Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Analisis Kedalaman dan Kualitas Air Tanah Dangkal Kelurahan Binturu Kota Palopo Berdasarkan Parameter Fisika Aryadi Nurfalaq; Muhammad Adam; Andi Jumardi; Iriansa Iriansa
Applied Physics of Cokroaminoto Palopo Vol. 4 No. 1 (2023): APCP Journal
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/apcp.v4i1.179

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kedalaman muka air tanah dangkal secara pasti dengan mengukur langsung sumur warga, mengetahui kualitas air tanah dengan parameter fisika seperti warna, kekeruhan, rasa, bau dan ada tidaknya endapan (zat padatan yang terlarut) terutama di sumur warga yang digunakan untuk konsumsi air minum. Proses akuisisi data dalam penelitian ini dibagi kedalam dua tahapan yaitu pengukuran kedalaman sumur dan pengukuran kualitas air. Akuisisi data kedalaman sumur dan tinggi muka air sumur menggunakan pita ukur dan koordinat sumur menggunakan Global Positioning System (GPS). Parameter Fisika seperti, rasa, bau, kekeruhan, total padatan terlarut, ph, dan salinitias air diukur menggunakan alat pengukur kualitas air portabel. Data analisis secara kualitatif dan kuantitatif. Analisis secara kualitatif mengamati kualitas air tanah berdasarkan parameter fisika seperti bau dan rasa. Untuk analisis kuantitatif dilakukan mengukur dan memplot koordinat, elevasi, dan kedalaman air tanah, TDS, salinitas dan pH. Hasil dari data dilanjutkan dengan pembuatan peta muka air tanah menggunakan aplikasi ArcGIS. Kedalaman muka air tanah di Kelurahan Binturu rata-rata sebesar 0,684 m dimana posisi muka air tanah paling dangkal berada pada kedalaman 0,1 m sedangkan muka air tanah paling dalam terdapat pada kedalaman 1,67 m. Kualitas air tanah di Kelurahan Binturu berdasarkan parameter fisika TDS, salinitas, suhu, pH dan rasa adalah layak untuk di konsumsi. Sedangkan berdasarkan parameter baunya, 40% air sumur di Kelurahan Binturu tidak layak (berbau). Penggunakan air sumur hanya dapat digunakan untuk keperluan MCK.
Analisis Kemiringan Lereng DAS Suso Menggunakan Data Digital Elevation Model Aryadi Nurfalaq; Rahma Hi. Manrulu; Ichwan Muis; Andi Jumardi; Iriansa Iriansa; Iin Karmila Putri
Applied Physics of Cokroaminoto Palopo Vol. 5 No. 1 (2024): APCP Journal
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemiringan lereng DAS Suso dengan memanfaatkan data DEM. Data yang digunakan pada penelitian ini adalah data sekunder. Data sekunder tersebut adalah data vektor wilayah DAS Suso format shapefile (shp) dan data DEMNAS. Kemudian data-data tersebut diolah dengan bantuan aplikasi pengolah data Sistem Informasi Geografis (SIG) untuk memperoleh klasifikasi kemiringan lereng. kemiringan lereng DAS Suso Agak Curam persentase 35,1% dengan luas 13.010,27 Ha, Landai persentase sebesar 29,2% dengan luas 10.849,11 Ha, Datar persentase sebesar 23,8% dengan luas 8.841,51 Ha, Curam dan Sangat Curam memiliki persentase 11,2% dan 0,7% dengan luas masing-masing 4153,66 Ha dan 255,65 Ha.
Utilization of Artificial Intelligence in Chatbot Development for New Student Admission Support at Cokroaminoto University Palopo Muhammad Akram Hamzah; Siaulhak Siaulhak; Iriansa Iriansa; Andi Jumardi; Andryanto Aman
Brilliance: Research of Artificial Intelligence Vol. 3 No. 2 (2023): Brilliance: Research of Artificial Intelligence, Article Research November 2023
Publisher : Yayasan Cita Cendekiawan Al Khwarizmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/brilliance.v3i2.3389

