Maylita Dwi Putri
STIES Babussalam

Published : 7 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

MEMBANGUN MODERASI BERAGAMA SISWA MELALUI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Maylita Dwi Putri; Yeni Fiftriya; Moh. Fatkur Rohman
MISBAH : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam Vol. 1 No. 01 (2025): MISBAH: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam
Publisher : MISBAH : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan konsep moderasi beragama dalam mendukung toleransi dan penghargaan terhadap perbedaan dalam perspektif keagamaan. Moderasi beragama berfungsi sebagai solusi untuk mencegah radikalisasi dan intoleransi. Dengan menerapkan prinsip-prinsip ini, masyarakat diharapkan dapat memperkuat predisposisi untuk hidup berdampingan secara damai meskipun terdapat perbedaan dalam agama, budaya, dan pemikiran. Penelitian menunjukkan bahwa moderasi beragama dapat menjadi paradigma untuk menghargai perbedaan yang ada dan mengurangi potensi konflik. Penelitian ini mengadopsi pendekatan kualitatif dengan studi kasus sebagai metodologinya. Metode penelitian kualitatif sangat sesuai karena memungkinkan peneliti untuk mendalami fenomena yang kompleks dan mendapatkan pemahaman yang mendalam dalam membentuk Moderasi Beragama siswa melalui Pendidikan Agama Islam. Pengumpulan data akan dilakukan melalui observasi langsung dan wawancara mendalam. Observasi di kelas memungkinkan peneliti untuk melihat secara langsung bagaimana metode subyek penelitian dalam membangun moderasi beragma siswa, dalam hal ini guru dan stakeholder sekolah. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa dalam menghadapi modernisasi dan arus globalisasi yang semakin pesat, Pendidikan Agama Islam harus mampu merespons dengan baik, dengan menyesuaikan model dan kurikulum Pendidikan Agama Islam sesuai dengan kebutuhan dan perubahan zaman. Disisi lain, adanya dampak-dampak negatif dari modernisasi dan globalisasi harus menjadi perhatian khusus bagi para stakeholder Pendidikan Agama Islam. Maka, penekanan terhadap pendidikan karakter, dan penerapan moderasi beragama menjadi salah satu alternatif yang dapat dilakukan oleh guru, maupun lembaga-lembaga sekolah untuk merespons dan meminimalisir peluang terjadinya dampak-dampak negatif yang bisa terjadi terhadap siswa.Keywords : Membangun, Moderasi Beragama, Pendidikan Agama Islam
MEMBANGUN KARAKTER MELALUI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM: TANTANGAN DAN PELUANG DI ERA DIGITAL Yeni Fitriya; Ivo Retna Wardani; Moh. Fatkur Rohman; Maylita Dwi Putri
MISBAH : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam Vol. 1 No. 01 (2025): MISBAH: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam
Publisher : MISBAH : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan agama Islam memainkan peran penting dalam pembentukan karakter generasi muda di Indonesia. Salah satu tantangan signifikan yang dihadapi generasi muda saat ini adalah pengaruh kecanggihan teknologi digital yang tidak terelakkan, terutama di era globalisasi yang ditandai dengan banyaknya informasi yang mudah diakses. Namun, perlu diingat bahwa tantangan dalam pelaksanaan pendidikan ini sangat beragam, termasuk resistensi terhadap perubahan, kebutuhan pelatihan bagi guru, dan ketidakpahaman masyarakat tentang pentingnya pendidikan karakter berbasis agama. Penelitian ini mengadopsi pendekatan kualitatif dengan studi literatur sebagai metodologinya. Tujuan penelitian ini ialah mengetahui metode ataupun cara dalam membangun karakter siswa melalui pendidikan agama Islam, serta memetakan tantangan dan peluangnya di era digital. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pesatnya kemajuan keilmuan dan berbagai macam inovasi di dalam teknologi menciptakan inovasi-inovasi pendidikan agama Islam yang penuh dengan kreatifitas. Seiring perkembangan teknologi yang semakin pesat, maka Pendidikan Agama Islam juga harus menyesuaikan dengan memberikan respons yang baik terhadap kemajuan zaman. Keywords : Karakter, Pendidikan Agama Islam, Tantangan, Digital
