Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

PENGUATAN LITERASI BERAGAMA BAGI PESERTA DIDIK DI MADRASAH Syihabudin, Tubagus; Kosasih, Kosasih; Hidayatullah, Agus
Ta'dibiya Vol 2 No 1 (2022): Ta'dibiya: Jurnal Agama dan Pendidikan Islam
Publisher : Staisman Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61624/japi.v2i1.10

Abstract

Dewasa ini pergaulan peserta didik di madrasah bukan hanya ada pada dunia nyata. Tetapi pula pada dunia maya. Dengan kekuatan dunia maya ini dapat menggerakan banyak orang ke arah yang positif maupun ke arah negatif. Tidak dapat dipungkiri pula bahwa pergaulan peserta didik saat ini semakin memperihatinkan dengan maraknya persekusi, minuman keras, zinah dan berbagai hal negatif yang berdampak pada pergaulan peserta didik itu sendiri. salah satu penyebabnya adalah kurangnya kesadaran literasi beragama yang ada pada diri peserta didik terebut. Sebab, peserta didik yang telah mempunyai kecakapan literasi beragama akan lebih bersikap kritis dan dapat mencerna apa yang ia dapat di dunia maya. Istilah literasi didefinisikan sebagai kemampuan memahami simbol-simbol bahasa atau kemampuan keaksaraan. Dalam pengertian awal ini, literasi dikonsepsikan dalam dua bidang utama yakni bidang membaca dan menulis.Penelitian ini bertujuan untuk Mencari landasan filosofis dari penguatan literasi beragama dan implikasidari literasi beragama itu sendiri. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan studi pustaka. literasi beragama merupakan sebuah konsep yang berkembang dan akan berkonsekuensi pada penggunaan berbagai media digital di kelas, madrasah dan masyarakat. Literasi beragama akan berimpikasi dengan menyatakan dan memahami ide-ide dan informasi dengan menggunakan bentuk-bentuk teks konvensional maupun teks inovatif, simbol dan multimedia. Dengan demikian, penguatan literasi beragama ditunjukkan untuk memperkuat keterampilan peserta didik dalam literasi kritis, literasi visual, literasi media, literasi dalam bahasa lain.
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN DENGAN MEDIA KARTU HURUF PADA SISWA KELAS 1 SEMESTER II (GENAP) TAHUN 2022 MI. MA. SINDANGLAYA BOJONG Nurbaeti, Siti; Kosasih, Kosasih; Hidayatullah, Agus
Ta'dibiya Vol 2 No 2 (2022): Ta'dibiya: Jurnal Agama dan Pendidikan Islam
Publisher : Staisman Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61624/japi.v2i2.16

Abstract

Education is the main key in the development of the nation, through education everyone can gain knowledge and knowledge to improve their quality. The implementation of education in schools, especially Elementary School Education (SD/MI) must pay attention to the diversity of students' abilities, both in thinking ability and skill ability. Therefore, through basic education students are equipped with basic skills such as reading.  This study aims to determine the efficiency and effectiveness of letter card media in improving the early reading ability of first grade MI students. MA. Sindanglaya Bojong. The formulation of the problem in this study is 1) How are the efforts made by the teacher in increasing the difficulty of reading at the beginning of class 1 MI. MA. Sindanglaya Bojong?, 2) The factors that cause children to have difficulty in reading?.  This research was conducted using the CAR Method, which is a form of action taken by a teacher in the classroom which aims to improve the quality of the learning process and student learning outcomes in the classroom. With research actions carried out in two cycles. Each cycle consists of planning, implementation, observation/observation, and reflection. The target of this research is the Class I MI students. MA. Sindanglaya Bojong totaling 22 people with a composition of 9 women and 13 men. The results showed that letter card media could improve students' initial reading skills. It can be seen from the increase in the initial reading ability in each cycle, during the pre-cycle it showed 31.81% results, then increased in the first cycle which was 54.45%, and increased in the second cycle to 86.36%.
IDEALITAS DAN REALITAS KEMAMPUAN GURU MI/SD DALAM MENGIMPLEMENTASIKAN PEMBELAJARAN TEMATIK Nurkhairina; Hidayatullah, Agus; Rosyidah, Neneng Aida; Noviyanti
Ta'dibiya Vol 3 No 1 (2023): Ta'dibiya: Jurnal Agama dan Pendidikan Islam
Publisher : Staisman Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61624/japi.v3i1.23

Abstract

Learning in the 2013 curriculum uses integrated thematic learning. This causes teachers to master and carry out thematic learning well. However, there are many problems that occur, then what is the ideal of the teacher in carrying out thematic learning. This research intends to know and explain in detail about the ideals and reality of MI/SD teachers' abilities in implementing thematic learning. The results of this study are; Ideally the teacher in this thematic learning is to provide meaningful teaching and experiences to students. Not only that, a teacher in addition to being a professional educator, is also an educator, teacher, mentor, director, assessor, and evaluator of students, especially in early childhood education and basic education. There are two factors that impact on the obstacles for teachers to implement, namely: internal factors and external factors. Teachers are still lacking in comprehensive education and training; teachers also still find it difficult to integrate tactics in the learning theme.
ANALISIS KETERSEDIAAN DAN PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS TEKNOLOGI DI MADRASAH IBTIDAIYAH SYEKH MANSHUR PANDEGLANG Rosita, Desyi; Hidayatullah, Agus; Aminudin, Aminudin
Ta'dibiya Vol 4 No 1 (2024): Ta'dibiya: Jurnal Agama dan Pendidikan Islam
Publisher : Staisman Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61624/japi.v4i1.80

