Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

ANALISIS KARAKTERISTIK PAPAN PARTIKEL SERAT PINANG DAN SERBUK JATI DENGAN PEREKAT UREA FORMALDEHIDA Afliza, Isti; Masthura, Masthura; Husnah, Miftahul
CHEDS: Journal of Chemistry, Education, and Science Vol 8, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/cheds.v8i1.8928

Abstract

Papan partikel merupakan produk ramah lingkungan karena bahan utamanya didaur ulang. Papan partikel sering kali dibuat dari limbah kehutanan, pertanian, penghijauan, dan rumah tangga. Sampel yang digunakan terdiri dari serat pinang dan serbuk jati dengan bahan pengikat urea-formaldehida, dengan komposisi: Sampel A (20%:40%:40%), Sampel B (30%:30:%:30%), Sampel B (30%:30:%:30%), Sampel C (40%). %:20%:40%) dan sampel D (50%:10%:40%). Papan partikel dicetak dan dipres menggunakan hot press pada suhu 120°C selama 15 menit dan waktu pengeringan 14 hari. Ukuran cetakannya adalah 10×10×1cm3, 5×5×1cm3, dan 20×5×1cm3. Karakterisasi papan partikel paling optimum dihasilkan pada sampel B dengan komposisi 30%:30%:40% dengan nilai densitas 0,40 – 0,44 g/cm2, kadar air 8,9 – 12,7%, muai tebal 10,4 – 12,9%, kuat lentur 2779,93-6090,39 kgf/cm2, dan kuat patah 84,151-56,810 kgf/cm2. memproduksi papan partikel sesuai SNI 03-2105-2006
SIFAT FISIK PAPAN KOMPOSIT DARI SERAT ECENG GONDOK DAN RESIN EPOKSI PADA BERBAGAI KETEBALAN silalahi, homsiah mayang sari; jumiati, ety; masthura, masthura
CHEDS: Journal of Chemistry, Education, and Science Vol 8, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/cheds.v8i1.8931

Abstract

Eceng gondok merupakan tanaman yang sulit dikendalikan pertumbuhannya. Salah satu upaya untuk mengatasi pesatnya pertumbuhan tersebut adalah dengan memanfaatkannya sebagai bahan bakun papan serat. Fibreboard merupakan produk komposit yang dihasilkan dengan pengepresan panas antara campuran bahan lignoselulosa dan perekat. Perekat yang digunakan pada penelitian ini adalah resin epoxy. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi ketebalan papan komposit dari serat eceng gondok terhadap nilai kadar air dan perkembangan ketebalan. Penelitian ini dilakukan dalam dua tahap, dimulai dari tahap pembuatan serat eceng gondok kemudian tahap pembuatan dan pengujian papan serat. Variasi ketebalannya adalah sampel A (0,7 cm), sampel B (1 cm) dan sampel C (1,5 cm). Hasil penelitian dipengaruhi oleh variasi ketebalan papan serat yaitu bertambahnya ketebalan papan serat membuat nilai kadar air dan perkembangan ketebalan semakin menurun. Hasil paling optimal diperoleh pada sampel C dengan nilai kadar air 0,71% dan pengembangan ketebalan 0,96%.
PENGARUH AKIVATOR MICROWAVE PADA KARBON AKTIF KULIT KAKAO PADA PEMURNIAN MINYAK GORENG BEKAS Ramadhani, Shati Suci; Husnah, Miftahul; Masthura, Masthura
CHEDS: Journal of Chemistry, Education, and Science Vol 8, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/cheds.v8i1.8757

Abstract

Minyak goreng merupakan salah satu minyak pangan yang sangat berfungsi untuk kelangsungan hidup. Penggunaan minyak goreng secara berulang-ulang dapat menimbulkan senyawa seperti aldehida dan keton yang dapat menimbulkan risiko yang tidak baik bagi kesehatan.  Penelitian ini menggunakan karbon aktif cangkang kakao dengan aktivasi fisik menggunakan microwave dengan variasi waktu 4 menit, 6 menit dan 8 menit.  Karbon aktif sebanyak 20 g digunakan bersama dengan 100 g minyak jelantah.  Hasil terbaik pada penelitian ini diperoleh pada waktu 8 menit dengan hasil uji bau dan rasa normal, warna dalam kondisi baik, kadar air 0,009%, bilangan peroksida 9,97 mekO2/kg dan asam lemak bebas 0,002%.
Uji Mekanik Beton Polimer Berbahan Batu Apung dan Serbuk Cangkang Kelapa Sawit Siagian, Fhamela Jousroh Natama; Masthura, Masthura; Husnah, Miftahul
Jurnal Fisika Unand Vol 13 No 1 (2024)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.13.1.140-145.2024

