Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

PENERAPAN MESIN PEMOTONG KERUPUK SINGKONG (MANIHOT UTILISIMA) SEMI-OTOMATIS PADA UKM PENGRAJIN KERUPUK SINGKONG DI DESA APUNG KABUPATEN BULUNGAN Fitrah Pangerang; Nila Rusyanti; Nofrizal Nofrizal; Nurani Bilqis; Via Septiani
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.39581

Abstract

Produksi kerupuk singkong (Manihot utilisima) merupakan salah satu usaha mikro kecil menengah (UKM) yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan, terutama di Desa Apung, Kabupaten Bulungan. Salah satu tantangan utama dalam proses produksi adalah efisiensi waktu dan kualitas potongan kerupuk. Proses produksi kerupuk singkong secara manual seringkali menjadi kendala bagi pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) karena membutuhkan waktu lama, tenaga kerja besar, dan hasil yang kurang konsisten. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengimplementasikan mesin pemotong kerupuk singkong semi-otomatis pada UKM di Desa Apung, Kabupaten Bulungan, sebagai solusi untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas produksi. Metode yang digunakan meliputi metode observasi, wawancara, dan pengujian langsung mesin. Hasil implementasi menunjukkan bahwa mesin semi-otomatis mampu meningkatkan kapasitas produksi hingga 50% dan menghasilkan potongan kerupuk yang lebih seragam dibandingkan metode manual, mengurangi tingkat kesalahan potongan, serta menurunkan biaya operasional. Selain itu, program ini berhasil meningkatkan kapasitas dan keterampilan pengrajin kerupuk singkong dalam menghasilkan produk kerupuk singkong yang berkualitas dan berdaya saing tinggi dengan penerapan teknologi tepat guna mesin semi-otomatis pemotong kerupuk. Melalui kegiatan ini, mitra pengrajin kerupuk singkong merasa lebih percaya diri dan termotivasi untuk mengembangkan usahanya.
Pemberdayaan Masyarakat Desa Punan Dulau Dalam Pengelolaan Limbah Sampah Rumah Tangga Sebagai Upayah Mewujudkan Green Economy: Pengabdian Eko Wahyudi; Adymas Putro Utomo; Enny Harviyanti; Fitrah Pangerang; Tati Hariyati
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.4259

Abstract

Bank Sampah “Naring Tubu” adalah sebuah inisiatif pengelolaan sampah berbasis masyarakat yang berlokasi di Desa Punan Dulau Kecamatan Sekatak Kabupaten Bulungan Provinsi Kalimantan Utara. Program ini bertujuan untuk mengurangi volume sampah yang berasal dari rumah tangga, pasar, pinggiran sungai dan tempat pembuangan akhir (TPA). Dengan demikian diperlukan adanya salah satu cara untuk mengurangi meningkatnya volume sampah dengan melakukan daur ulang sampah dengan memanfaatkan kembali limbah tersebut agar memiliki nilai ekonomi. Tujuan dari pengabdian untuk peningkatan kapasitas kegiatan pada mitra bank sampah “Naring Tubu” dan peningkatan kompetensi SDM mitra agar dapat membuat inovasi produk berbahan baku limbah sampah (organik dan anorganik) serta menghasilkan produk pupuk bernilai ekonomis, serta manajemen produksi telah berhasil meningkatkan pengetahuan dan kerampilan bagi mitra dalam pengelolaan limbah sampah sebagai upayah mewujudkan green economy.
Pola konsumsi pangan rumah tangga masyarakat pesisir di Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara selama pandemi Covid-19: Studi kasus pada Desa Tanah Kuning dan Desa Mangkupadi Pangerang, Fitrah; Adriansyah, Didi
Journal of Tropical AgriFood Volume 4, Nomor 1, Tahun 2022
Publisher : Department of Agricultural Products Technology, Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35941/jtaf.4.1.2022.8334.1-8

