Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Edukasi Dan Pendampingan Pengelolaan Lahan Gambut Dalam Menghadapi Ancaman Kekeringan Di Desa Rimbo Panjang Kabupaten Kampar Erzan Syah; Juandi Muhammad; Arifudin; Haris Gunawan; Kemal; Yusri; Saberina Hasibuan; Wan Muhammad Yunus; Ciptati Nugraha Pratiwi; Dian Safitri; Phreti; Dian Diana Ananta Budiati; Naufal Arif Budiman
BATOBO: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1: BATOBO: Juni 2026
Publisher : Jurusan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/batobo.4.2.1-11

Abstract

Lahan gambut memiliki peran penting sebagai penyimpan air, pengatur hidrologi, dan pendukung ekonomi masyarakat lokal. Kekeringan dan kebakaran lahan merupakan ancaman serius terhadap keberlanjutan ekosistem gambut. Pengabdian ini bertujuan untuk menganalisis peran edukasi dan pendampingan masyarakat dalam pengelolaan lahan gambut untuk menghadapi ancaman kekeringan. Metode yang digunakan adalah pendekatan pengabdian partisipatif, meliputi penyuluhan, pelatihan, dan pendampingan masyarakat dalam pemetaan dan pengelolaan lahan. Lokasi pengabdian dilakukan di Desa Rimbo Panjang Kecamatan Kampar yang dihadiri 15 orang. Hasil menunjukkan bahwa intervensi ini meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pengaturan muka air gambut, praktik pertanian ramah lingkungan, dan strategi mitigasi kebakaran. Diskusi menekankan pentingnya integrasi edukasi, partisipasi masyarakat, dan pemberdayaan ekonomi untuk pengelolaan lahan gambut berkelanjutan. Hasil kuesioner menunjukkan skor rata-rata pengetahuan partisipan mengenai risiko kekeringan, pentingnya pengaturan muka air, dan praktik pertanian ramah gambut sebesar 58%, yang mencerminkan pemahaman masyarakat yang masih rendah dan belum optimal. Setelah dilakukan serangkaian edukasi interaktif, diskusi kelompok, dan workshop, skor rata-rata meningkat menjadi 85%. Kesimpulan dari pengabdian ini menegaskan bahwa program edukasi dan pendampingan efektif meningkatkan kapasitas adaptif komunitas terhadap ancaman kekeringan, dan berdampak pada penguatan konservasi ekosistem gambut oleh masyarakat.
Utilization of IoT and biomass energy for innovation in cracker production Juandi Muhammad; Tengku Emrinaldi; Hendro Ekwarso; Arifudin Arifudin; Joko Risanto; Yusri Yusri; Budijono Budijono; Kemal Kemal; Novita Rany; Erzan Syah
Science, Technology, and Communication Journal Vol. 6 No. 1 (2025): SINTECHCOM Journal (October 2025)
Publisher : Lembaga Studi Pendidikan dan Rekayasa Alam Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59190/stc.v6i1.334

Abstract

This study explores an innovation based on IoT and biomass energy for the efficient production of processed food, specifically crackers. Biomass energy, derived from plant materials, is utilized to generate heat in the processing room. This innovation significantly reduces the processing time for crackers to just 2 hours, compared to the conventional method that requires 2 days of sun-drying. The biomass energy source used in this study includes rambutan tree trunks, which not only provide efficient heat but also impart a pleasant aroma to the final product. The research employs a direct experimental method to design and implement this technology in industrial settings. The primary ingredient for the crackers is cassava, mixed with fish, shrimp, and jengkol. The heat energy generated from the combustion of rambutan tree trunks is effectively utilized in the combustion chamber. Observations indicate that the crackers produced are of high quality, with appealing color and fragrance, making them suitable for market distribution. This innovation demonstrates the potential of combining IoT and biomass energy to enhance food processing efficiency and product quality.
Strategi Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan Berbasis Partisipasi Masyarakat di Kecamatan Bengkalis: Community Participation-Based Forest and Land Fire Control Strategy in Bengkalis District Erzan Syah; Juandi Muhammad; Arifudin Arifudin; Kemal Kemal; Hafidawati Hafidawati; Romie Jhonnerie
JURNAL HUTAN TROPIKA Vol 21 No 1 (2026): Volume 21 Nomor 1 Tahun 2026
Publisher : Jurusan Kehutanan, Fakultas Pertanian Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/jht.v21i1.25249

Abstract

Forest and land fires (karhutla) represent a recurring ecological problem in Bengkalis District, Riau Province. BPBD data records 31 fire incidents during 2021-2025 with a total burned area of 174.75 hectares. This study aims: (1) to evaluate community participation-based fire control efforts; and (2) to formulate a community-based fire control strategy in Sungai Batang Village, Bengkalis District. The study employs a qualitative approach with an instrumental case study design. Data were collected through in-depth interviews with 6 key informants, participatory observation, and document analysis, then analyzed using thematic analysis and SWOT framework. Findings indicate that the fire control system is in a transitional phase from reactive to planned participatory control. Four main strategies are formulated: (1) strengthening inclusive community institutional capacity; (2) developing technology-based communication and information systems; (3) building capacity through structured training; and (4) revitalizing local wisdom. These strategies are mapped into a SWOT matrix across three operational dimensions: prevention, suppression, and post-fire management.