Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

PELATIHAN DAN PEMBINAAN KEWIRAUSAHAAN UKM BERBASIS POTENSI LOKAL DALAM PENGEMBANGAN PARIWISATA DI KAWASAN PESISIR PANTAI CEMARA LEMBAR KABUPATEN LOMBOK BARAT Masrun; Akhmad Jufri; Titi Yuniarti; M. Firmansyah; Suprianto
Jurnal Abdimas Sangkabira Vol. 2 No. 1 (2021): Jurnal Abdimas Sangkabira, Desember 2021
Publisher : Program Studi Diploma III Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdimassangkabira.v2i1.90

Abstract

Pelatihan yang dilaksanakan ini merupakan wujud dari pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi yang berupa pengabdian pada masyarakat, dengan tema “Pelatihan Dan Pembinaan Kewirausahaan UKM Berbasis Potensi Lokal Dalam Pengembangan Pariwisata Di Kawasan Pesisir Pantai Cemara Lembar Kabupaten Lombok Barat”. Adapun tujuan kegiatan pelatihan dan pembinaan adalah membantu mengembangkan kemampuan pengusaha kecil mikro yang meliputi : membangun motivasi untuk berusaha, meningkatkan akses pasar dan menyiapkan masyarakat usaha kecil untuk menyesuikan diri dengan perubahan-perubahan lingkungan yang cepat dan tidak pasti. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini adalah melalui metode : ceramah untuk menyampaikan materi yang telah ditentukan, Tanya jawab/diskusi dan setelah pelatihan peserta akan dibina oleh tim pelaksana pengabdian.Berdasarkan hasil pengamatan selama pelatihan berlangsung, hampir seluruh peserta yang hadir memberikan tanggapan positif (baik) pada materi pelatihan. Dengan melalui pelatihan dan pembinaan, peserta telah membawa perubahan yang meningkat, walaupun tidak signifikan dari kondisi sebelum dengan sesudahnya. Dari kondisi hasil tersebut, maka dapat direkomendasikan hal penting yaitu peserta pelatihan ini diharapkan ditindak lanjuti dengan kegiatan pendampingan, pemagangan dan studi banding ditempat pengusaha/perusahaan yang sukses
PENINGKATAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT PESISIR MELALUI PELATIHAN MOTIVASI KEWIRAUSAHAAN UKM DI KAWASAN PESISIR PANTAI CEMARA LEMBAR KABUPATEN LOMBOK BARAT Masrun; Akhmad Jufri; Titi Yuniarti; M. Firmansyah; Suprianto
Jurnal Abdimas Sangkabira Vol. 2 No. 2 (2022): Jurnal Abdimas Sangkabira, Juni 2022
Publisher : Program Studi Diploma III Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdimassangkabira.v2i2.119

Abstract

Kegiatan pengabdian pada masyarakat, dengan tema “Peningkatan Kesejahteraan Masayarakat Pesisir Melalui Pelatihan Motivasi Kewirausahaan UKM Di Kawasan Pesisir Pantai Cemara Lembar Kabupaten Lombok Barat” ini merupakan wujud dari pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi. Adapun tujuan kegiatan pelatihan dan pendampingan adalah membantu mengembangkan kemampuan pengusaha kecil mikro yang meliputi : membangun motivasi untuk berusaha, meningkatkan akses pasar dan menyiapkan masyarakat usaha kecil untuk menyesuikan diri dengan perubahan-perubahan lingkungan yang cepat.UKM di kawasan pesisir Pantai Cemara Lembar mengalami masalah dalam kemampuan pengelolaan usahanya, tim pengabdian melakukan solusi dengan pelatihan terhadap Kelompok Usaha Bersama Bina Sejahtera Pantai Cemara Lembar. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini adalah melalui metode : ceramah untuk menyampaikan materi yang telah ditentukan, Tanya jawab/diskusi dan setelah pelatihan peserta akan dibina oleh tim pelaksana pengabdian.Berdasarkan hasil pengamatan selama pelatihan berlangsung, hampir seluruh peserta yang hadir memberikan tanggapan positif (baik) pada materi pelatihan. Dengan melalui pelatihan dan pembinaan, peserta telah membawa perubahan yang meningkat, walaupun tidak signifikan dari kondisi sebelum dengan sesudahnya. Dari kondisi hasil tersebut, maka dapat direkomendasikan hal penting yaitu peserta pelatihan ini diharapkan ditindak lanjuti dengan kegiatan pendampingan, pemagangan dan studi banding ditempat pengusaha/perusahaan yang sukses.
The customer preferences on product quality of Abian Tubuh Tofu ilhamudin, Muhammad; Masrun
ProBisnis : Jurnal Manajemen Vol. 15 No. 1 (2024): February: Management Science
Publisher : Lembaga Riset, Publikasi dan Konsultasi JONHARIONO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62398/probis.v15i1.442

