Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

PENGEMBANGAN VIDEO PEMBELARAN UNTUK MENINGKATKAN MINAT BELAJAR IPS SISWA SD Sunardin; Kilawati, Andi; Kasma, Safwan
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol. 10 No. 4 (2023)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jipcb.v10i4.1822

Abstract

Aplikasi KineMaster merupakan salah satu produk hasil pengembangan teknologi yang bisa dijadikan sebagai sarana penyunting video. Selain praktis dan mudah dipahami, penggunaan aplikasi KineMaster juga terbukti memberikan fleksibitas terhadap pekerjaan dalam membuat media pembelajaran dengan menyunting berbagai video menarik. Penulisan artikel ini bertujuan untuk menguraikan hasil penelitian pengembangan video pembelajaran berbasis aplikasi KineMaster untuk meningkatkan minat belajar IPS siswa SD. Metode yang digunakan pada penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang terdiri dari lima fase atau tahapan, yaitu (A)nalisys, (D)esain, (D)evelopment, (I)mplementation, dan (E)valuation. Hasil penelitian menunjukkan kelayakan video pembelajaran yang telah dikembangkan berdasarkan hasil uji validasi dari ahli media, ahli materi dan ahli Bahasa dengan nilai rata-rata persentase kelayakan 81,86%. Hasil penilaian kelayakan video pembelajaran yang telah dikembangkan juga didukung oleh penilaian angket hasil respon siswa. Hasil respon angket siswa setelah uji coba produk video pembelajaran mengalami peningkatan 10,67% dibandingkan dengan sebelum menggunakan produk video pembelajaran yang telah dikembangkan. Dengan demikian hasil pengembangan video pembelajaran berbasis aplikasi KineMaster menggunakan model ADDIE efektif digunakan untuk meningkatkan minat belajar IPS siswa SD.
ANALISIS PERMASALAHAN SISWA YANG KESULITAN MEMBACA PADA KELAS I DI SEKOLAH DASAR Sara M. Simangunsong; Andi Kilawati; Janes Jainurahma
JIPDAS (Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar) Vol. 3 No. 3 (2025): JIPDAS : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar
Publisher : Lembaga Pengembangan Inovasi Pendidikan Baiturrahman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65946/y49dgw70

Abstract

The reading skill is a fundamental component of the grade I curriculum, yet numerous students continue to grapple with competencies such as letter recognition, syllable formation, and basic reading comprehension. The objective of this study is to examine the factors that contribute to reading difficulties experienced by students in the first grade of elementary school. The research method employed is a descriptive qualitative approach, which incorporates observation, interview, and documentation techniques. The findings indicate that the factors contributing to reading difficulties include insufficient early reading stimulation, unvaried learning methods, and the absence of parental involvement in their children's reading learning processes. Furthermore, the constraints imposed by learning media and the excess of students beyond the capacity of the classroom pose significant challenges for educators in delivering personalized attention to each student. The present study posits that collaborative endeavors among teachers, parents, and the school environment are imperative to equip students with the necessary skills to address reading difficulties from an early age.
Workshop Penyusunan Perangkat Ajar Deep Learning Bagi Guru-Guru SDN 50 Bulu Datu Erni Erni; Sehe Sehe; Reski Pilu; Andi Kilawati
Jurnal IPMAS Vol. 6 No. 1 (2026): Januari - April 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/ipmas.6.1.2026.1154

Abstract

Guru di SDN 50 Bulu Datu menghadapi kendala dalam memahami konsep dan kerangka pembelajaran mendalam serta dalam menyusun perangkat ajar yang selaras dengan prinsip pembelajaran bermakna, berkesadaran, dan menggembirakan. Kondisi ini berdampak pada perencanaan pembelajaran yang belum sepenuhnya berpusat pada murid dan kontekstual. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam merancang perangkat ajar berbasis pembelajaran mendalam melalui kegiatan workshop. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif-kolaboratif dalam bentuk workshop yang meliputi penguatan konsep, analisis contoh Rencana Pembelajaran Mendalam (RPM), praktik penyusunan RPM, presentasi, serta refleksi dan umpan balik. Evaluasi dilakukan melalui analisis kualitas RPM yang disusun guru dan refleksi peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman guru terhadap pembelajaran mendalam dan kemampuan guru dalam menyusun RPM yang telah memuat prinsip pembelajaran mendalam, pemilihan model pembelajaran yang kontekstual, pemanfaatan teknologi, serta asesmen autentik. Kegiatan ini berdampak positif terhadap peningkatan kompetensi pedagogik guru dan menjadi dasar bagi implementasi pembelajaran mendalam secara berkelanjutan di SDN 50 Bulu Datu. Peningkatan pemberdayaan mitra ditunjukkan oleh meningkatnya pemahaman guru terhadap pembelajaran mendalam sebesar 87%, kemampuan menyusun Rencana Pembelajaran Mendalam (RPM) yang layak sebesar 75%, serta komitmen implementasi di kelas oleh 80% guru peserta workshop.
Pengabdian Kepada Masyarakat: Pelatihan Teknik Batik Ikat Celup (Tie Dye Technique) di SMA Negeri 7 Luwu Utara Sulaiman; Marlina Bakri; Zulham; andi kilawati; Erni
Abdimas Toddopuli: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2025): Volume 7, No 1, Desember 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/atjpm.v7i1.6879

