Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pelatihan Transfer Printing Menggunakan Kertas Minyak bagi Peserta Didik di SMK Negeri 3 Pekalongan : Transfer Printing Training Using Oil Paper for Students at SMK Negeri 3 Pekalongan Muhammad Naoval Haris; Dwi Kumalasari; Aditya Dimas Wahyu Sasongko; Maghfiroh Maghfiroh; Daru Anggara Murty; Rizki Lestari; Zahir Widadi; Lailatul Maghfiroh; Auril Flora Amelia; Ririn Suryani; Saghira Nurul Adhifa; Fainuzha Farhan Basyaib
JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) VOL. 10 NOMOR 2 JULI 2026 JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/jppm.v10i2.28296

Abstract

Kota Pekalongan merupakan salah satu sentra industri batik nasional dengan ratusan unit usaha batik yang membutuhkan sumber daya manusia terampil dan adaptif terhadap perkembangan teknologi tekstil. Salah satu teknologi yang relevan dengan kebutuhan industri adalah transfer printing menggunakan kertas minyak yang lebih praktis, efisien, dan minim limbah cair dibandingkan teknik konvensional. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan mendeskripsikan pelaksanaan pelatihan transfer printing menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) serta menganalisis peningkatan pengetahuan dan keterampilan siswa. Pelatihan diikuti oleh 36 siswa Program Keahlian Teknologi Tekstil SMK Negeri 3 Pekalongan melalui tahapan identifikasi masalah, perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Metode pelatihan meliputi penyampaian materi, praktik pembuatan media cetak dari kertas minyak, aplikasi desain, dan proses heat press. Hasil pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan pemahaman tentang transfer printing dari 88,9% menjadi 100%, perbedaan transfer printing dengan pencapan batik dari 55,6% menjadi 94,4%, penggunaan kain dari 83,3% menjadi 100%, serta pentingnya mesin heat press dari 83,3% menjadi 100%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa pelatihan efektif dalam meningkatkan pengetahuan, keterampilan teknis, kreativitas, serta kesiapan siswa menghadapi kebutuhan industri tekstil modern.