Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Studi Kasus Serta Perawatan pada Kompressor di PT Sakura Java Indonesia Herdianto, Muhammad Ihza; Gusniar, Iwan Nugraha; Santosa, Aa
Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi Vol 24, No 3 (2024): Oktober
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/jiubj.v24i3.5543

Abstract

Quality products, quality production processes are very important, from materials to products; However, problems and obstacles may develop in the production process. The aim of this research is to find out the problems that arise in the manufacturing process and find problems with the compressor which has an oil filter leak so that the air pressure consumed in the production process is reduced. FMEA is an organized approach to identifying and avoiding as many failure scenarios as possible. Data is processed by calculating the Risk Priority Number value in FMEA and determining the criticality of each failure mode. The assessment is based on the results of rounding the average weighting value for severity, occurrence and detection levels. The results of calculations using the FMEA technique show that the oil filter leak due to a broken ring creates a Risk Priority Number (RPN) value of 90. Overcoming the problem of oil filter leaks due to a broken ring requires preventive maintenance for 5000 hours.
Proses Produksi pada Mesin Press Ultrasonik untuk Kipas Blower 790A (JK 116221) di PT XYZ Firmansyah, Muhamad Akbar; Santosa, Aa; Santoso, Deri teguh; Wahyudi, Orka Maulana
Blend Sains Jurnal Teknik Vol. 4 No. 2 (2025): Edisi Oktober
Publisher : Ilmu Bersama Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56211/blendsains.v4i2.953

Abstract

  Penelitian ini dilakukan di PT XYZ, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang plastic injection dan assembly, dengan fokus pada proses produksi fan blower 790A menggunakan mesin ultrasonic press. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh parameter mesin ultrasonic press terhadap kualitas penggabungan material PPO GF (Polyphenylene Oxide with Glass Fiber), yang digunakan dalam produksi komponen fan blower. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan variasi parameter suhu, tekanan, dan waktu pemrosesan. Hasil eksperimen menunjukkan bahwa kekuatan sambungan material PPO GF terbaik tercatat pada kombinasi suhu 30°C, tekanan 2 bar, dan waktu pemrosesan 3 detik, yang menghasilkan sambungan material yang kuat dan presisi. Sebaliknya, pada suhu yang lebih tinggi atau waktu pemrosesan yang lebih lama, kualitas sambungan mengalami penurunan, dengan terjadinya deformasi dan ketidaksesuaian dimensi produk. Penelitian ini memberikan kontribusi penting bagi industri manufaktur dalam meningkatkan efektivitas penggunaan mesin ultrasonic press untuk menghasilkan komponen dengan kualitas yang tinggi dan efisiensi produksi yang optimal.
Peningkatan Kompetensi Siswa SMK Texmaco Karawang untuk Era Industri 4.0 Anjani, Ratna Dewi; Santoso, Deri Teguh; Sari, Rianita Puspa; Suci, Farradina Choria; Santosa, Aa; Wahid, Taufik Nur
ADMA : Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): ADMA: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Mayarakat: In-Progress
Publisher : LPPM Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30812/adma.v6i2.5233

Abstract

Dunia industri mengalami perkembangan pesat menuju era revolusi 4.0 yang ditandai dengan penggunaan teknologi canggih seperti Internet of Things (IoT) dan Artificial Intelligence (AI), sehingga menuntut kompetensi khusus bagi tenaga kerja. Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) sebagai institusi penghasil lulusan siap kerja perlu memastikan bahwa siswanya memiliki pemahaman yang memadai mengenai era ini. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi siswa di SMK Texmaco Karawang dalam menghadapi era industri 4.0. Peningkatan kompetensi dilakukan melalui sosialisasi, penyampaian materi interaktif mengenai tuntutan kompetensi industri 4.0, dan focus group discussion (FGD). Hasil evaluasi menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pemahaman siswa secara signifikan. Sebelum kegiatan, hanya 48% (58 dari 121 responden pre-test) siswa yang memahami industri 4.0; setelah kegiatan, angka tersebut meningkat menjadi 92% (111 dari 121 responden post-test) siswa. Kegiatan ini berhasil meningkatkan pengetahuan dasar siswa SMK Texmaco Karawang mengenai industri 4.0, yang menjadi bekal awal penting untuk menghadapi tuntutan dalam dunia kerja.