Abstract

Teknik Batik Ikat Celup ini merupakan sebagian dari teknik dalam pembuatan batik. Teknik ikat ini yang paling mudah dilakukan dan dikembangkan, walau teknik ini mudah dan bisa dikembangkan belum banyak masyarakat ataupun pengrajin batik yang banyak melakukannya dan mengetahuinya. Selama ini kegiatan siswa/i secara rutin mengadakan aktifitas dengan diisi keterampilan dan penambahan pengetahuan yang bisa menunjang kemampuan sumber daya manusia sesuai dengan tujuan pembelajaran. Pemberian pelatihan teknik ikat celup merupakan salah satu sarana keahlian yang bisa diberikan supaya siswa/i bisa menggali salah satu khasanah teknik batik di Nusantara. Kegiatan pembuatan motif batik dengan teknik ikat diikuti oleh 50 siswa/i kelas XII di SMAN 7 Luwu Utara menghasilkan motif batik dari Teknik ikat celup.
Pemanfaatan Resin Katalis sebagai Media Pengembangan Produk Inovatif bagi Siswa SMA Rosmalah Yanti; Haspidawati Nur; Erni Erni; Sunardin Sunardin; Andi Kilawati
Abdimas Singkerru Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Teknologi Industri Dewantara Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59563/singkerru.v6i1.385

Abstract

Urgensi penelitian ini adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa SMA dalam memanfaatkan resin katalis sebagai bahan pengembangan produk inovatif yang kreatif, aplikatif, dan bernilai guna. Pengembangan kreativitas dan jiwa kewirausahaan siswa merupakan salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan ekonomi kreatif dan perkembangan teknologi digital. Namun, siswa sekolah menengah masih memiliki keterbatasan pengalaman dalam menghasilkan produk kreatif yang bernilai ekonomi serta memanfaatkan media digital sebagai sarana promosi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberikan edukasi kewirausahaan, melatih keterampilan pembuatan produk kerajinan berbahan resin katalis, serta memperkenalkan promosi dan pemasaran digital kepada siswa SMA Datuk Sulaiman, SMAN 4 Luwu Timur, dan SMAN 3 Luwu Timur. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif yang melibatkan siswa secara aktif melalui tiga tahapan kegiatan, yaitu edukasi kewirausahaan berbasis produk kreatif dan inovatif, pelatihan pembuatan produk kerajinan berbahan resin katalis, serta pelatihan promosi dan pemasaran digital. Kegiatan dilaksanakan selama tiga bulan, mulai Januari hingga Maret 2026, melalui penyampaian materi, diskusi, demonstrasi, praktik langsung, dan pendampingan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa mampu memahami konsep dasar kewirausahaan, mengenali peluang pengembangan produk kreatif, serta menghasilkan berbagai produk kerajinan berbahan resin katalis yang memiliki nilai estetika dan potensi nilai jual. Selain itu, siswa memperoleh wawasan mengenai pemanfaatan media sosial dan platform digital sebagai sarana promosi produk. Kegiatan ini memberikan pengalaman belajar yang lebih aplikatif melalui keterlibatan langsung siswa dalam proses perencanaan, pembuatan, dan promosi produk. Kegiatan ini menunjukkan bahwa integrasi edukasi kewirausahaan, praktik pembuatan produk kreatif berbahan resin, dan pemasaran digital dapat menjadi model pembelajaran yang efektif dalam mendukung pengembangan kreativitas dan kewirausahaan siswa melalui keterlibatan aktif dalam seluruh rangkaian kegiatan.
Penerapan Model Project Based Learning Untuk Meningkatkan Kreativitas Seni Rupa Anyaman Kertas Pada Siswa Kelas IV A Di SDN 3 Surutanga Kota Palopo Nurfadillah Nurfadillah; Andi Kilawati; Sulaiman Sulaiman
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 5 No. 9: Agustus 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v5i9.20203

Abstract

Berdasarkan hasil analisis masalah pada latar belakang, ditemukan bahwa kreativitas seni rupa anyaman kertas siswa kelas IV A SDN 3 Surutanga masih rendah. Dari 31 siswa, hanya 25,8% yang mencapai kategori kreatif, sedangkan sisanya berada pada kategori cukup kreatif dan kurang kreatif, penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas seni rupa anyaman kertas melalui penerapan model Project Based Learning (PjBL) pada siswa kelas IV A SDN 3 Surutanga Kota Palopo. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan Mc Taggart yang dilaksanakan dalam dua Siklus, meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini meliputi lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran, lembar observasi aktivitas siswa, dan rubrik penilaian hasil karya anyaman kertas untuk mengukur kreativitas siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model Project Based Learning dapat meningkatkan kreativitas seni rupa anyaman kertas. Pada Siklus I kreativitas siswa memperoleh rata-rata nilai 70,32 dengan peresentase ketuntasan 41,9% atau sebanyak 13 siswa yang tuntas, dan pada akhir Siklus II kreativitas siswa meningkat dengan rata-rata nilai 81,35 dengan persentase ketuntasan 83,9% atau sebanyak 26 siswa yang tuntas. Selain itu, terjadi pergeseran kualitas kreativitas yang signifikan, siswa yang berada pada kategori kreatif dan sangat kreatif (nilai ≥76) meningkat dari 35,5% (11 Siswa) pada Siklus I menjadi 67,7% (21 Siswa) pada Siklus II. Dapat disimpulkan bahwa penerapan model Project Based Learning efektif dalam meningkatkan seni rupa anyaman kertas pada siswa kelas IV A SDN 3 Surutanga Kota Palopo.