Articles
PENINGKATAN KEMAMPUAN GURU DALAM MENGANALISATES BUTIR SOAL SECARA KOMPUTERASI DI SMA MUHAMMADIYAH BANGKINANG
Defrizal Hamka;
Berry Kurnia Vilmala;
Gustia Angraiani
Jurnal Pengabdian UntukMu NegeRI Vol 2 No 2 (2018): Pengabdian Untuk Mu negeRI
Publisher : LPPM UMRI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (3335.449 KB)
|
DOI: 10.37859/jpumri.v2i2.1103
Assessment of the learning process and assessment of learning outcomes are two very important things in education. Assessment of processes and results is a part that blends with the learning process activities. Assessment of learning processes and results is used as a reference to improve the overall learning process. One part of the assessment of learning outcomes is a test. Schools still use multiple choice tests as a measure to determine the success of students. However, schools in this case the teachers have not been able to determine the quality and feasibility of the questions that are used well. Moreover, not many teachers understand how to analyze items in a computerized manner. Supposedly, before a double question is used as a measure of a learning process, the thing to do is analyze the problem. So that it can be determined questions that have good quality, questions that must be corrected, and which questions should be discarded. The training activity analyzed the items with computerization for the teachers at Muhammadiyah Bangkinang Senior High School to run well and smoothly. This training provides knowledge and understanding of the importance of conducting item analysis at this time. Thus this activity is important, because the school in this case the teacher gets the knowledge and skills in analyzing question items through computarization, namely using the software Quest. So that in the future teachers will easily make improvements to the problems at school.
Optimalisasi Leadership dan Sarana Belajar Sebagai Pilar Pendidikan Sekolah Alam Melalui Inisiasi Outbound di Sekolah Alam Rumbai Pekanbaru
Berry Kurnia Vilmala;
Afdhil Hafid;
Defrizal Hamka
Jurnal Pengabdian UntukMu NegeRI Vol 4 No 1 (2020): Pengabdian Untuk Mu negeRI
Publisher : LPPM UMRI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (992.326 KB)
|
DOI: 10.37859/jpumri.v4i1.1647
One of the shortcomings in the implementation of education in schools is the lack of a forum that can facilitate student leadership which is integrated with learning in the Classroom. In general, Leadership is carried out in extracurricular activities in schools. The implementation of Leadership training has limited time in its implementation and is felt to be less than optimal. Leadership is separate from student learning activities. UMRI has experts in the field of Science (IPA) and Education under the auspices of the Faculty of Teacher Training and Education and the field of Technology Design under the auspices of the Faculty of Computer Science who can contribute their knowledge to the Leadership optimization program and the means of learning together with nature through outbound initiation at the Rumbai Nature School. The main activity that would be carried out in this program is to design and create an integrated outbound facility with the Natural Joint Learning facilities in the Sekolah Alam Rumbai environment. The output that is expected to be generated from this activity is the availability of integrated outbound facilities to support Leadership through outbound and scientific logic through Student Learning Together Nature can be optimized.