Abstract

This research aims to develop an artificial intelligence-based chatbot as a support tool for the New Student Admission (PMB) process at Cokroaminoto University Palopo. The system development method applied is the waterfall method, which consists of analysis, design, implementation, testing, and maintenance stages. The main focus of this research is to design and implement a chatbot that is able to provide information and support to prospective new students throughout the admission process. In the analysis stage, user needs and scenarios were identified to guide the development of the chatbot. System design includes the selection of artificial intelligence algorithms and a friendly user interface. Implementation involves developing a chatbot prototype that utilizes artificial intelligence technology. The expected results can improve the efficiency and quality of new student admission services at Universitas Cokroaminoto Palopo.
Pengembangan Kebun Wisata Anggur Berkelanjutan di Desa Padang Kamburi Masluki, Masluki; Jumardi, Andi; Firdamayanti, Erni; Mutmainnah, Mutmainnah; Muis, Ichwan; Naim, Muhammad; Iriansa, Iriansa
Abdimas Toddopuli: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2024): Juni 2024
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/atjpm.v5i2.4124

Abstract

Kebun wisata anggur desa Padang Kamburi merupakan salah satu destinasi wisata yang memadukan konsep perkebuanan dengan wisata petik. Tujuan penelitian untuk menganalisis potensi pengembangan kebun wisata menjadi kawasan wisata anggur yang sebagai basis ekonomi desa. Metode yang digunakan meliputi wawancara, observasi, studi dokumentasi. Data dan informasi dianalisis dengan menggunakan SWOT yang dilanjutkan dengan penyusunan rekomendasi. Kelompok masyarakat yang terlibat dalam kegiatan yaitu terdiri atas 2 kelompok tani masing berjumlah 20 orang sehingga terdapat 40 orang peserta dan pemerintah Desa Padang Kamburi terdiri dari 4 orang. Manfaat yang diperoleh yaitu peningkatan kapasitas masyarakat dalam memahami pengembangan agrowisata berbasis anggur beserta produk turunan lainnya. Pengembangan kebun wisata anggur Desa Padang Kamburi memiliki potensi untuk menjadi kawasan agrowisata dengan mempertimbangkan hasil analisis SWOT. Skala perkebunan yang tergolong kecil membutuhkan upaya serius untuk menambah areal perkebunan dengan segala aspek pendukung seperti ketersedian pembibitan, sarana produksi, sarana edukasi, pengolahan dan pemasaran produk.
PENGGENALAN TEKNOLOGI GEOSPASIAL BAGI SISWA KELAS XII SMAN 4 KABUPATEN LUWU Makmur, Alfhian; Iriansa, Iriansa; Kilawati, Andi; Jumardi, Andi; karmila, iin
MALLOMO: Journal of Community Service Vol 4 No 2 (2024): Juni-November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55678/mallomo.v4i2.1382

Abstract

Permasalahan yang terjadi pada mitra menunjukkan adanya berbagai keterbatasan terkait dengan sumber belajar, media pembelajaran serta kemampuan siswa Kelas XII IPS SMAN 4 pada mata pelajaran geografi belum mampu memanfaatkan sumber-sumber dan media pembelajaran geografi yang lebih modern dengan memanfaatkan Teknologi Geospasial (TI) yang saat ini cukup tersedia saat ini. Manfaat dalam program PKM ini adalah sebagai upaya meningkatkan kualitas pembelajaran geografi, menigkatkan kompetensi pengetahuan dan kemampuan skill siswa Kelas XII IPS SMAN 4 Luwu yang mempelajari matapelajaran geografi dalam hal penerapan teknologi SIG seperti pembuatan peta dan penggunaan aplikasi Google Earth, Story Map dan penggunaan aplikasi GPS berbasis Android. Kegiatan PKM yang dilakukan berupa bentuk seminar, workshop atau pelatihan untuk siswa kelas XII IPS SMAN 4 Luwu yang mempelajari matapelajaran geografi. Melalui PKM ini peserta diberikan pengetahuan atau penguatan tentang Sistem Informasi Geografis dan penggunaan aplikasi google earth dan story map yang dapat diterapkan dalam pembelajaran geografi. Dari kegiatan PKM ini peserta sudah mampu menerapkan aplikasi google earth salah satunya menentukan lokasi atau mengambil data koordinat, menghitung luas lahan, melakukan digitasi jalan maupun sungai dan peserta sudah mampu memvisualisasikan data spasial dengan memanfaatkan aplikasi story map.
KosyFinder E-Commerce System Based on Web Geographic Information System and Expert System Hardiana, Hardiana; Siaulhak, Siaulhak; Jumardi, Andi; Iriansa, Iriansa
Jurnal Bumigora Information Technology (BITe) Vol 6 No 2 (2024)
Publisher : Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30812/bite.v6i2.4493

