Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ANALISIS PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH SISWA KELAS III SD NEGERI 23 MEULABOH Zahara Diyani; , Cut Nasywa; Mariati; Dian Kristanti; Nurjannah
Jurnal Ikhtibar Nusantara Vol 5 No 1 (2026): Jurnal Ikhtibar Nusantara
Publisher : STAI Nusantara Kota Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62901/j-ikhsan.v5i1.651

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan model Problem based learning terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa kelas III SD Negeri 23 Meulaboh pada pembelajaran Pendidikan Pancasila. Kemampuan pemecahan masalah dianalisis berdasarkan tahapan Polya, yaitu memahami masalah, menyusun rencana penyelesaian, melaksanakan rencana penyelesaian, dan memeriksa kembali hasil penyelesaian. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian berjumlah 18 siswa kelas III SD Negeri 23 Meulaboh yang terdiri atas 11 siswa perempuan dan 7 siswa laki-laki. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes tertulis, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Problem based learning mampu membantu siswa dalam mengembangkan kemampuan pemecahan masalah pada pembelajaran Pendidikan Pancasila. Sebagian besar siswa telah mampu memahami masalah, menyusun rencana penyelesaian, melaksanakan penyelesaian, serta memeriksa kembali hasil penyelesaian, meskipun tingkat kemampuan setiap siswa berbeda. Siswa dengan kategori kemampuan tinggi mampu memenuhi seluruh tahapan pemecahan masalah secara sistematis dan mandiri. Siswa kategori sedang telah mampu memahami masalah dan melaksanakan sebagian besar tahapan, namun masih memerlukan bimbingan pada tahap memeriksa kembali. Sementara itu, siswa kategori rendah masih mengalami kesulitan dalam memahami masalah, menyusun rencana, dan memberikan kesimpulan. Hasil observasi dan wawancara juga menunjukkan bahwa model Problem based learning mendorong siswa lebih aktif berdiskusi, berpikir kritis, bekerja sama, dan berani mengemukakan pendapat dalam menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, penerapan model Problem based learning memberikan dampak positif terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa pada pembelajaran Pendidikan Pancasila.
UPAYA GURU MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI METODE DEMONSTRASI PADA PELAJARAN IPAS KELAS V MATERI PEMBIASAN CAHAYA SD NEGERI GUNONG KLENG Usty Ulkharimah; Ulwatul Thahura; Saiba; Nurjannah; Lindayani
Jurnal Ikhtibar Nusantara Vol 5 No 1 (2026): Jurnal Ikhtibar Nusantara
Publisher : STAI Nusantara Kota Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62901/j-ikhsan.v5i1.655

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas guru, aktivitas siswa, dan peningkatan hasil belajar melalui penerapan metode demonstrasi pada mata pelajaran IPAS materi pembiasan cahaya di kelas V SD Negeri Gunong Kleng. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek penelitian terdiri atas 28 siswa kelas V. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus yang meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, tes, angket, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode demonstrasi mampu meningkatkan aktivitas guru, aktivitas siswa, dan hasil belajar. Aktivitas guru meningkat dari 81,25% pada Siklus I menjadi 85,4% pada Siklus II, keduanya berada pada kategori sangat baik. Aktivitas siswa juga meningkat dari 77,5% (kategori baik) menjadi 85% (kategori sangat baik). Selain itu, hasil belajar siswa mengalami peningkatan yang signifikan. Nilai rata-rata siswa meningkat dari 60,4 pada pra tindakan menjadi 70,4 pada Siklus I, kemudian mencapai 81,1 pada Siklus II. Persentase ketuntasan belajar juga meningkat dari 28,6% pada pra tindakan menjadi 53,6% pada Siklus I, dan mencapai 82,1% pada Siklus II. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa metode demonstrasi efektif dalam meningkatkan aktivitas guru, aktivitas siswa, serta hasil belajar pada mata pelajaran IPAS materi pembiasan cahaya di kelas V SD Negeri Gunong Kleng.
PENGARUH PERMAINAN GAME ONLINE MOBILE LEGENDS TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS IV SD NEGERI GUNONG KLENG Irmawati; Nurul Hadisah; Febry Fahreza; Lindayani; Kaushari; Nurjannah
Jurnal Ikhtibar Nusantara Vol 5 No 1 (2026): Jurnal Ikhtibar Nusantara
Publisher : STAI Nusantara Kota Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62901/j-ikhsan.v5i1.657

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh permainan game online Mobile Legends terhadap prestasi belajar siswa kelas IV SD Negeri Gunong Kleng. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis hubungan kausal (sebab-akibat). Populasi penelitian adalah siswa kelas IV A yang berjumlah 21 orang dan kelas IV B yang berjumlah 25 orang, sehingga total sampel berjumlah 46 siswa yang ditentukan melalui teknik cluster random sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi angket, dokumentasi nilai rapor, dan lembar observasi, dengan instrumen yang telah divalidasi oleh dua validator. Data dianalisis menggunakan uji normalitas Kolmogorov-Smirnov, uji homogenitas Levene, dan uji hipotesis dengan teknik independent samples t-test berbantuan SPSS 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa data berdistribusi normal dan homogen, serta terdapat pengaruh yang signifikan antara intensitas bermain game online Mobile Legends terhadap prestasi belajar siswa. Besarnya pengaruh permainan game online Mobile Legends terhadap prestasi belajar siswa kelas IV SD Negeri Gunong Kleng adalah sebesar 62,8%, sedangkan 37,2% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.