FAKTOR-FAKTOR PENENTU PERILAKU GURU SMP MENGGUNAKAN TEKNOLOGI DALAM PEMBELAJARAN ONLINE: STUDI KASUS DI PROVINSI RIAU
Defrizal Hamka;
Neng Sholihat
Jurnal Pendidikan Vol. 22 No. 2 (2021)
Publisher : LPPM Universitas Terbuka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33830/jp.v22i2.1934.2021
The purpose of this research is to investigate factors that influence the intent of behavior using technology in online learning. The study uses structural equation modeling using a partial least square approach to test the hypotheses. Respondents selected using purposive sampling, and the questionnaires were distributed through online surveys and received a response of 96 respondents. Results show that latent variables, performance expectations, business expectations, and facility conditions have a positive and significant relationship with the intent of individual behaviour in the use of technology in online learning. The latent variable "condition facility" is the most influential factor. This research provides an important overview and understanding for policymakers in designing frameworks to pay attention to facility conditions. Further research is suggested in the future covering samples from various provinces in Indonesia. This study adds to the literature primarily on factors affecting behavioral intent to use technology in online learning. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi niat perilaku guru menggunakan teknologi dalam pembelajaran online. Penelitian ini menggunakan pemodelan persamaan struktural dengan menggunakan pendekatan partial least square untuk menguji hipotesis. Berdasarkan purposive sampling, kuesioner disebarkan melalui survei online dan mendapat tanggapan dari 96 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel laten, ekspektasi kinerja, ekspektasi usaha, dan kondisi fasilitas memiliki hubungan positif dan signifikan dengan niat perilaku individu dalam penggunaan teknologi dalam pembelajaran online. Variabel laten “fasilitas kondisi†merupakan faktor yang paling berpengaruh. Penelitian ini memberikan gambaran dan pemahaman penting bagi pembuat kebijakan dalam merancang kerangka kerja untuk memperhatikan kondisi fasilitas. Penelitian lebih lanjut disarankan di masa depan mencakup sampel dari berbagai provinsi di Indonesia. Studi ini menambah literatur terutama pada faktor-faktor yang mempengaruhi niat perilaku untuk menggunakan teknologi dalam pembelajaran online.
STRATEGI EVERYONE IS A TEACHER HERE (ETH) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PEMAHAMAN KONSEP SAINS FISIKA
Defrizal Hamka;
Hadi Purwanto
EduTeach : Jurnal Edukasi dan Teknologi Pembelajaran Vol 2 No 2 (2021): Edisi Juni 2021
Publisher : Unit Pelaksana Praktik Kependidikan Terpadu Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37859/eduteach.v2i2.2824
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hasil belajar keterampilan kognitif siswa melalui penerapa strategi everyone is a teacher here (ETH) pada pembelajaran fisika. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII MTs 1 Bangkinang Barat yang berjumlah 28 orang. Instrumen pengumpulan data penelitian ini adalah soal tes hasil belajar keterampilan kognitif. Pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan pada akhir proses pembelajaran dengan mengadakan tes keterampilan kognitif. Data dianalisis menggunakan teknik analisa deskriptif yang meliputi daya serap, efektifitas pembelajaran, ketuntasan belajar siswa dan ketuntasan tujuan pembelajaran. Hasil analisa data menunjukkan: daya serap rata-rata siswa adalah 76.01% dengan kategori baik, ketuntasan belajar siswa secara klasikal adalah 77.78% dengan kategori tidak tuntas, ketuntasan tujuan pembelajaran secara klasikal adalah 66.7% dengan kategori tidak tuntas, dan efektifitas pembelajaran 76.01% dengan kategori cukup efektif. Dengan demikian, penerapan strategi everyone is a teacher here (ETH) cukup efektif digunakan untuk pembelajaran fisika.
IMPLEMENTASI TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI PADA PEMBELAJARAN PROGRAM STUDI PENDIDIKAN IPA
Defrizal - Hamka
Jurnal Pendidikan Teknologi Informatika dan Sains Vol 1 No 1 (2019): Journal of Education Informatic Technology and Science (JeITS)
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (245.218 KB)
ABSTRAK. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) persepsi mahasiswa tentang implementasi teknologi informasi dan komunikasi dalam pembelajaran, (2) kemampuan dosen tentang pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi dalam pembelajaran. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan expost facto dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Subjek penelitian ini yaitu mahasiswa dengan jumlah 21 orang dan 7 orang dosen program studi pendidikan IPA. Teknik pengumpulan data berupa angket dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) persepsi mahasiswa terkait pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi termasuk pada proses pembelajaran program studi pendidikan IPA dalam katergori sangat baik dan, (2) kemampuan dosen dalam pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi untuk proses pembelajaran di program studi pendidikan IPA termasuk dalam katergori sangat baik.