Abstract

This study aims to determine the quality of food sector SME products that are widely spread in Mataram City. The focus of research is on tofu products which are one of the superior products in this city. This study used the survey sample method, by choosing the Abian Tubuh tofu industry center as the research location. The study population was all customers knew who came to make purchases at some predetermined traditional market. In determining respondents as data sources in this study, researchers used purposive sampling techniques. Because the number of members of the study population is not known with certainty, the number of research samples was determined at 100 respondents. To answer the problem posed, the analytical tool used is the Ideal-Point Model, which is a consumer evaluation of what is perceived with what is desired. This model measures the difference between what is perceived and what consumers want. The results showed that the quality of SME products tofu Abian Tubuh, Mataram City was very good. This is indicated by the quality value being in the upper interval class which means that the quality of the tempeh product is in accordance with consumer wishes.
ANALISIS PENENTUAN SEKTOR UNGGULAN PEREKONOMIAN WILAYAH KOTA MATARAM PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT Rosyda Yanti; Wahyunadi; Masrun
Jurnal Oportunitas : Ekonomi Pembangunan Vol. 3 No. 2 (2024): Oportunitas, September 2024
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/oportunitas.v3i2.756

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sektor unggulan perekonomian kota Mataram. Jenis penelitiannya bersifat kuantitatif dengan menggunakan data sekunder berupa data tentang PDRB Kota Mataram sebagai daerah amatan dan PDRB Provinsi NTB sebagai daerah acuan dengan data time-series yaitu tahun 2017-2021. Metode penelitian ini menggunakan 3 alat analisis, analisis LQ, Shift Share, dan Tipologi Klassen. Hasil dari perhitungan analisis Location Quotient (LQ) menunjukkan bahwa terdapat 13 sektor yang termasuk dalam sektor basis, sementara dari analisis Shift Share yang memiliki nilai positif paling besar hanya terdapat 7 sektor yang mampu tumbuh lebih cepat dan memiliki daya saing dibandingkan dengan sektor yang sama di Provinsi NTB. Adapun dari hasil analisis Tipologi Klassen hanya terdapat 6 sektor yang tergolong ke dalam sektor maju dan tumbuh pesat. Dari ketiga alat analisis yang digunakan di dapatkan 5 sektor unggulan bagi Kota Mataram, yaitu sektor industri pengolahan, sektor informasi dan komunikasi, sekor jasa keuangan dan asuransi, sektor real estat, dan sektor jasa pendidikan.
ANALISIS PENGARUH PENDAPATAN PAJAK, PENDAPATAN RETRIBUSI, DAN HASIL PENGELOLAAN KEKAYAAN DAERAH YANG DIPISAHKAN TERHADAP BELANJA PEMBANGUNAN PEMERINTAH KABUPATEN SUMBAWA TAHUN 2014 – 2023 Wardana, Zakiyah; Masrun; Fatimah, Siti
Jurnal Konstanta Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Konstanta
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/konstanta.v3i2.1095

