Articles
Keterampilan TeknikDasar Pemain Sepak Bola Pada Sekolah Sepak Bola (SSB)
Pratama, Rezki;
Lesmana, Heru Syarli;
S, Frizal;
Arifan, Ikhwanul
Jurnal Gladiator Vol 1 No 2 (2021): Jurnal Gladiator
Publisher : Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/gltdor37011
Masalah dalam penelitian ini adalah masih menurunnya prestasi pemain sekolah sepakbola (SSB) seroja kabupaten agam yang diduga disebabkan oleh rendahnya kemampuan teknik dasar sepakbola pemain. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahi bagaimanakan kemampuan teknik dasar pemain SSB Seroja Kabupaten Agam. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan januari 2021 di lapangan sepakbola Seroja Kabupaten Agam. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pemain yang terdaftar pada SSB Seroja Kabupaten Agam yang berjumlah 116 orang pemain. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling, maka yang menjadi sampel dalam penelittian ini adalah pemain SSB seroja U-15 sebanyak 19 orang pemain. Instrument dalam penelittian ini adalah dengan melaksanakan tes kemampuan teknik dasar sepakbola yang terdiri dari teknik shooting, dribbling, passing control, dan long passing. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah menggunakan teknik analisis statistik deskriptif persentatif.Hasil penelitian ini adalah: 1) Kemampuan teknik dasar shooting pemain Sekolah Sepakbola (SSB) Seroja Kabupaten Agam berada pada kategori sedang. 2) Kemampuan teknik dasar dribbling pemain Sekolah Sepakbola (SSB) Seroja Kabupaten Agam berada pada kategori sedang, 3) Kemampuan teknik dasar passing control pemain Sekolah Sepakbola (SSB) Seroja Kabupaten Agam berada pada kategori sedang. 4) Kemampuan teknik dasar long passing pemain Sekolah Sepakbola (SSB) Seroja Kabupaten Agam berada pada kategori sedang.
Tinjauan Kondisi Fisik Pemain Sepakbola
Rahman, Abdul;
irawan, roma;
s, afrizal;
lesmana, heru syarli
Jurnal Gladiator Vol 1 No 3 (2021): Jurnal Gladiator
Publisher : Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/gltdor39011
Prestasi yang diperoleh oleh pemain Sepakbola MAN 2 Payakumbuh cukup baik, namun peneliti melihat adanya penurunan dari prestasi puncak yang diperoleh setiap tahunnya dan di duga pemain memiliki kondisi fisik yang baik, tetapi belum diketahui secara pasti. Tujuan dilakukannya penelitian ini untuk mengetahui gambaran kondis fisik pemain Sepakbola . Jenis penelitian ini deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pemain Sepakbola yang berjumlah 26 orang. Penarikan sampel menggunakan teknik total sampling. Untuk memperoleh data daya ledak otot tungkai dengan tes standing broad jump, kecepatan dengan sprint 30 meter, kelincahanndengan tes Illinois agilityyrun, daya tahan kecepatan dengan sprint 300 meter dan daya tahan aerobik dites dengan multistage fitness test. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dengan bentuk persentase. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa tingkat kondisi fisik yang dimiliki oleh pemain Sepakbola : 1) Daya ledak otot tungkai berada pada klasifikasi baik, 2) Kecepatan berada pada klasifikasi cukup, 3) Kelincahan berada pada klasifikasi sedang, 4) Daya tahan Kecepatan berada pada klasifikasi sedang, 5) Daya tahan aerobik berada pada klasifikasi sedang.