Pengembangan Perangkat Pembelajaran Blended Learning Melalui Aplikasi Google Classroom Untuk Peningkatan Kemandirian Belajar Mahasiswa
Defrizal - Hamka;
Berry Kurnia Vilmala
Jurnal Pendidikan Teknologi Informatika dan Sains Vol 1 No 2 (2019): Journal of Education Informatic Technology and Science (JeITS)
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (470.092 KB)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) mengetahui kelayakan pengembangan pembelajaran blended learning melalui aplikasi google classroom untuk peningkatan kemandirian belajar mahasiswa program studi pendidikan IPA berdasarkan penilaian ahli, 2) mendeskripsikan keterlaksanaan pembelajaran blended learning melalui aplikasi google classroom untuk peningkatan kemandirian belajar mahasiswa program studi pendidikan IPA pada uji coba produk, dan 3) mengetahui keefektifan pembelajaran blended learning melalui aplikasi google classroom untuk peningkatan kemandirian belajar mahasiswa program studi pendidikan IPA. Metode yang digunakan Research & Development (R&D) dengan pendekatan kuntitatatif dan kualitatif, yang dilaksanakan di program studi pendidikan IPA. Dengan pengujian kelayakan media dan materi dilakukan oleh 2 validator ahli materi dan 2 validator ahli media. Dari hasil penelitian menunjukan bahawa perangkat pembelajaran blended learning melalui google classroom menurut para ahli dinyatakan layak. Hasil pengembangan rencana pembelajaran sangat layak digunakan. Hasil pengembangan bahan ajar sangat layak digunakan. Keterlaksanaan pembelajaran blanded learning melalui aplikasi google classroom Berdasarkan observasi pada aplikasi google classroom dapat dilihat bahwa respon mahasiswa terhadap pembelajaran sangat baik, hal ini diketahui dari aktivitas mahasiswa saling berdiskusi dan berkomunikasi pada google classroom. Efektivitas pemebelajaran berdasarkan responden terhadap perangkat pembelajaran blended learning melalui aplikasi google classroom efektif untuk kemandirian belajar. Hasil persentase terhadap efektifitas perangkat pembelajaran adalah 61,11 %. Hal ini dapat diketahui dari sebagian besar responden menyatakan setuju terhadap item angket kemandirian belajar.
Pengembangan Media Pembelajaran Blended Learning Berbasis Edmodo pada Mata Kuliah Fisika Dasar di Program Studi Pendidikan IPA
Defrizal Hamka;
Noverta Effendi
Journal of Natural Science and Integration Vol 2, No 1 (2019): JNSI
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (718.858 KB)
|
DOI: 10.24014/jnsi.v2i1.7111
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelanjaran blended learing berbasis edmodo pada pada mata kuliah fisika dasar di program studi pendidikan IPA, mengetahui kelayakan media pembelajaran blended learning berbasis edmodo, dan mengetahui respon mahasiswa dan dosen dalam menggunakan media pembelajaran blended learning berbasis edmodo. Penelitian ini menggunakan metode Research & Development (R&D) dengan pendekatan kuntitatatif dan kualitatif yang dilaksanakan di program studi pendidikan IPA. Berdasarkan pengujian kelayakan media dan materi yang dilakukan oleh 2 validator ahli materi dan 2 validator ahli media, diperoleh hasil penelitian bahwa media pembelajaran blended learning berbasis edmodo menurut para ahli dinyatakan layak. Hasil validasi oleh ahli materi mendapat presentase rata-rata 86%, dan ahli media mendapat presentase rata-rata 85%, Media Pembelajaran Blended learning berbasis edmodo hasil uji telaah pakar memperoleh presentase skor rata-rata 79%, hasil uji coba kelompok kecil diperoleh hasil presentase skor rata-rata 82%, dan hasil uji coba lapangan diperoleh presentase skor rata-rata sebesar 81%. Sehingga media pembelajaran blended learning berbasis edmodo ini dapat digunakan sebagai media pembelajaran untuk menyampaikan materi fisika dasar.