Abstract

Telah dilakukan penelitian uji mekanik beton polimer untuk mengetahui campuran terbaik dalam beton polimer menggunakan bahan batu apung dan serbuk cangkang kelapa sawit sebagai variabel bebas dengan variasi komposisi 20%:0%, 16%:4%, dan 14%:6%. Kemudian variabel tetap yaitu komposisi pasir 60% dan epoksi sebagai perekat 20%. Sampel dibentuk dalam cetakan yang terbuat dari baja berbentuk balok (10x2x1 cm) kemudian ditekan dengan hotpress  pada suhu 90°C selama 20 menit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi komposisi yang optimum adalah batu apung dan serbuk cangkang kelapa sawit dengan perbandingan 20%:0%, pasir 60%, dan epoksi sebagai perekat 20% dengan kuat tekan 14,44 MPa, kuat tarik 0,85 MPa, dan kuat lentur 7,35 MPa.
Pengaruh Variasi Ekstrak Gambir Dalam Pembuatan Tinta Spidol Whiteboard Ramah Lingkungan Anisa, Hilwa; Masthura, Masthura; Sirait, Ratni
Jurnal Fisika Unand Vol 13 No 3 (2024)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.13.3.315-321.2024

Abstract

Gambir  memiiki  senyawa utama yaitu katekin (7% - 33%) dan  tanin  ( 22% -50%)  hingga gambir dapat  dijadikan  sebaga  zat warna pada  penyusunan  tinta spidol  whiteboard  ramah lingkungan  dengan nilai senyawa organik volatil  (VOC)  yang rendah .  Tujuan dari penelitian ini untuk  mencari  hasil tinta yang optimal  dengan  variasi  sampel  ekstrak gambir yaitu  A  (65% ), B ( 70% )  dan C ( 75%) .  Seluruh variasi di campur dengan 25% aquades, 5%  propylen glikol  dan 5% polietilen glikol (PEG)  menggunakan  alat  magnetic stirrer  diatas hot plate dengan waktu 30 menit,  kecepatan 1000 rpm  dan suhu 40 . Kemudian sampel diuji menggunakan  alat viskometer  ostwald , neraca  analitik  dan pH meter . Parameter uji berupa uji  pigmen dan uji  fisis  meliputi : nilai densitas, nilai viskositas dan pH . Penyusunan  tinta dikerjakan melalui  sejumlah proses  yaitu  bahan utam a  gambir  yang telah  dibersihkan menggunakan udara ,  penghalusan gambir dan pencampuran gambir dengan air panas 80  - 90 ,  penyaringan dan  pengendapan gambir  selama satu malam ,  pengkstrakan  gambir  dengan dimaserasi selama satu hari satu malam , pembuatan pigmen warna dan  pembuatan formula tinta . Hasil penelitian  mendapatkan nilai t optimum pada sampel A ( 75% )  yaitu memiliki nilai densitas 1,088 g/ , nilai viskositas 2,44 cP, nilai pH  8,27 dengan warna yang lebih pekat.              
PHYSICAL TESTS OF ORGANIC INK BASED ON GUM ARABIC, GAMBIER, AND JANGGELAN LEAVES Masthura, Masthura; Pasha, Ikhwani; Wulandari, Sri; Panjaitan, Hilwa; Ramadhani, Devi
Al-Fiziya: Journal of Materials Science, Geophysics, Instrumentation and Theoretical Physics AL-FIZIYA JOURNAL OF MATERIALS SCIENCE, GEOPHYSICS, INSTRUMENTATION AND THEORETICAL PHYSICS VOL.7, N
Publisher : Al-Fiziya: Journal of Materials Science, Geophysics, Instrumentation and Theoretical Physics

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/fiziya.v7i1.40521

Abstract

The basic color of ink is black, which contains carbon, making it easier for us to use natural elements around us as the raw material for making organic ink, and it is, of course, more cost-effective. One potential natural material that can be used as a color source to replace synthetic materials in ink production is gum arabic, gambier, and janggelan leaves. This study aims to determine the physical tests of organic ink made from gum arabic, gambier, and janggelan leaves based on the Indonesian National Standard (SNI) No 06-1567-1989. The physical tests conducted include density, viscosity, and color pigment tests. The results of testing the three materials used—gum arabic, gambier, and janggelan leaves—showed that gum arabic is the most optimal for making organic ink. This is evident from the test results, which showed a density of 1.076 g/cm³, a viscosity of 2.56 poise, and a deep black color pigment.
Penurunan laju korosi logam aluminium, besi dan baja menggunakan inhibitor ekstrak daun jambu biji Lubis, Mutiah; Masthura, Masthura; Husnah, Miftahul
Berkala Fisika Indonesia : Jurnal Ilmiah Fisika, Pembelajaran dan Aplikasinya Vol. 14 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/bfi-jifpa.v14i2.25333