Pengaruh Variasi Latihan Target Terhadap Peningkatan Akurasi Shooting Pada Atlet SepakBola
Pasya, Muhammad;
Okilanda, Ardo;
Arifan, Ikhwanul;
Lesmana, Heru Syarli
Jurnal Gladiator Vol 5 No 9 (2025): jurnal gladiator
Publisher : Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/gltdor2184011
Masalah dalam penelitian ini adalah akurasi shooting atlet sepakbola ripan’s soccer school kota padang yang masih kurang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) Pengaruh variasi latihan target terhadap peningkatan akurasi shooting pada atlet sepakbola club ripan’s soccer school kota padang. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu. Metode yang digunakan adalah one group pre-test dan post-test. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh atlet sepakbola club ripan’s soccer school padang yang berjumlah 84 orang yang terdiri dari kelompok usia (6-9) 20 orang,usia (10-13) 22 orang,Usia (14-17) 22 orang dan usia 18 tahun sebanyak 20 orang . Sampel yang diambil usia 18 tahun sebanyak 20 orang dengan menggunakan teknik total sampling. Alat yang digunakan untuk mengukur kemampuan akurasi shooting adalah Tes Shooting Bobby Charton. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya Pengaruh Variasi Latihan Target Terhadap Peningkatan Akurasi Shooting Atlet Sepakbola Club Ripan’s Soccer School Padang. Hal ini terlihat dari peningkatan nilai rata-rata dari 73 pada pre-test menjadi 129,5 pada post-test. Hal ini didukung oleh hasil uji t yang menunjukkan bahwa thitung (9.290) lebih besar dari ttabel (2.593).
Small Side Game Training Contribution of Volume Oxygen Maximum Football Players Elite Pro Academy
Pamungkas, Hari;
Nidomuddin, Muhammad;
Yusuf, Havid;
Mardikaningsih, Agusti;
Lesmana, Heru Syarli
Journal of Sport Science and Education Vol 8 No 2 (2023)
Publisher : Faculty of Sport and Health Sciences
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26740/jossae.v8n2.p129-136
Small Side Games are a training method in which game situations are presented as real games, leading players to master technical, tactical and physical aspects. The research ability to maximize oxygen greatly affects performance of athletes in matches/games, because, with a poor physique, athlete's game can be detrimental to himself and team. The population of Bhayangkara U-18 men’s football players consisted of 25 people, especially football in wading through EPA (Elite Pro Academy) competition. This study usedexperimental method with one-group pretest-posttest design. The analysis technique used in this study was t-test with a significance level was 0.05. The average VO2Max pre-test for U-18 was 45.01 ml/kg/min, while the post-test VO2Max average was 49.92 ml/kg/min. The average difference between the two was 4.90 ml/kg/min. Monitoring and evaluation, regularly assess players' VO2Max levels to track improvements and adjust the training program accordingly. Frequency and duration at least two to three times a week in the training schedule. Each session should last for 20-30 minutes to ensure sufficient training stimulus. Consider playing position, performance goals, and physiological capabilities when designing small-side game sessions.
Analisis Kemampuan Teknik Dasar Sepak Bola di Tim Sekolah Sepak Bola (SSB) PSR Rambatan Kabupaten Tanah Datar
Hernando, Rifan;
Barlian, Eri;
Irawan, Roma;
Lesmana, Heru Syarli
Jurnal Gladiator Vol 5 No 9 (2025): jurnal gladiator
Publisher : Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/gltdor2230011
Masalah dalam penelitian ini adalah kemampuan teknik dasar pemain yang kurang baik. Tujuan penelitian adalah untuk menjelaskan tingkat kemampuan teknik dasar pemain sepak bola di tim sekolah sepak bola (SSB) persatuan sepak bola Rambatan Kabupaten Tanah Datar. Jenis penelitian ini adalah deskriptif. Populasi ialah seluruh pemain Sekolah Sepakboal (SSB) PSR Rambatan yang berjumlah 40 orang. Teknik penarikan sampel menggunakan teknik purposive sampling yaitu sesuai dengan kriteria yang diinginkan. Jadi sampel berjumlah 15 orang. Intrumen penelitian ini menggunakan tes teknik dasar sepakbola yaitu, dribbling, shooting dan passing dan controlling. Analisis data penelitian menggunakan teknik distribusi frekuensi dengan perhitungan persentase P = F/N x100%. Dan menggunakan teknik analisis skala 5 . Hasil penelitian bahwa: 1) Kemampuan teknik dasar dribbling pemain sepakbola (SSB) PSR Rambatan Kabupaten Tanah Datar dalam kategori sedang dengan rata-rata 14,03. 2) Kemampuan teknik dasar shooting pemain sepakbola (SSB) PSR Rambatan Kabupaten Tanah Datar dalam kategori kurang dengan ratarata 26. 3) Kemampuan teknik dasar passing-controlling pemain sepakbola (SSB) PSR Rambatan Kabupaten Tanah Datar dalam kategori kurang dengan rata-rata 10.
