Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

EFEKTIVITAS BUKU SAKU BERBASIS MNEMONIKTERHADAP RETENSI SISWA DENGAN METODE SQ3R PADA SUB MATERI TULANG DI KELAS XIIPA MAN 2 PONTIANAK Saparina, Sepy; Setiadi, Anandita Eka; Muldayanti, Nuri Dewi
JURNAL BIOEDUCATION Vol 4 No 1 (2017): JURNAL BIOEDUCATION
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (102.631 KB) | DOI: 10.29406/521

Abstract

ABSTRAK                                                                            Media pembelajaran yang efektif diperlukan untuk mengatasi  rendahnya retensi siswa pada sub materi tulang. Salah satu media yang dapat digunakan adalah buku saku berbasis mnemonik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui  perbedaandan besarnya pengaruh Buku saku berbasis mnemonik terhadap retensi siswa serta mengetahui efektivitas buku saku berbasis mnemonik menggunakan metode SQ3R terhadap retensi siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah Quasi Experimental Designdengan rancangan Nonequivalent Control Group Design. Penentuan sampel menggunakan teknik purposive sampling, kelas X1 IPA1 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI IPA2 sebagai kelas kontrol. Perlakuan di kelas eksperimen menggunakan buku saku berbasis mnemonik dan di kelas kontrol menggunakan LKS.Teknik pengumpulan data menggunakan teknik pengukuran dan observasi langsung.Alat pengumpul data yang digunakan adalah tes dan lembar observasi.Hasil penelitian menunjukan penggunaan buku saku berbasis mnemonik efektif terhadap retensi siswa yang diajar menggunakan metode SQ3R. Retensi siswa kelas eksperimen berbeda secara signifikan dengan kelas kontrol (nilai U Mann-Withney 0,007) dan dipengaruhi perlakuan sebesar 58,9% (nilai Effect Size 0,11).Kata kunci: Buku saku,  mnemonik, retensi, SQ3R,tulangABSTRACTAn effective learning media is needed to overcome student’s low retention in tulang sub material. One of media can be used is pocket book mnemonic based. This study aimed to find out the difference and the effect of mnemonic towards students’ retention and to find out the effectiveness of using pocket book mnemonic based with SQ3R method towards student’s retention. Metethod used in this study was Quasi Experimental Design with Nonequivalent Control Group Design. The sampling technique was purposive technique with XI IPA1as the experimental class and XI IPA2as the control class. Treatment done in experimental class was using pocket book mnemonic based and in control class was using students’ workbook (LKS). Data was collected by measurement technique and direct observation sheet. The result of the study showed that the used of pocket book mnemonic based was effective towards students’ retention whuch were taught using SQ3R method. Students’ retention in experimental class differed significantly to students in control class (U Mann Whitney value 0.007) and treatment affected ad 58,9% (with effect size 0,11)Keywords: Pocket book, mnemonic, retention, SQ3R, tulang 
PENGEMBANGAN INSTRUMEN PENILAIAN MENGGUNAKAN WONDERSHARE QUIZ CREATOR PADA MATA PELAJARAN BIOLOGI KELAS X SMA NEGERI 9 PONTIANAK Ningsih, Julia; Muldayanti, Nuri Dewi; Kahar, Adi Pasah
JURNAL BIOEDUCATION Vol 4 No 1 (2017): JURNAL BIOEDUCATION
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (137.447 KB) | DOI: 10.29406/523