Abstract

Pangan merupakan kebutuhan yang paling mendasar bagi setiap makhluk hidup untuk memenuhi kebutuhan nutrisi dan tenaga agar bisa melakukan aktivitas sehari-hari. Situasi pandemi Covid-19, membuat perubahan situasi baru hampir semua aspek kehidupan, termasuk perubahan rantai pasok pangan mulai dari hulu hingga hilir sehingga menimbulkan permasalahan konsumsi pangan masyarakat terkait keseimbangan jumlah dan jenis pangan yang dikonsumsi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola konsumsi pangan rumah tangga berdasarkan aspek kuantitas dan kualitas. Metode pengumpulan data menggunakan metode food recall 2 x 24 jam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komsumsi energi rumah tangga Desa Tanah Kuning dan Desa Mangkupadi di masa pandemi tergolong defisit dengan angka kecukupan energi (AKE) aktualnya berturut-turut 979,25 kkal/kapita/hari dan 779,15 kkal/kapita/hari dengan rata-rata tingkat kecukupan energi (TKE) sebesar 45,54% dan 36,24%. Dilain pihak, konsumsi protein rumah tangga Desa Tanah Kuning tergolong normal sedangkan Desa Mangkupadi tergolong sedang dengan rata-rata kecukupan protein (AKP) aktualnya masing-masing sebesar 68,94 gram/kapita/hari dan 46,63 gram/kapita/hari dengan tingkat kecukupan protein berturut-turut sebesar 108,64% dan 73,37%. Kualitas konsumsi pangan rumah tangga masyarakat Desa Tanah Kuning dan Desa Mangkupadi belum beragam dan belum seimbang (dibawah standar ideal), skor Pola Pangan Harapan (PPH) kedua desa tersebut berturut-turut adalah 41,70% dan 34,80%.
Kandungan gizi dan aktivitas antioksidan beras merah dan beras hitam padi ladang lokal dari Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara Pangerang, Fitrah
Journal of Tropical AgriFood Volume 3, Nomor 2, Tahun 2021
Publisher : Department of Agricultural Products Technology, Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35941/jtaf.3.2.2021.8475.93-100

Abstract

Beras merah dan beras hitam lokal Bulungan Kalimantan Utara dibudidayakan secara turun temurun oleh petani ladang. Penelitian ini bertujuan untuk menguji nilai gizi dan aktivitas antioksidan beras merah dan beras hitam lokal padi ladang yang tersebar di beberapa daerah Bulungan. Beras merah lokal yang diuji berasal dari daerah Klubir, Tanjung Palas, Pimping, Teras Baru dan Selimau. Sedangkan beras hitam berasal dari daerah Pejalin, Selimau dan Tobulo. Pengujian nilai gizi beras dilakukan meliputi pengujian kadar protein, lemak, serat kasar, abu, dan karbohidrat. Aktivitas antioksidan ditentukan dengan metode DPPH. Kandungan nilai gizi menunjukkan protein beras merah mencapai 7,72-9,10%, lemak 1,00-2,07%, serat kasar 0,24-1,77%, total abu 0,43-1,01%, karbohidrat 73,16-79,58%. Sedangkan pada beras hitam memiliki protein 7,44-10,08%, lemak 0,22-0,42%, serat kasar 0,06-0,10%, total abu 0,14-0,78%, karbohidrat 75,80-78,68%. Pengujian nilai aktivitas antioksidan beras merah maupun beras hitam lokal menunjukkan nilai IC50 beras merah 85,69-290,54 ppm. Sedangkan beras hitam memiliki IC50 176,62-287,14 ppm. Kesimpulan beras hitam lokal Bulungan memiliki protein cenderung lebih tinggi dari beras merah lokal. Umumnya beras merah maupun beras hitam lokal memiliki kadar lemak dibawah 3% dan mineral (abu) maksimal 4%. Kandungan serat beras merah maupun beras hitam lokal tergolong rendah yaitu kurang dari 36% dan kandungan karbohidrat (BETN) cukup tinggi. Aktivitas antioksidan beras merah cenderung lebih kuat dibandingkan beras hitam lokal.