Abstract

Background : The current problem of students and the community in searching for boarding house information only relies on information from friends, relatives or manual searches in searching for boarding house availability. Currently, the availability of information service provider platforms for boarding houses is now abundant, especially those based on websites or android-based. Boarding house information services based on websites or android-based only provide general information related to boarding house information, have not been able to provide comprehensive information. Objective : The purpose of this study is the KosyFinder e-commerce platform integrated with the Web Geographic Information System (WebGis) and Expert System which can help users in choosing a boarding as needed. Method : The research method used is Research and Development using the waterfall development model and the certainty factor (CF) method in diagnosing the health of the residential environment around the boarding house. Result : The results of this study were able to produce an e-commerce application product KosyFinder that was able to be integrated with WebGis and expert systems. The results of expert testing and user testing obtained a final value of 3.8 (very suitable), which means that the resulting system can be used. Conclusion : The platform that develops is functioning properly and as expected in accordance with the results of expert and user testing in the category is very appropriate.
Morphological, Morphometric, and Distribution Pattern Characteristics of Optimal Harvest Phase Sago in Forest Area Based on Drone Imagery Iriansa; Mutmainnah
Indonesian Journal of Social and Environmental Issues (IJSEI) Vol. 5 No. 3 (2024): December
Publisher : CV. Literasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47540/ijsei.v5i3.1720

Abstract

The development of remote sensing systems is considered an important innovation in supporting the optimization of today's food crop production, especially the development of sensor technology that can capture detailed variations in plant information. On the other hand, Sago is one of the food crops that is considered to have the potential for development to improve the community's economy and increase global food security. The main objective of this study is to extract the morphological characteristics, morphometry, and distribution patterns of sago in the optimal harvest phase in non-cultivated areas. Very high-resolution Drone imagery was produced through recording with a flight height of 50 meters above the ground using the DJI Mavic 3 Pro. Samples of sago stand coordinates in the optimal harvest phase were collected through field observations. The characteristics of each sample were extracted through a visual interpretation approach and the nearest neighbor analysis technique. The results showed that the morphological and morphometric characteristics of sago stands in the optimal harvest phase can be assessed from Drone Imagery. Each sample shows the same pattern with the shape of trees, leaflets, and canopies that stand out in one clump and have 3-6 young leaflets. The average morphometric parameters of the optimal harvest phase showed low correlation and were randomly distributed with very sparse distances between stands (around 7 trees/ha).
Pemanfaatan Drone untuk Pemetaan Daerah Longsor dan Banjir Bandang DAS Suso Kabupaten Luwu Muis, Ichwan; Masluki, Masluki; Rasyid, Miswar; Ali, Baso; Iriansa, Iriansa; Jumardi, Andi; Nurfalaq, Aryadi; Rusdi, Muhammad Idham; Hi. Manrulu, Rahma
Applied Physics of Cokroaminoto Palopo Vol. 5 No. 2 (2024): APCP Journal
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memetakan titik-titik longsor di Kawasan Latimojong menggunakan drone dapat memberikan pemahaman yang lebih baik mengenai penyebab, dampak, dan langkah-langkah mitigasi bencana diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi peningkatan kesiapsiagaan dan penanganan bencana di Kabupaten Luwu. Langkah-langkah yang telah dilakukan dalam kegiatan pemetaan drone di Kawasan Latimojong Kabupaten Luwu yakni pengurusan izin penerbangan drone, observasi lapangan, pembentukan tim, pembuatan misi terbang drone, akuisisi data, analisis foto udara, Orthomosaic + DEM (Result), pembuatan virtual tour 360°, pembuatan WebGIS. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan di atas dapat disimpulkan bahwa bencana longsor yang terjadi di Kawasan Latimojong umumnya berada di area perkebunan Berdasarkan hasil survei awal yang dilakukan odengan titik longsor sebanyak 510 titik longsor yang tersebar di Kecamatan Latimojong, Bajo Barat dan Bua Ponrang dimana titik longsor terbanyak berada di Desa Tibussan.
Pemetaan Daerah Rawan Longsor Daerah Hulu DAS Suso di Desa Ulusalu Kecamatan Latimojong Berbasis Sistem Informasi Geografis Nurfalaq, Aryadi; Muis, Ichwan; Iriansa, Iriansa; Jumardi, Andi; Hi. Manrulu, Rahma
Applied Physics of Cokroaminoto Palopo Vol. 5 No. 2 (2024): APCP Journal
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memetakan daerah rawan longsor menggunakan pendekatan Sistem Informasi geografis (SIG). Melalui pemetaan ini diharapkan dapat meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat Desa Ulusalu dalam menghadapi bencana longsor dan menyusun rencana mitigasi bencananya. Data yang digunakan dalam penelitian ini berupa citra Landsat 8, data curah hujan tahunan wilayah Kecamatan Latimojong dan sekitarnya dan data DEMNas Desa Ulusalu resolusi 5 m. Metode yang digunakan dalam penentuan zonasi daerah rawan longsor yaitu adalah Spatial Multi Criteria Evaluation (SMCE) dimana pada proses ini dapat dilakukan dengan memberikan kombinasi kriteria spasial dan diberi bobot pada setiap parameter longsor. Kerawanan longsor Desa Ulusalu sebagian besar berada pada tingkat Tinggi dengan luas 7,77 km2 (39,7%). Sedangkan kerawanan rendah mempunyai luas 1,62 km2 (8,3%), kerawanan sedang mempunyai luas 3,85 km2 (19,7%) dan kerawanan sangat tinggi seluas 6,33 km2 (32,3%). Terdapat dua titik kumpul yang ditetapkan yaitu di Dusun Gamaru dan Dusun Madangla.
Analisis Kedalaman dan Kualitas Air Tanah Dangkal Kelurahan Binturu Kota Palopo Berdasarkan Parameter Fisika Nurfalaq, Aryadi; Adam, Muhammad; Jumardi, Andi; Iriansa, Iriansa
Applied Physics of Cokroaminoto Palopo Vol. 4 No. 1 (2023): APCP Journal
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/apcp.v4i1.179