DISKURSUS KONSEP PENDIDIKAN ISLAM DALAM MERESPONS ARUS MODERNISASI Moh. Fatkur Rohman; Yeni Fitriya; Maylita Dwi Putri; Ivo Retna Wardani
MISBAH : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam Vol. 1 No. 01 (2025): MISBAH: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam
Publisher : MISBAH : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Memasuki abad ke-20 saat ini, terjadi lonjakan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi yang terjadi di seluruh dunia. Kemajuan teknologi informasi, perkembangan global, hingga adanya perubahan paradigma-paradigma baru pada sektor-sektor vital, menciptakan pola tatanan kehidupan baru yang perlu adanya penyesuaian. Penelitian ini bertujuan untuk penanaman sikap-sikap dan karakter secara komprehensif, sebagai respon terhadap arus modernisasi yang pesat, sehingga tercipta suasana yang penuh dengan kedamaian, kerukuran, persatuan dan kesatuan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan model penelitian studi literatur. Telaah dokumen-dokumen dilakukan untuk mengetahui dan memetakan terkait sumber primer dan sekunder dalam penelitian ini. Selanjutnya, dilakukan analisis data dengan menggunakan teknik triangulasi. Hasil yang diperoleh ialah para stakeholder PAI tidak hanya sekedar merespons secara teoritik atas modernisasi, melainkan juga memhamai secara bijaksana dan menciptakan kebijakan-kebijakan sistematis untuk menyesuaikan dengan arus modernisasi dan perkembangan ilmu pengetahuan. Selain itu, dicetuskannya konsep integratif-interkonektif oleh M. Amin Abdullah menandai adanya transformasi paradigma secara menyeluruh dari berbagai bidang disiplin keilmuan Selain itu, penekanan terhadap pendidikan karakter melalui pendidikan agama Islam telah menjadi bagian dari fokus respons terhadap arus modernisasi.Keywords : Diskursus, Konsep Pendidikan Agama Islam, Modernisasi
Tantangan Pendidikan Karakter di MTs: Analisis Berdasarkan Faktor Pendukung, Faktor Penghambat dan Solusinya dalam Pembelajaran Maylita Dwi Putri; Ivo Retna Wardani; Yeni Fitriya
MISBAH : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam Vol. 1 No. 02 (2025): MISBAH: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam
Publisher : MISBAH : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan karakter menjadi aspek penting dalam pembentukan kepribadian siswa di Madrasah Tsanawiyah (MTs), terutama pada masa remaja yang merupakan periode krusial pengembangan nilai moral dan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tantangan pendidikan karakter di MTs berdasarkan literatur terkini, dengan fokus pada faktor pendukung, faktor penghambat, dan strategi solusi dalam pembelajaran. Metode yang digunakan adalah studi literatur, dengan sumber data berupa artikel jurnal, prosiding, dan buku ilmiah yang diterbitkan dalam kurun waktu 5 tahun terakhir (2019–2024). Hasil analisis menunjukkan bahwa faktor pendukung utama meliputi dukungan internal sekolah, keterlibatan orang tua dan masyarakat, serta kegiatan ekstrakurikuler yang terstruktur. Faktor penghambat meliputi kurangnya kompetensi guru, pengaruh lingkungan luar sekolah, rendahnya minat dan partisipasi siswa, serta dampak pembelajaran jarak jauh pascapandemi. Solusi yang direkomendasikan meliputi peningkatan kompetensi guru, kolaborasi dengan keluarga dan masyarakat, penerapan model pembelajaran kontekstual dan kolaboratif, serta penguatan kegiatan ekstrakurikuler berbasis karakter. Temuan ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi guru, sekolah, dan pembuat kebijakan dalam meningkatkan efektivitas pendidikan karakter di MTs.
Perkembangan Kemandirian Anak Usia Dini melalui Pembiasaan di Lingkungan Sekolah PAUD Insan Cita Maylita Dwi Putri; Moh. Fatkur Rohman; Moh. Ghoizi Eriyanto
SYURO : Jurnal Pendidikan Islam dan Pembelajaran Anak Usia Dini Vol. 1 No. 02 (2025): SYURO : Jurnal Pendidikan Islam dan Pembelajaran Anak Usia Dini
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIES Babussalam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64454/syuro.v1i02.174

