Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

EDUKASI KECEMASAN PADA IBU MENJELANG MENOPAUSE DI DESA WIROGUNAN PASURUAN Kiftiyah, Kiftiyah; Sari, Kurnia Indriyanti Purnama; Kushayati, Nuris
EJOIN : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 5 (2024): EJOIN : Jurnal Pengabdian Masyarakat, Mei 2024
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/ejoin.v2i5.2855

Abstract

Anxiety about facing menopause generally occurs in women entering their 50s. Women experience anxiety if their beauty fades, and they are afraid of losing their husbands because their sexual desire decreases. This can be overcome by increasing women's knowledge about dealing with menopause through health education, so that they can overcome the worries they experience. This activity is to increase knowledge to reduce anxiety in pre-menopausal mothers through education in Wirogunan Pasuruan Village with a target number of 18 pre-menstrual mothers with an age range of 45 – 55 years. The community service method is carried out in three stages, namely the first stage, namely preparation for attendance, TTV examination and pre test. The second stage is presentation of educational material and videos and the third stage of evaluation ends with giving a post test. The results of community service activities are increased knowledge and decreased anxiety of pre-menopausal mothers. Based on the pre-test results, it was found that 44.4% of mothers had good knowledge about the menopause period and 61.1% of mothers experienced mild anxiety. After being given counseling, there was an increase in knowledge and a decrease in anxiety, as many as 66.7% of mothers had good knowledge and 22.2% of mothers had mild anxiety. There was an increase in knowledge among pre-menopausal mothers, as well as a decrease in mothers experiencing mild anxiety. Anxiety education activities through education for menopausal mothers are useful for reducing anxiety, so it is hoped that menopausal mothers will be able to increase knowledge and reduce anxiety of premenopausal mothers.  
THE ROLE RESILIENCE AND ACADEMIC SELF-EFFICACY IN INCREASING ACADEMIC ENGAGEMENT OF UNDERGRADUATE NURSING STUDENTS Kiftiyah, Kiftiyah; Farida, Ika Andrini; Wiyono, Bambang Budi; Hitipeuw, Imanuel
INTERNATIONAL JOURNAL OF NURSING AND MIDWIFERY SCIENCE (IJNMS) Vol. 8 No. 3 (2024): VOLUME 8 ISSUE 3 DECEMBER 2024
Publisher : Departement Research and Community Engagement Bina Sehat PPNI Institute of Health Science, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29082/IJNMS/2024/Vol8/Iss3/630

Abstract

Academic Engagement is an important concern considering that nursing students will be directly involved with patients and provide nursing care to patients directly. Ideally, undergraduate nursing students in the emerging adulthood phase have a high level of academic engagement. However, reality shows that there are still many students with relatively low levels of academic engagement. This will later have an impact on low academic achievement, low student competence, increased disengagement and increased drop out rates among students. Previous research results show that academic engagement is related to academic resilience and academic self-efficacy. Therefore, the aim of this research is to determine the influence of academic resilience and academic self-efficacy on the academic engagement of undergraduate nursing students. This type of research is correlational with a cross-sectional approach. The research sample was 312 undergraduate nursing students from STIKes Dian Husada Mojokerto with a sampling technique using stratified random sampling. Statistical analysis uses multiple linear regression. The research results show that academic resilience and academic self-efficacy influence the academic engagement of nursing students.
PENGARUH PEMBERIAN TEH DAUN JATI BELANDA TERHADAP PERUBAHAN KADAR KOLESTEROL PADA MASYARAKAT PENDERITA HIPERKOLESTEROL Supriani, Anik; Kiftiyah, Kiftiyah; Rosyidah, Nanik Nur; Hardiyanti, Tri
Journals of Ners Community Vol 10 No 1 (2019): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v10i1.851

