This Author published in this journals
All Journal Karimah Tauhid
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Inovasi Sosis Ayam Kentang Cipot (Chicken Potato) dengan Penambahan Kemasan kolagen Sapi Arti Hastuti; Mira Afrilia Setiawati; Detya Zalfa; Eva; Angriawan Anggara
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 12 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i12.22093

Abstract

Inovasi produk Sosis Ayam Kentang CIPOT (Chicken Potato) dikembangkan dengan penambahan potongan kentang sebagai bahan pengisi untuk meningkatkan nilai gizi (karbohidrat kompleks dan serat) serta memperbaiki kualitas fisik sosis. Penelitian ini yang mengambil 30 mahasiswa sebagai responden menggunakan uji hedonik dan uji sensori untuk menilai atribut warna, aroma, rasa, dan tekstur. Hasil uji validitas menunjukkan bahwa semua atribut hedonik valid, dan instrumen yang digunakan reliabel. Sementara itu, pada uji sensori, hanya atribut rasa dan tekstur yang dinyatakan valid, meskipun reliabilitasnya masih kurang memuaskan. Analisis regresi linier sederhana, uji T, dan uji F mengonfirmasi bahwa penilaian sensori berpengaruh signifikan terhadap tingkat kesukaan konsumen (hedonik), dengan variabel sensori menjelaskan 14,8% variasi kesukaan konsumen.
Literature Review: Pengaruh Modifikasi Tepung Pisang terhadap Kadar Pati Resisten Mira Afrilia Setiawati; Nabilla Indy Gunawan; Nabila Chahya Herlani; Regista Dwi Agustine; Syakila Wahda Aulia; Zahra Amelia Vega; Titi Rohmayanti
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 4 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i4.23453

Abstract

Pati resisten merupakan fraksi pati yang tidak dapat dicerna oleh enzim pencernaan dan berperan dalam pengendalian indeks glikemik serta kesehatan pencernaan. Pisang memiliki kandungan pati dan amilosa yang tinggi sehingga berpotensi dikembangkan sebagai sumber pati resisten melalui proses modifikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh modifikasi tepung pisang terhadap peningkatan kadar pati resisten dan perubahan sifat fisikokimia pati berdasarkan kajian pustaka. Metode yang digunakan adalah literature review dengan pendekatan Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA). Hasil kajian menunjukkan bahwa modifikasi fisik, seperti pemanasan, pendinginan, dan fermentasi, dapat meningkatkan pembentukan pati resisten, khususnya tipe III, yang lebih stabil dan sulit dicerna. Dengan demikian, tepung pisang termodifikasi berpotensi dikembangkan sebagai bahan pangan fungsional berindeks glikemik rendah.
Implementasi Sistem Jaminan Produk Halal (SJPH) pada Otak-Otak Ready to Eat di PT. Jakarana Tama Ciawi-Bogor Mira Afrilia Setiawati; Siti Nurhalimah
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 9 (2026): Karimah Tauhid (In Progress)
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i9.26145

Abstract

Sistem Jaminan Produk Halal (SJPH) berlaku untuk produk otak-otak siap santap sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH). Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari cara penerapan Sistem Jaminan Produk Halal (SJPH) pada otak-otak yang siap dikonsumsi dan mengevaluasi sejauh mana penerapannya sesuai dengan Keputusan Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal. Data dikumpulkan dengan cara mengamati langsung aktivitas di lapangan, melakukan wawancara dengan pihak yang terkait, terlibat dalam kegiatan perusahaan, serta mempelajari dokumen terkait implementasi SJPH. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa PT. Jakarana Tama sudah menerapkan lima kriteria utama SJPH, yaitu komitmen dan tanggung jawab, pengelolaan bahan, proses produksi halal, pengendalian produk, serta pemantauan dan evaluasi. Sistem tersebut diterapkan berkat adanya kebijakan halal perusahaan, pembentukan tim manajemen halal, penggunaan bahan yang telah memenuhi syarat sertifikasi halal, pelaksanaan prosedur produksi yang terdokumentasi, penerapan sistem ketertelusuran, mekanisme penanganan terhadap produk yang tidak memenuhi syarat, serta pelaksanaan audit internal dan evaluasi manajemen secara berkala. Seluruh rangkaian tersebut membantu menjaga kehalalan produk mulai dari menerima bahan baku sampai proses distribusi dan juga memastikan kualitas produk tetap konsisten.