Pengaruh pendekatan permainan mengajar dalam proses pembelajaran senam untuk meningkatkan roll forward
Handayani, Sri Gusti;
Komaini, Anton;
Callixte, Cyuzuzo;
Lesmana, Heru Syarli;
Jr, Procopio B. Dafun
Jurnal SPORTIF : Jurnal Penelitian Pembelajaran Vol 9 No 1 (2023): Jurnal SPORTIF: Jurnal Penelitian Pembelajaran
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29407/js_unpgri.v9i1.19922
This study aims to analyze the effectiveness of the gymnastic learning model, which makes students more active during learning to improve students rolling skills. This type of research is an experiment with a pre and post-test design. 34 people with an average age of 15 years, consisting of 16 men and 18 women, participated in this study. Subjects were divided into two groups the experimental and control groups. They were taking research subjects using a purposive sampling technique. The control group carried out an independent study according to the instructions from the teacher, while the experimental group was treated with a play learning model according to the treatment program that had been made in each lesson. The forward roll skill test instrument uses a forward roll skill test sheet which contains a forward roll assessment indicator, which consists of 10 assessment indicators, starting from the initial phase, the primary phase, and the final phase for the forward roll movement. Data analysis was performed using the SPSS application with the Paired t-test method. This study's results reported a significant difference in the experimental group (p<0.05) compared to the control group. Each group has an average difference so that the learning model applied can improve forward-rolling skills in gymnastic materials.
Hubungan Koordinasi Mata Tangan Terhadap Pukulan Backhand Push Tenis Meja Pada Siswa Ekstrakurikuler SMA N 1 Kecamatan Guguak
Ariandi, Muhammad Yuzi;
Haryanto, Jeki;
Lesmana, Heru Syarli;
Putra, Yogi Arnaldo
Jurnal Gladiator Vol 6 No 1 (2026): jurnal gladiator
Publisher : Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/gltdor2276011
Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui hubungan koordinasi mata tangan terhadap pukulan Backhand push tenis meja pada Siswa Extrakurikuler SMA N 1 Kecamatan Guguak. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian korelasi kuantitatif. Penelitian korelasi (correlational research) adalah untuk melihat ada atau tidaknya, dan seberapa jauh ditemukan korelasi antara dua variable atau lebih secara kuantitatif. Maka populasi yang dipilih adalah 24 siswa SMA N 1 Guguak. Pengambilan sampel dengan teknik sampling jenuh di ambil dari seluruh total populasi pada penelitian. Instrumen pada penilitian ini adalah Tes koordinasi mata-tangan/ Hand Eye Coordination Test dan Instrumen tes Backhand Push. Data penelitian dianalisis menggunakan teknik korelasi product moment. Hasil analisis menunjukkan bahwa variabel koordinasi mata–tangan (X) berhubungan secara signifikan dengan kemampuan pukulan backhand push (Y) pada siswa ekstrakurikuler SMA Negeri 1 Kecamatan Guguak. Hal ini dibuktikan dengan nilai thitung sebesar 0,675 yang lebih besar dibandingkan nilai ttabel sebesar 0,404 pada taraf signifikansi α = 0,05. Dengan demikian, hipotesis nol (Ho) ditolak dan hipotesis alternatif (Ha) diterima, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara koordinasi mata–tangan dan kemampuan pukulan backhand push tenis meja pada siswa ekstrakurikuler SMA Negeri 1 Kecamatan Guguak.