Abstract

Hiperkolesterolemia merupakan penyakit dimana kandungan kolesterol di dalam darah relatif tinggi, takaran kolesterol normal tubuh adalah 160 – 200 mg/dl. Tujuan penelitian untuk mengetahuipengaruh pemberian teh daun jati belanda (Guazuma Ulmifolia) terhadap perubahan kadar kolesterol.Desain penelitian yang digunakan adalah pra-eksprimen dengan rancangan One Group Pre Post Test Design. Seluruh populasi yang mengalami hiperkolesterol berjumlah 17 responden di Dusun Kedungsari RT 03 RW 05 Desa Balongsari Megaluh, yang dilakukan pada bulan Februari sampai dengan bulan Maret 2019  selama satu bulan. Besar sempel pada penelitian ini berjumlah 17 responden dengan teknik non probability dengan sampling accidenta yaitu pengambiln sampel didasarkan pada kenyataan bahwa mereka kebetulan muncul. Data yang terkumpul melalui observasi di analisa dengan uji wilcoxon.Hasil penelitian dari 17 responden, kadar kolesterol pada responden sebelum diberikan teh daun jati belanda berada di nilai batas dengan persentase 52,9 %, setelah  diberikan teh daun jati belanda mengalami perubahan terhadap kadar kolesterol yang berada di nilai batas dengan persentase 47,1 %. Hasil uji wilcoxon menunjukkan data bahwa nilair value sebesar 0,001< 0,005 sehingga H1 diterima dan H0 ditolak sehingga ada perubahan kadar kolesterol setelah dilakukan pemberian teh daun jati belanda di Dusun Kedungsari Desa Balongsari Megaluh.Perubahan kadar kolesterol disebabkan oleh Sterolyang ada di daun jati belanda. Sterol bersifat mengikat kolesterol di dalam makanan yang dikonsumsi manusia. Tenaga kesehatan untuk lebih meningkatkan pelayanan pada masyarakat yang menderita hiperkolesterol dengan melakukan penyuluhan tentang pengobatan non farmakologi untuk menurunkan dan mengontrol kadar kolesterol.Kata Kunci: Teh Daun Jati Belanda, Kadar Kolesterol, HiperkolesterolDOI: 10.5281/zenodo.3561600
EFEKTIFITAS METODE SNOWBALL THROWING DENGAN METODE TAKE AND GIVE TERHADAP KEMAMPUAN MENGINGAT 12 NERVUS KRANIAL PADA MAHASISWA PRODI ILMU KEPERAWATAN Supriani, Anik; Fibriana, Linda Presti; Fiqi, Rizal; Rosyidah, Nanik Nur; Kiftiyah, Kiftiyah
Journals of Ners Community Vol 10 No 2 (2019): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v10i2.911

Abstract

Pembelajaran persarafan yang identik dengan menghafal memerlukan suatu teknik mengingat khusus dengan penekanan atau pelatihan kemampuan mengingat untuk mengoptimalkan memori dan daya ingat mahasiswa agar lebih mudah memahami selama proses pembelajaran. Adanya permasalahan mahasiswa dalam mengingat 12 nervus kranial yang disampaikan dosen, sehingga peneliti melakukan penelitian dengan menggunakan metode Snowball Throwing dan metode Take and Give. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas metode Snowball Throwing dan metode Take and Give terhadap kemampuan mengingat 12 nervus kranial.Desain penelitian menggunakan Quasy Experimen Design, dengan pendekatan pre-post Two Group Design, sampe penelitian ini diambil dengan teknik Purposive Sampling. Populasi berjumlah 67 responden dari kelas 2A dan 2B. Sampel dalam penelitian ini adalah sebagian mahasiswa Prodi Ilmu Keperawatan tingkat 2 Stikes Dian Husada Mojokerto sebanyak 56 responden, unutk kelas 2A berjumlah 28 repoden dan kelas 2B berjumlah 28 responden. Variabel independen metode Snowball Throwing dengan metode Take And Give, variabel dependen  kemampuan mengingat 12 Nervus Kranial.Hasil uji wilcoxon  menunjukkan bahwa antara metode Snowball  Throwing dan Take And Give diketahui nilai signifikan yaitu 0,000 maka hipotesis penelitian H0 ditolak dan H1 diterima. Dari hasil uji Independent T-test  menunjukkan bahwa antara metode Snowball  Throwing dan Take And Give diketahui nilai signifikan yaitu 0,053 maka antara metode Snowball Throwing dan Take And Give sama-sama efektif.Hasil penelitian antara metode Snowball Throwing dan metode Take And Give sama – sama efektif terhadap kemampuan mengingat 12 nervus kranial. Diharapkan dosen di Stikes Dian Husada Mojokerto lebih sering memberikan metode Snowball Throwing dan metode Take And Give dalam pembelajaran 12 nervus kranial pada mahasiswa Prodi Ilmu Keperawatan tingkat 2 Stikes Dian Husada Mojokerto.Kata Kunci:  Metode Snowball Throwing, Metode Take And Give, Mengingat, 12 Nervus CranialDOI: 10.5281/zenodo.3573286
HUBUNGAN PENGGUNAAN GADGET DENGAN TEKANAN DARAH Supriani, Anik; Irawan, Deny Riyan; Kushayati, Nuris; Rosyidah, Nanik Nur; Kiftiyah, Kiftiyah
Journals of Ners Community Vol 11 No 2 (2020): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v11i2.1103

