Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : Islamika Granada

Hubungan Persepsi Komunikasi Interpersonal Dengan Stres Kerja Pada Karyawan PT. Wesen Jayatama Cabang Medan Duma Yunita; Anna Wati Dewi Purba
JURNAL ISLAMIKA GRANADA Vol 1, No 1 (2020): ISLAMIKA GRANADA SEPTEMBER
Publisher : Granada El-Fath

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/ig.v1i1.9

Abstract

Stres kerja adalah staf turun untuk sampai ke staf, baik secara fisik maupun psikologis karena ketidakcocokan antara data yang digunakan atau bekerja dengan kemampuan karyawan. Ketika seseorang mengalami stres, hal ini dipengaruhi oleh beberapa faktor, salah satunya adalah stres yang timbul dari lingkungan sosial dalam hubungan interpersonal (interpersonal mismatch, personal freedom, isolation), sehingga penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan antara persepsi komunikasi interpersonal dengan tekanan kerja pada karyawan PT. Wesen Jayatama Cabang Medan. Sampel dalam penelitian ini adalah 75 karyawan, sehingga hipotesis yang dikemukakan dalam penelitian ini adalah adanya hubungan antara persepsi komunikasi interpersonal dengan stres kerja, dengan asumsi peningkatan komunikasi interpersonal dengan pemimpinnya, stres kerja akan lebih rendah dan jika persepsi komunikasi interpersonal tidak baik maka stres tersebut akan membantu karyawan akan semakin tinggi. Data dikumpulkan menggunakan skala Likert dan teknik purposive sampling. Pengujian hipotesis dilakukan dengan menggunakan teknik analisis produk dari pihak Karl. Berdasarkan hasil analisis data yang dilakukan, ditemukan adanya hubungan antara persepsi komunikasi interpersonal dengan tekanan kerja pada karyawan.
Hubungan Penyesuaian Diri Dengan Kebahagiaan Pada Remaja Di Panti Asuhan Yayasan Pembangun Didikan Islam Sri Wahyu Purwaningsih; Anna Wati Dewi Purba
JURNAL ISLAMIKA GRANADA Vol 2, No 3 (2022): ISLAMIKA GRANADA MEI
Publisher : Granada El-Fath

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/ig.v2i3.72

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan antara penyesuaian diri dengan kebahagiaan pada remaja. Subjek dalam penelitian ini adalah remaja di Panti Asuhan Yayasan Pembangun Didikan Islam dengan populasi 60 orang dan sample yang digunakan sebanyak 40 orang. Metode penelitian pada penelitian ini menggunakan metode kuantitatif korelasional dimana penelitian kuantitatif korelasional adalah penelitian dengan menggunakan metode statistic yang mengukur hubungan antara dua variabel atau lebih. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Korelasi-Product Moment. Berdasarkan perhitungan analisis r Product Moment dengan nilai atau koefisien (rxy ) = 0,906 dan koefisien (r2.) = 0,820 dengan p = 0,000 0,05. Hasil ini menunjukkan hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini diterima, yaitu ada hubungan antara Penyesuaian Diri dengan Kebahagiaan. penyesuaian diri berkontribusi terhadap kebahagiaan sebesar 82%. Dari hasil ini diketahui bahwa masih terdapat 16% dari faktor lain dari kebahagiaan yang tidak dijelaskan dalam penelitian dan tidak terlihat dalam penelitian ini. Bahwa remaja memiliki Penyesuaian Diri yang tergolong tinggi dengan mean empiric = 102,05 mean hipotetik = 77,5 dimana selisi kedua mean melebihi bilangan SD = 8,500 dan Kebahagiaan remaja tergolong tinggi dengan mean empiric 119,78 mean hipotetik = 92 dimana selisih kedua mean melebihi bilangan SD = 9,316
Perbedaan Perkembangan Bahasa Ditinjau Dari Status Sosial Ekonomi Orang Tua Pada Anak TK Maylan Diah Anggraini; Anna Wati Dewi Purba
JURNAL ISLAMIKA GRANADA Vol 3, No 3 (2023): ISLAMIKA GRANADA MEI
Publisher : Granada El-Fath

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/ig.v3i3.124

Abstract

Artikel atau tulisan ini bertujuan untuk melihat perbedaan perkembangan bahasa ditinjau dari status social ekonomi orang tua pada anak TK di TK Aisyiyah Bustanul Athfal 11 Medan. Metode pengumpulan data menggunakan metode dokumentasi untuk status sosial ekonomi orang tua dan menggunakan metode bercerita dimana anak akan diberi gambar yang didapat dari sekolah yang mengacu pada aspek-aspek perkembangan bahasa yaitu, sintaksis, morfologi dan fonem. Yang menjadi subjek dalam penelitian ini adalah anak TK Aisyiyah Bustanul Athfal 11 Medan yang berjumlah 50 siswa. Penelitian ini dianalisis secara kuantitatif. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik Mann Whitney U test, maka dapat diperoleh hasil sebagai berikut: tidak ada perbedaan yang signifikan perkembangan bahasa ditinjau dari status social ekonomi pada anak TK Aisyiyah Bustanul Athfal 11 Medan. Hal ini dibuktikan dengan melihat nilai koefisien Mann U = 278.000 dengan P = 0,508 0,05. Berdasarkan hasil penelitian ini, maka dapat dinyatakan bahwa tidak ada perbedaan perkembangan bahasa yang ditinjau dari status social ekonomi orang tua pada anak di TK ABA. Dari hasil penelitian ini, maka hipotesis yang diajukan dinyatakan ditolak.
Gambaran Dampak Psikologis Body Shaming Pada Remaja Ramadhani, Pratiwi; Purba, Anna Wati Dewi
ISLAMIKA GRANADA Vol 4, No 2 (2024): ISLAMIKA GRANADA JANUARI
Publisher : Granada El-Fath

