Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

ANALISIS PENATAAN GUDANG SUKU CADANG HASIL PEMOTONGAN BUS MENGGUNAKAN CLASS BASED STORAGE DAN 5S di PT. PRIMAJASA PERDANARAYA Abdul Azis, Dikri; Bastuti, Sofian; Rusmalah
Teknologi : Jurnal Ilmiah dan Teknologi Vol. 6 No. 2 (2023): Teknologi : Jurnal Ilmiah dan Teknologi
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Manajemen pergudangan merupakan sistem penting dalam penyediaan dan penyimpanan barang disetiap perusahaan. Manajemen pergudangan diterapkan PT Primajasa Perdanaraya dimana difungsikan untuk penyimpan spare part hasil pemotongan armada bus. Penyebab sulitnya pekerja dalam pencarian barang serta banyaknya spare part yang tercecer dan tidak adanya tanda untuk mempermudah pencarian barang, maka dari itu didalam penelitian ini dilakukan analisis untuk melakukan tindakan, dalam upaya memperbaiki sistem pergudangan yang ada di PT Primajasa Perdanaraya. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan sistem pergudangan yang baik untuk mempermudah proses pencarian, pengawasan, pengontroloan serta perencanaan persediaan spare part. Metode didalam penelitian ini mengelompokan barang berdasarkan jenis Spare part menggunakan klasifikasi ABC, dan kemudian mengalokasikan setiap jenis sesuai dengan dimensi serta massa dari masing-masing spare part dengan implementasi Class Based Storage (CBS) dengan juga mengimplementasikan 5S. Diketahui bahwa spare part terbagi menjadi 4 jenis yaitu Chassis, Electric, Engine, dan Transmisi. Berdasarkan hasil klasifikasi ABC. 4 jenis spare part tersebut terbagi menjadi 3 kelompok, yaitu kelompok A terdapat 14 jenis spare part dengan presentasi nilai kumulatif 0% - 85%, kelompok B 9 jenis spare part dengan nilai kumulatif 86% - 96%, dan kelompok C 22 jenis spare part dengan nilai kumulatif 96% - 100%. Alokasi spare part dilakukan dengan 2 cara yaitu mengalokasikan spare part menggunakan rak, yang kedua mengalokasikan spare part pada area lantai yang diberi tanda batas. Dapat disimpulkan bahwa dibutuhkan fasilitas untuk menunjang sistem didalam pergudangan yaitu memberikan tanda batas pada area lantai & menyediakan inventaris berupa 4 buah rak untuk penempatan spare part, serta penyediaan form digunakan untuk melakukan pendataan ketersediaan spare part.
ANALYSIS OF WORK ACCIDENTS DURING THE PLUMBING INSTALLATION PROCESS USING THE FAULT TREE ANALYSIS METHOD Bastuti, Sofian; Alfatiyah, Rini
Jurnal Rekayasa Mesin Vol. 15 No. 3 (2024)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/jrm.v15i3.1823

Abstract

The plumbing installation process often harbors potential risks that can lead to workplace accidents. Considering the serious consequences of workplace accidents both in terms of health and economy, there are six types of workplace accidents in the plumbing installation process: foot crushed by a pipe, hand cut by a cutting tool blade, eyes exposed to welding smoke, burnt by hot welding slag, sparked by friction between iron and a cutting blade, and leg scratched by the edge of a pipe. This study aims to analyze workplace accident incidents during the plumbing installation process using the Fault Tree Analysis (FTA) method with the hope of identifying the root causes of the accidents and formulating recommendations to improve work safety. The FTA method allows for the development of a systematic model that illustrates the cause-and-effect relationships of system failures and their components. The primary advantage of using FTA is its ability to provide a comprehensive understanding of complex accident scenarios by breaking them down into simpler basic events. The novelty of this research lies in its application of FTA specifically to the plumbing installation process, which has not been extensively explored in previous studies. The results identified that the cause of eyes exposed to welding fumes led to 11 basic events, while the mocus analysis revealed 7 basic events with 11 failure combinations.
IDENTIFIKASI BAHAYA PADA MANUAL MATERIAL HANDLING FLEXONE DENGAN METODE NIOSH Bastuti, Sofian
JITMI (Jurnal Ilmiah Teknik dan Manajemen Industri) Vol. 5 No. 1 (2022): JITMI
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/jitmi.v5i1.y2022.p1-6

Abstract

CV. Permata Mitra Karya perusahaan yang bergerak di percetakan mulai dari stiker, baliho, benner, pamflet dan produk-produk percetakan lainya. Banyaknya aktivitas di perusahaan tersebut dilakukan secara manual yang dapat menyebabkan muskuloskeletal atau Musculoskeletal Disorder (MSDs) Permasalahan dalam penelitian ini adalah adanya keluhan karyawan mengenai sakit pada anggota tubuh, berdasarkan kuesioner Nordic body map yang disebarkan kepada karyawan di dapat bahwa keluhan yang paling dominan pada bagian tubuh yaitu bagian punggung karena pengangkatan beban yang berulang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengukur tingkat bahaya manual material handling flexone. Untuk menangani permasalahan tersebut penulis menggunakan metode National Institute of Occupational Safety and Health (NIOSH). Metode NIOSH di pakai untuk menilai postur kerja karyawan pada saat melakukan aktivitas memegang, memindahkan objek, mendorong dan lain-lain. Dari perhitungan menggunakan metode National Institute of Occupational Safety and Health (NIOSH) didapatkan Lifting Index  keenam pekerja CV. Permata Mitra Karya yaitu. Karyawan 1 dengan Lifting Index 3.35, Karyawan 2 dengan Lifting Index 3.17, Karyawan 3 dengan Lifting Index 3.45, Karyawan 4 dengan Lifting Index 3.08, Karyawan 5 dengan Lifting Index 3.25 dan Karyawan 6 dengan Lifting Index  3.08. berdasarkan nilai Lifting Index > 1 pengangkatan yang dilakukan karyawan CV. Permata Mitra Karya memiliki tinggkat risiko yang dapat menyababkan cidera tulang belakang (pekerjaan tidak aman).