Abstract

Belanja Pembangunan adalah pengeluaran pemerintah yang bersifat investasi, dan diajukan untuk melaksanakan tugas–tugas pemerintah sebagai salah satu pelaku pembangunan. Belanja Pembangunan tersebut meliputi belanja pembangunan dalam bentuk rupiah dan belanja pembangunan dalam bentuk bantuan proyek yang dibiayai dari pinjaman atau hibah luar negeri. Belanja pembangunan dalam bentuk rupiah bersumber dari tabungan pemerintah dan bantuan program yang digunakan untuk membiayai belanja- belanja sektoral melalui departemen atau lembaga non departemen dan dialokasikan pula untuk membiayai proyek–proyek. Belanja pembangunan adalah semua pengeluaran pemerintah daerah pada satu periode anggaran yang berupa arus aktiva keluar guna melaksanakan kewajiban, wewenang, dan tanggung jawab kepada masyarakat dan pemerintah pusat.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendapatan pajak, pendapatan retribusi dan hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan terhadap belanja pembangunan pemerintah Kabupaten Sumbawa Tahun 2014 -2023. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian kuantitatif yang berupa angka-angka dan dapat dianalisis secara sistematis. Penelitian ini menggunakan data sekunder yaitu data yang diperoleh peneliti secara tidak langsung melalui media perantara seperti DJPK dan BPS. Tehnik analisis menggunakan analisis regresi linier berganda dengan alat uji statistik SPSS 16.0. Hasil penelitian dengan analisis regresi linier berganda menunjukkan bahwa secara parsial pendapatan pajak (X1) dan hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan (X3) berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap belanja pembangunan pemerintah (Y), sedangkan variabel pendapatan retribusi (X2) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Belanja pembangunan pemerintah (Y). secara simultan variabel pendapatan pajak, pendapatan retribusi, dan hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan berpengaruh signifikan terhadap belanja pembangunan pemerintah.
Pengaruh Modal Sendiri, Lokasi Usaha Dan Lama Berusaha Terhadap Pendapatan UMKM Di Desa Keruak Kabupaten Lombok Timur Ardiana, Baiq Mis; Masrun; Baiq Ismiwati
Journal of Economics and Business Vol 11 No 2 (2025): Ekonobis, September 2025
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/ekonobis.v11i2.246

Abstract

UMKM berkontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi nasional, terutama dalam menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sejauh mana modal pribadi, lokasi usaha, dan lama berdirinya usaha memengaruhi pendapatan UMKM di Desa Keruak. Teori yang digunakan meliputi aspek permodalan sendiri, lokasi usaha yang strategis, pengalaman berusaha, pendapatan, dan karakteristik UMKM. Pendekatan kuantitatif digunakan dalam penelitian ini. Hasilnya menunjukkan bahwa modal pribadi berpengaruh negatif signifikan terhadap pendapatan, yang berarti penggunaan modal sendiri secara besar belum tentu menghasilkan pendapatan optimal. Sebaliknya, lokasi usaha memiliki pengaruh positif signifikan, menunjukkan pentingnya lokasi strategis. Adapun lamanya usaha tidak berpengaruh signifikan terhadap pendapatan. Ketiganya, jika dilihat secara bersamaan, ketiga variabel tersebut memiliki pengaruh signifikan terhadap pendapatan UMKM.
Dampak Pandemi Covid-19 Terhadap Perkembangan Pariwisata dan Kondisi Sosial Ekonomi Masyarakat di Kawasan Air Terjun Benang Stokel Dusun Pemotoh Desa Aik Beriq Batukliang Lombok Tengah Hadi Mahmudi; Masrun; Handika Putra, Taufan
Journal of Economics and Business Vol 8 No 1 (2022): Ekonobis, Maret 2022
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/ekonobis.v8i1.94

