CV. Permata Mitra Karya perusahaan yang bergerak di percetakan mulai dari stiker, baliho, benner, pamflet dan produk-produk percetakan lainya. Banyaknya aktivitas di perusahaan tersebut dilakukan secara manual yang dapat menyebabkan muskuloskeletal atau Musculoskeletal Disorder (MSDs) Permasalahan dalam penelitian ini adalah adanya keluhan karyawan mengenai sakit pada anggota tubuh, berdasarkan kuesioner Nordic body map yang disebarkan kepada karyawan di dapat bahwa keluhan yang paling dominan pada bagian tubuh yaitu bagian punggung karena pengangkatan beban yang berulang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengukur tingkat bahaya manual material handling flexone. Untuk menangani permasalahan tersebut penulis menggunakan metode National Institute of Occupational Safety and Health (NIOSH). Metode NIOSH di pakai untuk menilai postur kerja karyawan pada saat melakukan aktivitas memegang, memindahkan objek, mendorong dan lain-lain. Dari perhitungan menggunakan metode National Institute of Occupational Safety and Health (NIOSH) didapatkan Lifting Index keenam pekerja CV. Permata Mitra Karya yaitu. Karyawan 1 dengan Lifting Index 3.35, Karyawan 2 dengan Lifting Index 3.17, Karyawan 3 dengan Lifting Index 3.45, Karyawan 4 dengan Lifting Index 3.08, Karyawan 5 dengan Lifting Index 3.25 dan Karyawan 6 dengan Lifting Index 3.08. berdasarkan nilai Lifting Index > 1 pengangkatan yang dilakukan karyawan CV. Permata Mitra Karya memiliki tinggkat risiko yang dapat menyababkan cidera tulang belakang (pekerjaan tidak aman).