Abstract

ABSTRAK                                                                                                                         JULIA NINGSIH (121630568). Pengembangan Instrumen Penilaian menggunakan Wondershare Quiz Creator pada Mata Pelajaran Biologi Kelas X SMA Negeri 9 Pontianak. Dibawahbimbingan: NURI DEWI MULDAYANTI, M.Pd. dan Adi Pasah Kahar, M.Pd.Bentuk penilaian yang digunakan di SMA Negeri 9 Pontianak masih terbatas. Hasil observasi menunjukkan bahwa hasil penilaian dapat dikeluarkan 3 sampai dengan 7 hari, oleh karena itu dibutuhkan instrumen untuk membantu guru menilai hasil tugas dan ulangan siswa secara cepat yaitu dengan wondershare quiz creator. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan instrumen penilaian yaitu wondershare quiz creator pada mata pelajaran biologi kelas X SMA Negeri 9 Pontianak. Metode yang digunakan adalah model 4-D yang dimodifikasi meliputi pendefinisian, perancangan, dan pengembangan. Teknik pengumpulan data adalah teknik pengukuran, komunikasi langsung, dan komunikasi tidak langsung. Hasil analisis menunjukkan bahwa instrumen penilaian menggunakan wondershare quiz creator yang dikembangkan sangat layak, mendapat respon positif dari siswa sebesar 83% dengan kriteria sangat kuat, dan respon positif dari guru sebesar 95% dengan kriteria sangat kuat.Berdasarkanhasilanalisisdapatdisimpulkanbahwainstrumenpenilaianmenggunakanwondershare quiz creator yang dikembangkan valid danmendapatresponpositifdari guru dansiswa.Kata kunci: instrumen, penilaian, wondershare quiz creator, biologi ABSTRACTJULIA NINGSIH (121 630 568). The Development Of Assessment Instruments Using Wondershare Quiz Creator In Biology Subjects Grade X SMAN 9 Pontianak. Under the guidance: Nuri Dewi Muldayanti, M.Pd. and Adi Pasah Kahar, M.Pd.The instrument for assessment in SMAN 9 Pontianak was still limitless. The results of observations show that the assessment results will be issued 3 to 7 days, therefore need an instrument to help teachers assess students task and replicates exactly that with wondershare quiz creator. This study aims to develop an assessment instrument that is wondershare quiz creator in biology subjects grade X SMAN 9 Pontianak. The method used 4-D model modified includes defining, designing, and development. The data collection techniqueused the technique of measurement, direct communication and indirect communication. The results of analysis showed that the assessment tool using wondershare quiz creator developed is very decent, received a positive response from students by 83% with a very strong criteria and positive response from teachers was 95% with astrong criteria. Based on the results we can conclude that, yhe analysis by using assessment instruments wondershare quiz creator developed is valid and received a positive response from teachers and students.Keywords: instrument, assessment,  wondershare quiz creator, biology  
Analisis Tingkat Kecemasan Siswa Menghadapi Ujian Akhir Semester Pada Mata Pelajaran IPA Kelas VIII Mts. Raudlatul Firdaus NURFITRI, .; Muldayanti, Nuri Dewi
JURNAL BIOEDUCATION Vol 5 No 1 (2018): JURNAL BIOEDUCATION
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (64.988 KB) | DOI: 10.29406/1000

