Dwi Arwandi Yogi Saputra
Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Education on Making Chicken Porridge and Moringa Oleifera Leaves to Prevent Stunting in Mothers PKK Cadres in Pangkalan Jati Cinere Depok Tiwuk Susantiningsih; Sri Wahyuningsih; Pritha Maya Savitri; Agneta Irmarahayu; Dwi Arwandi Yogi Saputra; Yuni Setyaningsih
Abdimas Indonesian Journal Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Civiliza Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59525/aij.1519

Abstract

Moringa leaves contain bioactive compounds such as flavonoids and polyphenols which have antioxidant and anti-inflammatory properties. The benefits of adding Moringa leaves to chicken porridge as infant formula is that it can enhance the nutritional quality of the porridge, making it a more balanced and complete meal. The protein content from the chicken combined with the vitamins, minerals, and antioxidants from Moringa leaves creates a good synergy for infant growth.  Adding Moringa leaves to chicken porridge as infant formula is a smart step to enhance the nutritional value of infant food. The benefits of making Moringa leaf chicken porridge are not yet widely known by the public, so its use for daily consumption is still rare. Therefore, we conducted an educational activity on making moringa leaf chicken porridge for PKK mothers and Posyandu cadres in Pangkalan Jati, Cinere, Depok. This community service initiative involved educating PKK cadres about the benefits of adding Moringa leaves to chicken porridge by providing training on how to make chicken porridge with Moringa leaves, so it can be applied by families and the surrounding community to improve public health and serve as complementary food to enhance breast milk production.
PENGENALAN 30 KOMPOSISI MUSIK KLASIK DALAM PENELITIAN TERINDEKS SCOPUS, WOS, DATA BASE COCHRANE DAN PUBMED, UNTUK MENCEGAH DEPRESI PADA MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UPN VETERAN JAKARTA Arman Yurisaldi Saleh; Dwi Arwandi Yogi Saputra
MADANI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 10 No 1 (2024): MADANI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM UPN Veteran Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Beberapa komposisi musik klasik yang dikenalkan melalui penelitian ini mungkin termasuk karya-karya dari komposer terkenal seperti Chopin, Beethoven, dan Mozart. Musik klasik memiliki potensi untuk memengaruhi suasana hati, mengurangi stres, dan meningkatkan kesejahteraan mental. Oleh karena itu, pemahaman tentang komposisi-komposisi ini diharapkan dapat membantu mahasiswa mengatasi tekanan akademik dan emosional selama masa studi. Penelitian ini bertujuan untuk mengenalkan 30 komposisi musik klasik kepada mahasiswa Fakultas Kedokteran sebagai upaya pencegahan depresi. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan wawasan mahasiswa kedokteran mengenai penggunaan musik klasik dalam mencegah depresi. Melalui pemahaman yang mendalam tentang komposisi musik klasik yang telah diteliti dan terbukti memiliki manfaat dalam mengurangi resiko depresi, diharapkan mahasiswa kedokteran dapat mengaplikasikan pemahaman ini dalam kehidupan sehari-hari serta menyebarkan pengetahuan tersebut kepada orang lain.Dalam pengabdian kepada masyarakat, penulis merangkum hasil-hasil penelitian terkini yang terdapat dalam jurnal-jurnal terindeks seperti Scopus, Web of Science (WOS), database Cochrane, dan PubMed.
KONSEP BELA NEGARA DALAM PENANGGULANGAN DAN LATIHAN KESIAPSIAGAAN BENCANA DI WILAYAH KABUPATEN PURWAKARTA: SEBUAH KOLABORASI PENTAHELIX Dwi Arwandi Yogi Saputra; Pritha Maya Savitri; Taufiq Fredrik Pasiak; Erna Harfiani; Yanti Harjono Hadiwiarjo; Muhammad Reiza
MADANI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 10 No 2 (2024): MADANI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM UPN Veteran Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53834/mdn.v10i2.7979

Abstract

Wilayah Kabupaten Purwakarta memiliki indeks risiko bencana sedang – tinggi. Penanggulangan bencana bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah. Melalui kolaborasi Pentaheliks, pemerintah mengkoordinir pihak akademisi, komunitas/masyarakat, media dan pengusaha/swasta agar dapat berperan dalam upaya pengurangan risiko bencana. Kegiatan pengurangan risiko bencana harus melibatkan berbagai pihak agar dapat mencapai hasil yang optimal. Kesiapsiagaan bencana harus dapat dilakukan oleh tenaga kesehatan dan siswa sekolah. Peran tenaga kesehatan bukan hanya di fase respon bencana, tetapi dapat terlibat di fasse pra bencana dan pasca bencana. Dengan pemahaman dan ketrampilan mengenai kesiapsiagaan bencana, siswa sekolah dapat melakukan upaya pengurangan risiko bencana, minimal untuk diri sendiri. Konsep Bela Negara menjadi bagian penting dalam penanggulangan risiko bencana. Nilai-nilai bela negara menjadikan upaya pengurangan risiko bencana sebagai bagian dari wujud partisipasi warga negara. UPN “Veteran” Jakarta sebagai kampus bela negara berperan dalam sosialisasi nilai-nilai bela negara di masyarakat. Seminar dengan tema : Konsep Bela Negara dalam penanggulangan bencana dilaksanakan sebagai rangkaian kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat dengan kolaborasi Pentaheliks