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak pandemi Covid-19 terhadap perkembangan pariwisata, pendapatan pedagang, penyerapan tenaga kerja di Kawasan Wisata Air Terjun Benang Stokel. Jenis penelitian ini menggunakan metode penelitian Explanatory Research. Populasi dalam penelitian ini diambil dari dua sisi, pertama dari sisi pelayanan/penyedia jasa yaitu Pengelola, Pedagang dan kedua dari sisi pengguna jasa yaitu wisatawan. Penentuan sampel dilakukan dengan menggunakan purposive sampling. Sampel dalam penelitian ini diambil dari sebagian populasi dengan kriteria dan pertimbangan tertentu yang peneliti anggap tepat untuk dimintai informasi yaitu pengelola, pedagang kuliner dan pemandu wisata serta wisatawan di Kawasan Wisata Air Terjun Benang Stokel. Metode yang digunakan dalam menganalisis data dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif kualitatif. Hasil kajian memberikan gambaran perkembangan pariwisata di Kawasan Wisata Air Terjun Benang Stokel pada masa Pandemi Covid-19, tidak ada perkembangan, cenderung menurun karena sarana dan prasarana kurang terawat. Kondisi sosial masyarakat sebelum dan sesudah Pandemi Covid-19 tidak berubah. Kondisi perekonomian masyarakat di sekitar Kawasan Wisata Air Terjun Benang Stokel sebelum Pandemi Covid-19 cukup sejahtera dan setelah Pandemi Covid-19 kesejahteraan mereka menurun. Pengelolaan Wisata Air Terjun Benang Stokel Faktor penghambat yang memperlambat perkembangannya adalah kebersihan yang kurang memadai, sumber daya yang tidak memiliki kompetensi yang memadai di bidang pariwisata dan sarana komunikasi yang tidak lancar. Adapun solusi yang dapat disampaikan adalah sebagai berikut: Pemeliharaan sarana dan prasarana serta sarana di Kawasan Wisata Air Terjun Benang Stokel perlu diperhatikan oleh pihak-pihak terkait terutama pengelola dengan menyisihkan dana dari retribusi tiket masuk sebagai sumber dari pendanaan. Kehidupan masyarakat di sekitar Kawasan Wisata Air Terjun Benang Stokel diberikan arahan oleh pihak terkait agar lebih dinamis, terutama arahan untuk menyongsong perkembangan pariwisata di Lombok kedepannya. Masyarakat sekitar Kawasan Wisata Air Terjun Benang Stokel perlu diberikan pelatihan kegiatan ekonomi produktif oleh pihak terkait, misalnya dalam bidang agrowisata, perikanan air tawar. Masyarakat di sekitar Kawasan Wisata Air Terjun Benang Stokel perlu diberikan pelatihan pemandu wisata dan peningkatan fasilitas komunikasi.
Analysis of Efficiency, Effectiveness of Land and Building Tax Revenue (PBB) and Its Contribution to Regional Original Revenue (PAD) of Mataram City in 2018-2022 Nisak, Attin Zaetun; Masrun; Astuti, Endang
West Science Business and Management Vol. 2 No. 04 (2024): West Science Business and Management
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/wsbm.v2i04.1529

Abstract

This research aims to determine and analyze the level of efficiency and effectiveness of Mataram City's land and building tax (PBB) revenue, as well as analyzing the contribution of land and building tax (PBB) to Mataram City's local revenue (PAD) in 2018-2022. The type of research used in this research is quantitative descriptive. The results of this research show that the efficiency of Mataram City's land and building tax (PBB) revenue shows a large efficiency ratio in the last 5 years, namely 2018-2022, which has an average ratio of 1.18% with very efficient criteria. The effectiveness of Mataram City's land and building tax (PBB) revenue shows that in the last 5 years, namely 2018-2022, the average effectiveness ratio of land and building tax (PBB) was 102.39% with very effective criteria. The contribution of land and building taxes (PBB) to Mataram City's original regional income (PAD) in the last 5 years 2018-2022 has an average ratio of 6.46% with the criteria of very little contribution.
DINAMIKA PENGELOLAAN SARHUNTA OLEH MASYARAKAT DI KAWASAN EKONOMI KHUSUS MANDALIKA LOMBOK TENGAH-INDONESIA Rizal Kurniansah; Masrun; Jumhur Hakim
Media Bina Ilmiah Vol. 18 No. 8: Maret 2024
Publisher : LPSDI Bina Patria