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/ig.v4i2.179

Abstract

Istilah body shaming digunakan untuk mengejek atau menghina mereka yang tidak memiliki tampilan fisik menarik, standar kecantikan adalah tolak ukur masyarakat melihat seseorang terutama perempuan. Penampilan fisik merupakan satu hal penting dalam masa pertumbuhan masa kembang remaja perempuan, maka perubahan kecil mengenai fisik akan menjadi hal besar untuk mereka. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Metode pengumpulan datanya melalui wawancara. Jumlah responden dalam penelitian ini adalah dua. Dalam penelitian ini karakterisitik responden yang akan diteliti adalah remaja berusia tujuh belas tahun yang mendapatkan perlakuan body shaming, yaitu bertubuh gemuk, memiliki tubuh yang kurus, wajah yang berjerawat dan memiliki bulu tubuh yang berlebih. Analisis data yang digunakan di lapangan oleh peneliti yaitu analisis data model miles dan huberman. Hasil penelitian yang ditemukan adanya faktor-faktor penyebab body shaming yaitu budaya, media massa dan jenis kelamin. Adapun dampak yang didapatkan oleh korban adalah menurunnya rasa percaya diri, mudah marah, dan cenderung menarik diri dari lingkungan. Dari maraknya kasus body shaming, bisa kita lihat bahwa banyak orang yang menganggap hal ini bukan suatu perbuatan yang memberikan efek besar pada korban. Pelaku body shaming sendiri tidak hanya orang asing, tetapi keluarga, tetangga bahkan teman sebaya kerap melakukan hal tersebut.
Studi Identifikasi Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Fear of Missing Out (FoMO) Pada Pemain Tiktok Di SMK Swasta Sahata Pematangsiantar Muzhar, Wildah Muhsanah; Purba, Anna Wati Dewi
ISLAMIKA GRANADA Vol 4, No 3 (2024): ISLAMIKA GRANADA MEI
Publisher : Granada El-Fath

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/ig.v4i3.220

Abstract

Fear of missing out (Fomo) merupakan suatu kondisi dimana individu merasa takut dan cemas akan ketertinggalan suatu moment tertentu atau sebuah trend, sehingga individu akan cenderung berkeinginan untuk tetap terkoneksi dengan apa yang dilakukan oleh orang lain. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi faktor yang mempengaruhi Fomo pada pemain Tiktok di SMK Swasta Sahata Pematangsiantar. Subjek yang dipakai dalam penelitian ini adalah 50 siswa pemain Tiktok. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data adalah skala Fomo yang dikembangkan oleh Przybylski (2013) dan nantinya diolah dengan bantuan program SPSS versi 21 for windows. Metode analisis data yang digunakan adalah teknik f%. Dari hasil analisis dapat diketahui bahwa berdasarkan analisis faktor Fomo di SMK Swasta Sahata Pematangsiantar didapatkan kontribusi faktor penyebab fear of missing out meliputi: kontribusi tidak terpenuhinya kebutuhan psikologi relatedness sebesar 82,70% dan tidak terpenuhinya kebutuhan psikologi self (diri sendiri) sebesar 82,70%.
Hubungan Overweight Dengan Body Image Pada Remaja Putri Jurusan PSPTV SMK Negeri 1 Percut Sei Tuan Purba, Anna Wati Dewi; Siringo-ringo, Hesti Pratiwi
ISLAMIKA GRANADA Vol 5, No 2 (2025): ISLAMIKA GRANADA JANUARI
Publisher : Granada El-Fath

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/ig.v5i2.344

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui serta melihat hubungan overweight dengan body image pada remaja putri. Hipotesis yang diajukan ada hubungan positif antara overweight dengan body image pada remaja putri. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Jumlah populasi dalam penelitian ini sebanyak 137 remaja putri dengan teknik purposive sampling. Sampel berjumlah 51 remaja putri. Data dikumpulkan melalui skala yaitu body image. Metode analisis data menggunakan analisis product moment. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara overweight dengan body image dimana rxy = 0,646 dengan signifikan p = 0,000 0,05. Dengan artian, semakin tinggi overweight maka body image rendah. Sumbangan efektif variabel overweight terhadap body image adalah 41,7%. Diketahui juga terdapat 58,3% faktor lainnya   yang tidak diteliti pada penelitian ini yakni faktor individu : biologis (waktu pubertas), psikologis (penerimaan body image ideal, dan perbandingan sosial), faktor mikrosistem : (pengaruh teman sebaya, keluarga), faktor mesosistem, faktor eksosistem : (media) dan faktor makrosistem : (struktur gender). Hasil lain ditemukan bahwa dari perhitungan mean empirik overweight termasuk kedalam kategori tinggi dan body image termasuk kedalam kategori rendah.