Abstract

Technology-based learning media has become an important concern in increasing the effectiveness of learning at Madrasah Ibtidaiyah Syekh Manshur Pandeglang. This research aims to analyze the availability and use of technology-based learning media at Madrasah Ibtidaiyah Syekh Manshur Pandeglang. The research method used is a descriptive method with a quantitative approach. Data collection was carried out through questionnaires distributed to teachers at Madrasah Ibtidaiyah Syekh Manshur Pandeglang. Apart from that, observations were also carried out to directly observe the availability of technology-based learning media in the madrasah. The research results show that although there are several technology-based learning media available at Madrasah Ibtidaiyah Syekh Manshur Pandeglang, their use is still limited. Factors such as the availability of devices, teacher skills in operating technology, and support from the school are things that influence the use of technology-based learning media. It is hoped that this research can provide input for the development of learning strategies at Madrasah Ibtidaiyah Syekh Manshur Pandeglang, especially in increasing the use of technology-based learning media as a means of supporting a more interactive and effective learning process.
PKM Pelatihan Penggunaan Alat Fish Feeder Otomatis Bersumber Energi dari PLTS Hasan, Fuad; Muwaffa, Falih Danial; Hidayatullah, Agus
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mentari Vol. 1 No. 4 (2024): November
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmm.v1i4.20

Abstract

Budidaya ikan lele di daerah desa Sidodadi Kecamatan Paiton sering menghadapi tantangan signifikan, termasuk keterbatasan waktu dan tenaga dalam memberi pakan serta keterbatasan akses listrik untuk mengoperasikan teknologi modern. Pengabdian ini bertujuan untuk mengatasi masalah ini dengan memperkenalkan dan melatih penggunaan alat Fish Feeder otomatis yang menggunakan energi dari Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) kepada para petani budidaya lele. Pengabdian ini dilaksanakan melalui serangkaian kegiatan pelatihan yang terstruktur. Pertama, dilakukan persiapan dan perencanaan yang mencakup penyusunan materi pelatihan, penjadwalan lokasi, dan persiapan peralatan demonstrasi. Kegiatan ini melibatkan tim pelaksana dan instruktur yang ahli dalam teknologi pertanian dan energi terbarukan. Tahap selanjutnya adalah pelaksanaan pelatihan, di mana instruktur dan fasilitator memimpin sesi pembelajaran mengenai instalasi, pengoperasian, dan pemeliharaan alat Fish Feeder otomatis. Peserta juga diberikan kesempatan untuk melakukan praktik langsung menggunakan alat tersebut. Solusi yang ditawarkan dalam pengabdian ini adalah meningkatkan efisiensi dalam pengelolaan pakan ikan lele dengan menggunakan alat otomatis yang dapat diandalkan serta memanfaatkan energi terbarukan dari PLTS untuk mengurangi ketergantungan pada listrik konvensional. Dengan demikian, diharapkan dapat mengurangi beban kerja petani dan meningkatkan produktivitas budidaya ikan lele secara berkelanjutan. Kesimpulannya, pengabdian ini bukan hanya memberikan solusi praktis terhadap masalah yang dihadapi petani budidaya lele, tetapi juga mendukung upaya penerapan teknologi ramah lingkungan di sektor pertanian. Dengan meningkatkan kapasitas petani dalam memanfaatkan teknologi modern dan energi terbarukan, diharapkan dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi kesejahteraan ekonomi dan sosial masyarakat pedesaan serta berkontribusi pada keberlanjutan lingkungan.
Penguatan Literasi Moderasi Beragama Melalui Platform Digital dan Media Sosial di Kalangan Mahasiswa Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Pandeglang Kosim, Nandang; Royhatudin, Aat; Hidayatullah, Agus
Kordinat: Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam Vol 23, No 2 (2024): Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam
Publisher : Kopertais Wilayah I DKI Jakarta dan Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/kordinat.v24i2.45370