Abstract

.
MONITORING PROSES PRODUKSI GAS HIDROGEN MELALUI ELEKTROLISIS AIR BERBASIS INTERNET OF THINGS Pohan, Putri Rahmadani; Nasution, Mulkan Iskandar; Masthura, Masthura; Nasution, Syahrul Ardiansyah
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8, No 4 (2025): November 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i4.4839

Abstract

Abstract: This research, entitled "Design and Construction of Hydrogen Gas Production Process Through Water Electrolysis Based on Internet of Things (IoT)", aims to design a hydrogen production system and IoT-based remote monitoring. The electrolysis process is carried out using stainless steel electrodes with KOH electrolyte solution and is powered by a DC power supply. The system is equipped with an MQ-8 sensor to detect hydrogen gas concentration and a K-type thermocouple temperature sensor with a MAX6675 module to monitor the solution temperature. Sensor data is processed by an ESP32 microcontroller, displayed via LCD, and sent to the Blynk application for real-time monitoring. Test results show that the increase in voltage and current is directly proportional to the increase in temperature and the concentration of hydrogen gas produced. At a voltage of 31 V with a current of around 0.48 A, hydrogen gas production of 293 ppm with a temperature of 31.8 °C was obtained. The designed system is proven to be able to produce hydrogen gas through water electrolysis, while providing effective, efficient, and remotely accessible IoT-based monitoring. Keyword: Water Electrolysis, Hydrogen Gas, MQ-8 Sensor, K-Type Thermocouple, ESP32, Internet of Things (IoT) Abstrak: Penelitian ini berjudul “Rancang Bangun Proses Produksi Gas Hidrogen Melalui Elektrolisis Air Berbasis Internet of Things (IoT)” yang bertujuan merancang sistem produksi hidrogen sekaligus monitoring jarak jauh berbasis IoT. Proses elektrolisis dilakukan menggunakan elektroda stainless steel dengan larutan elektrolit KOH dan diberi suplai daya dari power supply DC. Sistem dilengkapi sensor MQ-8 untuk mendeteksi konsentrasi gas hidrogen dan sensor suhu termokopel tipe-K dengan modul MAX6675 untuk memantau temperatur larutan. Data sensor diolah oleh mikrokontroler ESP32, ditampilkan melalui LCD, dan dikirim ke aplikasi Blynk agar dapat dimonitor secara real-time. Hasil pengujian menunjukkan bahwa peningkatan tegangan dan arus berbanding lurus dengan kenaikan suhu serta konsentrasi gas hidrogen yang dihasilkan. Pada tegangan 31 V dengan arus sekitar 0,48 A, diperoleh produksi gas hidrogen sebesar 293 ppm dengan suhu 31,8 °C. Sistem yang dirancang terbukti mampu memproduksi gas hidrogen melalui elektrolisis air, sekaligus menyediakan pemantauan berbasis IoT yang efektif, efisien, dan dapat diakses jarak jauh. Kata kunci: Elektrolisis Air, Gas Hidrogen, Sensor MQ-8, Termokopel Tipe-K, ESP32, Internet of Things (IoT) 
Reduction of COD and BOD Levels in Tofu Liquid Waste Processing Using the Electrocoagulation Method Suci, Suci Amanda; Masthura, Masthura; Jumiati, Ety
Journal of Technomaterial Physics Vol. 7 No. 2 (2025): Journal of Technomaterial Physics
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/jotp.v7i2.22378

Abstract

Tofu liquid waste treatment is very important because of its high organic content and can cause environmental pollution. This research uses electrocoagulation method with cylindrical aluminum electrodes to lower Biochemical Oxygen Demand (BOD) and Chemical Oxygen Demand (COD) levels. The variation of the treatment time used is 45, 60, and 75 minutes with a voltage of 12 volts and a distance between the electrodes of 2 cm. The test results showed that the BOD concentration decreased from 816 mg/L to 57–104 mg/L (efficiency 87–93%), while COD decreased from 2696 mg/L to 78–118 mg/L (efficiency 95–97%). In addition, the pH increased from 3.44 to 6.03–6.99 so that it is close to neutral condition. All final results meet the quality standards of liquid waste according to the Regulation of the Minister of Environment and Forestry No. 5 Year 2014, as well as aluminum content according to drinking water quality standards according to Permenkes No. 492/MENKES/PER/IV/2010. Thus, electrocoagulation using cylindrical electrodes is proven to be effective, environmentally friendly, and potentially applied to small to medium-scale tofu waste treatment.