Abstract

Kemandirian merupakan aspek penting dalam perkembangan anak usia dini yang mencakup kemampuan melakukan aktivitas sehari-hari, mengelola diri, dan berinteraksi secara mandiri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pembiasaan di lingkungan sekolah terhadap peningkatan kemandirian anak usia dini. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif-kualitatif melalui observasi langsung di PAUD Insan Cita, dengan fokus pada aktivitas harian anak, interaksi sosial, dan peran guru sebagai fasilitator. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak-anak yang terbiasa menjalani rutinitas mandiri, seperti merapikan mainan, menata peralatan belajar, dan menyelesaikan tugas sederhana, mampu melaksanakan aktivitas tersebut tanpa bantuan guru setelah beberapa minggu. Pembiasaan ini tidak hanya meningkatkan keterampilan praktis, tetapi juga menumbuhkan inisiatif, tanggung jawab, dan rasa percaya diri. Peran guru sebagai model dan fasilitator, konsistensi rutinitas, serta penguatan positif terbukti menjadi faktor kunci dalam keberhasilan pembiasaan. Temuan ini selaras dengan teori perkembangan anak Erikson (initiative vs. guilt), Piaget (praoperasional), Vygotsky (zona perkembangan proksimal), Bandura (pembelajaran sosial), dan Skinner (penguatan perilaku). Kesimpulannya, pembiasaan di sekolah merupakan strategi pedagogis yang efektif untuk membentuk kemandirian anak usia dini secara holistik, meliputi aspek fisik, kognitif, sosial, dan emosional. Implementasi strategi ini perlu didukung oleh kebijakan sekolah, struktur rutinitas yang jelas, dan kompetensi guru agar dapat berkontribusi pada pembentukan karakter anak yang mandiri, bertanggung jawab, dan siap menghadapi pendidikan berikutnya.
DISPOSISI MATEMATIS DAN RESILIENSI: ANALISIS PERSEPSI MAHASISWA PADA MATA KULIAH BILANGAN DAN ALJABAR Maylita Dwi Putri; Mohammad Nasiruddin; Rohmad; Irsalina Ramadhani
AFHAM : Jurnal Pendidikan dan Keguruan Vol. 1 No. 01 (2025): AFHAM : Jurnal Pendidikan dan Keguruan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIES Babussalam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64454/afham.v1i01.116

Abstract

Matematika bukan hanya menekankan pada penguasaan konsep dan prinsip, tetapi matematika juga memiliki misi untuk membangun afeksi peserta didik melalui disposisi dan resiliensi matematis. Bukan hanya siswa, bahkan mahasiswa juga berpotensi menunjukan indikasi sikap negatif pada matematika. Jika hal tersebut terjadi, maka yang perlu dipertanyakan adalah dinamika dari afeksi pembelajaran matematika yang dilakukan. Untuk penyelidikan lebih lanjut, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi mahasiswa pada Mata Kuliah Bilangan dan Aljabar ditinjau dari konteks disposisi dan resiliensi matematis mahasiswa. Melalui pendekatan kualitatif, dengan melibatkan sebanyak 96 mahasiswa yang berasal dari dua kelas yang berbeda, mendapatkan hasil akhir penelitian ini yang menunjukan bahwa: 1) Faktor yang mempengaruhi sikap mahasiswa pada matematika dapat disebabkan oleh motivasi awal belajar, 2) Sikap pada matematika berkaitan dengan aktifitas maupun hasil belajar mahasiswa, 3) Aspek disposisi matematis yang perlu dioptimalkan yaitu kepercayaan diri dan rasa ingin tahu, 4) Aspek resiliensi matematika yang menjadi catatan adalah keyakinan dan ketahanan. Penelitian ini memiliki implikasi yang signifikan terhadap pelaksanaan pembelajaran, khususnya pada konteks disposisi dan resiliensi matematis. Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai rekomendasi diagnostik awal dalam perencanaan pembelajaran yang mengarah pada capaian afektif mahasiswa
THE LEADERSHIP STYLE OF THE HEAD OF MADRASAH IN THE PERSPECTIVE OF PSYCHOLOGY TOWARDS IMPROVING THE PERFORMANCE OF MI NURUL HUDA 2 TEACHERS IN MOJOKERTO CITY Maylita Dwi Putri; Muhammad Nasiruddin; Moh. Fatkur Rohman
AFHAM : Jurnal Pendidikan dan Keguruan Vol. 2 No. 01 (2026): AFHAM : Jurnal Pendidikan dan Keguruan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIES Babussalam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64454/afham.v2i01.192

Abstract

This study aims to describe the leadership style of the madrasah principal from a psychological perspective on teacher performance. This research uses a qualitative approach with a descriptive method through observation, interviews, and documentation techniques. The results show that the principal applies an authoritarian and centralized leadership style characterized by centralized decision-making, strict supervision, and strong discipline enforcement for teachers in both academic and non-academic activities. Teachers are required to comply with all established policies, such as punctuality, completeness of teaching administration, and active participation in school activities. Violations of rules are sanctioned with warnings and written reprimands. This leadership style has an impact on improving teacher discipline and performance, but it also limits participation and communication opportunities. Therefore, it can be concluded that the principal’s leadership style is fairly effective in improving teacher performance, although it needs to be balanced with a more communicative and humanistic approach.