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33758/mbi.v18i8.749

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis keterampilan masyarakat dalam mengelola sarhunta di KEK Mandalika sebelum dan sesudah sarhunta dikembangkan. Kedua, untuk menganalisis dampak sosial dan ekonomi yang diperoleh sebelum dan sesudah sarhunta dikembangkan. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, studi literatur dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, keterampilan masyarakat sebelum mendapatkan bantuan program sarhunta dari pemerintah, masyarakat tidak memiliki keterampilan sama sekali dalam mengelola tempat tinggal (sarhunta). Namun setelah mendapatkan bantuan, masyarakat memiliki keterampilan tersebut karena telah mendapatkan beberapa pelatihan dari stakeholder terkait. Meskipun begitu, keterampilan yang dimiliki masyarakat sebenarnya belum maksimal, karena mereka belum mampu mengelola sarhunta mereka sesuai dengan standar penginapan pada umumnya. Selain itu, masyarakat masih kesulitan dalam memasarkan sarhunta mereka karena minimnya pengetahuan tentang pemasaran, dan harus bersaing dengan berbagai tempat penginapan lain yang sudah berkembang dengan baik. Sehingga mereka cenderung hanya menunggu tamu yang datang ke tempat mereka masing-masing. Selanjutnya, dampak sosial dan ekonomi yang didapatkan oleh masyarakat sebelum dan sesudah sarhunta dibangun antara lain meningkatnya pendapatan masyarakat, terciptanya lapangan pekerjaan bagi anggota keluarga, ekosistem ekonomi lokal di sekitar sarhunta terus berkembang, budaya lokal semakin dikenal oleh wisatawan, adanya pengembangan dan pelatihan keterampilan, meningkatnya integrasi sosial antara wisatawan dan masyarakat lokal.
OPTIMALISASI PERAN MASYARAKAT DALAM MENGELOLA SARANA HUNIAN PARIWISATA DI KEK MANDALIKA KABUPATEN LOMBOK TENGAH Rizal, Rizal Kurniansah; Masrun; Siti Hamdiah Rojabi
Media Bina Ilmiah Vol. 19 No. 5: Desember 2024
Publisher : LPSDI Bina Patria

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman, serta merumuskan upaya-upaya yang diperlukan agar masyarakat dapat lebih efektif dalam mengelola Sarhunta di KEK Mandalika. Jenis penelitian yaitu kualitatif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara terstruktur, studi pustaka, dan dokumentasi serta menganalisis data menggunakan analisis SWOT (strength weakness, opportunity, and threat). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sarhunta di KEK Mandalika memiliki beberapa keunggulan, seperti lokasi yang strategis, fasilitas yang memadai, layanan yang ramah dan personal, serta reputasi yang baik di kalangan wisatawan. Namun, ada juga beberapa kelemahan yang perlu diatasi, termasuk keterbatasan dana, promosi yang kurang efektif, dan keterampilan sumber daya manusia yang masih terbatas. Peluang yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat antara lain peningkatan tren wisata lokal dan autentik, dukungan pemerintah, kemajuan teknologi dan pemasaran digital, serta peningkatan pariwisata domestik. Di sisi lain, ancaman yang perlu diantisipasi meliputi persaingan yang ketat, risiko bencana alam, isu keamanan, dampak lingkungan, dan potensi perubahan fungsi Sarhunta menjadi hunian pribadi. Upaya yang diperlukan dalam mengoptimalkan pengelolaan Sarhunta di KEK Mandalika yaitu Pertama, dengan Memaksimalkan Lokasi Strategis di KEK Mandalika, Pengembangan Usaha Lanjutan, dan Memanfaatkan Tren Wisata Lokal. Kedua, Meningkatkan Reputasi untuk Menghadapi Persaingan Usaha dan Antisipasi Isu Lingkungan. Ketiga, yaitu dengan cara Peningkatan Keterampilan Pengelola Sarhunta dan Pengelolaan Dana dan Promosi. Keempat, yaitu dengan cara Mencegah Penurunan Fungsi Sarhunta dan Mitigasi Dampak Bencana dan Keamanan.