Abstract

Tekanan darah merupakan salah satu indikator untuk mengetahui kondisi organ vital dalam tubuh manusia. Di era modern ini, remaja sulit dilepaskan dari penggunaan perangkat elektronik tak terkecuali gadget. Penggunaan gadget hampir dimanapun pada kalangan remaja. Remaja yang selalu mengaktifkan telepon genggamnya karena menunggu panggilan atau pemberitahuan dan tidak ingin kehilangan waktu untuk berkomunikasi akan tetap fokus serta merasa cemas dan gelisah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara penggunaan gadget dengan tekanan darah pada mahasiswa Ilmu Keperawatan Tingkat 1 STIKES Dian Husada Mojokerto. Desain penelitian ini menggunakan desain analitik korelasional dengan menggunakan pendekatan Cross Sectional. Metode sampling yang digunakan adalah Total Sampling dengan jumlah 43 mahasiswa tingkat 1 Ilmu Keperawatan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Dian Husada Mojokerto pada bulan Juni 2020. Data penelitian ini diambil dengan menggunakan kuesioner dan lembar observasi. Setelah ditabulasi data yang ada dianalisis dengan menggunakan uji Rank Spearmen Correlation dengan tingkat kemaknaan 0,05. Hasil penelitian ini menunjukkan tingkat penggunaan gadget pada mahasiswa yang banyak adalah pada tingkat penggunaan sedang yaitu sebanyak 36 mahasiswa (83,7). Tingkat tekanan darah pada mahasiswa yang paling banyak adalah pada tingkatan normal sebanya 30 mahasiswa (69,8 %). Sedangkan dari hasil pengujian statistik diperoleh hasil ada hubungan penggunaan gadget dan tekanan darah dengan nilai koefisien sebesar 0,354 dengan tingkat signifikansi 0,020 (p <0,05). Melihat hasil penelitian ini maka perlu adanya usaha penurunan penggunaan gadget dengan cara meningkatkan kegiatan sosial kemahasiswaan yang positif sehingga mampu melupakan dan mengurangi keinginan untuk menggunakan gadget agar dapat meminimalkan risiko peningkatan tekanan darah. Kata kunci : Penggunaan Gadget, Tekanan darah, Remaja, Mahasiswa. DOI: 10.5281/zenodo.4771764
ANALISIS DOMAIN KUALITAS HIDUP LANSIA DALAM KESEHATAN FISIK DAN PSIKOLOGIS Supriani, Anik; Kiftiyah, Kiftiyah; Rosyidah, Nanik Nur
Journals of Ners Community Vol 12 No 1 (2021): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v12i1.1308