Abstract

This research is motivated by the rise of intolerant and radical content on social media which influences students' perceptions of diversity. Apart from that, low digital literacy and the ability to filter information are also factors that worsen this situation. The urgency of this research lies in the high use of social media among students, which makes it one of the most effective tools for spreading the values of religious moderation. However, a lack of awareness and ability to use social media wisely can be a challenge in itself. By strengthening digital literacy and religious moderation, it is hoped that PMII students can become catalysts for more inclusive change in society. This research presents novelty by focusing on digital and social media-based interventions to strengthen religious moderation literacy.                        This research uses a qualitative approach with data collection techniques through in-depth interviews, participant observation, and analysis of related documents. The main respondents were PMII students who were actively involved in religious organization activities in Pandeglang. Data analysis was carried out using a thematic approach to identify patterns and themes related to religious moderation literacy.                                   The results of this research show that there is a fairly good understanding of the principles of moderation, but there are also several challenges and obstacles faced in implementing these values in everyday life. Factors such as environmental influences, social media, and group pressure can influence the understanding and practice of religious moderation. In the context of digital literacy, several studies show that students' digital literacy level is still relatively low, especially in recognizing hoax and intolerant content. It is hoped that the implementation of this research can increase understanding and practice of religious moderation, so that students can become agents of positive change in building an inclusive and harmonious society.
PEMANFAATAN APLIKASI ARTIFICIAL INTELLIGENCE (AI) UNTUK PEMBELAJARAN INTERAKTIF PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Jamal, Syukron; Hidayatullah, Agus
Ta'dibiya Vol 5 No 1 (2025): Ta'dibiya: Jurnal Agama dan Pendidikan Islam
Publisher : Staisman Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61624/japi.v5i1.174

Abstract

Penelitian bertujuan untuk memberikan gambaran seputar pemanfaatan teknologi artificial intelligence (AI) dalam metode pembelajaran pendidikan agama islam. Hasil penelitian dapat menjadi pedoman dalam memanfaatkan aplikasi AI seperti ChatGPT, DataBot, Socratic, Lumen5, dan Formative AI mewujudkan pembelajaran pendidikan agama islam menjadi lebih menarik dan mudah dipahami serta dimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Strategi pemanfaatan aplikasi AI dalam metode pembelajaran pendidikan agama islam dapat dimplentasikan dalam metode pembelajaran aktif antara guru dan siswa sehingga terbangun kegiatan belajar mengajar kreatif, elaboratif dan adaptif berbasis data bakat, minat dan kebutuhan peserta didik tanpa mengesampingkan aspek etika dan peran penting pendidik sebagai contoh tauladan sebagaimana yang menjadi karakteristik pendidikan Islam.
PEMANFAATAN APLIKASI ARTIFICIAL INTELLIGENCE (AI) UNTUK PEMBELAJARAN INTERAKTIF PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Jamal, Syukron; Hidayatullah, Agus
Ta'dibiya Vol 5 No 1 (2025): Ta'dibiya: Jurnal Agama dan Pendidikan Islam
Publisher : Staisman Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61624/japi.v5i1.174

Abstract

Penelitian bertujuan untuk memberikan gambaran seputar pemanfaatan teknologi artificial intelligence (AI) dalam metode pembelajaran pendidikan agama islam. Hasil penelitian dapat menjadi pedoman dalam memanfaatkan aplikasi AI seperti ChatGPT, DataBot, Socratic, Lumen5, dan Formative AI mewujudkan pembelajaran pendidikan agama islam menjadi lebih menarik dan mudah dipahami serta dimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Strategi pemanfaatan aplikasi AI dalam metode pembelajaran pendidikan agama islam dapat dimplentasikan dalam metode pembelajaran aktif antara guru dan siswa sehingga terbangun kegiatan belajar mengajar kreatif, elaboratif dan adaptif berbasis data bakat, minat dan kebutuhan peserta didik tanpa mengesampingkan aspek etika dan peran penting pendidik sebagai contoh tauladan sebagaimana yang menjadi karakteristik pendidikan Islam.
Penguatan Literasi Moderasi Beragama Melalui Platform Digital dan Media Sosial di Kalangan Mahasiswa Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Pandeglang Kosim, Nandang; Royhatudin, Aat; Hidayatullah, Agus
Kordinat: Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam Vol. 23 No. 2 (2024): Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam
Publisher : Kopertais Wilayah I DKI Jakarta dan Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/kordinat.v24i2.45370

Abstract

This research is motivated by the rise of intolerant and radical content on social media which influences students' perceptions of diversity. Apart from that, low digital literacy and the ability to filter information are also factors that worsen this situation. The urgency of this research lies in the high use of social media among students, which makes it one of the most effective tools for spreading the values of religious moderation. However, a lack of awareness and ability to use social media wisely can be a challenge in itself. By strengthening digital literacy and religious moderation, it is hoped that PMII students can become catalysts for more inclusive change in society. This research presents novelty by focusing on digital and social media-based interventions to strengthen religious moderation literacy.                        This research uses a qualitative approach with data collection techniques through in-depth interviews, participant observation, and analysis of related documents. The main respondents were PMII students who were actively involved in religious organization activities in Pandeglang. Data analysis was carried out using a thematic approach to identify patterns and themes related to religious moderation literacy.                                   The results of this research show that there is a fairly good understanding of the principles of moderation, but there are also several challenges and obstacles faced in implementing these values in everyday life. Factors such as environmental influences, social media, and group pressure can influence the understanding and practice of religious moderation. In the context of digital literacy, several studies show that students' digital literacy level is still relatively low, especially in recognizing hoax and intolerant content. It is hoped that the implementation of this research can increase understanding and practice of religious moderation, so that students can become agents of positive change in building an inclusive and harmonious society.