Abstract

Hasil wawancara dengan guru IPA di MTs Raudlatul Firdaus mengindikasikan bahwa siswa mengalami kecemasan saat menghadapi ujian akhir semester, terutama pada mata pelajaran yang dianggap sulit oleh siswa. Oleh karena itu dilakukan penelitian mengenai analisis tingkat kecemasan dalam menghadapi ujian akhir semester pada mata pelajaran IPA Kelas VIII MTs. Raudhlatul Firdaus. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan mengetahui faktor penyebab kecemasan siswa dalam menghadapi ujian akhir semester pada mata pelajaran IPA. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Pengambilan sampel menggunakan teknik sampling jenuh. Sampel penelitian yaitu siswa kelas VIII Mts. Raudlatul Firdaus. Pengumpulan data menggunakan angket dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 56 siswa, 42 siswa mengalami kecemasan ringan dan 14 siswa mengalami kecemasan sedang, dan faktor penyebab tingkat kecemasan siswa yaitu tingkat kesulitan materi, kurangnya kepercayaan diri, tuntutan orang tua, persepsi siswa tentang mata pelajaran IPA yang dianggap sulit dan waktu yang terbatas. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa tingkat kecemasan siswa menghadapi ujian akhir semester berada pada tingkat kecemasan ringan dan faktor penyebab tingkat kecemasan siswa yaitu persepsi siswa tentang mata pelajaran IPA yang dianggap sulit dan waktu yang terbatas.Kata kunci: kecemasan siswa,mata pelajaran IPA, UAS 
STUDI KOMPARASI ROUND CLUB DAN TAI MENGGUNAKAN MEDIA AUDIO VISUAL TERHADAP HASIL BELAJAR DAN RETENSI PADA MATERI KINGDOM ANIMALIA DI KELAS X SMA NEGERI 1 SUNGAI KAKAP Astuti, Sri; Muldayanti, Nuri Dewi
JURNAL BIOEDUCATION Vol 5 No 2 (2018): Jurnal Bioeducation
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (112.947 KB) | DOI: 10.29406/bio.v5i2.1073

Abstract

Hasil belajar siswa kelas X di SMA N 1 Kakap pada mata pelajaran biologi masih dibawah KKM (<75), khususnya pada materi kingdom animalia dengan persentase ketuntasan 38,10%, sehingga dengan membandingkan dua model dapat ditentukan model yang tepat dalam meningkatkan hasil belajar dan retensi. Tujuan penelitian ini yaitu  untuk mengetahui perbedaan hasil belajar, retensi  dan model pembelajaran yang paling efektif  menggunakan model Round club dan TAI menggunakan media Audio visual pada siswa kelas X SMA N 1 Sungai Kakap. Bentuk penelitian menggunakan Quasi Experimental Design dengan rancangan Nonequivalent Control Group Design. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Kelas XA sebagai kelas Round club dan kelas XC sebagai kelas TAI. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik pengukuran. Hasil perhitungan nilai postest  terdapat perbedaan hasil belajar di Kelas Round club sebesar 78,37 dan kelas TAI sebesar 70,67 dan terdapat perbedaan retensi di kelas Round club sebesar 84,72 dan kelas TAI 67,56 Sedangkan model pembelajaran yang paling efektif adalah Round club sebesar 0,71. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah hasil belajar, retensi dan model pembelajaran yang paling efektif adalah siswa yang menggunakan model Round club lebih tinggi dari pada hasil belajar, retensi dan model pembelajaran menggunakan model TAI.Kata kunci: hasil belajar, kingdom animalia, retensi, RC, TAI
STUDI KOMPARASI MEDIA PEMBELAJARAN BOOKLET BERBASIS SIKAP KONSERVASI DAN MEDIA GAMBAR TERHADAP HASIL BELAJAR PADA MATERI KEANEKARAGAMAN HAYATI DI SMA/MA KECAMATAN RASAU JAYA yuliana, yuliana; Muldayanti, Nuri Dewi; Kahar, Adi Pasah
JURNAL BIOEDUCATION Vol 6 No 2 (2019): Jurnal Bioeducation
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (763.748 KB) | DOI: 10.29406/.v6i2.1179

