial sector due to regulatory direction, the political will of local leaders, government resources supported, private sector partnership, and people literacy. Electronification of local tax and retribution payments made public financial management is more effective, efficient, and reduces the fund leaks potential.
Pengembangan Kapasitas Aparat Desa dalam Pengelolaan Administrasi di Pemerintahan Desa Mananggu Sukrianto; Syamsinah; Yusuf, Rinto; Neno, Rikriyanto
Khidmatuna: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2023): Desember
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat STAI Al Fithrah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36781/khidmatuna.v2i2.546

Abstract

Pengembangan kapasitas aparat desa di Pemerintah Desa Mananggu, memang belum maksimal karena kurangnya pemahaman terkait pengelolaan administrasi secara cepat dan akurat. Sehingga perlu adanya dukungan melalui sosialisasi dan pemberian pendampingan secara berkelanjutan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Tujuan kegiatan pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat diharapkan mampu mengembangan kapasitas aparatur desa Mananggu Kecamatan Mananggu Kabupaten Boalemo dalam mengelola administrasi yang lebih efektif dan efisien sehingga memberikan layanan secara baik pada masyarakat. Metode pelaksanaan pengabdian dilakukan melalui persiapan, pemberian materi melalui ceramah, tanya jawab dan diskusi. Hasil pengabdian adalah (1) aparatur Desa Mananggu dinilai belum sepenuhnya memahami konsep dasar dalam pengembangan kapasitas baik keterampilan ataupun soft skill terkait pengelolaan administrasi desa dengan baik dan cepat. (2) Aparatur Desa Mananggu ditemukan beberapa hal yang menghambat pengembangan kapasitas mereka adalah rendahnya kemauan masyarakat akan pelatihan diluar desa, kemampuan financial yang dinilai sangat kurang dalam mendukung pengembangan kompetensi aparatur desa dan kemauan aparatur ataupun perangkat desa atas pengembangan teknologi.. (3) Aparatur Desa Mananggu diharapkan mampu memiliki penguatan pengetahuan, keterampilan atau sikap, penguatan sistem dan prosedur pelatihan, penguatan organisasi ataupun lembaga serta penguatan informasi dan koordinasi.
Manajemen Pasar Tradisional Pasca Revitalisasi (Studi Kasus Di Pasar Hungayonaa Kecamatan Tilamuta Kabupaten Boalemo) Namrud, Sukrianto; Lakoro, Fibriyanti S.
Ekopem: Jurnal Ekonomi Pembangunan Vol. 5 No. 1 (2023): Ekopem: Jurnal Ekonomi Pembangunan
Publisher : Program Studi Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/jep.v5i1.3152

Abstract

The objectives of this study are (1) to determine the process of traditional market management after revitalization in Tilamuta District. (2) to find out the obstacles faced in the management of traditional markets after the revitalization in Tilamuta District. The research method used is descriptive qualitative. The types and sources of data used are primary and secondary. The data analysis technique carried out by the research is data analysis using the Miles and Huberman model which includes data reduction, data display and drawing conclusions and verification. The results of the research and discussion are (1) The management of the Tilamuta traditional market has not been supported by the existing equipment. (2) Post-Revitalization Tilamuta traditional market management is still limited to production and marketing. (3) The management of the Tilamuta traditional market after the revitalization is still not optimal in terms of development and maintenance. (4) The management of the Tilamuta traditional market after the Revitalization is still less than optimal because the market manager does not have the authority to set levies.
Akuntabilitas Keuangan dan Kontribusi Sosial Ritel Modern Terhadap Ekonomi Lokal: Kajian Akuntansi Organisasi Laba di Boalemo Sukrianto; S. Lakoro, Fibriyanti
Jurnal Adminitrasi Bisnis Nusantara Vol 5 No 1 (2026): Januari
Publisher : STIA Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56135/jabnus.v5i1.325

Abstract

This study aims to analyze the influence of financial accountability and the social contribution of modern retail on the local economy of Boalemo Regency. The rapid growth of modern retail, on the one hand, provides easier access to goods and creates employment opportunities, but on the other hand, it exerts pressure on the sustainability of micro, small, and medium enterprises (MSMEs) and traditional markets. This research employs a quantitative approach with an explanatory research design. Data were collected through questionnaires distributed to 30 modern retail outlets that have been operating for at least two years in Boalemo Regency, complemented by limited interviews and documentation. Data analysis was conducted using multiple linear regression with classical assumption tests. The results indicate that financial accountability has a positive and significant effect on the local economy, with a coefficient of 0.463 and a significance value of 0.003. The social contribution of modern retail also has a positive and significant effect on the local economy, with a coefficient of 0.298 and a significance value of 0.022. Simultaneously, financial accountability and social contribution have a significant effect on the local economy, with an Adjusted R² value of 0.64. These findings suggest that financial transparency, compliance with accounting standards, and the social contribution of modern retail play an important role in supporting regional economic stability, although the involvement of local MSMEs in the modern retail supply chain remains relatively limited. This study recommends strengthening local government regulations and integrating modern retail corporate social responsibility programs that are oriented toward strengthening the local economy and ensuring the sustainability of MSMEs.
LITERASI KEUANGAN UMKM DALAM MENGHADAPI ERA SOCIETY 5.0 DI KABUPATEN BOALEMO PROVINSI GORONTALO Fibriyanti S. Lakoro; Sukrianto
Jurnal Akuntansi dan Bisnis Krisnadwipayana Vol 9 No 3 (2022): JURNAL AKUNTANSI DAN BISNIS KRISNADWIPAYANA
Publisher : Program Studi Magister Manajemen Universitas Krisnadwipayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35137/jabk.v9i3.315

Abstract

This study aims to analyze and determine the ability of SMEs to financial literacy in facing the Era of Society 5.0 in Boalemo Regency. The research method used is descriptive qualitative research. Research informants are MSME actors and the Department of Cooperatives, MSMEs, Industry and Trade of Boalemo Regency. Data collection techniques used are observation, interviews and documentation. The data analysis technique used is an interactive model through data reduction, data presentation and inference or verification. The results of the study indicate that MSME financial literacy in facing the Era of Society 5.0 in Boalemo Regency has begun to be implemented in several MSMEs. It's just that the biggest drawback is more detailed knowledge related to MSME financial literacy in facing the Era of Society 5.0. For the understanding of financial literacy in MSMEs is good, even the competence of many MSMEs is aware of MSME financial literacy in facing the Era of Society 5.0. However, the awareness and risk of financial literacy are considered not in accordance with the conditions because there are still some MSMEs who are not literate and unable to develop financial literacy. Responsibilities have been carried out, especially in reporting, taxes and others.
Kebijakan Pengelolaan Alokasi Dana Desa dalam Meningkatkan Pemberdayaan Masyarakat di Desa Ayuhulalo Kecamatan Tilamuta Kabupaten Boalemo Fibriyanti Lakoro; Sukrianto
Al-Muhasabah: Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi dan Keuangan Vol. 2 No. 1 (2025): April
Publisher : PT Syamilah Literasi Islami

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to describe village fund allocation management policies in increasing community empowerment in Ayuhulalo Village, Tilamuta District, Boalemo Regency. This research method uses descriptive research with a qualitative approach. Data sources that can be used are primary and secondary data. Data collection techniques can use observation, interviews and documentation. The data analysis technique uses analysis from Milles and Huberman, by carrying out data reduction, presenting data and drawing conclusions. The results of the research show that policies in managing village fund allocation can be seen from the use of the budget in village apparatus expenditure and can be implemented well. The use of the budget is mainly for empowerment spending or spending in the development process which can be implemented very well.