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kedalaman muka air tanah dangkal secara pasti dengan mengukur langsung sumur warga, mengetahui kualitas air tanah dengan parameter fisika seperti warna, kekeruhan, rasa, bau dan ada tidaknya endapan (zat padatan yang terlarut) terutama di sumur warga yang digunakan untuk konsumsi air minum. Proses akuisisi data dalam penelitian ini dibagi kedalam dua tahapan yaitu pengukuran kedalaman sumur dan pengukuran kualitas air. Akuisisi data kedalaman sumur dan tinggi muka air sumur menggunakan pita ukur dan koordinat sumur menggunakan Global Positioning System (GPS). Parameter Fisika seperti, rasa, bau, kekeruhan, total padatan terlarut, ph, dan salinitias air diukur menggunakan alat pengukur kualitas air portabel. Data analisis secara kualitatif dan kuantitatif. Analisis secara kualitatif mengamati kualitas air tanah berdasarkan parameter fisika seperti bau dan rasa. Untuk analisis kuantitatif dilakukan mengukur dan memplot koordinat, elevasi, dan kedalaman air tanah, TDS, salinitas dan pH. Hasil dari data dilanjutkan dengan pembuatan peta muka air tanah menggunakan aplikasi ArcGIS. Kedalaman muka air tanah di Kelurahan Binturu rata-rata sebesar 0,684 m dimana posisi muka air tanah paling dangkal berada pada kedalaman 0,1 m sedangkan muka air tanah paling dalam terdapat pada kedalaman 1,67 m. Kualitas air tanah di Kelurahan Binturu berdasarkan parameter fisika TDS, salinitas, suhu, pH dan rasa adalah layak untuk di konsumsi. Sedangkan berdasarkan parameter baunya, 40% air sumur di Kelurahan Binturu tidak layak (berbau). Penggunakan air sumur hanya dapat digunakan untuk keperluan MCK.