Abstract

ABSTRAK        Salah satu upaya mencapai hasil belajar siswa ialah melalui kegiatan pembelajaran terhadap siswa di SMA/MA Kecamatan Rasau Jaya dengan menggunakan media pembelajaran berupa booklet. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui perbedaan hasil belajar siswa menggunakan media booklet berbasis sikap konservasi dengan media gambar pada materi keanekaragaman hayati di SMA/MA Kecamatan Rasau Jaya. Bentuk penelitian menggunakan Quasi Experimental Design dengan rancangan Nonequivalent Control Group Design. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Karakteristik penentuan sekolah dalam penelitian ini yaitu SMA/MA Negeri yang berada di kecamatan Rasau Jaya. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah pengukuran dan observasi langsung. Berdasarkan hasil uji U-Mann Whitney dengan taraf signifikan sebesar 0,05 terdapat perbedaan hasil belajar di MAN 1 Kubu Raya sebesar 0,000 dan di SMAN 1 Rasau Jaya sebesar 0,002. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar siswa yang diajarkan dengan menggunakan media booklet berbasis sikap konservasi dan media gambar di SMA/MA Kecamatan Rasau Jaya pada materi keanekaragaman hayati.
PENGEMBANGAN MODUL TAKSONOMI INVERTEBRATA PADA PROSES PEMBELAJARAN BIOLOGI Muldayanti, Nuri Dewi; Awaliyah, Nurdianti
JURNAL BIOEDUCATION Vol 6 No 1 (2019): JURNAL BIOEDUCATION
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (701.571 KB) | DOI: 10.29406/bio.v6i1.1414

Abstract

Telah dilakukan penelitian pembuatan modul berbasis lingkungan untuk materi kuliah Taksonomi Invertebrata yang mana materi pembahasannya adalah hewan invertebrata yang ada di Provinsi Kalimantan Barat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana hasil identifikasi toksonomi invertebrata di Provinsi Kalimantan Barat dan bagaimana proses pembuatan modul taksonomi invertebrata di Universitas Muhammadiyah Pontianak. Metode yang digunakan pada penelitian pengembangan Modul Taksonomi Invertebrata ini menggunakan metode penelitian R n D (Research and Development) yang mengadopsi model pengembangan Four-D (4D) menurut Thiagarajan (1974) yaitu define, design, develop, disseminate. Proses pembuatan media pembelajaran berbasis lingkungan melalui tahapan analisis karakteristik peserta didik dan materi invertebrata yang berbasis lingkungan, desain pesan dan tampilan modul pembelajaran, produksi modul pembelajaran serta aplikasinya pada mata kuliah taksonomi invertebrata. Terdapat 19 hewan invertebrata yang banyak ditemukan di Provinsi Kalimantan Barat yang akan dijadikan materi pembuatan modul berbasis lingkunganKata kunci : Lingkungan, Modul, R and D, Taksonomi, Invertebrata
PEMBELAJARAN IPA MENGGUNAKAN MEDIA SUMBER DAYA ALAM LOKAL MELALUI PENDEKATAN SAINTIFIK BERBASIS LESSON STUDY TERHADAP HASIL DAN MOTIVASI SISWA Muldayanti, Nuri Dewi; Kurniawan, Arif Didik; Selinovia, Selinovia
JURNAL BIOEDUCATION Vol 7 No 1 (2020): Jurnal Bioeducation
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/.v7i1.1934

Abstract

Pembelajaran IPA berkaitan dengan alam sehingga proses pembelajaran bisa memanfaatkan sumber daya alam yang ada disekitar lingkungan. Kurang maksimalnya proses pembelajaran serta komunikasi antar guru IPA yang masih belum terjalin berpengaruh terhadap hasil dan motivasi belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menguji perbedaan dan pengaruh pembelajaran sains dengan menggunakan sumber daya alam (SDA) lokal melalui pendekatan saintifik berbasis lesson study terhadap hasil belajar dan motivasi siswa kelas VII di SMP Negeri 2 Teluk Keramat. Penelitian ini menggunakan Quasy Exsperimental Design dengan Nonequivalent Control Group Design. Penentuan sampel menggunakan Barlet Test, kelas VII C sebagai kelas eksperimen dan kelas VII A sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah teknik pengukuran, observasi langsung dan angket. Alat pengumpul data menggunakan tes hasil belajar (pretest dan poststest), dan angket. Hasil tes U-Mann Whiney hasil belajar diperoleh Sig 0,004 (0,004 <0,005), dan untuk U-Mann Whitney Test hasil motivasi belajar adalah hasil 0,008 (0,008 <0,05). Hasil perhitungan Pengaruh Ukuran hasil belajar diperoleh nilai 0,75 dengan persentase 43%, sedangkan hasil perhitungan Pengaruh Ukuran terhadap motivasi belajar diperoleh nilai 0,61 dengan pengaruh 38,2%. Berdasarkan hal tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan dan pengaruh hasil belajar dan motivasi siswa pada pembelajaran IPA menggunakan sumber daya alam lokal melalui pendekatan saintifik berbasis lesson study. Kata Kunci: hasil belajar, lesson study, motivasi, pendekatan saintifik, sumber daya alam lokal
Peningkatan Literasi Lingkungan Siswa melalui Pembuatan Media Pembelajaran Herbarium Berbasis Proyek Qurbaniah, Mahwar; Audina, Mia; Amri, Ahmad Faisal; Kurniawan, Arif Didik; Muldayanti, Nuri Dewi; Susilowati, Susilowati
Mestaka: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Pakis Journal Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58184/mestaka.v5i1.892