Abstract

Pada umumnya lanjut usia menghadapi kelemahan, keterbatasan dan ketidakmampuan, sehingga kualitas hidup pada lanjut usia menjadi menurun. Kualitas hidup lansia sekarang ini harus diperhatikan untuk menjadi lansia yang mandiri, produktif dan bugar, apalagi di masa pandemic covid 19 seperti sekrang ini. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis domain yang mempengaruhi kualitas hidup lansia di tinjau domain fisik dan pikologis. Penelitian ini memiliki variable independen berupa kesehatan fisik dan psikologis, sedangkan variable dependen berupaa kualitas hidup. Desain penelitian ini  menggunakan desain penelitian analitik. Populasi penelitian ini adalah semua lansia sebanyak 27 lansia. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 25 lansia yang diambil dengan teknik simple random sampling, dengan kriteria inkslusi lansia yang kooperatif, lanjut usia ≥60 tahun dan berada di tempat penelitian, sehat secara fisik, dan dapat mengkoordinasikan seluruh anggota badan. Data penelitian ini diambil dengan menggunakan kuesioner WHOQOL-BREF, data dianalisa menggunakan uji regresi linier sederhana dan data di sajikan dalam tabel distribusi. Hasil penelitian analisis domain kualitas hidup lansia menunjukkan 25 responden hampir seluruhnya kualitas hidup lansia sedang sebanyak 17 responden (68%). Ditinjau dari domain kesehatan fisik sebagian besar 12 lansia sangat baik (48%), ditinjau dari domain psikologis sebagian besar 18 lansia sangat baik (72%), dan yang paling berpengaruh terhadap kualitas hidup adalah domain kesehatan fisik dengan nilai p=0.000. Diharapkan responden untuk tetap mempertahankan dan meningkatkan kualitas hidup lebih baik dengan cara aktif dalam mengikuti kegiatan khusus untuk lanjut usia yang dilakukan oleh tenaga kesehatan sehingga dapat menimalkan kualitas hidup lansia yang buruk. DOI: 10.5281/zenodo.5226015
PENINGKATAN KADAR ZINC DAN STATUS ANTROPOMETRI BALITA STUNTING MELALUI PROGRAM ONE EGG ONE DAY Rosyidah, Nanik Nur; Sari, Kurnia Indriyanti Purnama; Kiftiyah, Kiftiyah
Pengembangan Ilmu dan Praktik Kesehatan Vol. 4 No. 5 (2025): Volume 4, Nomor 5, Oktober 2025
Publisher : STIKES Dian Husada Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56586/pipk.v4i5.541

Abstract

Stunting masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang serius di Indonesia. Dalam konteks ini, kadar zinc rambut berfungsi sebagai biomarker jangka panjang yang sensitif untuk menilai defisiensi zinc kronis sebuah kondisi yang sangat umum pada balita stunting dan berkontribusi langsung terhadap terhambatnya pertumbuhan linear sementara status antropometri (terutama z-score TB/U) memberikan ukuran objektif outcome pertumbuhan yang terganggu. Intervensi gizi berbasis sumber daya lokal seperti konsumsi telur ayam omega-3 menawarkan potensi strategis yang nyata sebagai paket nutrisi lengkap yang kaya protein berkualitas tinggi, zinc, dan asam lemak omega-3 (DHA), dan berbagai mikronutrien esensial lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas program one egg one day terhadap perubahan kadar zinc rambut dan status antropometri pada balita stunting. Desain penelitian yang digunakan adalah pre-eksperimental dengan pendekatan static group comparison design. Pengumpulan data penelitian dilakukan sebanyak 2 kali yaitu pre-test dan post-test. Adapun data yang dikumpulkan adalah status antropometri balita stunting (tinggi badan dan berat badan) dan kadar zinc yang diperoleh dari sampel rambut balita stunting. Pengambilan sampel rambut dilakukan pada bagian belakang kepala dengan memotong 1,5-3 cm dari akar rambut responden. Data yang diperoleh selanjutnya dilakukan analisis menggunakan uji paired t test. Program one day one egg berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kadar zinc rambut dan status antropometri (Zscore) pada balita stunting dengan nilai Sig (2-tailed) masing-masing sebesar 0,000. Pemanfaatan telur ayam omega 3 dapat menjadi alternative pilihan pendukung untuk mengatasi permasalahan stunting di Indonesia melalui diversifikasi olahan produk telur ayam dalam program One Egg One Day