Kemampuan (Kinerja) Guru Fisika SMA Negeri dalam Pembelajaran Berdasarkan Teaching Experience di Kabupaten Kampar
Defrizal Hamka;
S. Suparwoto
Journal of Natural Science and Integration Vol 1, No 1 (2018): JNSI
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24014/jnsi.v1i1.5199
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsi kemampuan guru fisika SMA Negeri terakreditasi A di Kabupaten Kampar dalam perencanaan, pelaksanaan, penilaian pembelajaran, dan penguasaan terhadap kompetensi serta mengetahui hubungan pengalaman mengajar, dengan kemampuan guru fisika SMA Negeri terakreditasi A di Kabupaten Kampar. Penelitian ini termasuk penelitian evaluatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Penelitian dilakukan di SMA Negeri di Kabupaten Kampar dengan subjek penelitian guru fisika yang mengajar di SMA Negeri terakreditasi A di Kabupaten Kampar yang berjumlah 21 orang guru. Teknik pengumpulan data berupa angket, dokumentasi, dan observasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif dan analisis korelasi Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) kemampuan guru fisika SMA Negeri terakreditasi A di Kabupaten Kampar pada perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran termasuk dalam katergori sangat baik, sedangkan pada penilaian pembelajaran termasuk dalam kategori baik. (2) kompetensi kemampuan guru fisika SMA Negeri terakreditasi A di Kabupaten Kampar pada keempat kompetensi berdasarkan penilaian diri dan penilaian kepala sekolah termasuk dalam katergori sangat baik. (3) pengalaman mengajar memiliki hubungan korelasi kuat (searah) dan signifikan dengan kemampuan guru fisika SMA Negeri terakreditasi A di Kabupaten Kampar.
Penggunaan peralatan dan bahan audio-visual dalam pengajaran di kelas: Tinjauan keefektifan
Rahman, Aini Citra;
Hamka, Defrizal
Jurnal Pendidik Indonesia Vol. 1 No. 2 (2020): Jurnal Pendidik Indonesia
Publisher : Karoteh Utama
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.61291/jpi.v3i2.10
This research aims to assess the availability of audiovisual equipment and materials in schools and their practical usage in classroom teaching. The research design used is quantitative descriptive, and the instrument utilized for this research is a questionnaire. The data analysis technique employed is the Miles and Huberman Interactive analysis model. This study was conducted in 5 middle schools, with seven teachers as research subjects. The findings of this research indicate that the status of audiovisual equipment needs to be improved. Computers, televisions, tape recorders, and public address systems are only owned by 64.62% of the schools. Variables such as school management type, school age, school resources, and school strength do not significantly influence the possession of adequate or inadequate equipment in the schools. A total of 87.4% of the schools have effectively used audiovisual equipment. The school administration has yet to make any efforts to properly procure and utilize audiovisual equipment and materials, primarily due to the financial challenges associated with equipment maintenance.
Penggunaan game edukasi digital pada pembelajaran ilmu pengetahuan alam: Persepsi dan pengetahuan siswa
Aditia, Anggita;
Hamka, Defrizal
Jurnal Pendidik Indonesia Vol. 2 No. 1 (2021): Jurnal Pendidik Indonesia
Publisher : Karoteh Utama
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.61291/jpi.v3i1.16
This research aims to assess students' level of knowledge through their perception of using digital educational games in Science (IPA) learning. The type of research conducted is descriptive quantitative, and for this study, questionnaires and interviews were used as instruments to collect data. The data analysis technique applied is the Miles and Huberman Interactive Model. This research was conducted at one of the junior high schools in Pekanbaru, with 30 student subjects. The results of the study show that the majority of students know educational games. Most students agree that using educational games as a learning medium helps them understand the concept of the solar system in the Science subject. This finding provides a positive outlook on the potential of digital educational games as effective learning aids. This research offers new insights into students' perception of using educational games in Science learning.