Abstract

This community service program aims to enhance students’ environmental literacy through the development of project-based herbarium learning media at SMP IT Az-Zahira Khatulistiwa. The problem identified in the partner school includes low levels of environmental literacy, limited use of contextual learning media, and the absence of structured project-based activities aligned with local biodiversity. The program employed the PDCA (Plan–Do–Check–Action) approach through need analysis, training, project implementation, and evaluation. Students and teachers participated in workshops on local plant identification, ethical specimen collection, drying techniques, and herbarium preparation. The project enabled students to explore their school environment, collect and classify plant specimens, and produce physical herbarium sheets as learning materials. The results showed a significant improvement in environmental literacy across knowledge, skills, and attitudes, with increases ranging from 35% to 58% based on pre- and post-test scores. The school also obtained a permanent herbarium collection as a contextual learning resource. Overall, the program strengthened students’ scientific skills, teachers’ capacity in project-based learning, and the school’s environmental literacy ecosystem.
Community empowerment through plastic bottle upcycling training in Kampung Pueh Sematan, Kuching, Sarawak Rahayu, Hanum Mukti; Qurbaniah, Mahwar; Muldayanti, Nuri Dewi; Kurniawan, Arif Didik; Ibrahim, Khairunnisa
ABSYARA: Jurnal Pengabdian Pada Masayarakat Vol 6 No 2 (2025): ABSYARA: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/ab.v6i2.33283

Abstract

Plastic bottle waste is a persistent problem in Kampung Pueh Sematan, Kuching, Sarawak, where limited waste services and low environmental literacy often lead to open dumping or burning. This community service program aimed to improve residents’ understanding of plastic waste impacts and develop practical upcycling skills to transform used bottles into functional, value-added handicrafts. The program was conducted on 9 August 2025 at Surau Baitul Quddus through collaboration between Universitas Muhammadiyah Pontianak and I-CATS University College, involving 63 participants (10 local residents; 25 from I-CATS; 28 from Universitas Muhammadiyah Pontianak). Using a participatory empowerment approach, activities followed three stages: (1) awareness and socialization on environmental and health risks of unmanaged plastic waste, (2) hands-on training on sorting, cleaning, cutting, assembling, and decorating bottles, and (3) evaluation using a structured questionnaire. Participants produced items such as decorative lamps, storage containers, and reusable accessories. Questionnaire results were strongly positive: 100% reported no prior similar training; material clarity was rated 50% strongly agree and 50% agree; confidence to apply skills independently reached 33% strongly agree and 64% agree; perceived benefits were 100% (50% strongly agree; 50% agree); overall satisfaction was 42% strongly agree and 58% agree; and facility adequacy was 16% strongly agree and 84% agree. Overall, the program indicates that combining contextual environmental education with hands-on practice can support community readiness for sustainable plastic bottle upcycling and small-scale creative economic potential