Tinjauan Pembinaan Kriket Di SMK Saujana Setiu Terengganu, Malaysia
fardean, salsa billa;
Mardela, Romi;
Yendrizal, Yendrizal;
lesmana, heru syarli
Jurnal Gladiator Vol 6 No 1 (2026): jurnal gladiator
Publisher : Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/gltdor2319011
Masalah dalam penelitian ini adalah kurangnya sarana prasarana dan perhatian pemerintah terhadap olahraga kriket di SMK Saujana Setiu Terengganu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan tinjauan pembinaan kriket di SMK Saujana Setiu Terengganu Malaysia. Jenis penelitian adalah bersifat campuran yang sering di sebut mix methods dengan desain penelitian menggunakan strategi sequensial exploratory yang bertujuan untuk mengungkapkan bagaimana pembinaan kriket di SMK Saujana Setiu Terengganu. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah atlet kriket SMK Saujana sebanyak 42 orang dan SMK Bukit Rokan Gemecheh sebanyak 44 orang. Teknik penarikan sampel adalah total sampling, yang berjumlah 80 Sorang. Pengumpulan data dalam penelitian ini adalah teknik pengisian angket skala likert yang diolah dengan aplikasi Excel dan wawancara pelatih. Data yang diperoleh dan diperiksa secara teliti kemudian di analisis dengan menggunakan teknik presentase dengan rumus P= f / n × 100%. Hasil penelitian adalah Pembinaan Kriket di SMK Saujana Setiu Terengganu indikator pelatih berada dalam kategori sangat baik. 2) Pembinaan kriket di SMK Saujana Setiu Terengganu indikator atlet berada dalam kategori sangat baik. 3) Pembinaan kriket di SMK Saujana Setiu Terengganu indikator organisasi berada dalam kategori baik. 4) Pembinaan kriket di SMK Saujana Setiu Terengganu indikator program latihan berada dalam kategori sangat baik. 5) Pembinaan kriket di SMK Saujana Setiu Terengganu indikator sarana prasarana berada dalam kategori sangat baik.
Adaptasi Kapasitas Aerobik diikuti oleh Adaptasi Persepsi Pengerahan Tenaga setelah Pelatihan Interval Intensitas Tinggi Selama 6 Minggu
Lesmana, Heru Syarli;
Padli, Padli;
Pati Broto, Endang;
Suganda, Mikkey Anggara;
Sinulingga, Andrew Rinaldi
Indonesian Journal of Physical Education and Sport Science Vol. 6 No. 1 (2026): March: Article in Progress
Publisher : Indonesian Journal of Physical Education and Sport Science
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52188/ijpess.v6i1.1955
Study purpose: The challenge of monitoring training adaptation has appeared with the demand for a simple, non-exhaustive and efficient approach, since the standardised and sophisticated tools have not been available for athletes in remote area. This study aimed to investigate improvement of the maximum aerobic capacity including heart rate (HR) after 6-week of high-intensity interval training (HIIT) also stimulated the adaptation in rate perceived of exertion (RPE) and furthermore to observe the correlation between these adaptation Materials and methods: Pre-and post-experimental design has been applied to sixteen healthy adults (21±1.1 yr) that completed three times per week cycling HIIT. Before and after intervention, participants underwent two tests in separate days on the cycling ergometer consist of the incremental maximal test to assess maximal heart rate (HRmax) and peak power output (PPO) and the 5-min steady-state exercise (SSE) test with workload 40% and 60% of PPO to assess exercise heart rate (HRexercise), %HRexecise and RPE scale. Results: The HIIT adaptation increased PPO significantly (P<0.001; d=0.41; 302±50.8 to 322±50.9 watt) and decreased HRmax (P=0.001; d=0.43; 188±8.53 to 184±6=7.44 bpm). HRexercise was observed slower in SSE 40% (P=0.005; d=0.55; 127±9.41 to 122±11.9 bpm) and SSE 60% (P=0.001; d=0.63; 153±11.7 to 145±12.6 bpm). The RPE adaptation exhibited a decreasing in SSE 40% (P=0.001; d=1.01; 10±1.25 to 9±0.93) and SSE 60% (P=0.001; d=0.97; 13±0.98 to 12±1.41). The correlation between RPE and HRexercise was established in pre-(r=055, P=0.001) and post-intervention (r=061, P<0.001). Conclusions: Adaptation of HIIT improved the aerobic capacity proved by increase of PPO and decrease HRmax, linked to increase of RPE scale and HRexercise in SSE 40% and SSE 60%. The correlation between RPE and HRexercise was consistently strong pre- and post-intervention. Thus, this finding indicated RPE can be an easy and cost-effective instrument for monitoring intensity and aerobic capacity adaptation.